cover
Contact Name
M Dian Hikmawan
Contact Email
m.dian.hikmawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dian.hikmawan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl raya Pandeglang-Rangkas KM 2 Cilendu, Pandeglang-Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Journal of Citizenship
Published by HK-Publishing
ISSN : -     EISSN : 28296028     DOI : https://doi.org/10.37950/joc
Core Subject : Social,
Journal of Citizenship (JOC) is an open-access journal and peer-reviewed journal. JOC try to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and Political issues in Asia: Democratization, citizenship, Comparative politics, environmental issues, digital society and disruption, community welfare, social development, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, governance, human rights & democracy. (JOC) Invites researcher, academician, practitioners, and public to submit their critical writings and to contribute to the development of social and political sciences.
Articles 49 Documents
Peran Kepala Madrasah Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Lulusan Di Madrasah Ibtidaiyah Fathul Ulum Pelang Lor Mayong Jepara FU'AD, NUR; Mahalli; Barowi
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i1.565

Abstract

Tesis ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Kepala Madrasah dalam Upaya Peningkatan Mutu Lulusan pada Madrasah Dasar Fathul Ulum, Pelang Lor, Mayong, Jepara. Tujuan pertama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Kepala Madrasah sebagai Manajer dalam upaya peningkatan mutu lulusan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana Peran Kepala Madrasah sebagai Manajer dalam mengimplementasikan visi dan misi Madrasah untuk meningkatkan mutu lulusan pada SD Fathul Ulum Pelang Lor Mayong Jepara, 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi Kepala Madrasah sebagai Manajer dalam Upaya Peningkatan Mutu Lulusan pada SD Fathul Ulum Pelang Lor Mayong Jepara, dan 3) Bagaimana Hasil Peran Kepala Madrasah dalam Upaya Peningkatan Mutu Lulusan pada SD Fathul Ulum Pelang Lor Mayong Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data diawali dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kepala Madrasah melaksanakan peran Kepala Madrasah sebagai manajer dalam upaya peningkatan mutu lulusan dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. (2) Faktor pendukung: Dukungan guru dan orang tua dalam perencanaan penambahan jam di luar kegiatan belajar mengajar; Adanya tim khusus peningkatan mutu lulusan; Adanya semangat dan dukungan dalam pelaksanaan penambahan jam di luar kegiatan belajar mengajar; Adanya monitoring penambahan jam di luar kegiatan belajar mengajar oleh kepala madrasah. Faktor penghambat: keterbatasan anggaran dan sarana prasarana; tugas yang tumpang tindih; waktu pelaksanaan terbatas dan tidak efektif; banyaknya jadwal kegiatan guru dan kepala madrasah. (3) Hasil peran kepala madrasah sebagai manajer dalam upaya peningkatan mutu lulusan adalah adanya target KKM yaitu nilai minimal 70, adanya target rata-rata nilai UM minimal 70, adanya target kelulusan yaitu kelulusan 100%, adanya target melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu 20 siswa berhasil masuk di SMPN 1 Mayong, 2 siswa masuk di MTsN 2 Kudus, 1 siswa di MTsN 1 Jepara, dan 7 siswa masuk di SMPI Al Hikmah Pelemkerep Mayong Jepara, adanya target kejuaraan lomba tingkat lokal yaitu 1 siswa meraih prestasi pada cabang lomba Taekwondo Putri tingkat kabupaten tahun 2023, dan siswa lainnya meraih prestasi melalui kegiatan Porseni dan Ta’aruf Camp tingkat kecamatan Mayong tahun 2023,dan adanya target kemampuan spiritual mendalam yang harus dimiliki siswa yaitu 9 siswa mampu membaca Al-Qur'an khususnya Yasiin, Tahlil dan Juz 30 dengan predikat sangat baik, 10 siswa dengan predikat baik, dan 11 siswa dengan predikat cukup baik.. Kata Kunci : Peran, Kepala Madrasah, Kualitas Lulusan
Resettlement sebagai Durable Solution: Reorientasi Kebijakan Bangladesh dalam Krisis Pengungsi Rohingnya Purnomo, Muhammad Aditya
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i2.575

Abstract

The Rohingya refugee crisis has exerted profound socio-economic and environmental pressures on Bangladesh since the first major influx in 1978. With over 600,000 refugees recorded in 2017, Bangladesh has faced acute shortages of clean water and firewood, deteriorating sanitation, and increased labor market competition between refugees and local communities. As a developing country with limited resources and a dense population, Bangladesh struggles to sustain long-term humanitarian commitments. Drawing on the Durable Solutions Framework of UNHCR (2003) and the Commission of the European Communities (2004), this article argues that resettlement offers the most viable and sustainable policy alternative compared to repatriation or local integration. Resettlement to third countries—such as Indonesia and Malaysia—can alleviate domestic resource pressures while promoting equitable global burden-sharing. The study concludes that resettlement should be understood not merely as a humanitarian measure but as a strategic policy instrument balancing Bangladesh’s national interests with international solidarity and shared responsibility in refugee governance. Keywords: Rohingya refugees, Bangladesh, Resettlement, Durable Solution, Refugee Policy Abstrak Krisis pengungsi Rohingya yang melanda Bangladesh sejak 1978 hingga kini telah menciptakan tekanan multidimensional terhadap negara tuan rumah, terutama pada aspek sosial-ekonomi dan sumber daya alam. Lonjakan pengungsi yang mencapai lebih dari 600.000 jiwa pada 2017 menyebabkan kelangkaan sumber daya seperti air bersih dan kayu bakar, penurunan kualitas sanitasi, serta meningkatnya kompetisi tenaga kerja antara pengungsi dan masyarakat lokal. Kondisi ini memperlihatkan keterbatasan kapasitas Bangladesh sebagai negara dengan perekonomian lemah dan populasi tinggi dalam menyediakan perlindungan jangka panjang bagi pengungsi. Berdasarkan kerangka Durable Solution yang dikembangkan oleh UNHCR (2003) dan Komisi Eropa (2004), penelitian ini berargumen bahwa resettlement merupakan opsi paling realistis dan berkelanjutan dibandingkan repatriasi maupun integrasi lokal. Melalui pemukiman kembali ke negara ketiga, seperti Indonesia dan Malaysia, Bangladesh dapat mengurangi tekanan terhadap sumber daya domestik sekaligus berpartisipasi dalam skema burden-sharing global. Artikel ini menegaskan bahwa resettlement bukan semata tindakan kemanusiaan, tetapi strategi kebijakan yang mampu menyeimbangkan antara kepentingan nasional Bangladesh dan prinsip solidaritas internasional dalam tata kelola pengungsi. Kata kunci: Pengungsi Rohingya, Bangladesh, Resettlement, Durable Solution, Kebijakan Pengungsi
Kontribusi Soft Skill dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Siswa Sholihin, Ahmad; Kurnia, Heri; Wahono, Joko
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i2.582

Abstract

Self-confidence is an important aspect during senior high school. Because self-confidence is related to better academic performance, positive social involvement, and readiness to enter the workforce or higher education. However, in reality, some students feel insecure both at school and outside of school. Therefore, this research answers whether these two variables are relevant. This research aims to find out how much soft skills contribute to the development of self-confidence in students using quantitative descriptive methods at SMA Negeri 7 Yogyakarta from April to May 2024 involving 158 students as samples taken using simple random sampling techniques using the program SPSS version 23 as a tool for processing data. Based on the results of hypothesis testing, show that the independent variable is proven to contribute significantly to the dependent variable, which means that there is a positive contribution between students' mastery of soft skills and students' self-development, which has implications for the need to master soft skills to support the achievement of students who have strong character. It is hoped that mastery of soft skills will be supported by all parties, including teachers, schools, and parents. Keywords: confident; education; soft skill.
Peran Media Sosial dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi Program Kampung Laos Serumpun di Desa Merah Mata Hidayati, Rahmi; Haryanto, David; Fatoni, Herawan; Primadona, Shearli; Pratama, M. Syafii
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i2.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam program pemberdayaan masyarakat. Studi yang dilakukan yakni kepada Program Kampung Laos Serumpun yang merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN Indonesia Power UP Merah Mata. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, hasil dari penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan strategis dalam pemberdayaan masyarakat Desa Merah Mata melalui Program Kampung Laos Serumpun. Selain sebagai sarana komunikasi dan promosi, media sosial menjadi ruang partisipatif dan edukatif yang memperkuat identitas komunitas, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, serta melestarikan budaya lokal. Melalui platform digital, produk olahan laos dapat dipasarkan lebih luas sehingga menambah pendapatan warga dan membuka peluang kolaborasi bisnis.
Strategi Pengembangan Pariwisata Melalui Pendekatan City Branding Lebak Unique Di Kabupaten Lebak Fauzan, Reza
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i2.571

Abstract

The tourism sector has become a new industry that can provide rapid economic growth in terms of job opportunities, income, living standards, and activating other production sectors. Lebak Regency has the potential to be one of the priorities for enhancing economic growth in order to achieve community welfare. This study examines the tourism development strategy of lebak unique through the city branding approach in Lebak Regency. The concept used in this study is city branding from Insch (2011). The research method uses qualitative research methods. According to Insch, there are four d imensions of City Branding analysis, namely: identity, objective, communication, and coherence. While the research method used is a qualita tive method. The results of the study show that: a tourism development strategy of Lebak Unique through a city branding approach in Lebak Regency has been carried out based on 4 dimensions namely, 1) Identity, 2) Objective, 3) Communication, and 4) Coherence). The Lebak Regency Government emphasizes the tourism sector to support city branding. Then, it is also known that the strength of city branding in Lebak Regency lies in the dimensions of communication and commitment because there is a new dimension of communication and commitment. The communication carried out by the Lebak Regency Government is using persuasive communication including primary, secondary, and tertiary. Therefore, with this persuasive communication, there is a commitment from stakeholders to always jointly promote and develop tourism in Lebak Regency
Perbandingan Hukum Penanganan Tindak Pidana Penyalahguna Narkotika Melalui Mekanisme Asesmen Terpadu Indonesia dengan CDT Portugal Alfarisi, Salman
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i1.587

Abstract

Krisis kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan di Indonesia akibat perkara narkotika menunjukkan kesenjangan fundamental dengan konsep rehabilitasi dalam UU No. 35 Tahun 2009. Di sisi lain, Portugal berhasil menekan populasi penjara secara drastis melalui kebijakan dekriminalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan hukum antara mekanisme Tim Asesmen Terpadu (TAT) di Indonesia dengan Comissões para a Dissuasão da Toxicodependência(CDT) di Portugal, sekaligus mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan efektivitas implementasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif, dengan pendekatan perbandingan (comparative approach) dan perundang-undangan (statute approach). Analisis data kualitatif menggunakan Teori Perbandingan Hukum dan Teori Efektivitas Hukum Soerjono Soekanto secara terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TAT Indonesia tidak efektif akibat faktor hukum yang ambigu (dualisme punitif-rehabilitatif) ,dominasi faktor penegak hukum (BNN/Polri), dan output rekomendasi yang tidak mengikat secara hukum. Sebaliknya, CDT Portugal efektif karena substansi hukumnya (UU 30/2000) jelas, desain kelembagaannya (di bawah Kementerian Kesehatan) berorientasi pada kesehatan publik, dan keputusannya bersifat final. Kegagalan Indonesia berakar pada pandangan yang masih melihat penyalahguna sebagai objek hukum, berbeda dengan Portugal yang memandangnya sebagai warga negara dengan hak atas kesehatan.
Promblematika Tayangan Trans7 dalam Feodalisme di Pesantren Alfaris, Rayan; Nurrahman, Dimas; Farid , Abdul; Rahmadani, Ananda; Musi , Suriyani
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i1.591

Abstract

Pemberitaan Trans7 melalui program Xpose Uncensored yang menyoroti kehidupan pesantren memicu perdebatan tentang feodalisme dan relasi kuasa antara kiai dan santri. Tayangan tersebut dianggap kurang sensitif terhadap nilai budaya dan religius, sehingga menimbulkan bias dalam pemahaman masyarakat terhadap pesantren. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana bentuk feodalisme di pesantren dibingkai oleh Trans7 serta implikasinya terhadap citra pesantren di ruang publik. Metode yang digunakan adalah library research dengan menelaah literatur, dokumen, dan kajian terkait komunikasi massa, framing media, dan sosial keagamaan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan pemberitaan Trans7 lebih menonjolkan kontroversi dan kurang mempertimbangkan konteks sosial budaya, sehingga membentuk opini publik yang tidak seimbang. Dibutuhkan peningkatan literasi media dan etika jurnalisme sensitif budaya.
Pertanggungjawaban Pidana dan Pembuktian Terbalik Dalam Tindak Pidana Korupsi dan Pencucian Uang oleh Pegawai Direktorat Jenderal Pajak (Studi Kasus Rafael Alun Trisambodo) Nathan Thomas
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i2.611

Abstract

This study aims to analyze criminal liability and the implementation of the reverse burden of proo in corruption and money laundering cases involving Rafael Alun Trisambodo, an employee of the Directorate General of Taxes. Article 4 paragraph (8) of Government Regulation Number 53 of 2010 on Civil Servant Discipline explicitly prohibits civil servants, including those within the Dorectorate General of taxes, from receiving any form of gift related to the performance of their duties or authority. The research employs a normative juridical method using a case approach and a regulatory approach to examine the legal issues involved. The findings indicate that the elements of criminal liability in the corruption and money laundering offenses are fulfilled through the existence of unlawful conduct, intent, the capacity for responsibility, and the absence of justifying or exexcusing grounds. The establishment of familiy owned companies, concealment of financial flows, and disproportionate asset growth demonstrate a deliberate effort to obtain and disguise illicit proceeds. Decisions of the Corruption Court and the Supreme Court further show that the reverse burden of proof operates effectively, requiring the defendant to prove the lawful origin of his assests once the prosecutor presents sufficient initial evidence. The defendant’s inability to provide a legally valid explanation reinforced the imposition of criminal sanctions. Overall, this study highlights the significance of the reverse burden of proof and the principles of criminal liability as essential tools in combating corruption and money laundering, particularly in cases involving the abuse of authority by public officials.
Analisis Kinerja Pegawai pada Proses Reimbursement PPH 23 di Terminal Petikemas Surabaya Cornelia, Evelyn
Journal of Citizenship Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/joc.v4i2.612

Abstract

This study aims to analyze employee performance in the PPh 23 reimbursement process at PT Terminal Petikemas Surabaya. The background of this study is based on the importance of the role of employees in carrying out their duties properly and orderly in accordance with tax administration. This study uses Campbell's performance theory, which takes four dimensions, namely job-specific task proficiency, written and oral communication proficiency, demonstrating effort, and maintaining personal discipline. This study uses a descriptive qualitative method, with data collected through interviews with the employees involved, supported by the author's observations in the field. The results show that overall employee performance has been good. Employees demonstrate adequate technical skills in carrying out their specific tasks, communicate effectively, show high work enthusiasm, and comply with company procedures and regulations. These four dimensions of performance support each other and contribute to the smooth process of PPh 23 reimbursement at PT Terminal Petikemas Surabaya. However, several obstacles were still found, so that the company is expected to be able to improve in order to minimize existing obstacles.