cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
TINGKAT STRES PERAWAT DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN PENYAKIT MENULAR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH intan suhaya; Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres adalah suatu keadaan yang bersifat internal, yang bisa disebabkan oleh tuntutan fisik (badan), atau lingkungan dan situasi sosial. Pekerjaan merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan stres, beban kerja dan lingkungan dapat menjadi stressor yang memicu terjadinya stres. Salah satu profesi yang berhubungan langsung dengan masyarakat dan berperan dalam upaya memberikan kesehatan adalah perawat. Tugas seorang perawat yang langsung berhubungan dengan pasien dalam merencanakan dan melaksanakan pelayanan individual dalam rangka peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pelayanan pasien dan terminal, termasuk pemeliharaan kesehatannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat stres perawat dalam merawat pasien dengan penyakit menular di RSUDZA Banda Aceh. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di ruang rawat Aqsa 1, Aqsa 2, Aqsa 3, Shafa dan ruang rawat Marwah, dengan menggunakan total populasi yaitu 114 responden. Penelitian ini bersifat descriptif eksploratif untuk mendapatkan gambaran tingkat stres perawat. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang dikembangkan peneliti dengan 33 pernyataan. Hasil penelitian didapatkan 85,1% perawat mengalami stres ringan, 14,9% perawat mengalami stres sedang, serta tidak ada yang mengalami stres berat. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat stres perawat dalam merawat pasien dengan penyakit menular di RSUDZA Banda Aceh termasuk dalam kategori ringan. Dari data demografi, peneliti melihat bahwa sebanyak 94% perawat dan tenaga kesehatan di RSUDZA Banda Aceh pernah mengikuti pelatihan-pelatihan untuk mengurangi tingkat penularan penyakit. Oleh karena itu disarankan kepada rumah sakit untuk meningkatkan pengetahuan perawat melalui pelatihan-pelatihan sehingga dapat meminimalisir terjadinya stres pada perawat dalam melakukan asuhan keperawatan.
STRES KELUARGA DENGAN ANGGOTA KELUARGA DIRAWAT DI RUANG INTENSIVE Siti Amalia Husna; Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya salah satu anggota keluarga inti yang dirawat di ruang intensive dapat menimbulkan stres pada keluarga. Stres dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti stresor keluarga, sumber koping dan persepsi terhadap stressor.Tujuan dari penelitian  ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres keluarga  dengan anggota keluarga dirawat di Ruang Intensive Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode accidental sampling dengan pemilihan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 responden keluarga inti. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 23 Mei-6 juni 2018. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square didapatkan bahwa variabel stresor keluarga berada dalam kategori tinggi yakni 48 responden (92,3%). Ditemukan adanya pengaruh faktor stresor keluarga terhadap stres keluarga dengan anggota keluarga dirawat di ruang intensive  (p-Value 0.05). Direkomendasikan untuk tenaga kesehatan agar ikut serta memperhatikan kebutuhan psikososial keluarga,memberi dukungan kepada keluarga serta melakukan komunikasi terapeutik dengan keluarga  pasien agar dapat mengurangi stres dengan memberi informasi yang detail terkait kondisi anggota keluarganya.
TINGKAT STRES KELUARGA DALAM MELAKUKAN RUJUKAN PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA wilda mahera; Aiyub Aiyub
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stress erat kaitannya dengan tekanan hidup yang semakin hari semakin tinggi. Masyarakat urban biasanya menjadi objek yang rentan terhadap stres.Stres juga sering dialami keluarga karena masalah yang muncul dalam keluarga. Salah satu penyebab stres adalah adanya masalah gangguan jiwa didalam keluarga. Masalah gangguan jiwa tersebut dapat mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres keluarga dalam melakukan rujukan pasien dengan gangguan jiwa diwilayah kerja Puskesmas Lampulo Banda Aceh. Jenis penelitian descriptive explorative dengan desain penelitian cross sectional study.Penelitian dilakukan selama 8 hari.Responden dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa sebanyak 33 keluarga yang dipilih dengan metode purposive sampling. Kuesioner dalam penelitian adalah kuesioner modifikasi yang dikembangkan dari kuesioner baku DASS. Data dianalisis dengan menggunakan statistik Chi-square dengan hasil penelitian respon fisiologis stres keluarga pada kategori sedang yaitu 19 responden (57,6%), respon kognitif stres keluarga pada kategori sedang yaitu 18 responden (54,5%), respon Emosi stres keluarga pada kategori sedang yaitu 18 responden (54,5%), respon tingkah laku stres keluarga pada kategori sedang yaitu 23 responden (69,7%).Diharapkan pada perawat CMHN dapat memberikan dukungan mental, dukungan informasi, serta pendidikan kesehatan keluarga khususnya keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa yang mengalami tingkat stres lebih tinggi pada respon tingkah laku agar dapat mengurangi tingkat stres selama merawat aggota keluarga.
GAMBARAN DEMENSIA PADA USIA LANJUT DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH Mohd Rizal FahmiAdha; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya usia harapan hidup penduduk di Indonesia, menyebabkan jumlah penduduk usia lanjut terus meningkat dari tahun ketahun. Salah satu permasalahan yang sering timbul pada usia lanjut salah satunya berupa gangguan fungsi kognitif atau demensia. Demensia merupakan suatu keadaan dimana terjadi penurunan fungsi kognitif berupa kemunduran daya ingat dan daya pikir sehingga mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat demensia pada usia lanjut di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng Banda Aceh tahun 2016. Desain penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah populasi 70 orang  dan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara terpimpin. Waktu pengumpulan data 09 mei s/d 28 juni 2016. Hasil analisa univariat didapatkan demensia ringan sebanyak 19 orang (27,1%), demensia sedang sebanyak 29 orang (41,4%), demensia berat sebanyak 14 orang (20,0%) dan yang tidak mengalami demensia sebanyak 8 orang (11,4%). Kesimpulan penelitian adalah lansia yang berada di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng Banda Aceh sebagian besar mengalami demensia (penurunan daya ingat) sedang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis menyarankan kepada petugas Panti agar dapat menyiapkan dan mendukung kebutuhan yang diperlukan untuk para lansia dengan demensia. Kemungkinan strategi untuk dukungan yang lebih efektif meliputi asuhan keperawatan dalam merawat lansia dengan demensia serta dapat memfasilitasi lansia untuk melakukan latihan senam otak secara efektif dan teratur untuk mengurangi kejadian demensia.
Hubungan Depresi dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Sulistian Nugraha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia dengan insidensi terbanyak pada wanita adalah kanker payudara, serviks, dan ovarium.Penanganan kanker, salah satunya kemoterapi, dapat menimbulkan efek psikologis negatif seperti depresi.Depresi sangat erat kaitannya dengan kualitas hidup seseorang.Kualitas hidup merupakan persepsi individu terhadap kesejahteraan dirinya sesuai dengan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien kanker pada wanita yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2016. Jenis penelitian adalah descriptive correlative dengan desain cross sectional study.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 63 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner baku Beck Depression Inventory dan World Health Organization Quality of Life-BREF sehingga kuesioner isi telah valid dan reliabel. Analisa data dilakuakan dengan univariat dan bivariat (uji Chi-square). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien kanker pada wanita yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh (p = 0,001).Kata kunci                         : Depresi, kualitas hidup, kanker payudara, serviks, dan ovarium
PENGARUH KOMPRES HANGAT JAHE MERAH DAN RANGE OF MOTION PADA LANSIA DENGAN NYERI SENDI: SUATU STUDI KASUS Naghie Adelia; Ibrahim Ibrahim; Khairani Khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri sendi merupakan suatu peradangan sendi yang ditandai dengan pembengkakan sendi, warna kemerahan, panas, nyeri dan terjadinya gangguan gerak. Nyeri sendi paling banyak di jumpai terutama pada sendi yang menopang beban tubuh seperti sendi lutut dan sendi panggul. Kasus nyeri sendi pada Lansia di dunia diperkirakan mencapai 9,6% pada pria dan 18% pada wanita. Secara umum prevalensi penyakit nyeri sendi di Indonesia sangat tinggi sebesar 30,3% dengan prevalensi pada usia 45-54 tahun sebesar 46,3%, usia 55-64 sebesar 56,4%, usia 65-74 tahun sebesar 92,9% dan usia 75 tahun sebesar 65,4% sebesar 65,4%. Penyakit sendi juga menduduki peringkat pertama di Aceh yaitu sebesar 13,26%. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah melaporkan hasil asuhan keperawatan pada lansia (Ny. H) dengan nyeri sendi di gampong Meunasah Papeun Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Diagnosa keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah nyeri kronis, manajemen kesehatan tidak efektif, gangguan mobilitas fisik dan resiko jatuh. Intervensi yang diberikan meliputi pendidikan kesehatan tentang nyeri sendi, manajemen nyeri nonfarmakologi, kompres hangat jahe merah, latihan Range Of Motion (ROM) dan edukasi pencegahan resiko jatuh. Hasil didapatkan adanya penurunan skala nyeri 5 menjadi 2, bengkak pada kedua lutut berkurang, adanya peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah 3 menjadi 4 dan keseimbangan Short Physical Performace Battery (SPPB) 3 pt menjadi 4 pt.
PENYULUHAN KESEHATAN PADA IBU HAMIL TENTANG PENGETAHUAN ASI EKSKLUSIF Rizka Aulia Putri; Budi Satria; Asniar Asniar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 3 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) menyusui merupakan salah satu metode yang sangat efektif untuk menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup anak, tetapi hampir 2 dari 3 bayi tidak menyusui secara eksklusif selama 6 bulan seperti yang telah direkomendasikan dan angka ini terus menjadi tidak membaik dalam waktu 2 dekade. Penyebab rendahnya cakupan ASI Eksklusif oleh ibu pada bayinya dapat dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan. Tujuan Studi kasus ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan komunitas pada ibu hamil tentang pengetahuan ASI Eksklusif. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan melalui asuhan keperawatan komunitas di Desa Meunasah Papeun, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. ASI Eksklusif merupakan salah satu permasalahan di Desa Meunasah Papeun yang terjadi, didapatkan data bahwasanya 2 dari 5 ibu hamil belum mengetahui tentang ASI Eksklusif. Perencanaan yang disusun yaitu memberikan edukasi tentang ASI Eksklusif. Selain itu, ibu hamil juga mengikuti pre-test dan post-test menggunakan kuesioner tentang pengetahuan ASI Eksklusif. Setelah diberikan edukasi tentang ASI Eksklusif, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebanyak 5 orang (100%) responden berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan intervensi edukasi ASI Eksklusif dapat meningkatkan pengetahuan ibu sehingga termotivasi untuk memberikan ASI Eksklusif pada anaknya
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI ACEH BARAT DAYA Della Maulidiya; Teuku Samsul Alam; Syarifa Atika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 50% perempuan Indonesia pernah mengalami keputihan. Remaja putri berisiko mengalami keputihan. Keputihan tersebut dapat disebabkan oleh stress, perubahan hormon, pengetahuan, sikap, dan perilaku yang tidak baik dalam menerapkan kebersihan perorangan (personal hygiene). Salah satu cara yang bisa dilakukan remaja putri untuk mencegah keputihan adalah dengan menerapkan personal hygiene yang baik.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku personal hygiene remaja putri dalam pencegahan keputihan di Aceh Barat Daya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja putri yang bersekolah di salah satu SMA di Aceh Barat Daya. Sampel berjumlah 111 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa data  univariat dilakukan menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 92 responden (82,9%) memiliki pengetahuan yang baik, 80 responden (72,1%)  memiliki sikap yang baik, 82 responden (73,9%) memiliki perilaku positif terkait personal hygiene dalam pencegahan keputihan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk dilakukan intervensi seperti memberikan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan keputihan dan diharapkan kepada pihak sekolah untuk bekerja sama dengan pelayanan kesehatan agar memberikan pendidikan kesehatan terkait personal hygiene dalam pencegahan keputihan pada siswi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGENAI COVID-19 DENGAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT Siska Yulia Fitri; Hilman Syarif; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit termasuk salah satu tempat yang berpotensi besar terjadi penyebaran virus COVID-19 terutama di Instalasi Gawat Darurat yang merupakan pintu awal seseorang masuk ke rumah sakit. Untuk menekan penyebaran COVID-19 maka dibutuhkan penerapan protokol kesehatan yang baik. Faktor penting dalam proses penerapan protokol tersebut adalah adanya pengetahuan dan sikap terhadap COVID-19, guna untuk menurunkan angka kasus COVID-19 yang semakin meluas. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Meuraxa. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif  dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kelurga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Meuraxa dengan metode pengambilan data Convenience Sampling yang berjumlah 120 orang. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan, sikap dan protokol kesehatan yang telah diuji reabilitasnya. Teknik pengumpulan data pengetahuan dan sikap dilakukan dengan membagikan kuesioner secara langsung sedangkan penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan 83,3% berpengetahuan baik, 68,3% memiliki sikap positif dan 73,3% patuh akan protokol kesehatan. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap mengenai COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan pada keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Meuraxa. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya agar dapat melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan.
GAMBARAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK PENYANDANG DISABILITAS Vira Jannati; Sufriani Sufriani; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak disabilitas pada umumnya memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan anak-anak normal. Banyaknya keterbatasan yang dimiliki oleh anak disabilitas membuat mereka sering mendapatkan stigma dan perlakuan negatif dari teman- teman dan masyarakat. Hal ini menjadi salah satu faktor terganggunya psikologis pada anak disabilitas yakni terjadinya masalah mental emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran masalah mental emosional pada anak penyandang disabilitas Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat descriptive exploratif menggunakan desain cross sectional study. Metode pengambilan sampel yaitu nonprobability sampling dan menggunakan teknik total sampling sebanyak 62 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur masalah mental emosional dengan metode wawancara terpimpin pada anak dan guru/pengasuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa anak mengalami masalah mental emosional kategori abnormal sebanyak 11 (17,7%) anak, masalah emosional sebanyak 9 (14,5%) anak, perilaku mengganggu sebanyak 7 (11,3%) anak, hiperaktif-inatensi sebanyak 3 (4,8%) anak, masalah relasi teman sebaya sebanyak 18 (29%) anak, serta sebanyak 58 (93,5%) anak memiliki perilaku prososial yang baik. Diharapkan bagi sekolah agar dapat membuat program kreativitas sesuai minat bakat yang menyenangkan bagi anak untuk melatih perkembangan psikologis mereka, serta bagi orang tua agar memberikan perlakuan khusus seperti rasa kasih sayang yang lebih bagi anak.