cover
Contact Name
Albertha Lolo Tandung
Contact Email
ppmpoltekpelbrng@gmail.com
Phone
+6285778836562
Journal Mail Official
umarmukhtar@poltekpelbarombong.ac.id
Editorial Address
Jl. Permandian Alam No. 1 Barombong, Makassar, 90225 Telepon. 0411 8217157, /Wa: 0823 966 41754
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HENGKARA MAJAYA
ISSN : 27236722     EISSN : 2721818X     DOI : https://doi.org/10.61759/hmj
Core Subject : Engineering,
Hengkara Majaya merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Politeknik Pelayaran Barombong, Gowa. berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu Hengkara dan Majaya, yang mempunyai arti kebanggaan pelaut. Hengkara Majaya adalah jurnal karya ilmiah yang dimiliki oleh Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong. Jurnal ini ber p-ISSN: 2723-6722 dan e ISSN 2721-818X terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September merupakan media publikasi sekaligus sebagai sarana untuk mewadahi artikel hasil penelitian baik bersifat kolektif ataupun individu dengan cakupan tema tentang seputar transportasi matra laut, pola pembinaan taruna, pendidikan studi nautika, pendidikan studi permesinan kapal, dan pendidikan studi manajemen transportasi laut. Hengkara Majaya bekerjasama dengan lembaga Asosiasi bidang ilmu pelayaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023): September" : 5 Documents clear
Analisis Tingginya Kandungan Minyak Hasil Proses Oily Water Separator di Kapal KM. Dophin Nusantara 2 Rukmini; Agus Adib Prabowo; Muhammad Yusuf; Sufriyadi; Supardi Temmu
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i2.70

Abstract

The Oily Water Separator is an auxiliary equipment on a ship capable of separating oil from oily air discharge until the separation reaches less than 15 ppm through filtration and density difference. On board the vessel KM. DOLPHIN NUSANTARA 2 owned by PT. PELAYARAN BERJAYA NUSANTARA, the writer conducted research on the OWS from TAIKO KIKAI type USC-03, which is a machine used to filter bilge water before discharging it into the sea. There was an issue where the oil content produced by the OWS exceeded the limit set by MARPOL, which is 15 ppm, triggering an alarm indicating excessively high oil content. The writer conducted a 9-month and 3-day-long research, starting from November 15, 2020, until August 18, 2021. The data obtained was directly from the research object, the Oily Water Separator, and involved direct maintenance conducted with the engineer overseeing and guiding when trainees were directly involved in the maintenance or repair work. Additionally, documentation related to the thesis title was included. The results obtained from this research indicated that the increase in oil content in the Oily Water Separator's output was due to the dirtiness of the filters within the system and a lack of understanding regarding the operation of these filters, thus resulting in the elevated oil content. ABSTRAK Oily Water Separator adalah peralatan pendukung kapal yang dapat memisahkan minyak dari buangan udara yang mengandung minyak sampai hasil pemisahannya kurang dari 15 ppm selama proses filtrasi dan perbedaan berat jenis. Penulis melakukan penelitian di kapal KM. DOLPHIN NUSANTARA 2 yang dimiliki oleh PT. PELAYARAN BERJAYA NUSANTARA yang menggunakan mesin bantu OWS TAIKO KIKAI type USC-03 untuk menyaring air got sebelum dibuang ke laut mengalami masalah. Kandungan minyak dalam mesin bantu OWS melebihi batas MARPOL sebesar 15 ppm yang menyebabkan alarm menyala yang menunjukkan bahwa kandungan minyak melebihi batas. Penelitian ini dilakukan selama sembilan bulan tiga hari, atau dari tanggal 15 November 2020 hingga 18 Agustus 2021. Data yang dikumpulkan berasal dari penelitian langsung pada Oily Water Separator dan perawatan langsung pada objek penelitian, dengan masinis membantu dan mengawasi saat taruna melakukan perbaikan atau perawatan langsung. Selain itu, ada file dokumentasi yang berkaitan dengan judul penelitian. Studi ini menemukan bahwa kotornya saringan saluran dan ketidaktahuan tentang cara mengoperasikannya menyebabkan kandungan minyak meningkat dalam proses pemisah air kotor.
Analisa Naiknya Temperatur Air Pendingin pada Mesin Induk di Kapal MT. Pematang/P.1021 Paulus Banto Parrung; Irwan Jaya; Akslan Hidalthan Tombokan; Paulus Pongkessu; Hasiah
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i2.72

Abstract

This research was conducted during the author's sea training (Prala) on board the vessel MT.Pematang/P.1021 owned by the company PT. Pertamina International Shipping, for 9 months and 25 days. The data sources were obtained directly from the research site using field methods (observation) as well as library methods involving documents, instruction manuals, and books related to the thesis title. The results obtained from this research indicate an increase in temperature in the main engine cooling system caused by blockages in the main engine cooling system and a reduction in seawater pressure in the open cooling system due to a damaged sea chest valve caused by corrosion and rust due to the vessel's old age. ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan ketika penulis melaksanakan praktek laut (Prala) di atas kapal MT.Pematang/P.1021 milik perusahaan PT. Pertamina International Shipping, selama 9 Bulan 25 hari. Sumber data yang diperoleh adalah data langsung dari tempat penelitian dengan metode lapangan (observasi) dan juga metode kepustakaan berupa dokumen-dokumen, instruction manual book serta buku-buku yang berkaitan dengan judul penelitian. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatnya temperatur pada system pendiangin mesin utama yang di sebabkan oleh adanya sumbatan pada system pendingin mesin utama dan terjadinya pengurangan tekanan air laut pada system pending terbuka akibat valve sea chast yang rusak karena korosi dan karatan akibat usia kapal yang terbiang sudah sangat tua.
Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen terhadap Pelayanan Jasa Bunker Selama Pandemi Covid-19 di PT. Pelayaran Athalla Putra Albertha Lolo Tandung; Sidrotul Muntaha; Elza Ardhya Narantaka; Theo Johannes Frans Kalangi; Widianti Lestari
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i2.75

Abstract

Pelayaran Athalla Putra Cipunagara operates in the field of oil fuel distribution. The presence of numerous similar companies offering bunker services emphasizes the significance of providing excellent customer service as an added value for the company. Maintaining the quality of service is crucial in the competitive bunker service business. Implementing an effective working system is necessary for the company to compete with others and enhance the quality of service provided to consumers. The working system adopted by PT. Pelayaran Athalla Putra Cipunagara includes the implementation of Standard Operating Procedures (SOP). This document outlines systematically ordered procedures to complete tasks. SOPs are incredibly useful for standardizing employee performance and ensuring efficient work outcomes. Throughout the pandemic, various activities involving gatherings have been postponed to prevent the spread of the coronavirus. Additionally, the government has prohibited the public from hosting wedding recePT.ions. These circumstances have inevitably led to a decline in the number of consumers for PT. Pelayaran Athalla Putra Cipunagara. ABSTRAK PT. Pelayaran Athalla Putra Cipunagara sebagai perusahaan yang bergerak di bidang distribusi bahan bakar minyak. Banyaknya perusahaan serupa yang menawarkan jasa pelayanan bunker menjadikan kualitas jasa layanan yang baik kepada pelanggan (customer) sebagai nilai tambah perusahaan. Pentingnya menjaga kualitas jasa pelayanan perlu dilakukan dalam persaingan bisnis pelayanan bunker. Sistem kerja yang baik juga perlu diterapkan oleh perusahaan agar mampu bersaing dengan perusahaan lainnya guna meningkatkan kualitas jasa pelayanan yang diberikan kepada konsumen.Sistem kerja yang diterapkan oleh perusahaan PT. Pelayaran Athalla Putra Cipunagara yang pertama adalah menerapkan Standar Operasional Prosedur, dokumen ini mencantumkan prosedur yang ditata secara urut, untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. SOP sangat berguna untuk menyeragamkan kinerja para karyawan, serta memastikan hasil kerja tetap efektif. Selama pandemi, berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang harus ditunda demi mencegah penyebaran virus corona, lalu pemerintah juga melarang masyarakat membuat acara resepsi pernikahan. Kondisi tersebut tentu saja memberikan dampak terhadap menurunnya jumlah konsumen dari PT. Pelayaraan Athalla Putra Cipunagara.
Pengaruh Penerapan INAPORTNET Terhadap Kelancaran Pelayanan Kapal Keagenan PT. Samudera Agencies Indonesia Cabang Palembang Obet Lumalan Bijang; Gassing; M. Alda Irwan Kurnia; Ariswanto Sa’pang; Bon Saham; Bambang Istidjab
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i2.77

Abstract

Inaportnet's system as an effort in supporting the smooth running of the mop a yanan the agency ship through the application of technology, however the benefits have not been optimally felt by the company. The thing lack of availability of adequate electronic devices to operate the system and limited operators / employees who understand the overall operation of the system u know if there is any influence if the optimization of the application of Inaportnet is carried out by the company to the smooth service of the agency. The type of research used was by the quantitative approach method in which data collection was carried out by distributing questionnaires to 25 respondents who were employees of PT. Oceans Agencies Indonesia Palembang Branch with a statement of 20 items. In managing data using the SPSS 25 program application and conducting several data analyzes, namely: validity and reliability tests, correlation tests, simple linear regression analysis, determination tests, and count tests. Withdrawal of conclusions is done by comparing data obtained from the results of responses provided by respondents. Based on data processing and analysis carried out, results were obtained which showed that if the application of Inaportnet could be optimized by the company proved positive and significantly affected the smooth service of the company's agency vessels with a Thitung value > The table is 29.32 > 2,068. B a number of solutions so that the application of Inaportnet can be optimal so as to facilitate the agency services of vessels carried out by the company, namely: Make improvements to the Inaportnet system and display, carry out the company's internal efforts, increase the quantity and quality of employees/operators, procuring facilities and infrastructure, and encouraging governments to draw up regulations that make it easier for companies to implement Inaportnet. ABSTRAK Sistem Inaportnet sebagai upaya dalam menunjang kelancaran pelayanan kapal keagenan melalui penerapan teknologi, namun manfaatnya belum optimal dirasakan oleh perusahaan. Hal tersebut kurangnya ketersediaan perangkat elektronik yang memadai untuk mengoperasikan sistem dan terbatasnya operator/karyawan yang memahami pengoperasian sistem secara menyeluruh untuk mengetahui apakah ada pengaruh jika pengoptimalan penerapan Inaportnet dilakukan oleh perusahaan terhadap kelancaran pelayanan kapal keagenan. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan metode pendekatan kuantitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 25 orang responden yang merupakan karyawan dari PT. Samudera Agencies Indonesia Cabang Palembang dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 butir. Dalam mengelola data menggunakan aplikasi program SPSS 25 dan melakukan beberapa analisis data, yaitu : uji validitas dan reliabilitas, uji korelasi, analisis regresi linear sederhana, uji determinasi, dan uji t hitung. Penarikan kesimpulan dilakukan dengan membandingkan data yang diperoleh dari hasil tanggapan yang diberikan oleh responden. Berdasarkan pengolahan data serta analisis yang dilakukan maka diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa apabila penerapan Inaportnet dapat dioptimalkan oleh perusahaan terbukti positif dan signifikan berpengaruh terhadap kelancaran pelayanan kapal keagenan perusahaan dengan nilai Thitung > Ttabel yaitu 29,32 > 2,068. Beberapa solusi agar penerapan Inaportnet dapat optimal sehingga memperlancar pelayanan keagenan kapal yang dilakukan perusahaan, yaitu : Melakukan peningkatan pada sistem dan tampilan Inaportnet, melaksanakan upaya internal perusahaan, meningkatkan kuantitas dan kualitas karyawan/operator, melakukan pengadaan sarana dan prasarana, serta mendorong pemerintah untuk menyusun regulasi yang memudahkan perusahaan menerapkan Inaportnet.
Pengaruh Survei Kapal Terhadap Kelayakan Kapal: Studi Kasus Client PT. Makara Jaya Marine Lisa Annur Arum Janah; Larsen Barasa; Sari Kusumaningrum; Marihot Simanjuntak; Mauritz H. M. Sibarani
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i2.78

Abstract

Mining company activities and operated offshore oil drilling installations needed a s the safety and security system is an important factor that must be considered and is the basis for the decision-making measure in determining sea leveling in shipping, both in terms of facilities in the form of ships and infrastructure such as navigation systems and the human resources involved in them, to reduce and minimize an accident on the ship. The purpose of this study is to find out how influential the ship's survey has on the feasibility of the ship in the client case at PT. Makara Jaya Marine. The approach method used, i.e. quantitative data , while data collection uses observation techniques, library studies and questionnaires (rubber) so that the cause of the problem can be found using quant data analysis techniques itative. The results show that Effect of vessel survey on vessel eligibility on client case studies based on hypothesis testing with Test t obtained that t count = 11,169 and after consultation with t table at a significant level of 5% and n= 28 shows t table = 2,048. Because the count was in the area of Ho's rejection (11,169 > 2,048) then Ho was rejected and Ha was accepted. The results showed that there was a low loading factor weight on the ship survey variable and the ship's eligibility variable to overcome this by seeking to make improvements in the implementation of ship feasibility surveys at client companies on a regular basis to ensure the condition of the ship for safety. ABSTRAK Kegiatan perusahaan tambang dan instalasi pengeboran minyak di lepas pantai yang dioperasikan dibutuhkan sebuah sistem keselamatan dan keamanan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dan menjadi dasar tolok ukur pengambilan keputusan dalam menentukan kelaiklautan dalam pelayaran, baik dari segi fasilitas berupa kapal maupun infrastruktur seperti sistem navigasi dan sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya, untuk mengurangi dan meminimalisir adanya sebuah kecelakaan pada kapal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa pengaruhnya survei kapal terhadap kelayakan kapal pada kasus client di PT. Makara Jaya Marine. Metode pendekatan yang digunakan yaitu data kuantitatif, sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, studi pustaka dan kuesioner (angket) sehingga dapat ditemukan penyebab masalah menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh survei kapal terhadap kelayakan kapal pada studi kasus client berdasarkan pengujian hipotesis dengan Uji t diperoleh bahwa t hitung = 11,169 dan setelah dikonsultasikan dengan t tabel pada taraf signifikan 5% dan n= 28 menunjukkan t tabel= 2,048. Karena t hitung berada didaerah penolakan Ho (11,169 > 2,048) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya bobot loading factor yang rendah pada variabel survei kapal dan variabel kelayakan kapal untuk mengatasinya dengan mengupayakan melakukan peningkatan dalam pelaksanaan survei kelayakan kapal pada perusahaan client secara berkala guna memastikan keadaan kapal demi keselamatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5