cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): December" : 123 Documents clear
Hubungan Antara Minat Belajar dan Hasil Belajar Biologi di SMA Negeri 3 Mataram Apriandi, Ilman; Artayasa, I Putu; Lestari, Tri Ayu
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/0c03sy10

Abstract

Faktor yang mempengaruhi proses belajar dan hasil belajar yaitu kondisi individu siswa. Minat, besar pengaruhnya terhadap hasil belajar karena apabila materi yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa maka tidak memperoleh hasil belajar yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara minat belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 3 Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif Korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Mataram. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, jumlah sampel yang terpilih yaitu 70 siswa terdiri dari dua kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil rekapitulasi minat belajar kelas XI-7 menunjukkan persentase tertinggi yaitu pada sub indikator perasaan senang mengikuti pelajaran dengan persentase sebesar 88,63%, dengan kategori sangat baik. Sedangkan persentase terendah yaitu pada sub ketertarikan siswa dengan persentase 77,33% yang masuk dalam kategori baik. Kelas XI-9 menunjukkan persentase tertinggi yaitu pada sub indikator perasaan senang mengikuti pelajaran dengan persentase sebesar 86,70%, dengan kategori sangat baik. Sedangkan persentase terendah yaitu pada sub ketertarikan siswa dengan persentase 74,97% yang masuk dalam kategori baik. Hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Mataram menunjukkan data 67% . Hubungan minat belajar dengan hasil belajar dilakukan menggunakan analisis korelasi Spearmen. Dimana diperoleh hasil koefisien korelasi (????????????) sebesar 0,180 dengan taraf signifikan 0,137. Kesimpulannya terdapat hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar Biologi di SMA Negeri 3 Mataram.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tema Kewirausahaan Dalam Meningkatkan Minat Berwirausaha Siswa SD Negeri 1 Gereneng Timur Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur Amran, Moh. Azizam; Mulya, Rr. Sri Setyawati; Rohini; Hadi, Yul Alfian
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/zfnrk674

Abstract

Kurikulum merdeka tidak hanya menekankan siswa terhadap nilai, melainkan menanamkan keterampilan siswa sejak bangku sekolah dasar. Melalaui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sangat penting dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa. Salah satunya di SD Negeri 1 Gereneng Timur mengangkat tema kewirausahaan pada pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa SD Negeri 1 Gereneng Timur. Pendekatan dari penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian  ini adalah Kepala Sekolah, Guru Koordinator kelas V, Guru Koordinator kelas IV, siswa kelas V dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini antara lain (1) Tahapan perencanaan dilakukan melalui kegiatan musyawarah dan pembuatan modul ajar. Tahap pelaksanaan dimulai dengan pengumpulan bahan projek. Tahap evaluasi dilakukan dengan perawatan produk dan perbaikan produk. (2) Faktor pendukung antara lain menanamkan minat siswa, keadaan lingkungan sekolah mendukung, projek yang dikembangkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, produk yang dihasilkan mudah dikembangkan, dan dukungan orang tua. Faktor penghambat antara lain waktu pelaksanaan, modal dan tempat penaruhan produk tanaman lokal. (3) Penerapan P5 dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa, menerapkan pembelajaran tentang kewirausahaan, membuat produk tanaman lokal (jahe dan kunyit) dan aksesoris dari manik-manik, menjual produk. (4) Dampak P5 dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa antara lain, pengetahuan siswa terkait dengan kewirausahaan meningkat, siswa dapat mengetahui kegiatan berwirausaha dengan cara sederhana, siswa menjadi lebih percaya diri, siswa menjadi lebih berinovasi, siswa dapat mengasah bakat yang dimiliki, siswa menjadi lebih produktif, dan menjadikan siswa lebih mandiri. Sedangkan dampak pada dimensi P5 antara lain, beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, kreatif, mandiri, gotong royong dan bernalar kritis. Meningkatnya minat berwirausaha siswa dapat dilihat dari indikator minat berwirausaha  antara lain, perasaan senang, ketertarikan, perhatian dan keterlibatan dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema kewirausahaan.
Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Cerita Fiksi (Dongeng) Pada Siswa Kelas IV SDN 3 Montong Tangi  Tahun Pelajaran 2024/2025 Azmi, Hidayatul; Amrulloh, Roni; Hadi, Yul Alfian; Siregar, M. Deni
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/zfrsdg38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode sosiodrama terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia materi cerita fiksi (dongeng) pada siswa kelas IV SDN 3 Montong Tangi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimental dengan desain penelitian one group pre-tes dan post-tes. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling jenuh. Subjek pada penelitian ini adalah 20 siswa. Instrumen penelitian yang diberikan berupa tes pilihan ganda. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji liliefors untuk menguji normalitas data. Berdasarkan uji normalitas diperoleh bahwa data berdistribusi normal. Data dianalisis dengan uji normalitas data dengan rumus liliefors dan uji hipotesis dengan rumus paired sampel t test. Berdasarkan hasil pre-tes didapatkan nilai rata-rata yaitu 56 sedangkan nilai rata-rata post-tes yaitu 78. Dari hasil perhitungan uji hipotesis yang menggunakan uji t didapatkan hasil yaitu pada tes hasil belajar siswa t_(hitung >) t_tabel yakni 22,30 >2,093 dengan derajat kebebasan (db) = 20-1=19 dengan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa metode sosiodrama berpengaruh tehadap hasil belajar Bahasa Indonesia materi cerita fiksi (dongeng) pada siswa kelas IV.
Rancangan Model KonseRancangan Model Konseling Perorangan Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik Sma N 1 Sawahlunto Yang Tinggal Di Panti Asuhan Fany, Al Asfahany; Mulyani, Rila Rahma; Putra, Fuaddilah
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/hkqhp696

Abstract

Peserta didik yang tinggal di panti asuhan cenderung memiliki tantangan emosional dan sosial yang lebih besar dibandingkan teman-temannya . Kepercayaan diri sangat penting agar mereka dapat mengenal potensi dirinya. Melalui konseling perorangan, peserta didik diberikan ruang yang aman suportif untuk mengeksplorasi diri, mengelola emosi, dan membentuk keyakinan akan kemampuannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model konseling perorangan yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik yang tinggal di panti asuhan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kepercayaan diri peserta didik yang tinggal di panti asuhan akibat berbagai tantangan psikososial, seperti kehilangan figur orang tua dan keterbatasan dalam interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) merupakan suatu metode penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan produk sekaligus menguji keefektifan produk tersebut dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didikyang tinggal di panti asuhan umumnya memiliki tingkatkepercayaan diri yang masih rendah. Hal ini terlihat darikurangnya keberanian dalam mengemukakan pendapat, rasa ragu untuk mencoba hal baru, serta kecenderungan menutupdiri dari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut dapatdipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pengalaman masa lalu, keterbatasan dukungan emosional, dan perasaanberbeda dengan teman sebaya di luar panti asuhan.Penelitian merancang model konseling perorangan yang bertujuan membantu peserta didik mengenali kemampuandiri, serta dapat berinteraksi dengan lingkungan sosial. Students living in orphanages tend to face greater emotional and social challenges compared to their peers. Self-confidence is crucial for them to recognize their own potential. The background of this study is the low self-confidence of students living in orphanages due to various psychosocial challenges, such as the loss of parental figures and limitations in social interactions. This study aims to develop an individual counseling model to enhance the self-confidence of students at SMA N 1 Sawahlunto living in orphanages. The research uses a Research and Development (R&D) approach by adapting the Borg & Gall (1983) model, which originally consists of ten stages, modified into six main stages: needs analysis, model planning, model draft development, expert validation, limited trial, and final model revision. The counseling model developed integrates the Client-Centered Counseling approach (Rogers) and Rational Emotive Behavior Therapy (Ellis), which emphasizes the balance between self-acceptance and the restructuring of negative thoughts. The main components of this model include three stages of counseling: (1) building relationships and a sense of safety, (2) self-exploration and cognitive-emotional interventions, and (3) evaluation and self-empowerment. Indicators of the model's success include increased self-confidence among students, the ability to socially adapt, and the emergence of a positive self-view. The research results indicate that the implementation of this counseling model effectively helps students living in orphanages develop self-confidence through guidance and counseling
Diagnosa Kebutuhan Belajar Keterampilan Membaca Siswa Sd Kecamatan Sakra Timur Asmayana, Hafizatul; Nahdi, Khirjan; Hamdi, Zulfadli; Ibrahim, Doni Septu Marsa
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1ff11m35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami teks bacaan dan mengetahui kesulitan apa saja yang dialami siswa kelas IV saat membaca SD Kecamatan Sakra Timur. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif (fenomenologi), sabjek penelitian ini yaitu guru kelas, siswa kelas IV di SD Kec. Sakra Timur. Teknik pengumpulan data meliputi Wawancara dan Tes Diagnostik secara langsung untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Kemampuan membaca siswa kelas IV rata-rata sudah bisa membaca lancar, sedangkan pemahaman siswa kelas IV tentang isi teks bacaan siswa di SD 1 Negeri Montong Tangi mencapai 53% dan SD 2 Negeri Montong Tangi mencapai 50%, SD 3 Negeri Montong Tangi mencapai 53% dengan nilai rata-rata siswa kelas IV SD Kecamatan Sakra Timur yaitu 52% yang menunjukan cukup baik. Kesulitan utama yang dihadapi siswa meliputi mengenal huruf, menyambung huruf menjadi kata, membaca kata demi kata dengan lancar, dan memahami isi bacaan. Kesulitan ini menunjukan bahwa sebagian siswa masih berada dalam tahap literasi awal.
Pengembangan LKPD Matematika Berbasis Permainan Tradisional Engklek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II Sekolah Dasar Maharani; Siregar, Muhammad Deni; Wardani, Iwan Usma; Alwi, Mijahamuddin
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mfzeah89

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk berupa LKPD matematika berbasis permainan tradisional engkelek untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri 2 Ijobalit. Metode penelitian menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Subjek penelitian adalah siswa kelas kelas II sebanyak 19 siswa. Instrumen mencakup validasi ahli materi dan ahli media, angket respon guru dan siswa, serta pretest-posttest yang sudah diuji validitas. Penelitian sebelumnya umumnya belum spesifik membahas permainan engklek dan belum disesuaikan dengan kurikulum Merdeka. Produk berupa LKPD matematika berbasis permainan tradisional engklek berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah. Selain meningkatkan hasil belajar, LKPD ini juga membantu guru menghadirkan strategi pembelajaran yang inovatif dan bermakna melalui aktivitas bermain sambil belajar. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan, dengan skor 44 dari ahli materi (sangat baik) dan 46 dari ahli media (baik). Respon guru sebesar 49 dan respon siswa sebesar 47,73 juga berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan hasil belajar matematika siswa dengan nilai N-Gain 0,705 atau keefektifan 70,5% yang termasuk kategori cukup efektif. Dengan demikian, LKPD matematika berbasis permainan tradisional engkelek ini efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 2 Ijobalit serta dapat dijadikan alternatif bahan ajar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Role-Playing Berbantuan Media Wayang Kertas Terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Kelas III SD Negeri 1 Aikmel Barat Rossada, Amrina; Parhanuddin, Lalu; Hakim , Arif Rahman; Taufiq, Muh.
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vx6z7v10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa kelas 3 SD Negeri 1 Aikmel Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen berbentuk pre-eksprimental dengan desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling purposive. Subjek penelitian ini terdiri dari 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pilihan ganda, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan pada penelitian ini meliputi uji validitas instrument, reliabilitas instrument, uji normalitas dengan Shapiro wilk serta uji hipotesis menggunakan paired-sample T Test. Pada analisis deskriptif tes keterampilan menyimak siswa memperoleh rata-rata pretest 51,30 sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 78,35. Berdasarkan Hasil uji normalitas menunjukkan nilai p-value >0,05 pada pretest maupun posttest, hal tersebut menunjukkan kedua data berdistribusi normal. Dari hasil perhitungan uji hipotesis apabila nilai sig < 0,05 maka terdapat pengaruh variabel x terhadap variabel y. setelah dilakukan uji paired sample T Test untuk keterampilan menyimak siswa telah diperoleh hasil sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dapat diterima yaitu “” ditolak, sedangkan “” diterima, yang berarti adanya pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa pada materi teks narasi kelas 3 di SD Negeri 1 Aikmel Barat.
Implementasi Model Project-Based Learning (Pjbl) Berbasis Budaya Lokal Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Moyot Suptiani, Yulinda; Parhanuddin, Lalu; Sulastri, Andi; Rohini
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/d722xf12

Abstract

Abstrak Budaya Sasak sebagai kearifan lokal mulai tergerus oleh pengaruh globalisasi, sehingga siswa kurang mengenal dan menginternalisasi nilai-nilai luhur budayanya sendiri. Hal ini berimbas pada lemahnya pembentukan karakter yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti nilai kebhinekaan global dan berkebinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis budaya lokal dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri 1 Moyot. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul dalam proses implementasi serta solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa SDN 1 Moyot. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan memastikan keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis budaya lokal dapat diterapkan dengan cukup baik dan efektif dalam membangun serta memperkuat nilai-nilai karakter yang tercermin dalam Profil Pelajar Pancasila. Kendala yang ditemukan dalam implementasi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya sumber belajar budaya lokal, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami dan mengerjakan proyek. Guru mengatasi kendala tersebut dengan memberikan pendampingan intensif, menyediakan bahan ajar tambahan, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL berbasis budaya lokal terbukti mendukung penguatan pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna bagi siswa.agar pendidikan karakter yang holistik dapat tercapai secara berkelanjutan. Model PjBL berbasis budaya Sasak dapat diadopsi sebagai strategi pembelajaran inovatif yang terstruktur untuk mengintegrasikan penguatan Profil Pelajar Pancasila ke dalam mata pelajaran secara kontekstual, sekaligus menjadi panduan dalam mengembangkan perangkat ajar berbasis kearifan lokal.
Pola Asuh Orang Tua Single Parent Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Di Desa Tebaban Kecamatan Suralaga Nurhidayati; Rachmi, Evanalie; Rozali, Muhamad
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/9ca9ys40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua single parent dalam membentuk karakter anak usia dini di Desa Tebaban Kecamatan Suralaga. Kehidupan keluarga dengan orang tua tunggal memiliki tantangan tersendiri, khususnya dalam pengasuhan dan pembentukan karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap orang tua single parent serta anak usia dini sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua single parent menerapkan tiga pola asuh, yakni demokratis, otoriter, dan permisif, yang disesuaikan dengan situasi serta kondisi keluarga. Meskipun terdapat keterbatasan dalam aspek waktu, ekonomi, dan dukungan sosial, orang tua tetap berupaya menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kemandirian melalui komunikasi, pemberian teladan, serta keterlibatan aktif dalam aktivitas anak. Kesimpulannya, pola asuh yang diterapkan orang tua single parent berperan penting dalam pembentukan karakter anak, baik dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, pola pendidikan di rumah, peran orang tua sebagai teladan, maupun kemandirian, dimana setiap orang tua single parent memiliki keinginan kuat untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya.
Perkembangan Kurikulum Merdeka di SD dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Sari, Linda; Haifaturrahmah
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xh0j8b32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi tantangan globalisasi, dengan menyoroti prinsip, implementasi, dan relevansinya terhadap kebutuhan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang dianalisis melalui analisis isi (content analysis) terhadap berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, laporan kebijakan, dan artikel penelitian terkini yang relevan dengan topik Kurikulum Merdeka dan globalisasi pendidikan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka hadir sebagai inovasi kurikulum yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, dan berbasis pada penguatan profil pelajar Pancasila. Kurikulum ini memberikan otonomi lebih luas kepada satuan pendidikan dan guru dalam merancang pembelajaran sesuai konteks lokal dan kebutuhan peserta didik. Dalam konteks globalisasi, Kurikulum Merdeka berfungsi sebagai strategi nasional untuk meningkatkan kompetensi literasi, numerasi, berpikir kritis, kreativitas, dan karakter adaptif siswa terhadap perubahan global. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi kendala seperti disparitas sumber daya sekolah, kesiapan guru, dan keterbatasan fasilitas digital. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kompetensi guru, digitalisasi sumber belajar, serta sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam menyusun strategi peningkatan mutu pembelajaran dasar yang relevan dengan dinamika global. This study aims to analyze the development of the Merdeka Curriculum in primary schools in responding to the challenges of globalization, with an emphasis on its principles, implementation, and relevance to the needs of 21st-century education. The study employs a library research approach, analyzed through content analysis of various literature sources such as scholarly journals, books, policy reports, and recent research articles relevant to the topics of the Merdeka Curriculum and educational globalization. Data were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the review indicate that the Merdeka Curriculum emerges as an innovative curriculum that is flexible, learner-centered, and based on strengthening the Pancasila Student Profile. This curriculum provides greater autonomy for educational institutions and teachers to design learning that aligns with local contexts and students’ needs. In the context of globalization, the Merdeka Curriculum functions as a national strategy to enhance students’ literacy, numeracy, critical thinking, creativity, and adaptive character in facing global changes. However, its implementation in practice still encounters challenges such as disparities in school resources, teacher readiness, and limitations in digital facilities. Practically, this study recommends strengthening teachers’ competencies, digitalizing learning resources, and fostering synergy among the government, schools, and communities to ensure the sustainable implementation of the Merdeka Curriculum. These findings are expected to serve as a foundation for education policymakers in formulating strategies to improve the quality of primary education that aligns with global dynamics.

Page 6 of 13 | Total Record : 123