cover
Contact Name
Adit Widodo Santoso
Contact Email
adit.santoso@ukrida.ac.id
Phone
+6285171706076
Journal Mail Official
meditek@ukrida.ac.id
Editorial Address
Gedung A Lantai 5 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jl. Arjuna Utara No. 6, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Meditek
ISSN : 26861437     EISSN : 26860201     DOI : https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel dalam lingkup bidang kedokteran dan biomedik secara open access. Proses publikasi artikel melalui proses penelaahan oleh pakar sebidang (peer-review) secara double-blind. Jurnal Kedokteran Meditek berafiliasi pada Fakultas Kedokterandan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, dengan misi mendorong penyebarluasan perkembangan ilmu kedokteran & biomedis di Indonesia maupun secara global dengan menerbitkan 3 edisi dalam setahun, yaitu: Januari, Mei dan September.
Articles 623 Documents
Hubungan Tingkat Kecemasan Terhadap Kualitas Tidur Pada Mahasiswa/i Angkatan 2018 Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Tahun 2018 Alda Vania Sugiarta; Irvan Tampomas; Citra RP; Suparto Suparto
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 1 (2019): JANUARI - APRIL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i1.1748

Abstract

Kecemasan merupakan sebuah respon dari tubuh terhadap rangsangan yang diterima untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kecemasan sendiri merupakan perasaaan tertekan dan tidak tenang dan memiliki pikiran kacau. Kecemasan dapat berdampak pada beberapa hal, salah satunya terganggunya kualitas tidur. Penelitian ini mempertanyakan hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat pertama. Studi analitik berbasis cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana menilai tingkat kecemasan menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale, dan kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index pada mahasiswa angkatan 2018. Dari 106 responden didapatkan hasil 83 responden mengalami kecemasan ringan dengan pembagian 30 responden mengalami kualitas tidur baik dan 53 responden mengalami kualitas tidur buruk, sedangkan 21 responden mengalami kecemasan sedang dengan pembagian 1 responden mengalami kualitas tidur baik dan 20 responden mengalami kualitas tidur buruk, dan 2 responden mengalami kecemasan berat dengan pembagian 1 responden mengalami kualitas tidur baik, dan 1 responden mengalami kualitas tidur buruk. Data diproses melalui SPSS 16.0 yang selanjutnya analisis menggunakan uji chi square dengan derajat pemaknaan 10%. Penelitian ini mendapatkan hasil p=0,016 yang menunjukan bahwa ditemukan hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur.
Uji Toksisitas Obat dengan Larva Ikan Zebra Susana Elya Sudradjat
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1749

Abstract

Toksisitas adalah salah satu masalah utama dalam proses pengembangan obat. Kardiotoksisitas, neurotoksisitas dan hepamerupakan alasan utama obat tidak lolos dalam uji klinik atau ditarik dari pasaran. Larva ikan zebra dapat menjembatani antara uji in vitro dan model hewan mamalia mengerat dengan lebih cepat dan ekonomis. Toksisitas organ dapat dideteksi mulai pada tahap larva sehingga dapat diprediksi dengan tepat pengaruh obat tersebut pada manusia. Uji kardiotoksik, neurotoksik dan hepatotoksik dapat dilakukan pada hewan yang sama dengan ketepatan dan ketelitian yang tinggi.
Gambaran Prevalensi Tungau Debu Rumah (Penyebab Alergi dan Asma) di Kelurahan Tanjung Duren Utara Jakarta Esther Sri Majawati; Kezia Joselyn
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1751

Abstract

Tungau debu rumah (TDR) adalah alergen dalam rumah terbanyak yang tersebar di seluruh dunia dan dikaitkan dengan manifestasi alergi pada saluran pernapasan dan kulit, seperti asma bronkial, rinitis alergi dan dermatitis atopik. WHO memperkirakan 50-80% asma dan rhinitis di dunia disebabkan oleh TDR. Makanan TDR adalah serpihan kulit (skuama) manusia sehingga TDR berhabitat di lingkungan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prevalensi tungau debu dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Desain penelitian ini deskriptif dengan pendekatan cross sectional . Studi ini dilakukan di laboratorium Parasitologi FK UKRIDA, dengan populasi penduduk RW 07, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan prevalensi tungau debu sebanyak 32,69%. Dari faktor-faktor yang diteliti, jumlah penghuni rumah dan frekuensi membersihkan rumah tidak menunjukkan perbedaan pengaruh dalam keberadaan TDR di rumah tinggal. Sementara, adanya binatang peliharaan dan kelembaban rumah atau ruangan menunjukkan pengaruh pada keberadaan TDR di rumah tinggal.
Uji Fenotipik Deteksi Enzim ESBL, AmpC dan Karbapenemase pada Bakteri Enterobacteriaceae Ade Dharmawan; Nicolas Layanto
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i3.1754

Abstract

Organisms that express extended-spectrum β-lactamase (ESBLs) such as Enterobacteriaceae have been increasing for the past forty years. Organisms that express this enzyme can hydrolyze oxyminocephalosporins and monobactam,but can be inhibited using β-lactam inhibitors. There are various types of enzymes that contribute to cephalosporin and monobactam resistances, such as AmpC β-lactamase, and carbapenemase enzymes. Polymerase Chain Reaction (PCR) is an accurate method for detecting ESBL, but this method is a genotypic method that requires a specialized instrument. Therefore there is a need for a phenotypic method to detect ESBL, AmpC and Carbapenemase that can be conducted in various laboratories.
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BERBAGAI MACAM JUS BUAH DENGAN METODE DPPH Budiman Hartono; Chrisanto Chrisanto; Inggrid Osya Farfar
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1755

Abstract

Radikal bebas adalah suatu senyawa oksigen yang bersifat tidak stabil karena memliki elektron bebas yang tidak berpasangan, sehingga jumlah elektronnya ganjil. Karena sifatnya yang tidak stabil maka radikal bebas selalu berusaha mencari pasangan elektron baru dengan cara mengambil elektron molekul lain yang berdekatan. Radikal bebas yang terlalu banyak dapat menyebabkan stress oksidatif sel. Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menghambat atau mencegah kerusakan akibat oksidasi dari senyawa radikal bebas. Tubuh dapat menciptakan antioksidan alami seperti enzim gluthatione, catalase dan superoxydedismutase. Namun karena pembentukan antioksidan alami tidak sebanding maka dibutuhkan asupan antioksidan yang lebih banyak lagi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antioksidan dalam 4 macam jus buah. Pada penelitian kali ini 4 macam buah yang digunakan yaitu ; buah stroberi, jeruk, pisang dan alpukat. Radikal bebas yang biasa digunakan pada sampel pada penelitian antioksidan adalah 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Metode DPPH sering digunakan karena sederhana , cepat dan mudah untuk skrining aktivitas penangkap senyawa radikal bebas. Parameter untuk menginterpretasikan hasil pengujian DPPH adalah IC50 (inhibition concentration). Hasil penelitian menunjukkan IC50 buah stroberi sebesar 31.45 ppm, IC50 buah jeruk sebesar 58.01 ppm, IC50 buah alpukat sebesar 78.83 ppm dan IC50 buah pisang sebesar 92.99 ppm. Penelitian ini menggunakan analisis statistik One Way Anova dan mendapatkan hasil p= 0.992, dikarenakan p > 0.05 maka hasil ini menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama penyimpanan terhadap nilai IC50 dari hari ke 1 sampai ke 4. Dapat disimpulkan bahwa lama waktu penyimpanan tidak berpengaruh secara bermakna terhadap nilai IC50 setiap buah.
Pengaruh Pemberian Infusa Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) terhadap Gambaran Mikroskopik Ginjal Mencit yang Diinduksi CCl4 (Karbon Tetraklorida) Erma Mexcorry Sumbayak; Nia Vebriyani
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 1 (2019): JANUARI - APRIL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i1.1756

Abstract

Karbon tetraklorida (CCl4) adalah senyawa kimia yang tidak berwarna, mudah menguap, berbau tajam dan bersifat toksik terhadap ginjal yang dapat mengakibatkan kerusakan pada epitel tubulus ginjal. Bawang dayak mengandung senyawa metabolit sekunder golongan naftokuinon yang diketahui memiliki bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan yang biasanya terdapat di dalam sel vakuola dalam bentuk glikosida. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa bawang dayak terhadap perubahan gambaran histologi ginjal mencit yang diinduksi CCl4. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik menggunakan sampel 25 ekor mencit yang dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok pertama sebagai kontrol (K) yang diberi minyak kelapa 0,1 mL secara oral selama 10 hari pertama. Kelompok perlakuan I (P1), perlakuan II (P2), perlakuan III (P3) dan perlakuan IV (P4) diberikan CCl4 0,007 mL/20gramBB/hari dilarutkan dalam 0,1 mL minyak kelapa secara oral selama 10 hari pertama. Kelompok P2, P3 dan P4 diberi perlakuan infusa bawang dayak masing-masing dosis 0,06 mL; 0,12 mL; dan 0,24 mL secara oral selama 10 hari kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa bawang dayak dapat menurunkan tingkat nekrosis epitel tubulus ginjal secara signifikan (p < 0,05) antara kelompok P1 terhadap P3 dan P4, dan tidak pada P2. Dosis yang paling baik mengurangi tingkat nekrosis epitel tubulus ginjal mencit yaitu pada P4 dengan dosis bawang dayak sebesar 0,24 mL/mencit/hari.
Peranan Asam Klorogenat Tanaman Kopi Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat dan Beban Oksidatif Anna Maria Dewajanti
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 1 (2019): JANUARI - APRIL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i1.1758

Abstract

Tanaman kopi termasuk dalam golongan familia Rubiaceae, merupakan tumbuhan tropis yang tumbuh di lereng gunung. Selain mengandung senyawa kafein, kopi juga mengandung polifenol yang sangat tinggi, yaitu dalam bentuk caffeoylquinic acids (CQAs), feruloylquinic acids (FQAs), dan dicaffe oylquinic acids (diCQAs) serta asam klorogenat (chlorogenic acid). Di antara senyawa polifenol tersebut, yang paling banyak terdapat di dalam kopi adalah asam klorogenat. Kandungan asam klorogenat dalam kopi Robusta sekitar 7,0–10,0 % dan dalam biji kopi Arabika adalah 7,73 %. Senyawa ini memiliki efek farmakologi sebagai antioksidan, sehingga dapat menurunkan beban oksidatif dalam tubuh, dan memiliki kemampuan menghambat aktivitas enzim xantin oksidase, sehingga dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah penderita hiperurisemia.
Hubungan Antara Nyeri Punggung Bawah dan Lamanya Duduk pada Mekanik Motor di Kalianda Lampung Selatan Merlinda Merlinda; Flora Rumiati; Erma Mexcorry Sumbayak
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 26 No 1 (2020): JANUARI - APRIL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v26i1.1763

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (NPB) merupakan nyeri atau perasaan tidak nyaman yang dirasakan pada daerah di bawah margin costalis hingga ke lipat gluteal. Nyeri ini dapat bersifat lokal ataupun radikuler atau keduanya. Berdasarkan data yang diambil dari National Safety Council menyatakan bahwa NPB adalah pernyakit akibat kerja tertinggi yang terjadi dengan persentase 22% dari 1.700.000 kasus yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan antara lamanya duduk dengan keluhan NPB pada mekanik motor. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik observasional potong lintang. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner Rolland-Morris versi Bahasa Indonesia. Sebanyak 106 orang responden terpilih secara consecutive sampling dari seluruh mekanik motor yang ada di Kalianda Lampung Selatan. Angka kejadian NPB yang berhubungan dengan durasi duduk pada mekanik motor di Kalianda Lampung Selatan adalah sebanyak 37,7%. Pada penelitian ini juga ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara lamanya duduk dengan keluhan NPB (p<0,05).
Kajian Efek Rokok Elektrik terhadap Kesehatan Susana Elya Sudradjat
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i3.1775

Abstract

The phenomenon of smoking has never stopped until now, with many pros and contras surrounding this phenomenon. In addition to conventional cigarettes, there are different types of smoking including shisha, cigars, and electric cigarettes. Many cigarette addicts are now switching to electric cigarettes, but the side effects are almost the same as conventional cigarettes. Studies found that there are various dangerous diseases that can be caused by smoking e-cigarettes including various organ damages and addiction. Therefore, e-cigarettes should be avoided.
Hiperurisemia Pada Kehamilan dan Diabetes Gestasional Irene Maria Elena; Marshell Tendean; El Nissi; Guntur Darmawan
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i3.1776

Abstract

This review aims to determine the metabolic effect of hyperuricemia in pregnant woman, especially those with gestational diabetes mellitus (GDM). In women, the serum uric acid level is lower compared to men of similar age. The value is related to higher estrogen concentration to increase uric acid clearance. Hyperuricemia already established as independent risk factors for metabolic syndrome and cardiovascular disease (CVD) as well as type 2 Diabetes Mellitus (DM). Asymptomatic hyperuricemia in non-pregnant adult women will increase insulin resistance due to oxidative stress, and production of inflammatory cytokine (tumor necrosis factor-a), which inevitably increases blood sugar level. Uric acid level and serum creatinine is lower in normal pregnancy due to increased renal clearance and the uricosuric effect of estrogen. Hyperuricemia is one of the contributing factors associated with insulin resistance among pregnancy instead direct effect of placental hormones. Earlier in the first trimester of pregnancy, the risk for GDM is increased. However, the causal effect of uric acid levels on DM still requires further study .

Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32 No 2 (2026): Maret Vol 32 No 1 (2026): Januari Vol 31 No 6 (2025): November Vol 31 No 5 (2025): SEPTEMBER Vol 31 No 4 (2025): JULI Vol 31 No 3 (2025): MEI Vol 31 No 2 (2025): MARCH Vol 31 No 1 (2025): JANUARI Vol 30 No 3 (2024): SEPTEMBER Vol 30 No 2 (2024): MEI Vol 30 No 1 (2024): JANUARI Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER Vol 29 No 2 (2023): MEI Vol 29 No 1 (2023): JANUARI Vol 28 No 3 (2022): SEPTEMBER-DESEMBER Vol 28 No 2 (2022): MEI-AGUSTUS Vol 28 No 1 (2022): JANUARI-APRIL Vol 27 No 3 (2021): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 27 No 2 (2021): MEI - AGUSTUS Vol 27 No 1 (2021): JANUARI - APRIL Vol 26 No 3 (2020): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 26 No 2 (2020): MEI-AGUSTUS Vol 26 No 1 (2020): JANUARI - APRIL Vol 25 No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS Vol 25 No 1 (2019): JANUARI - APRIL VOL. 24 NO. 68 OKTOBER-DESEMBER 2018 VOL. 24 NO. 67 JULI-SEPTEMBER 2018 VOL. 24 NO. 66 APRIL-JUNI 2018 VOL. 24 NO. 65 JANUARI-MARET 2018 VOL. 23 NO. 64 OKTOBER-DESEMBER 2017 VOL. 23 NO. 63 JULI-SEPTEMBER 2017 VOL. 23 NO. 62 APRIL-JUNI 2017 VOL. 23 NO. 61 JANUARI-MARET 2017 VOL. 22 NO.60 SEPTEMBER-DESEMBER 2016 VOL. 22 NO. 59 MEI-AGUSTUS 2016 VOL. 22 NO. 58 JANUARI-APRIL 2016 Vol. 21 No. 57 September-Desember 2015 Vol. 21 No. 56 Mei-Agustus 2015 Vol. 21 No. 55 Januari - April 2015 Vol. 20 No. 54 September-Desember 2014 Vol. 20 No. 53 Mei-Agustus 2014 Vol. 20 No. 52 Januari-April 2014 Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012 Vol. 18 No. 47 Mei - Agustus 2012 Vol. 18 No. 46 Januari - April 2012 Vol. 17 No. 45 September - Desember 2011 vol. 17 no. 44 Mei-Agustus 2011 vol. 17 no. 43 Januari-April 2011 Vol. 16 No. 43B Mei - Agustus 2010 Vol. 16 No. 42A Januari - April 2010 vol. 16 no. 42 September-Desember 2009 vol. 15 no. 40 Januari-April 2009 Vol. 15 No. 39C Januari-April 2008 Vol. 15 No. 39E September-Desember 2008 vol. 15 no. 39 Januari-April 2007 Vol. 15 No. 39A Mei-Agustus 2007 Vol. 15 No. 39B September-Desember 2007 vol. 14 no. 38 September-Desember 2006 vol. 14 no. 37 Mei-Agustus 2006 vol. 14 no. 36 Januari-April 2006 vol. 13 no. 35 September-Desember 2005 vol. 13 no. 34 Mei-Agustus 2005 vol. 13 no. 33 Januari-April 2005 vol. 12 no. 32 September-Desember 2004 vol. 12 no. 31 Mei-Agustus 2004 vol. 12 no. 30 January-April 2004 vol. 11 no. 29 Agustus-Desember 2003 vol. 11 no. 28 April-July 2003 Vol. 10 No. 27 Januari-April 2002 Vol. 9 No. 26 September - Desember 2001 Vol. 9 No. 25 Mei-Agustus 2001 Vol. 8 No. 23 September - Desember 2000 Vol. 7 No. 20 Juli-Oktober 1999 Vol. 6 No. 17 Oktober-Desember 1998 Vol. 6 No. 15 April-Juni 1998 Vol. 5 No. 13 Oktober-Desember 1997 Vol. 5 No. 12 Juli-September 1997 Vol. 5 No. 11 Juli-September 1997 Vol. 4 No. 10 September-Desember 1996 Vol. 4 No. 9 Mei-Agustus 1996 Vol. 4 No. 8 Januari-April 1996 Vol. 3 No. 7 September-Desember 1995 Vol. 3 No. 6 Mei-Agustus 1995 Vol. 3 No. 5 Januari-April 1995 More Issue