Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA) Merupakan Jurnal yang dikelola oleh Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang, Jurnal ini membahas tentang Ilmu Kepearwatan(Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Ilmu Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi) dan Fisioterapi, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Ilmu Kesehatan terbit 2 kali dalam setahun
Articles
78 Documents
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP STRES PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT
Imardiani
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.66
Latar belakang: Perawat yang bertugas di ruangan instalasai gawat darurat (IGD) dituntut untuk memiliki kemampuan lebih dibanding dengan perawat yang melayani pasien di ruang yang lain. Hasil survey PPNI tahun 2016 didapatkan data bahwa sekitar 50,9% perawat di Indonesia mengalami stress kerja. Stress kerja perawat di instalasi gawat darurat lebih tinggi dibandingkan dengan stresor kerja perawat di unit lainnya sehingga jika tidak segera ditangani akan berdampak pada individu perawat, pasien serta lingkungan kerja. Untuk mengatasi kondisi stress kerja perawat di instalasi gawat darurat dapat dilakukan dengan cara melakukan terapi relaksasi otot progresif yang terbukti berpengaruh terhadap penurunan tingkat sress pada perawat. Tujuan penelitian : diketahuinya pengaruh terapi relaksasi otot progressive terhadap stress perawat instalasi gawat darurat RSUD Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Metode penelitian : penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one group pre and post test yang menggunakan metode sampel purposive sampling dengan jumlah 17 orang perawat di Instalasai Gawat Darurat RSUD Gelumbang. Hasil : hasil penelitian didapatkan nilai stress perawat sebelum dilakukan intervensi yaitu 173,53 dan nilai sesudah dilakukan intervensi yaitu 154,29 serta nilai p value 0,0001 (<0,05). Simpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian terapi otot progresif terhadap stress perawat di Instalasi Gawat darurat RS
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP KECEMASAN PASIEN YANG AKAN OPERASI
Ayu Dekawaty;
Suzanna, Suzanna;
Cut Indah Nazillah Purnama
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.67
Latar Belakang : Tindakan pembedahan merupakan salah satu bentuk penanganan medis yang dapat menimbulkan rasa takut, cemas, dan stress. Kecemasan perlu mendapatkan perhatian dan intervensi keperawatan dikarenakan keadaan emosional pasien akan mempengaruhi fungsi tubuh pada pasien pre operasi. Untuk mengatasi kecemasan bisa dilakukan dengan teknik non-farmakologi yaitu dengan cara terapi teknik Relaksasi Benson yang dilakukan dengan cara tarik napas dalam disertai dengan keyakinan pasien. Tujuan dari terapi Relaksasi Benson ini adalah untuk meminimalkan kecemasan. Relaksasi Benson merupakan pengembangan metode respon relaksasi pernafasan dengan melibatkan faktor keyakinan pasien, yang dapat menciptakan suatu lingkungan internal sehingga dapat membantu pasien mencapai kondisi kesehatan dan kesejahteraan yang lebih tinggi. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian relaksasi benson terhadap kecemasan pasien yang akan operasi di Rumah Sakit Pusri Palembang. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode one group pre test post test dengan menggunakan teknik sampling non probability yaitu dengan purposive sampling dengan jumlah 34 responden yang akan menjalankan operasi di Rumah Sakit Pusri Palembang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2023 dengan menggunakan instrumen SAP dalam pemberian reklaksasi benson serta mengukur tingkat kecemasan pasien dengan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil : didapatkan nilai median kecemasan sebelum dilakukan intervensi teknik relaksasi benson yaitu 26.00 dan sesudah dilakukan intervensi teknik relaksasi benson yaitu 22.00. Simpulan : terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian relaksasi benson terhadap kecemasan pasien yang akan operasi di Rumah Sakit Pusri Palembang dengan p-value 0,000 (<0,05).
PEMBERIAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK PENINGKATAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS
Enderia Sari
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.68
Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu-satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada bulan pertama kehidupannya. Namun demikian tidak semua ibu dapat memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Salah satu kendala utama seorang ibu dalam pemberian ASI adalah karena produksi ASI tidak lancar. Cara yang dapat dilakukan untuk memperlancar produksi ASI adalah dengan melakukan pijat oksitosin. Tujuan : Melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny. M yang meliputi asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus secara komprehensif serta untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin pada masa nifas untuk peningkatkan pengeluaran ASI pada ibu nifas. Metode : Metode yang digunakan adalah studi kasus dan menilai pengaruh pijat oksitosin yang dilakukan pada Ny. M dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, studi pustaka, dan pemberian kuesioner kepada pasien sebelum dan sesudah dilakukan pemberian piat oksitosin. Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif selama proses kehamilan, persalinan, nifas dan neonatus pada Ny. M dengan pemberian pijat oksitosin selama 15 menit sebanyak 6 hari berturut-turut terdapat peningkatan pengeluaran ASI pada ibu nifas. Kesimpulan : Asuhan kebidanan yang telah diberikan pada Ny. M dengan pemberian pijat oksitosin bermanfaat dalam meningkatkan pengeluaran ASI.
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) TERHADAP DEPRESI POSTPARTUM: LITERATURE REVIEW
Inne Yelisni
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.71
Pendahuluan: Setiap tahun angka penderita depresi postpartum semakin meningkat di dunia. Ada beberapa terapi yang efektif dalam menurunkan depresi postpartum salah satunya yaitu Cognitive Behavior Therapy. Cognitive Behavior Therapy merupakan salah satu pendekatan psikoterapi yang paling banyak diterapkan dan telah terbukti efektif dalam mengatasi berbagai gangguan, termasuk kecemasan dan depresi. Tujuan Penelitian: Untuk mereview literature yang berhubungan dengan pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap depresi postpartum. Metode Penelitian: Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan database elektronik Pubmed, Science Direct, Proquest dan Google Scholar untuk menjawab tujuan penulisan. Kombinasi kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel adalah postpartum depression dan cognitive behavior therapy. Hasil: Dari 10 artikel penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa semua terapi Cognitive Behavior Therapy efektif dalam menurunkan depresi postpartum. Kesimpulan: Literature review ini menunjukkan adanya pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap depresi postpartum.
TERAPI KOLABORASAI DALAM PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GASTRITIS DENGAN NYERI AKUT DI INSTALANSI GAWAT DARURAT
renny Triwijayanti
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.75
ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit gastritis menjadi salah satu penyakit yang termasuk ke dalam permasalahan sosial dan kesehatan bagi masyarakat pada saat ini, penyakit gastritis atau yang biasanya dikenal dengan maag asuhan keperawatan yang digunakan adalah terapi kolaborasi Farmakologi (Ondan, Ranitidin) dan Non-farmakologi (Terapi komprs hangat, relaksasi napas dalam dan terapi spiritual dzikir). Tujuan : Pemberian Terapi Kolaborasi Dalam Penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gastritis Dengan Nyeri Akut Di IGD Rumah Sakit. Metode : Penelitian ini menggunakan metode Case study Studi kasus asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pencernaan gastritis terhadap nyeri akut di instalasi gawat darurat Hasil : Setelah diberikan terapi kolaborasi dalam asuhan keperawatan pada pasien gastritis dengan nyeri akut, skala nyeri pasien pertama 5 menjadi 2 dan pasien kedua skala nyeri 6 menjadi 3. Simpulan : Penerapan pemberian terapi kolaborasi dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien gastritis dengan nyeri akut sangat berpengaruh dalam menurunkan skala nyeri pada kedua pasien. Saran : Pemberian terapi kolaborasi dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien gastritis dengan nyeri akut, perlu diterapkan pemberian terapi farmakologi (Ondan, Ranitidin) dan non-farmakologi (kompres hangat, terapi relaksasi napas dalam dan terapi spiritual dzikir) untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien gastritis. Kata Kunci: Gastritis, Nyeri Akut, Terapi Kolaborasi
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS NAGASWIDAK PALEMBANG
Septi Ardianty
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.76
Latar Belakang : Hipertensi merupakan kondisi medis ketika individu seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal atau kronis (dalam waktu yang lama). Perubahan gaya hidup dan pola konsumsi makanan masyarakat menjadi salah satu faktor peningkatan kejadian hipertensi. Penatalaksanaan secara komplementer hipertensi dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan aromaterapi lavender. Aromaterapi lavender merupakan terapi alternative untuk relaksasi sistem pernafasan dan menimbulkan rasa nyaman memperlancar peredaran darah dan mengencerkan darah sehingga darah tidak pekat. Tujuan : Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Nagaswidak Palembang Metode : Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan disain penelitian pre and post-test pre eksperimental design. Populasi adalah penderita hipertensi di Puskemas Nagaswidak berjumlah 561 Responden dan Sampel penelitian berjumlah 39 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling, penelitian dilaksanakan dari bulan Februari-April 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pengukuran tekanan darah penderita hipertensi sebelum dan setelah aromaterapi lavender. Analisis data dilakukan melalui 2 tahap yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji wilcoxon Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata – rata tekanan darah sistole setelah pemberian aromaterapi lavender adalah sebesar 150,51 mmHg dan tekanan darah diastole sebesar 91,03 mmHg. Hal ini menunjukan terjadi penurunan tekanan darah setelah diberikan intervensi dengan ρ = 0,001. Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender mempunyai pengaruh terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di Puskesmas Nagaswidak.
HUBUNGAN FUNGSI MANAJEMEN KEPERAWATAN DENGAN PENERAPAN SOP PENCEGAHAN RESIKO JATUH DI RUMAH SAKIT
Efroliza Efroliza
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.78
Latar Belakang : Data kejadian pasien jatuh di Indonesia tercatat sebesar 14%, padahal untuk mewujudkan keselamatan pasien angka kejadian pasien jatuh seharusnya 0%. Pelaksanaan pengkajian risiko jatuh pada pasien yang tidak terlaksana dengan baik disebabkan oleh beberapa faktor di rumah sakit. Dampak dari tidak berfungsi manajemen keperawatan dapat berupa adanya risiko terhadap pasien jatuh, sehingga diperlukan manajemen risiko yaitu proses dimana mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat membantu untuk memberikan perawatan yang sangat baik, aman, efisien dan efektif. Tujuan penelitian: diketahui hubungan fungsi manajemen keperawatan dengan penerapan SOP pencegahan resiko jatuh di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Metode: Desain yang digunakan adalah Survey Analitik dengan pendekatan “Cross Sectional”, jumlah 52 responden dengan menggunakan instrument berupa kuesioner. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2022, Analisa data menggunakan Chi- square. Hasil: univariat menunjukkan bahwa fungsi manajemen keperawatan tinggi sebanyak 35 responden (67,3%). Penerapan SOP pencegahan resiko jatuh dilakukan sebanyak 40 responden (76,9%). Hasil bivariat menunjukkan nilai Odds ratio sebesar 8,183 dan nilai p value 0,004 Simpulan: Ada Hubungan fungsi manajemen keperawatan dan penerapan SOP resiko jatuh di wilayah Rumah Sakit M.Hasan Palembang.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN BUERGER ALLEN EXERCISE PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG
suratun
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.79
Latar Belakang: Penderita Diabetes Mellitus rentan adanya gangguan vaskular sehingga aliran sirkulasi darah tidak lancar, serta rentan mengalami gangguan ekstremitas kaki yang dapat menyebabkan menjadi sumbatan pada pembuluh darah atau gangguan perfusi jaringan perifer, ulkus diabetikum dan sampai berakibat buruk yang mengharuskan diamputasi serta terjadinya sepsis. Pengetahuan terkait manajemen Diabetes Mellitus merupakan hal yang penting untuk menghindari komplikasi, dengan adanya pengetahuan yang baik maka komitmen dalam menjalankan manajemen Diabetes Mellitus akan meningkat sehingga perlu adanya edukasi kesehatan dalam upaya pencegahan adanya komplikasi. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan Buerger Allen Exercise pada penderita Diabetes Mellitus di Rumah sakit Muhammadiyah Palembang. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif menggunakan desain Pra experimental dengan rancangan one group pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu responden dengan Diabetes Mellitus sebanyak 54 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Paired Sample T Test. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum edukasi didapatkan sebagian besar 79,6% berpengetahuan kurang. Dan setelah diberikan edukasi didapatkan sebagian besar 92,6% berpengetahuan baik. Hasil uji Paired Sample T Test didapatkan nilai p-value = 0,000 (p value <0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh edukasi terhadap pengetahuan Buerger Allen Exercise pada penderita Diabetes Mellitus di Rumah sakit Muhammadiyah Palembang. Pemberian edukasi sangat efektif diberikan bagi penderita Diabetes Mellitus terutama berkaitan dengan pencegahan komplikasi.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PENATALAKSANAAN LUKA BAKAR
apriyani
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.86
Latar Belakang : Luka bakar adalah luka atau kerusakan pada kulit yang disebabkan oleh sumber panas seperti air panas, api, radiasi, listrik, atau kontak dengan bahan kimia. Luka bakar akan menyebabkan gejala berupa nyeri, pembengkakan, dan lepuh, kecuali luka bakar derajat ringan (Husain & Mubarak, 2020). Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pengaruh pendidikan kesehatan dan media liefliet terhadap pengetahuan tentang pertolongan pertama penatalaksanaan luka bakar. Metode Penelitian : metode kuantitatif dengan rancangan penelitian pre eksperimen dengan pendekatan one group pre test dan post test design. Sampel penelitian Berdasarkan perhitungan diatas, maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 45 orang responden. Hasil Penelitian : Nilai median pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama penatalaksanaan luka bakar yaitu 9,00.Nilai median pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama penatalaksanaan luka bakar yaitu 12,00. Kesimpulan : Ada pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang pertolongan pertama penatalaksanaan luka bakar.
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP DIET PASIEN HIPERTENSI DIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH SITI FATIMAH AZ – ZAHRA PROVINSI SUMATERA SELATAN
Sukron
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v2i1.81
Pendahuluan: Hipertensi mencapai sebesar 34,1%, dimana angka tesebut mengalami peningkatan disbanding dengan prevalensi hipertensi pada tahun 2013 sebesar 25,8%. Dengan tingkat penderita tertinggi terjadi di Kalimantan Selatan dengan tingkat angka sebesar 44%, dan tingkat penderita terendah berada di Papua dengan tingkat penderita sebesar 22,2%. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Untuk mengetahui dukungan keluarga terhadap diet pada pasien hipertensi. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan jumlah responden 30 orang yang memenuhu kriteria iklusi. Penelitian ini dilakukan di RS. Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumatera Selatan dari tanggal 16 – 31 April 2023. Hasil: Usia responden dengan frekuensi terbanyak pada usia 43 tahun, jenis kelamin perempuan sebanyak 22 responden (73,3%), pendidikan terakhir SMA (56%), Dukungan keluarga dalam kategori baik dengan frekuensi 15 responden (50%). Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga mempengaruhi terhadap berjalannya diet hipertensi dengan baik. Hal ini karena dukungan keluarga cukup berperan penting dalam membangun semangat dan perilaku baik oleh pasien. Kata Kunci: Hipertensi, Dukungan Keluarga, Diet Hipertensi.