cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,181 Documents
Dari Fiksi Resmi ke Rekonstruksi Peradilan: Analisis Narasi Yudisial Perbandingan Perkara Ferdy Sambo dan Laquan McDonald Zul Khaidir Kadir
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7772

Abstract

Peralihan dari official fiction ke rekonstruksi yudisial tampak jelas dalam perkara Ferdy Sambo di Indonesia dan Laquan McDonald di Amerika Serikat. Yang dipersoalkan tidak hanya hasil akhir putusan atau terpenuhinya unsur delik, tetapi juga bagaimana cerita resmi mula-mula dipercaya, bukti apa yang merusaknya, dan bagaimana fakta hukum kemudian dirumuskan ulang oleh pengadilan. Dalam perkara Sambo, kepercayaan awal bertumpu pada kendali internal atas ruang kejadian, personel, dan arus informasi. Dalam perkara Laquan McDonald, kepercayaan itu bertumpu pada laporan ancaman dalam bentuk administratif kepolisian. Dasar tersebut pecah ketika disruptive evidence muncul dan tidak lagi dapat dimasukkan ke dalam cerita awal karena inti penjelasannya rusak serta urutan kredibilitas ikut berubah. Dalam Sambo, pemutusan itu terbentuk melalui akumulasi bukti. Dalam Laquan McDonald, pemutusan bertumpu pada satu bukti jangkar lalu diperkuat oleh kontradiksi administratif yang serius. Sesudah itu, pengadilan tidak hanya menolak cerita resmi, tetapi juga menyusun ulang urutan kejadian dan dasar pertanggungjawaban pidana. Dari dua perkara ini terlihat bahwa sengketa pidana yang melibatkan aparat negara sering lebih dahulu menjadi sengketa tentang siapa yang berhak menentukan fakta, sebelum berubah menjadi sengketa tentang pertanggungjawaban pidana.
Keterlibatan Generasi Z dalam Pengawasan Partisipatif: Studi Kasus pada Bawaslu Provinsi Jawa Timur Arvisya Clio Fadila; Alya Faradila Rahayu
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7777

Abstract

Pengawasan pemilu di Indonesia umumnya berfokus pada peran kelembagaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan efektivitasnya dalam menekan pelanggaran. Studi terkait partisipasi masyarakat juga cenderung menitikberatkan pada perilaku memilih (voting behavior), sehingga kajian yang menyoroti keterlibatan Generasi Z dalam pengawasan partisipatif masih relatif terbatas. Padahal, kelompok digital natives ini memiliki potensi besar dalam memanfaatkan teknologi untuk mengawal pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk keterlibatan Generasi Z dalam pengawasan partisipatif di Bawaslu Provinsi Jawa Timur beserta strategi lembaga dan dinamika yang mempengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025, serta analisis data partisipasi masyarakat (Parmas) triwulan pertama tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu Jatim berhasil mendorong partisipasi Gen Z melalui digitalisasi informasi yang adaptif dan pelatihan berbasis daring, meskipun masih dihadapkan pada tantangan berupa apatisme politik dan kendala teknis wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ruang digital efektif untuk pemicu antusiasme awal, kombinasi dengan ruang kaderisasi fisik yang inklusif-berjenjang menjadi kunci utama dalam merawat komitmen jangka panjang dan mengakomodasi peran aktif Gen Z, termasuk kelompok disabilitas, sebagai aktor pengawas pemilu.
Penerapan Metode Kaizen dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Penyimpanan Material pada Area Warehouse Assembly di PT ABC Bagas Caesar Maulidani; Rika Andhara Pingkan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7791

Abstract

Perkembangan industri manufaktur yang semakin pesat menuntut perusahaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional guna mempertahankan daya saing. PT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri elektronik yang memproduksi berbagai sistem kontrol dan peralatan otomatisasi mesin industri. Seiring dengan meningkatnya volume produksi dan ekspansi produk Programmable Logic Controller (PLC), perusahaan menghadapi kendala pada kapasitas penyimpanan material di area warehouse assembly yang berpotensi memengaruhi kelancaran proses supply material ke produksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses penyimpanan serta distribusi material melalui penerapan metode Kaizen yang didukung oleh konsep 5S dan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action). Implementasi perbaikan dilakukan melalui relokasi beberapa area penyimpanan dan perluasan area warehouse untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang serta memperlancar aliran material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Kaizen berhasil meningkatkan kapasitas penyimpanan dan efisiensi operasional warehouse assembly, yang ditunjukkan dengan penurunan waktu tempuh aktivitas sebesar 52,38%. Dengan demikian, perbaikan yang dilakukan mampu mendukung kelancaran proses produksi serta meningkatkan efektivitas pengelolaan material di PT ABC.
Analisis Fungsi Pengawasan DPRD Kota Batu terhadap Alih Fungsi Lahan Pertanian di Tengah Ekspansi Pariwisata Dimas Agung Ramadan; Firmansyah Sandi Gumulya; Galang Rizqi Pratama; Moch. Sandi Pratama Putra
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7800

Abstract

Pesatnya industri pariwisata di Kota Batu memicu maraknya konversi lahan pertanian. Fenomna ini menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan dan stabilitas ekologi lokal, padahal aturan pelindung lahan sebenarnya sudah diterbitkan. Riset ini dilakukan guna membedah bagaimana DPRD Kota Batu menjalankan fungsi pengawasannya dalam menekan alju alih fungsi lahan tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data yang dhimpun lewat wawancara secara mendalam bersama anggota Komisi B DPRD Kota Btau, pengamatan di lapangan, serta studi dokumen. Analisis data didasarkan pada model interaktif Miles dan Huberman, yang dipadukan antara teori pengawasan legislative (police patrol dan fire alarm) dari McCubbins dan Schwartz, serta prinsip-prinsip dari good governance. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bawah adanya penyusutan lahan tani secara massif dari 7.895 hektar pada 2018 menjadi tinggal 7.230 hektar di tahun 2021. Sebaliknya, area pemukiman justru mengalami peningkatan secara drastis dari dari 1.907 menjadi 2.909 hektar. Studi ini mengungkap bahwa kontrol yang dilakukan DPRD masih bersifat reaktif (fire alarm) karena cenderung menunggu adanya aduan dari pihak luar. Di sisi lain, pengawasan berkala yang sistematis (police patrol) justru tumpul akibat terkendala data, lemahnya koordinasi antar lembaga, adanya celah hukum, dan benturan kepentingan politik-ekonomi. Riset ini menyimpulkan perlunya integrasi sistem informasi, serta penyelarasan regulasi demi menpitakan pengawasan yang efektif.
PENERAPAN PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI STRATEGI OPTIMALISASI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI KEBRENGAN WONOSOBO Lucky Rizki Fadhillah; Firdaus Firdaus; Nugroho Prasetya Adi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7802

Abstract

Kurangnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat sekolah dasar masih menjadi salah satu permasalahan yang dipengaruhi oleh penerapan metode pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan permainan ular tangga sebagai strategi dalam mengoptimalkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SD Negeri Kebrengan Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan ular tangga memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Peningkatan tersebut terlihat dari bertambahnya keaktifan, semangat belajar, keberanian dalam mengajukan pertanyaan, serta meningkatnya pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari. Keberhasilan penerapan strategi ini didukung oleh kreativitas guru dalam mengelola pembelajaran, terciptanya suasana belajar yang menyenangkan, dan adanya kerja sama yang baik antarsiswa. Di sisi lain, beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan media pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, serta terbatasnya alokasi waktu pembelajaran. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PAI. Selain mampu menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna, media ini juga berpotensi menjadi alternatif model pembelajaran kontekstual yang dapat diterapkan pada jenjang sekolah dasar.
ANALISIS PENGARUH KONTEN TIKTOK TERHADAP GAYA KOMUNIKASI REMAJA: STUDI PUSTAKA TENTANG PERUBAHAN PERILAKU KOMUNIKASI DI ERA DIGITAL Lara Anja Deralita; Yulianti; Eka Vuspa Sari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7813

Abstract

Kehadiran TikTok sebagai platform video berdurasi pendek telah mengubah lanskap komunikasi digital secara fundamental, terutama bagi kelompok remaja yang merupakan pengguna paling aktif. Artikel ilmiah ini bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana konten-konten yang beredar di TikTok memengaruhi gaya dan perilaku komunikasi remaja, mencakup dimensi verbal maupun nonverbal, dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka sistematis (systematic literature review), penelitian ini menelaah berbagai sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024 dari basis data akademik terkemuka. Temuan menunjukkan bahwa paparan intensif terhadap konten TikTok menghasilkan perubahan yang signifikan pada pola komunikasi remaja, di antaranya munculnya kosakata baru yang bersumber dari tren platform, adopsi gaya tutur yang lebih singkat dan ekspresif, serta peningkatan pemanfaatan elemen visual dan audio sebagai alat komunikasi utama. Di sisi lain, sejumlah dampak negatif turut ditemukan, seperti menurunnya kemampuan komunikasi formal, berkembangnya perilaku komunikasi yang bersifat dangkal (shallow communication), dan potensi kesalahpahaman lintas generasi akibat perbedaan kode linguistik. Artikel ini menyimpulkan bahwa TikTok tidak semata-mata menjadi media hiburan, tetapi telah berevolusi menjadi agen sosialisasi komunikatif yang kuat di kalangan remaja. Implikasi temuan ini perlu direspons secara serius oleh pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan di bidang pendidikan digital.
ORIENTASI FUNGSI SOSIAL ALTERNATIF BERBASIS MASJID (MEMAHAMI PERAN SOSIAL MASJID: PENDATAAN JAMA’AH, DAN MENAWARKAN ALTERNATIF PROGRAM DI MASJID DESA AL-KAUTSAR JL KAPUAS, LINGKAR BARAT Kurnia Novita Sari; Amana Arohim; Adityo Varza; Ferdyansyah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami orientasi fungsi sosial alternatif berbasis masjid melalui pengumpulan data jama’ah dan pengembangan program sosial di Masjid Al-Kautsar yang terletak di Jalan Kapuas, Lingkar Barat. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif berdasarkan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa Masjid Al-Kautsar berperan bukan hanya sebagai tempat untuk beribadah, melainkan juga sebagai pusat aktivitas sosial masyarakat seperti pengajian, bantuan sosial, pengembangan remaja, diskusi warga, dan kegiatan kerja bakti di lingkungan. Pendataan jemaah dilaksanakan untuk memahami situasi ekonomi, pendidikan, pekerjaan, dan kebutuhan sosial masyarakat agar pengurus masjid dapat merancang program yang lebih sesuai. Program sosial alternatif yang bisa dikembangkan meliputi dukungan pendidikan, tempat belajar, pelatihan usaha mikro, koperasi berbasis syariah, pengembangan remaja masjid, dan pelayanan kesehatan masyarakat. Studi ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan dalam pengembangan fungsi sosial masjid, seperti terbatasnya dana, minimnya sumber daya manusia, dan sistem administrasi yang belum optimal. Melalui pengelolaan yang efektif, masjid memiliki kemampuan besar untuk menjadi pusat penguatan masyarakat dalam aspek sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
STRATEGI PEMBELAJARAN SKI DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Imelda Putri; Putri Pebriana; Reviana Ropiah; Wina Yuningsih; Moh Yusup Saepuloh Jamal‬
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7816

Abstract

Strategi pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) merupakan pendekatan yang dirancang untuk membantu guru dalam menyampaikan materi secara efektif sesuai dengan karakteristik peserta didik usia sekolah dasar. Siswa MI memiliki sifat aktif, senang bermain, dan berpikir konkret, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang variatif, menarik, dan kontekstual. Pembahasan dalam tulisan ini menekankan pada berbagai strategi yang dapat diterapkan di MI, seperti pembelajaran aktif (active learning), pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis cerita (storytelling), serta penggunaan media pembelajaran yang kreatif. Strategi-strategi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa, menumbuhkan motivasi belajar, serta membentuk sikap dan karakter yang baik. Dengan demikian, pemilihan strategi pembelajaran yang tepat menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di MI. Guru diharapkan mampu menyesuaikan strategi dengan kebutuhan, kemampuan, dan lingkungan belajar peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
“IMPLEMENTASI PENGELOLAAN BIAYA PENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA DI SMA NEGERI 4 PAMEKASAN” Moh Arif Budiman; Mawahib Arrozi; Moh Alvin Noer Hidayah; Waqiatul Masrurah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7817

Abstract

Biaya pendidikan memegang peranan penting dalam mendukung pengembangan fasilitas sekolah yang memadai, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dalam dunia pendidikan, biaya bukan hanya sekadar pengeluaran rutin, tetapi juga investasi strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Melalui pengelolaan biaya yang efektif, institusi pendidikan dapat menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta mendukung berbagai program pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengelolaan biaya pendidikan terhadap peningkatan sarana dan prasarana di SMA Negeri 4 Pamekasan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, bendahara, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan biaya pendidikan di SMA Negeri 4 Pamekasan telah diterapkan secara efektif, dengan alokasi anggaran yang diarahkan untuk pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium yang memadai, perpustakaan, serta fasilitas kelas yang nyaman. Selain itu, ditemukan bahwa adanya peningkatan fasilitas yang berkontribusi secara signifikan terhadap kualitas pembelajaran siswa dan kenyamanan guru dalam mengajar.
PERAN PEMIMPIN DALAM PERUBAHAN ORGANISASI Asniman Ndraha
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7831

Abstract

Perubahan organisasi merupakan suatu proses yang tidak dapat dihindari dalam upaya mempertahankan keberlangsungan dan daya saing organisasi di tengah perkembangan lingkungan yang semakin dinamis. Perubahan dapat terjadi akibat perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan masyarakat, persaingan bisnis, maupun perubahan kebijakan yang memengaruhi aktivitas organisasi. Dalam menghadapi kondisi tersebut, pemimpin memiliki peran yang sangat penting karena keberhasilan perubahan organisasi sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemimpin dalam mengarahkan, memotivasi, dan memengaruhi anggota organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemimpin dalam perubahan organisasi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan perubahan, serta menjelaskan berbagai hambatan yang muncul selama proses perubahan berlangsung. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik lain yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin berperan sebagai agen perubahan, pembangun visi organisasi, motivator, komunikator, dan pengambil keputusan yang mampu mengarahkan organisasi dalam menghadapi perubahan. Kepemimpinan yang efektif terbukti mampu meningkatkan kesiapan organisasi, mengurangi resistensi anggota organisasi, serta mendukung keberhasilan pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, organisasi memerlukan pemimpin yang adaptif, visioner, dan mampu mengelola perubahan secara efektif untuk menghadapi tantangan lingkungan yang terus berkembang.