cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,181 Documents
STRATEGI PEMBENTUKAN GENERASI QUR’ANI DI SEKOLAH ISLAM TERPADU AL BANNA BALI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI PULAU BALI Khaerul Miftahul Falah; Vina Apriliani; Salisa Fadhilah Apriliani; Dewi Istinganah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7751

Abstract

Indonesia sedang bergerak menuju era Generasi Emas 2045, sebuah momentum krusial yang menuntut kesiapan generasi muda untuk berpikir progresif tanpa kehilangan pijakan moralnya. Di tengah arus modernisasi, pendidikan karakter memegang peran sentral, tidak sekadar sebagai media transfer pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan sebagai wadah transfer nilai (transfer of value). Karakter holistik yang dibangun harus mencakup tiga pilar utama: kejujuran, kebenaran, dan keadilan yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Namun, tantangan spesifik muncul di Pulau Bali, di mana pendidikan berbasis Islam sebagai wadah pembentukan generasi Qurani masih tergolong minoritas di tengah dominasi budaya lokal yang non-Islami. Tantangan multikultural ini menuntut strategi adaptasi yang inklusif sekaligus kokoh secara akidah. Artikel ini menganalisis strategi pembentukan generasi Qurani dalam ruang lingkup masyarakat multikultural Bali, dengan mengambil studi kasus Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Banna Denpasar—sebuah institusi pendidikan Islam bertaraf internasional yang sukses mengintegrasikan pendidikan berbasis Qurani dengan kearifan lokal serta nilai-nilai kebangsaan.
PENANAMAN KARAKTER BERBASIS NILAI ISLAMI DI SMP AL BANNA BALI Rifian Irfan Muzaki; Bunga Futia Rahmah; Aira Maharani; Nabila Febriana Darmawan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7752

Abstract

Artikel ini membahas tentang sistem Pendidikan di SMP Al Banna yang dilaksanakan oleh peserta SPL FITK 2025 Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo kelompok 10. Fokus kegiatan kajian dalam penelitian yang telah dilaksanakan menuju kepada sistem Pendidikan dan toleransi beragama dan berbudaya yang tertanam di sekolah Islam Al Banna Di Bali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang pembentukan Sekolah Menengah Pertama Al Banna, bagaimana sistem manajemen Al Banna dan apa yang dihadapi oleh para pendiri SMP Al Banna. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan, dokumentasi dan penelusuran di website (Jurnal). Hasil dari penelitian ini adalah hasil nyata dari keberhasilan Pendidikan Islam di daerah minoritas. 
TANTANGAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI PROGRAM BILINGUAL DI SEKOLAH AL-BANNA DENPASAR BALI Fina Salimatul Fauziah; Lu’lu’il Maknun; Dinazad Maryam Tsabita; Roni Muslikah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7753

Abstract

Penguasaan bahasa asing di era globalisasi menjadi tuntutan penting, terutama di wilayah strategis internasional seperti Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan mendasar serta strategi implementasi program kurikulum bilingual pada mata pelajaran non-bahasa (Sains dan Matematika) di Sekolah Albanna Denpasar, Bali. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi program bilingual meliputi keterbatasan kompetensi linguistik guru non-bahasa, adanya beban kognitif ganda pada siswa yang memicu kepasifan di kelas, serta belum adanya acuan model bilingual nasional yang baku. Menghadapi tantangan tersebut, Sekolah Albanna menerapkan strategi komprehensif yang berfokus pada pelatihan pedagogis guru secara praktis melalui workshop terstruktur, simulasi classroom English, dan microteaching. Di kelas, guru mengoptimalkan teknik code-switching, demonstrasi kontekstual, serta pemanfaatan media visual dan digital interaktif. Dukungan internal berupa motivasi belajar siswa yang tinggi serta dukungan eksternal dari orang tua dan fasilitas sekolah yang memadai menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinkronisasi antara peningkatan kapasitas guru dan penggunaan strategi komunikasi yang adaptif di kelas menjadi penentu efektivitas pendidikan bilingual demi mencetak generasi yang berdaya saing global tanpa mengorbankan pemahaman materi inti pelajaran.
Etika Guru Dalam Menyampaikan Perilaku Negatif Siswa Kepada WaliMurid: Antara Transparansi Dan Menjaga Harga Diri Nayza De Joirent; Fina Sriantika Diah Ayuningtiyas; Muhammad Faizal Adi Prasetyo; Ibnu Sholeh; Siti Zazak Soraya
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika guru dalam menyampaikan perilaku negatif siswa kepada walimurid, terutama dalam menghadapi dilema antara keterbukaan dan mempertahankan martabat siswa.Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan, dan teknik analisisdata dalam penelitian ini menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antaraguru dan orang tua dalam menyampaikan perilaku negatif siswa bisa dilakukan melalui empat langkahutama: (1) menciptakan suasana nyaman yang bisa dilakukan dengan mengundang orang tua secara pribadidan percakapan tidak di konsumsi orang lain; (2) tidak menuduh dan menghakimi, karena orang tua akandapat memahami masalah sebenarnya dengan mengetahui kronologi langsung siswa. Mereka membutuhkanarahan, bukan penghakiman siswa; (3) berkomunikasi dengan bijak, yaitu menyampaikan dengan hati-hati,agar orang tua tidak tersinggung, selain itu gunakan bahasa yang halus dan tidak kasar; (4) tidak melebihlebihkan, yaitu guru tidak seharusnya membahas hal-hal lain yang tidak relevan. Dengan begitu, etikakomunikasi guru berperan tidak hanya sebagai pedoman profesional, tetapi juga sebagai usaha untukmemelihara martabat dan perkembangan psikologis siswa dengan cara yang optimal.
“RATIONAL CHOICE DAN DETERRENCE THEORY DALAM PELANGGARAN PEMILU: Studi Kasus Tiga Dimensi Pelanggaran di Jawa Timur 2024” Benedictus Pandia Prama; Fajar Aditya Saputra Triadmaja
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7756

Abstract

Data penanganan pelanggaran pemilu Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada Pemilu 2024 mencatat 42 kasus teregistrasi dan selesai yang terdiri dari tiga jenis pelanggaran utama: 24 kasus pelanggaran kode etik (57,1 persen), 15 kasus pelanggaran administratif (35,7 persen), dan 3 kasus pelanggaran pidana pemilu (7,1 persen). Komposisi ini mengungkap bahwa krisis integritas elektoral di Jawa Timur bersifat multi-dimensi-tidak hanya menyentuh integritas penyelenggara, tetapi juga tata prosedur pelaksanaan tahapan dan tindakan pidana dalam kontestasi politik. Artikel ini menganalisis pola kalkulasi rasional aktor-aktor yang terlibat dalam ketiga jenis pelanggaran tersebut melalui kerangka rational choice (Downs, 1957) dan deterrence theory (Becker, 1968), dengan menghubungkannya pada norma Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dan regulasi terkait. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Temuan menunjukkan bahwa ketiga jenis pelanggaran memiliki logika kalkulatif yang berbeda namun bersumber dari kelemahan struktural penegakan hukum yang sama: rendahnya certainty, celerity, dan severity sanksi. Artikel ini berargumen bahwa reformasi kelembagaan yang komprehensif-mencakup percepatan adjudikasi DKPP, penguatan proses peradilan pidana pemilu, dan pembenahan mekanisme pengawasan administratif—merupakan prasyarat memutus siklus pelanggaran yang persisten.
PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI MADRASAH IBTIDAIYAH MA’ARIF KLIWONAN WONOSOBO Trisna Wahyuningsih; Moh Sakir; Muhtar Sofwan Hidayat
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7760

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1)  Untuk mengetahui implementasi media interaktif pada mata Pelajaran IPAS Siswa kelas V di Mi Ma’arif Kliwonan; 2) Untuk mengetahui apakah penggunaan media interaktif wordwall dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V di Mi Ma’arif Kliwonan; 3) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran Wordwall di kelas V di Mi Ma’arif Kliwonan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian quasi eksperiment desaign dengan metode nonequivalent control grup design. Sampel dalam penelitian yaitu kelas V MI Ma’arif Kliwonan yang terdiri dari dua kelas yaitu VA sebagai kelas kontrol dan VB sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan data dalam penelitian berupa observasi, soal tes dan dokumentasi. Soal pretest dan posttest diuji coba menggunakan uji validitas, reliabilitas. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi media interaktif pada mata Pelajaran IPAS Siswa kelas V di Mi Ma’arif Kliwonan berhasil dengan baik, ditunjukkan dengan nilai 87,5%. Nilai ini mencakup aktivitas guru dan peserta didik,menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan aktif dan efektif, 2) adanya peningkatan hasil belajar IPAS siswa pada kelas eksperimen yang menerapkan media interaktif berbasis wordwall. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji N-Gain pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 0,78  3) adanya perbedaan hasil belajar IPAS siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t Sig. (2-tailed) sebesar 0,014 < 0,05 dan t hitung sebesar 2,530 > t tabel 2,005. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APE TEMA CUACA BERBASIS FLANEL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SAINS ANAK USIA 4–5 TAHUN Nur Mujianti; Akhirina Putri Damayanti; Fazira Andra Putri; Hidayatu Munawaroh
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) tema cuaca berbasis flanel dalam meningkatkan pemahaman sains anak usia 4–5 tahun. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui pengumpulan berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, buku, artikel penelitian, dan dokumen akademik yang relevan dengan pembelajaran sains anak usia dini, media flanel, dan penggunaan APE dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan penarikan kesimpulan dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan APE berbasis flanel mampu meningkatkan pemahaman sains anak usia dini melalui kegiatan belajar yang konkret, interaktif, dan menyenangkan. Media flanel membantu anak mengenali konsep cuaca seperti hujan, panas, mendung, dan angin melalui aktivitas bermain yang melibatkan pengamatan dan eksplorasi secara langsung. Selain meningkatkan kemampuan kognitif, penggunaan media flanel juga berpengaruh terhadap perkembangan bahasa, kemampuan observasi, daya ingat, dan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Dengan demikian, APE tema cuaca berbasis flanel dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan pemahaman sains anak usia 4–5 tahun.
PAPERCRAFT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AUD UNTUK MENINGKATKAN EYE-HAND COORDINATION DI TK PERTIWI PAKUNCEN Laila Nur Arifah; Ahmad Khoiri; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7764

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan eye-hand coordination anak kelompok A di TK Pertiwi Pakuncen yang ditunjukkan melalui kesulitan dalam kegiatan motorik halus seperti menggunting, melipat, dan menempel. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan eye-hand coordination anak usia dini melalui penggunaan media pembelajaran papercraft. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan eye-hand coordination anak dari pra siklus sebesar 20%, meningkat pada siklus I menjadi 40%, dan mencapai 80% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media papercraft efektif dalam menstimulasi koordinasi visual dan motorik halus anak. Implikasi penelitian ini adalah bahwa papercraft dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
ANALISIS KELALAIAN SALAT PADA GENERASI Z DI ERA DIGITAL DALAM PERSPEKTIF QS. AL-MA’UN AYAT 4–5 Rachma Anisa Paradise; Asep Sunarko; Ahmad Zuhdi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7765

Abstract

<span style='font-size:10.0pt; font-family:"Cam'",serif;mso-bidi-font-family:"Times New Roman";mso-bidi-theme-font: major-bidi'>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kelalaian salat dalam QS. Al-Ma’un ayat 4–5, faktor-faktor penyebabnya pada Generasi Z di era digital, serta relevansinya dengan kehidupan generasi muda saat ini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (<span style='font-size:10.0pt;font-family:"Cam'",serif;mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:major-bidi;font-style:normal'>library research<span style='font-size:10.0pt;font-family:"Cam'",serif;mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:major-bidi'>). Data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan hermeneutika dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelalaian salat tidak hanya berarti meninggalkan salat, tetapi juga mencakup menunda pelaksanaannya, kurang memperhatikan waktu salat, dan tidak menghadirkan kekhusyukan dalam beribadah. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan teknologi digital yang berlebihan, kesibukan aktivitas sehari-hari, rendahnya kesadaran spiritual, pengaruh lingkungan, peran keluarga, serta lemahnya pengendalian diri. Penelitian ini juga menemukan bahwa pesan QS. Al-Ma’un ayat 4–5 tetap relevan sebagai pengingat bagi Generasi Z untuk menjaga kualitas ibadah di tengah berbagai tantangan era digital.
Reaktualisasi Pendekatan Fikih Al-Waqi’ dalam Menarik Minat Generasi Z untuk Meramaikan Masjid Zaky Prinda Manggala; Qodim Ma&#039;shum
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7769

Abstract

Fenomena menurunnya partisipasi Generasi Z dalam aktivitas masjid menjadi tantangan serius dalam dinamika keberagamaan kontemporer. Generasi ini cenderung mengembangkan pola religiusitas yang lebih fleksibel dan berbasis digital, sehingga keterikatan terhadap institusi masjid mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan baru yang mampu menjembatani kesenjangan antara nilai normatif dan realitas sosial keagamaan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mereaktualisasi pendekatan fikih al-waqi’ sebagai kerangka konseptual dalam meningkatkan minat Generasi Z untuk meramaikan masjid melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan adaptif. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologi untuk menggali pengalaman dan persepsi Generasi Z terhadap aktivitas masjid. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di Masjid Baiturrahim, Boyolali, dengan teknik purposive sampling yang melibatkan generasi muda dan takmir masjid . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi Generasi Z dipengaruhi oleh eksklusivitas pengelolaan masjid, dominasi pola dakwah konvensional, serta pergeseran preferensi ke media digital. Namun demikian, terdapat potensi besar keterlibatan generasi muda apabila diberikan ruang partisipasi yang inklusif dan program yang relevan dengan kebutuhan mereka. Integrasi pendekatan komunitas dan pemanfaatan teknologi terbukti mampu meningkatkan keterlibatan secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reaktualisasi fikih al-waqi’ perlu diarahkan pada pengembangan model pengelolaan masjid yang inklusif, adaptif, dan berbasis kebutuhan generasi muda melalui pendekatan 5R (Relevan, Responsif, Ramah, Ruang Partisipatif, Reinovatif). Pendekatan ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban yang kontekstual di era digital.