cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,181 Documents
PENGGUNAAN MEDIA SCRATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V MI MA’ARIF TOPENGAN Adhela Falaby Rahman; Nasokah; Ashief El Qorney
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7709

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian one group pretest posttest. Sampel dalam penelitian yaitu kelas V MI Ma’arif Topengan yang terdiri dari 22 siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian berupa observasi, soal tes dan dokumentasi. Soal pretest dan posttest diuji coba menggunakan uji validitas, reliabilitas. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji normalitas, uji t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Media Scratch dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar Bahasa Indonesia  kelas V. Berdasarkan hasil perhitungan uji N-Gain sebesar 0,77 dengan kategori tinggi karena NGain ≥ 0,7.6 Hasil uji N-Gain tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia yang lebih tinggi pada pembelajaran sebelum menggunakan media Scratch. 2) Terdapat perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia  antara sebelum dan sesudah menggunakan media Scratch. Berdasarkan hasil perhitungan analisis data hasil tes dengan uji hipotesis menggunakan uji t, diperoleh thitung sebesar 2,527 dan dibandingkan dengan ttabel dengan taraf signifikasi 5% sebesar 2,074 yang berarti thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil uji hipotesis tersebut menunjukkan bahwa adanya perbedaan hasil belajar peserta didik kelas V MI Ma’arif Topengan pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi Cinta Indonesia menggunakan media Scratch, Kata kunci: Bahasa Indonesia, scratch, hasil belajar
Kedudukan dan Peran Saksi Korban dalam Pembuktian Perkara Pencurian Motor Janeva Ingrid Gabriella Hutauruk; Mysha Alesha Muslim; Syerlina Syafaat; Yasfi Gybraltar Wahyaputra Nugraha; Zahara Mu'tasimah Billah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7712

Abstract

Artikel ini mengkaji kedudukan dan peran keterangan saksi korban dalam proses pembuktian perkara pencurian kendaraan bermotor menurut hukum acara pidana Indonesia, serta perlindungan hukum yang diberikan kepada korban berdasarkan temuan empiris. Menggunakan metode yuridis normatif-empiris dengan pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan kasus, penelitian ini menganalisis ketentuan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP yang berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mengintegrasikannya dengan perspektif viktimologi. Penelitian menemukan bahwa keterangan saksi korban merupakan alat bukti primer berdasarkan Pasal 235 ayat (1) KUHAP, namun asas unus testis nullus testis mengharuskan konfirmasi dari minimal satu alat bukti sah lainnya. Kelalaian korban seperti tidak menggunakan kunci pengaman tambahan merupakan faktor viktimogenik yang menciptakan peluang bagi pelaku, tanpa mengurangi pertanggungjawaban pidana pelaku. Temuan empiris dari tiga studi kasus menunjukkan bahwa efektivitas peran saksi korban sangat bergantung pada tindak lanjut aparat penegak hukum. Perlindungan hukum bagi saksi korban belum optimal akibat keterbatasan akses terhadap LPSK, tekanan psikologis, dan lemahnya koordinasi antarlembaga. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis KUHAP 2025 dengan pendekatan viktimologi berbasis studi kasus empiris, dengan rekomendasi penguatan perlindungan hukum terintegrasi dan pemanfaatan bukti digital guna mewujudkan keadilan substantif.
PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL DAN PEMBENTUKAN SIKAP TOLERANSI SISWA TK AL- MAIDAH Azizah Hanum OK; Ifni Syafitri Pane; Adhila; Kasumahian Hasibuan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7717

Abstract

Perkembangan sosial-emosional pada anak usia dini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan berinteraksi di lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan sosial-emosional serta pembentukan sikap toleransi siswa di TK Al-Maidah yang beralamat di Jalan Terusan Dusun VI Gang Musyawarah 409 Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan Kepala Sekolah MAIDAH PULUNGAN, S.Pd.I., dan guru Tasya Ardani Hasibuan, serta didukung pengamatan terhadap aktivitas pembelajaran di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sosial-emosional siswa dibentuk melalui pembiasaan perilaku positif, kegiatan bermain kelompok, interaksi sosial yang sehat, dan penanaman nilai-nilai karakter dalam aktivitas sehari-hari. Sikap toleransi terlihat dari kemampuan anak berbagi, menghargai teman, membantu sesama, serta mampu berinteraksi tanpa membedakan latar belakang maupun karakter teman sebaya. Guru berperan penting dalam memberikan teladan, membangun komunikasi yang baik, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan inklusif. Dengan demikian, pembentukan sikap toleransi pada anak usia dini dapat berkembang secara optimal melalui pembiasaan yang konsisten, lingkungan belajar yang kondusif, dan keterlibatan guru dalam proses pendidikan karakter anak.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA MULTIKULTURAL DI KELAS VII SMP TAKHASSUS AL-QUR’AN KALIBEBER WONOSOBO Ismail; Rifqi Muntaqo; M. Yusuf Amin Nugroho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi problematika multikultural di kelas VII SMP Takhassus Al-Qur’an Kalibeber Wonosobo. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi objektif sekolah yang memiliki keberagaman siswa baik dari segi latar belakang sosial-budaya, kemampuan akademik, karakter, maupun kebiasaan religius sehingga memunculkan sejumlah problematika dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mengumpulkan data melalui instrumen observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika multikultural yang muncul meliputi perbedaan latar belakang budaya, kesenjangan kemampuan akademik, ragam pemahaman agama, hingga masuknya pengaruh media sosial. Dalam menghadapi realitas tersebut, Guru PAI memiliki peran strategis yang mencakup fungsi sebagai pendidik, pengajar, pemimpin kelas, pembimbing, motivator, serta evaluator. Faktor pendukung utama dalam pelaksanaan peran tersebut adalah budaya religius sekolah yang kuat, sedangkan faktor penghambatnya meliputi perbedaan karakter siswa yang tajam dan keterbatasan waktu pembelajaran.
INSTITUSI BAITUL MAL DALAM SISTEM KEUANGAN NEGARA: TELAAH SEJARAH, PRINSIP, DAN RELEVANSINYA DI ERA MODERN Arinal Nasir; Dina Ramadhani; Alya Arini Putri; Hanafi Nur Zain
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7729

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran Baitul Mal sebagai institusi keuangan negara dalam kerangka Penelitian ini menganalisis institusi Baitul Mal sebagai sistem pengelolaan keuangan publik dalam sejarah Islam dan relevansinya dalam konteks Indonesia modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan sejarah, struktur organisasi, sumber pendapatan dan pengeluaran, serta prinsip-prinsip syariah yang mendasari institusi Baitul Mal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif-analitis. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka (library research), meliputi literatur klasik Islam, jurnal ilmiah kontemporer, serta dokumen kebijakan yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka maqashid al-syariah untuk menilai implikasi etika dan distribusi dari pengelolaan Baitul Mal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Mal pertama kali dibentuk di Madinah pada abad ke-7 M sebagai lembaga pengumpul dan pendistribusian dana masyarakat dari sumber-sumber seperti zakat, infak, sedekah, ghanimah, jizyah, dan kharaj. Prinsip dasar Baitul Mal—amanah (kepercayaan), hisab (akuntabilitas), dan adl (keadilan)—menjadi fondasi yang menjamin transparansi pengelolaan dana publik. Di era kontemporer, konsep Baitul Mal berevolusi menjadi lembaga keuangan syariah seperti Baitul Maal wa Tamwil (BMT), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan bank syariah. Tantangan utama yang dihadapi Baitul Mal modern antara lain terbatasnya kapasitas pengelolaan, permasalahan akuntabilitas, serta kebutuhan adaptasi dengan sistem keuangan kontemporer yang kompleks sambil tetap menjaga nilai-nilai inti keadilan sosial dan distribusi yang adil.
Strategi Digital Divisi Multimedia dalam Mendukung Penerimaan Santri Baru di Pondok Pesantren Darul Hidayah Sukoharjo Muslikhun Ibrohim Hizbulloh; Farrij Arzaqy
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital yang diterapkan oleh Divisi Multimedia dalam mendukung penerimaan peserta didik baru di Pondok Pesantren Darul Hidayah Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus pondok pesantren, Divisi Multimedia, serta panitia penerimaan peserta didik baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital Divisi Multimedia dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia, penerapan pengawasan konten berdasarkan nilai-nilai pesantren, pembentukan sistem regenerasi tim multimedia, menjaga konsistensi publikasi media sosial, serta pemanfaatan teknologi digital modern seperti aplikasi editing dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Platform media digital yang digunakan meliputi Instagram, TikTok, YouTube, WhatsApp Channel, radio, dan pamflet digital. Divisi Multimedia memiliki peran penting dalam membangun citra positif pondok pesantren, meningkatkan minat masyarakat, serta mendukung kegiatan promosi penerimaan peserta didik baru melalui publikasi digital dan materi promosi untuk kegiatan sosialisasi lapangan. Faktor pendukung strategi digital meliputi keterlibatan langsung pimpinan pondok pesantren, fasilitas media yang memadai, serta dukungan finansial lembaga. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan kemampuan sumber daya manusia, keterbatasan kapasitas penyimpanan perangkat, serta kebutuhan penyusunan konten promosi yang beragam untuk kegiatan sosialisasi langsung.Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital berbasis multimedia memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan publikasi dan branding pondok pesantren di era digital.
PENGARUH KERJA SAMA DAN PARTISIPASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 NARMADA Intan Cahyati; Dian Ananda Lestari; Aulia Nopriani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerja sama dan partisipasi terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Narmada. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang diambil menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur kerja sama dan partisipasi siswa serta dokumentasi nilai untuk mengukur hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji korelasi, dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kerja sama dan partisipasi terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi < 0,05. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kerja sama dan partisipasi siswa, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang diperoleh.
TEKNIK PEMBELAJARAN SHADOWING BERBANTUAN VIDEO YOUTUBE DAN PROGRES KEMAHIRAN ISTIMA SISWA Alfina Arofatul B; Fatkhurrohman; Rifqi Aulia Rahman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mendengarkan siswa melalui penggunaan teknik shadowing dengan bantuan video YouTube di kalangan siswa kelas 10 di MA Negeri 2 Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimental (desain kuasi-eksperimental) melalui Desain Kelompok Kontrol Tidak Setara, yang terdiri dari kelas eksperimen dengan 35 siswa dan kelas kontrol dengan 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pre-test, post-test, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan mendengarkan siswa di kelas eksperimen. Nilai N-gain di kelas eksperimen mencapai 0,704 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai 0,406 dengan kategori sedang. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai t hitung > nilai t tabel, yaitu 9,797 > 1,998. Hal ini menunjukkan bahwa teknik shadowing yang dibantu video YouTube terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa.
STRATEGI GURU DALAM MEMEBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI SETORAN HAFALAN HARIAN SISWA SD TAHFIDZ SA’ADATUL ISLAM JAMBEAN Rina Manasickana; Hidayatu Munawaroh; Ali Mu’tafi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan setoran hafalan harian, strategi guru dalam membentuk karakter disiplin siswa melalui setoran hafalan harian, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam menerapakan strategi pembentukan karatker disiplin siswa melalui kegiatan setoran hafalan harian siswa SD Tahfidz Sa’adatul Islam Jambean. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripif dengan jenis penelitian studi lapangan (Field Research). Subjek penelitiannya adalah kepala sekolah, guru tahfidz, dan siswa kelas 1G program juz 1-5. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan kegiatan setoran hafalan harian siswa berjalan secara terstruktur melalui tiga tahapan harian, yaitu pembukaan (baris dihalaman sekolah dan doa bersama sebelum masuk kelas dan dilanjutkan pengumpulan buku setoran di dalam kelas), kegiatan inti (persiapan setoran, setoran individu, istimror, serta kelompok kecil baca simak), dan kegiatan penutup (klasikal Al-Qur’an dan instruksi muroja’ah di rumah). Strategi guru dalam membentuk karakter disiplin meliputi sistem penjadwalan yang terstruktur, pemberian reward and punishment, dan keteladanan guru datang sebelum siswa. Faktor pendukung meliputi sarana prasarana yang memadai, guru datang tepat waktu, dan guru yang perhatian terhadap siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya pengawasan orang tua di lingkungan rumah, perbedaan daya ingat siswa berbeda-beda, dan kelelahan atau kejenuhan siswa.
MENGAMATI SISTEM PEMBELAJARAN DAN BUDAYA SEKOLAH DI SMP AL BANNA BALI Sulasno; Zahro Aulia; Septia Indriyani; Isnun Qurrota A’yun
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pembelajaran, budaya sekolah, serta karakteristik peserta didik yang diterapkan dalam membentuk generasi religius, unggul, dan berdaya saing global. Metode yang digunakan adalah observasi dan studi deskriptif terhadap kegiatan pembelajaran, budaya sekolah, serta program-program unggulan yang diterapkan di sekolah. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa SMP Al-Banna menerapkan sistem pembelajaran berbasis integrasi antara kurikulum nasional dan nilai-nilai Al-Qur’an melalui metode WAFA dengan konsep 5T, yaitu Tilawah, Tahfidz, Tarjamah, Tafhim, dan Tafsir. Selain itu, budaya sekolah dibangun melalui pembiasaan ibadah, penerapan karakter 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), program MABIT, serta pembinaan akhlak dan spiritual peserta didik. Sistem pembelajaran kolaboratif dan akseleratif yang diterapkan juga mampu meningkatkan kemampuan akademik, karakter, dan keterampilan sosial siswa. Dengan demikian, SMP Al-Banna berhasil menciptakan lingkungan pendidikan Islam yang mendukung perkembangan intelektual, spiritual, dan moral peserta didik secara seimbang.