cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Search results for , issue "Vol 1 (2018): Hilirisasi " : 75 Documents clear
Kualitas Hidup ODHA Setelah 10 Tahun Dengan HIV/AIDS Rokhani Rokhani; Mustofa Mustofa
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi orang terinfeksi HIV-AIDS tidaklah mudah, ditengah stigma dan diskriminasi yang ada ditengah-tengah masyarakat, ancaman kematian yang selalu menghinggapi juga harus bisa mempertahankan kehidupannya dan mampu meningkatkan kualitas hidupnya agar bisa hidup sehat seperti manusia normal dan mempertahankanangka harapan hidup yang tinggi. Penerimaan akan status HIV/AIDS membuat seorang ODHA menjalani kehidupannya dengan ikhlas tanpa adanya beban akan membantu ODHA menjalani kehidupannya dengan lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk melihat kualitas hidup ODHA setelah 10 tahun dengan HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan explanatory research dengan pendekatan cross-sectional study. Data diperoleh dengan teknik wawancara terpimpin pada 80 pasien yang terinfeksi HIV/AIDS pada layanan kesehatan di Balai KesehatanMasyarakat (Balkesmas) Wilayah Semarang.Sebanyak 80 responden ditemui satu persatu untuk diwawancara dengan menggunakan kuesioner dan kesediaan menjadi wawancara dibuktikan dengan lembar inform konsen. Data dianalisa  dengan univariat menggunakan distribusi frequensi. dan analisa bivariat dengan Chi-square. Hasil penelitian menemukan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas hidup dengan lama hidup yang dimiliki oleh ODHA.Kata kunci: kualitas hidup, lama hidup, ODHA
Desain Kemasan Produk dan Daya Tarik Iklan terhadap Kesadaran Merek Dan Dampaknya pada Minat Beli Ulang Teh Botol Sosro pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang Siti Asriah Immawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh  desain kemasan  produk dan daya tarik iklan terhadapkesadaran merek pada konsumen baik secara parsial maupun simultan serta dampaknya kesadaran merekterhadap minat beli ulang konsumen Teh Botol Sosro di kalangan mahasiswa Universitas MuhammadiyahTangerang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang,sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 100 (seratus) mahasiswa dari berbagai Fakultas di UniversitasMuhammadiyah Tangerang yang pernah melakukan pembelian terhadap minuman Teh Botol Sosro. Teknikpengambilan sampel yaitu Stratified Random Sampling. Pengujian instrumen dilakukan dengan uji validitas danreliabilitas, teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, serta uji hipotesispada α = 0,05. Hasil penelitian mengemukakan bahwa: (1) desain kemasan produk berpengaruh terhadapkesadaran merek  dengan sig 0,000 (2) daya tarik iklan mempunyai berpengaruh positif dan signifikan terhadapkesadaran merek dengan nilai sig 0,000 (3) desain kemasan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadapminat beli ulang konsumen dengan nilai sig 0,000  (4). daya tarik iklan tidak berpengaruh positif dan signifikanterhadap minat beli ulang konsumen dengan nilai sig 0,141 (5) desain kemasan produk dan daya tarik iklanberpengaruh positif dan signifikan terhadap  kesadaran merek dengan nilai sig 0,000  (6) desain kemasan produkdan daya tarik iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang konsumen dengan nilai sig0,000 (7) kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang konsumen dengan nilaisig 0,000.
Pendampingan Strategi Pengembangan Usaha pada UKM Batik Kontemporer di Semarang Budi Warsito; Endang Purbowati; Di Asih I Maruddani; Sri Sumiyati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan salah satu warisan umat manusia yang dihasilkan oleh bangsa Indonesia.Jawa Tengah sebagaisalah satu wilayah di Indonesia yang memiliki nilai budaya tinggi juga perlu untuk melestarikan danmengembangkan industri batik. Semarang sebagai ibukota Jawa Tengah menjadi salah satu urat nadi bagipertumbuhan industri batik. Diantara usaha batik yang berkembang di Semarang adalah UKM Mutiara Hastadan UKM Katun Ungu yang dijadikan mitra pada program pengabdian ini. UKM Mutiara Hasta lebihmenitikberatkan pada penyelenggara kursus dan pelatihan batik sedangkan UKM Katun Ungu yangberanggotakan para penderita Tuna Rungu khusus memproduksi batik. Kedua UKM lebih menonjolkan padabatik kontemporer.Program ini bertujuan untuk memacu peningkatan produk UKM melalui peningkatan kualitaspelayanan dan pemasaran, mempercepat difusi teknologi dan manajemen UKM, serta mengembangkanproseslink and match antara perguruan tinggi dengan UKM.Fokus utama dari program ini adalah perbaikansistem manajemen dan akuntansi, pengembangan SDM, packaging dan promosi. Kegiatan dilakukan melaluipendampingan dan pelatihan. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan UKM mitra telahmempunyai kemampuan melakukan pengelolaan administrasi keuangan dan pembukuan secara sederhana sertapeningkatan sumber daya manusia untuk melakukan training bagi anggota baru. UKM mitra juga telahmelakukan packaging sederhana untuk mengemas produk yang dihasilkan serta mempunyai leaflet dan bukukatalog yang memuat company profile untuk keperluan promosi dan memudahkan pelanggan dalam memilihproduk.
Rokok Elektrik dan Rokok Konvensional Merusak Alveolus Paru Afiana Rohmani; Noor Yazid; Aulia Ajeng Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok elektrik merupakan alat inovasi dalam usaha menghentikan kebiasaan merokok. Rokok elektrik juga dianggap lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan   kerusakan alveolus paru pada tikus Rattus norvegicus terhadap paparan asap rokok elektrik dan rokok konvensional. Penelitian ini merupakan true eksperimental dengan rancangan post test only control group design.  Sampel  adalah  tikus  Rattus  norvegicus  dengan  jumlah  18  ekor  dibagi  dalam  3  kelompok,  yakni kelompok K sebagai kelompok kontrol negative ; kelompok P1 dipapar asap rokok konvensional ; kelompok P2 dipapar asap rokok elektrik. Sampel diperlakukan selama 28 hari.   Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney dengan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat  perbedaan yang signifikan pada kerusakan alveolus pada ketiga kelompok  (p=0,012).  Dengan uji Mann whitney didapatkan perbedaan yang signifikan antara kelompok K dan P1  (p=0,011), kelompok K dan P2  (p=0,014). Namun antar kelompok P1 dan P2 tidak terdapat perbedaan bermakna (p=0,575). Kesimpulan dari penelitian ini  adalah bahwa tidak terdapat perbedaan kerusakan alveolus paru pada tikus yang dipapar rokok konvensional   dan rokok elektrik. Kata kunci: kerusakan alveolus, rokok konvensional, rokok elektrik
Faktor-Faktor Yang Berkaitan Dengan Stunting Balita dan Cakupan Gizi Spesifik, Gizi Sensitif Sri Supadmi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar  Belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak  dibawah lima tahun (Balita) sehingga anak terlihat terlalu pendek untuk usianya. Stunting yang berkepanjangan dapat  mengancam peningkatan angka kesakitan, kematian, menurunnya perkembangan kognitif,  motorik, bicara, sedangkan dalam jangka panjang menyebabkan  menurunnya kesehatan reproduksi, berperawakan / postur tubuh  dewasa, menurunnya konsentrasi dan kapasitas belajar. Hasil: Ibu berpendidikan dasar memiliki kemungkinan 94% lebih rendah pertumbuhan anaknya terhambat dibandingkan dengan ibu tanpa pendidikan dasar. Anak  yang mengalami diare mempunyai Adjusted Odds Ratio (AOR) stunting yaitu pada umur 0-23 bulan = 1,22 (95% Cl: 0,99-1,49);  AOR dan umur  0-59bulan = 1,31 (95% Cl:  1,16-1,49). Inisiasi  menyusui 6 jam setelah lahir (AOR)  12,94(95% CI:  4,04-41,49). Balita perempuan lebih cenderung menjadi  stunting 1,003 (95% CI: 0,998-1,007), meskipun  tidak signifikan secara  statistik. Rumah tangga yang menggunakan  sumber air minum layak baru tercapai 72,04%. Kasus diare yang ditangani di fasilitas kesehatan baru 60,4%. Ibu hamilKurang Energi  Kronis  (KEK)  yang  memperoleh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebanyak  37,36% sedangkan balita kurus yang memperoleh PMT 59,1%. Ibu hamil  dapat Tablet Tambah Darah (TTD) ≥ 90masih rendah yaitu 31,3%. Bayi  yang mendapatkan ASI eksklusif juga masih rendah35,73%. Inisiasi MenyusuiDini (IMD) ≥ 1 jam masih sangat rendah yaitu 6,65%.Balita  mendapatkan vitamin A dosis  tinggi hampir mencapai 100%. Imunisasi dasar lengkap pada bayi sudah tercapai 90,8%. Kesimpulan: Beberapa opsi yangberkaitan dengan stunting adalah mengoptimalkan gizi  spesifik, gizi sensitif dan faktor lainnya seperti pendidikan ibu, pemberdayaan ibu  dan masyarakat melalui advokasi yang terarah di Tingkat Daerah  yang merujuk pada kebijakan program pembangunan kesehatan nasional secara berkelanjutan.
Optimasi Waktu Antrian Pada Layanan Kesehatan Menggunakan Discrete Event Simulation Widya Setia Findari; Yohanes Anton Nugroho; Sarif Hasan
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas Banguntapan merupakan salah satu Fasilitas Umum yang melayani warga di wilayah kecamatan Banguntapan dan sekitarnya. Rata-rata jumlah pasien yang berkunjung adalah sekitar 100 hingga 300 pasien per hari. Pada beberapa bagian terjadi penumpukan jumlah pasien yang meningkatkan waktu tunggu layanan. Berdasarkan pengamatan awal, didapatkan jumlah antrian yang terjadi pada masing-masing proses sekitar 3-15 orang, berdasarkan kondisi ini maka diperlukan rancangan perbaikan sistem agar jumlah antrian dapat diturunkan. Perbaikan sistem dilakukan dengan menelusuri faktor yang menyebabkan naiknya waktu tunggu, serta menggali strategi-strategi untuk memperpendek waktu tunggu layanan. Berdasarkan hasil ujicoba menggunakan Discrete Event Simulation untuk 2 skenario pelayanan pada bagian pemeriksaan 2 dan unit pengambilan obat, dengan menambahkan 1 orang untuk setiap bagian. Hasil simulasi menunjukkan pengurangan waktu tunggu pemeriksaan 2  dari  48,50 menit menjadi 28,56 menit atau mengalami percepatan waktu sebsar 41,11%, sementara bagian pengambilan obat berubah dari 48,63 menit menjadi 6,92 menit atau mengalami percepatan waktu sebesar 85,77%.Kata kunci: Puskesmas, Antrian, Simulasi Komputer, Discrete Event Simulation
Pendekatan Arsitektur Bioklimatik pada Konsep Bangunan Sekolah yang Hemat Energi Megawati, Lia Amelia
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioclimatic architecture adalah konsep terintegrasi dalam desain bangunan di mana struktur, ruang dan sistem konstruksi bangunan dapat menjamin kondisi nyaman bagi penghuni. Arsitektur bioklimatik juga dikatakan sebagai cabang arsitektur hijau yang diterapkan di kota dengan mempromosikan sistem alami untuk kebutuhan ventilasi dan pencahayaan bangunan. Konsep ini dikembangkan di gedung SMU Al Wahid Kabupaten Tasikmalaya yang secara fisik merupakan bangunan sekolah yang jauh dari nyaman. Bentuk bangunan sekolahtidak mendukung pelaksanaan kegiatan pengajaran dan pembelajaran yang berkualitas, sehingga perancangan ulang diperlukan untuk mendukung kenyamanan pengguna gedung sekolah. Bioclimatic architecture adalah salah satu solusi konsep yang dikembangkan sesuai dengan kondisi alam Kabupaten Tasikmalaya yang cukup mendukung. Lokasi area yang berkontur, lingkungan yang indah dan suhu udara yang memadai sudah cukup untuk mendukung aplikasi konsep arsitektur bioklimik. Untuk mendapatkan data primer yang akurat, metode Evaluasi Penghapusan Paska digunakan. Penelitian ini berfokus pada membangun pengguna, kebutuhan dan memberikan wawasan tentang konsekuensi dari desain yang ada. Ketiga aspek ini menunjukkan kemampuan bangunan untuk mengakomodasi aktivitas para penggunanya. Hasil evaluasi akan digunakan sebagai kriteria perencanaan dalam program dan desain selanjutnya. Arsitektur bioklimatik dilaksanakan dengan harapan meningkatkan kenyamanan pengguna fasilitas sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal. Kata kunci: bioclimate, gedung sekolah, gedung efisien energi 
Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Pembentukan Kelompok Remaja Tibas (henTI seks beBAS) Nopi Nur Khasanah; Kurnia Wijayanti; Indra Tri Astuti; Iskim Luthfa; Hernandia Distinarista; Herry Susanto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Seturun tercatat dalam peringkat ketiga sebagai dusun dengan angka pernikahan dini yang tinggi di kabupaten semarang. Program pengabdian ini dilakukan untuk membentuk kelompok remaja TIBAS dan mengoptimalkan peran orangtua sebagai pengambil keputusan dalam keluarga melalui edukasi dampak pernikahan dini. Metode kegiatan inidilakukan dengan metode berbasis kelompok yang dilakukan secara komprehensif dan mampu memenuhi seluruh hobi positif dari remaja yang ada di dusun seturun. Kegiatan juga berbasis kesehatan dengan pengembangan sikap dan perilaku berlandaskan agama. Hasil pelaksanaannya antara lain kelompok remaja mampu mengajak 85% warga untuk berperilaku hidup bersih, sehat (fisik, psikis, mental), menghindari perilaku seks bebas, dan tidak melakukan pernikahan terlalu dini. 80% remaja mengalami peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, 85% orangtua mengetahui dampak pernikahan dini, 90% anak usia sekolah memahami pentingnya menjaga diri serta adab pergaulan dalam islam. Pengembangan kegiatan remaja antara lain kegiatan olahraga pada minggu I, kegiatan seni pada minggu II, dan kegiatan keagamaan pada minggu III. Kami menyimpulkan bahwa pembentukan kelompok remaja TIBAS cukup efektif dalam mencegah pernikahan dini di desa seturun. Kami merekomendasikan untukadanya pembentukan kelompok remaja TIBAS di daerah-daerah yang angka pernikahan dininya cukup tinggi.
Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus pada PT Nusamulti Centralestari) Parahita Muftie Palupi; Lardin Korawijayanti; Rudi Handoyono
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan efisiensi biaya persediaan bahan bakumenggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada PT Nusamulti Centralestari. Metode pengumpulandata yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisiskomparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selisih biaya persediaan antara perhitungan perusahaandengan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk bahan baku Besi AS ST 41 ukuran 8.0 x 6000 mmsebesar Rp409.130,22, untuk bahan baku Besi Plat Hitam ukuran 2.6 x 1.200 x 2.400 mm sebesarRp205.624,60, dan untuk bahan baku Besi Pipa Hitam ukuran 21.3 x 1.2 x 6000 mm sebesar Rp1.240.884,99.Perhitungan biaya persediaan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) lebih kecil dibandingkandengan perhitungan perusahaan, sehingga metode Economic Order Quantity (EOQ) dapat mengefisienkan biayapersediaan pada PT Nusamulti Centralestari.
Strategi Pengembangan UKM Keripik Tempe Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang A. Aviv Mahmudi; Wulan Suryandani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengambil lokasi di Desa Tahunan, Kecamatan Sale, KabupatenRembang. Tujuan utama dilakukan PKM ini adalah untuk pengembangan Desa Tahunan untuk peningkatanPAD (Pendapatan Asli Daerah) yang diupayakan dari berbagai aspek program, diantaranya adalahpengembangan hasil produksi tempe menjadi produk olahan berupa keripik tempe. UKM Keripik Tempe TesaTahunan memiliki citra dan kualitas produk keripik yang baik akan tetapi pengelolaan usaha masih sederhana,belum memiliki identitas usaha dan label/kemasan produk. Beberapa permasalahan diataranya adalah kurangnyakemampuan SDM mitra dalam hal pemasaran, pembuatan laporan keuangan, serta masih minimnya inovasiProduk. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan pemasaranberbasis online, manajemen keuangan untuk UKM, packaging dan labeling serta teknik fotografi produk keripiktempe. Selain pelatihan juga dilakukan  fasilitas program dengan pemasasangan identitas usaha/banner, desaindan cetak label produk serta kemasan. Tim juga melakukan kegiatan pendampingan dengan tujuan memastikankegiatan sesuai dengan yang tujuan pelaksaan. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini diantaranya meningkatnya kemampuan mitra dalam mengoptimalkan media pemasaran berbasisonline, memiliki label produk, memiliki identitas usaha, serta peningkatan kemapuan melakukan fotografi untukmenghasilkan gambar yang baik untuk ditampilkan dalam media pemasaran.