cover
Contact Name
Ryani Dhyan Parashakti
Contact Email
felawatif87@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
ryani.dhyan.parashakti@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I No 72 - Uptown Sanctuary, Kab. Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Lentera
ISSN : -     EISSN : 3032582X     DOI : https://doi.org/10.59422/djpl.v1i01
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dari berbagai macam disiplin ilmu yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 12 kali dalam satu tahun yaitu pada tiap bulan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
Pendampingan Manajemen Digital UMKM Qmax Water: Integrasi Operasional, Pemasaran Media Sosial, dan Pencatatan Keuangan di Kota Bandung Wahyuni, Arum Tri; Prameswari, Fanniya Dyah; Manurung, Mona Tiarona; Pramono, Galih Panjalu; Purwaningrum, Dyah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 3 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v3i01.1182

Abstract

Usaha Mikro, kecil dan menengah menghadapi tantangan dalam mengelola operasional dan pemasaran secara berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi digital. Salah satunya bentuk penguatan kapasitas usaha dapat dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis pendampingan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapmingi UMKM QMAX WATER di Kota Bnding dalam penguatan manajemen operasional dan pemasaran digital yang telah berjalan. Metode yang digunakan adalah pendampingan masayarakat berbasis problem solving melalui observasi partisipatif, diskusi dan praktik langsung bersama mitra usaha. Hasil kegiatan menunjukan bahwa QMAX WATER telah memiliki sistem operasional yang baik serta pemanfaatan pemasaran digital melalui media sosial Instagram dan Tiktok yang berkontribusi signifikan terhadap pendapatan usaha. Pendampingan membantu mitra memahami keterkaitan antara operasional, pemasaran digital dan pencatatan keuangan secara lebih terstruktur. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman manajemen digital dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM secara mandiri.
Penguatan Kesadaran Hukum Masyarakat Melalui Penyuluhan Politik Hukum Pidana Islam Dan Hukum Pidana Adat Tolaki Adenisatrawan, Adenisatrawan; Lilianti, Lilianti
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 2 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v2i10.1192

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berangkat dari pokok permasalahan masih terbatasnya kesadaran hukum masyarakat dalam memahami dan mengharmonisasikan nilai-nilai hukum pidana Islam dengan hukum pidana adat Tolaki dalam penyelesaian persoalan sosial. Kurangnya literasi hukum sering berdampak pada penyelesaian konflik yang kurang efektif dan berpotensi menimbulkan ketegangan sosial. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesadaran hukum masyarakat melalui penyuluhan yang mengintegrasikan perspektif politik hukum pidana Islam dan kearifan lokal hukum adat Tolaki sebagai landasan pembentukan budaya hukum yang responsif dan berkeadilan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah, dan simulasi studi kasus yang disesuaikan dengan realitas sosial masyarakat. Kegiatan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan aparatur desa untuk menciptakan dialog yang konstruktif dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai prinsip keadilan, tanggung jawab sosial, dan mekanisme penyelesaian pelanggaran hukum berbasis nilai agama dan adat. Masyarakat juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih terbuka terhadap pentingnya kepatuhan hukum dan penyelesaian konflik secara damai dan musyawarah. Kesimpulannya, penyuluhan yang mengintegrasikan politik hukum pidana Islam dan hukum pidana adat Tolaki terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat. Sinergi antara norma keagamaan dan kearifan lokal menjadi strategi yang relevan untuk membangun budaya hukum yang berkelanjutan, partisipatif, dan selaras dengan kebutuhan sosial masyarakat.
Sinergi Sosial dalam Sunatan Massal : Menguatkan Generasi, Menyejahterakan Bangsa Syahwildan, Muhamad; Widiastuti, Widiastuti; Suhendra, Suhendra; Agustiana, Aditiya
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 3 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v3i01.1203

Abstract

Sunatan atau khitan merupakan tradisi penting yang melekat kuat dalam masyarakat Indonesia, terutama komunitas Muslim, dengan makna sosial dan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tumbuh kembang anak laki-laki. Di Desa Karangmukti, pelaksanaan sunatan menghadapi kendala utama berupa keterbatasan akses dan biaya bagi keluarga kurang mampu, yang mengakibatkan banyak anak disunat secara tradisional tanpa pengawasan medis yang benar, berpotensi menimbulkan risiko infeksi dan komplikasi kesehatan lainnya. Program sunatan massal hadir sebagai solusi nyata untuk mengatasi kesenjangan ini dengan menyediakan layanan sunatan yang aman, terjangkau, dan sesuai standar kesehatan oleh tenaga medis profesional. Kegiatan ini tidak hanya menjamin prosedur medis yang steril dan aman, tetapi juga berperan sebagai media edukasi kesehatan pasca sunat serta memperkuat solidaritas sosial dan nilai gotong royong masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pendataan digital, pelaksanaan medis oleh tim profesional, serta pendampingan pasca sunat bekerjasama dengan tenaga kesehatan desa. Penggunaan teknologi kesehatan modern dan komunikasi digital meningkatkan mutu layanan dan koordinasi program. Dengan dukungan sinergi antara pemerintah desa, tenaga medis, tokoh masyarakat, dan donatur, program sunatan massal ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak serta menguatkan jaringan sosial di Desa Karangmukti. Keberlanjutan program dijamin melalui partisipasi aktif pemerintah desa dan monitoring berkelanjutan. Pelaksanaan sunatan massal ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan bagi generasi penerus desa.
Penguatan Kompetensi Manajemen Keuangan dan Transformasi Digital Perbankan bagi Karyawan Bank dalam Meningkatkan Kinerja dan Layanan Parulian, Parulian; Bebasari, Nataliana; Fatmawati, Elsye; Ichwan, Galih Khaerul
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 3 No. 02 (2026): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v3i02.1204

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi manajemen keuangan dan kecakapan transformasi digital bagi karyawan Bank Indeks wilayah Bekasi guna meningkatkan kinerja operasional dan kualitas layanan perbankan. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama 90 menit menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi berbasis studi kasus, dengan melibatkan 30 karyawan dari divisi operasional, pemasaran dan kredit, serta layanan nasabah. Evaluasi dilakukan melalui instrumen pre-test dan post-test serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor kompetensi yang signifikan dari 54,8 menjadi 80,5 (peningkatan 47,3%), dengan domain transformasi digital mencatatkan lonjakan lebih tinggi (+53,3%) dibandingkan domain manajemen keuangan (+41,3%). Tingkat kepuasan peserta mencapai 4,63 dari skala 5,00 (92,7%), dengan dimensi manfaat praktis memperoleh penilaian tertinggi (96,0%). Temuan ini mengkonfirmasi efektivitas pendekatan pelatihan partisipatif dalam meningkatkan literasi keuangan dan kecakapan digital karyawan perbankan, sekaligus mengidentifikasi kesenjangan kompetensi digital sebagai prioritas utama pengembangan SDM perbankan di wilayah Bekasi.

Page 11 of 11 | Total Record : 104