cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,569 Documents
Digitalisasi Nagari Lubuk Pandakian: Mengangkat Pesona Tersembunyi Air Terjun di Sumpur Kudus, Sijunjung Ke Hadapan Dunia Nurul Fadillah Hutabarat; Ahmad Chaeroni; Meiva Firdazani; Indah Qairani; Sulaiman Ansori Rangkuti; Yushar Diva Candra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, memiliki sebelas nagari, salah satunya adalah Nagari Sumpur Kudus. Nagari ini terbagi ke dalam sembilan jorong, yakni Jorong Pintu Rayo, Jorong Sipuah, Jorong Taragak Tangah, Jorong Tombang, Jorong Ujuang Luhak, Jorong Payo Sahadat, Jorong Koto, Jorong Batang Somi, dan Jorong Kampuang Rajo, dengan keseluruhan luas wilayah sekitar 8.800 hektare. Beberapa objek wisata yang dapat ditemukan di wilayah ini di antaranya adalah Makam Rajo Ibadat dan Tugu PDRI. Adapun kawasan barat dan timur nagari sebagian besar berupa perbukitan yang oleh masyarakat setempat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan tegalan. Konsep digitalisasi nagari atau nagari digital hadir sebagai upaya untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan berbasis elektronik, dengan pendekatan yang dimulai dari tingkat paling bawah kemudian berkembang ke atas (bottom-up). Selain itu, konsep ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagari melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis digital (Metanfuan, 2021). Nagari Lubuk Pandakian yang berada di Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sesungguhnya menyimpan kekayaan alam dan budaya yang sangat berharga, namun sayangnya masih jauh dari perhatian publik. Artikel ini disusun dengan tujuan memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Nagari Lubuk Pandakian, terutama objek wisata air terjun yang keberadaannya belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Padahal, keindahan alam air terjun di Lubuk Pandakian tidak kalah memukau dibandingkan destinasi wisata lainnya di Sumatera Barat. Kurangnya penyebaran informasi secara digital menjadi faktor utama yang membuat potensi ini belum tergali dengan baik. Data dan informasi dalam artikel ini diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan serta kegiatan dokumentasi di lokasi wisata. Dengan memanfaatkan digitalisasi nagari sebagai sarana promosi, diharapkan wisata air terjun ini mampu menjangkau khalayak yang lebih luas, sekaligus menjadi penggerak perekonomian warga setempat secara jangka panjang.
Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Peningkatan Penguasaan Tenaga Pendidik terhadap Metode Yanbu’a di RTQ Ahmad Zainurrohman Machmud
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara komprehensif mengkaji implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) sebagai strategi kunci dalam meningkatkan penguasaan tenaga pendidik terhadap Metode Yanbu’a pada program Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) di RTQ Pondok Pesantren Darul Huda Sungai Benai, Megang Sakti, Musi Rawas. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini menganalisis secara mendalam fungsi-fungsi manajerial MSDM, meliputi perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan, serta mengeksplorasi implikasi langsungnya terhadap kualitas tenaga pendidik dan efektivitas proses pembelajaran Al-Qur’an. Temuan penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa perencanaan yang sistematis melalui program pelatihan intensif, pengorganisasian yang efisien berbasis sistem halaqah, dan pelaksanaan yang terstruktur dengan mekanisme kontrol mutu yang ketat, secara kolektif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan profesionalisme guru dan kualitas bacaan santri. Implikasi praktis dari penelitian ini menggarisbawahi urgensi dan efektivitas MSDM yang terintegrasi sebagai fondasi esensial untuk mencapai tujuan pendidikan Al-Qur’an yang optimal dan berkelanjutan.
Satu Kode (Barcode) untuk Semua, Pelatihan dan Panduan Mudah Mendaftar dan Menggunakan Qris Bagi UMKM di Cilejit Dina Khoerotunnisa; Tiara Nuri Andini; Dewi Sekar Taji
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi, salah satunya dalam efisiensi sistem pembayaran. Namun, di wilayah Cilejit, masih banyak pelaku UMKM yang bergantung pada transaksi tunai dan belum memanfaatkan teknologi pembayaran non-tunai, yang berpotensi menghambat perluasan pasar dan kepraktisan pencatatan keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi, pelatihan, dan panduan praktis mengenai pendaftaran serta penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi UMKM di Cilejit. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama: sosialisasi pemahaman dasar dan manfaat QRIS ("Satu Kode untuk Semua"), pelatihan atau demonstrasi langkah-langkah pendaftaran melalui penyedia jasa pembayaran, serta pendampingan langsung simulasi transaksi.Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya digitalisasi keuangan. Selain itu, para pelaku UMKM berhasil mendaftarkan usaha mereka dan memiliki barcode QRIS yang siap beroperasi. Melalui adopsi QRIS ini, diharapkan proses transaksi UMKM di Cilejit menjadi lebih mudah, cepat, dan aman, yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan omzet serta daya saing usaha mereka di era digital
Pengaruh Permainan Estafet Bola terhadap Motivasi Belajar Berhitung Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Raudhatul Athfal Al - Masyuriah Kota Tangerang Kayla Putri Sabrina; Wulan Fauziah; Abda Billah Faza MB
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan estafet bola terhadap motivasi belajar berhitung pada anak usia 5-6 tahun di RA Al-mansyuriah. Motivasi belajar berhitung anak yang masih rendah dengan metode pendidikan yang kurang efektif. Metode penelitian digunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak  berusia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah penerapan pengaruh permainan estafet bola Berdasarkan hasil perhitungandata valid dan ada perbedaan secara signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan Sebelum Sesudah permainan estafet bola terhadap motivasi belajar berhitung 0.836 ≥ 0,05 dan nilai signifikansi normalitas pada data Sesudah permainan estafet bola 0.108< 0.05. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil uji normalitas Keduanya menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Sehingga analisis Menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi di Bawah 0,05, yang berarti ada pengaruh signifikan antara permainan estafet bola terhadap motivasi belajar berhitung pada anak usia 5-6 tahun. Peneliti merumuskan hipotesis  Ho ditolak dan Ha diterima, maka  yang menunjukkan adanya pengaruh perbedaan secara signifikan antara permainan estafet bola terhadap motivasi belajar berhitung pada anak usia 5-6 tahun di RA Al-Mansyuriah.
Strategi Pembelajaran Nahwu pada Materi Mubtada dan Khabar dalam Mata Kuliah Nahwu Awwal di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya Muhammad Adib Jamal; Amir Maulana; Fa’iz Al Fauzan; Umair Ubaidillah; Angger Bimantara
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nahwu memainkan peran penting dalam memahami struktur bahasa Arab, khususnya dalam mengidentifikasi hubungan antar kata dan menentukan makna kalimat secara akurat. Namun, mahasiswa seringkali mengalami kesulitan dalam memahami topik mubtada' dan khabar karena kompleksitas aturan tata bahasa dan keterbatasan pengalaman mereka dalam menggunakan bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pemahaman mahasiswa tentang mubtada' dan khabar, mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam mempelajari nahwu, dan mendeskripsikan strategi pembelajaran yang diterapkan dalam mata kuliah Nahwu Awwal di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan mahasiswa semester dua dan dosen mata kuliah Nahwu Awwal sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa tentang mubtada' dan khabar masih relatif rendah, khususnya dalam menyusun jumlah ismiyyah (kalimat nominal) dan melakukan analisis i'rab. Tantangan utama yang diidentifikasi adalah perbedaan latar belakang pendidikan siswa dan kurangnya muraja'ah (peninjauan mandiri dan pengulangan materi pembelajaran). Strategi pembelajaran yang efektif meliputi penyederhanaan aturan tata bahasa, penyajian materi secara visual, mendorong siswa untuk menjelaskan aturan dengan kata-kata mereka sendiri, memberikan motivasi berkelanjutan, dan melakukan latihan intensif dan berulang. Oleh karena itu, penerapan strategi pembelajaran yang beragam dan praktis terbukti meningkatkan pemahaman siswa tentang nahwu dan mendukung kemampuan mereka untuk menerapkan aturan tata bahasa Arab secara lebih efektif.
Analisis Yuridis Keabsahan Perjanjian Jual Beli Akibat Tidak Adanya Kesepakatan dari Pihak Penjual Muslihuddin Muslihuddin; Nabila Nabila; Nadya Azzahra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjanjian jual beli merupakan salah satu bentuk perjanjian yang paling sering dilakukan dalam kehidupan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, suatu perjanjian harus memenuhi syarat sah sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), salah satunya adalah adanya kesepakatan para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan perjanjian jual beli apabila tidak terdapat kesepakatan dari pihak penjual serta akibat hukum yang ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya kesepakatan dari pihak penjual menyebabkan unsur subjektif dalam syarat  sah perjanjian tidak terpenuhi. Akibatnya, perjanjian tersebut  dapat dimintakan pembatalan karena mengandung cacat kehendak dan tidak memenuhi asas konsensualisme dalam hukum perjanjian. Dengan demikian, suatu perjanjian jual beli hanya dapat dianggap sah apabila terdapat persetujuan yang bebas dan tanpa paksaan dari kedua belah pihak
Strategi Transformasi Konflik Digital dalam Mengatasi Polarisasi Politik di Media Sosial Dedi Iskandar; Afrizal Tjoetra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polarisasi politik di media sosial telah bergeser dari sekadar perbedaan ideologi menjadi polarisasi afektif yang berbasis kebencian antarkelompok. Pendekatan konvensional seperti moderasi konten sering kali tidak mampu menyelesaikan akar masalah dan justru memicu isu sensor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi konflik digital tidak bertujuan menghapus perbedaan politik, melainkan mengubah cara konflik tersebut diekspresikan dari bentuk permusuhan personal (toxic polarization) menjadi perdebatan kebijakan yang sehat (agonistic pluralism). Strategi ini menawarkan kerangka kerja baru bagi para pembuat kebijakan dan praktisi perdamaian dalam menjaga ruang digital yang inklusif dan demokratis
Pengaruh Tahapan SDLC terhadap Kualitas Sistem Informasi pada Perusahaan Berbasis Digital Seniman Hati Zebua; Gita Mori Sevira Br Tarigan; Muhammad Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tahapan System Development Life Cycle terhadap kualitas sistem informasi pada perusahaan berbasis digital. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur dan pendekatan deskriptif kuantitatif terhadap penerapan tahapan perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan sistem. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap proses pengembangan sistem informasi pada beberapa perusahaan digital yang memanfaatkan teknologi informasi dalam operasional bisnisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan System Development Life Cycle memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi yang dihasilkan. Tahapan analisis dan pengujian ditemukan memiliki kontribusi paling besar dalam meningkatkan efektivitas, keamanan, dan keandalan sistem. Selain itu, penerapan tahapan secara terstruktur mampu meminimalkan kesalahan sistem, meningkatkan kepuasan pengguna, serta mendukung efisiensi operasional perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan sistem informasi pada perusahaan berbasis digital sangat dipengaruhi oleh pelaksanaan tahapan System Development Life Cycle yang sistematis dan terencana dengan baik.
(Know Yourself Better) Pengenalan dan Pengembangan Potensi Diri dalam Membangun Karakter Positif Siswa Alyda Nurul Hikmah; Muhammad Nizar Ali; Putri Adinda Tarasya; Muhammad Gandung
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema "Know Yourself Better: Pengenalan dan Pengembangan Potensi Diri dalam Membangun Karakter Positif Siswa" dilaksanakan di SMA Tadika Pertiwi Depok. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman sebagian siswa mengenai potensi diri yang dimiliki, sehingga berdampak pada kurangnya kepercayaan diri, motivasi, serta kemampuan dalam mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan. Tujuan kegiatan ini adalah membantu siswa mengenali dan mengembangkan potensi diri serta menumbuhkan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan percaya diri. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pemaparan materi, diskusi interaktif, serta refleksi diri yang melibatkan siswa secara aktif. Evaluasi dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa mengenai potensi diri dan manfaat kegiatan yang telah dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mengenali potensi diri, minat, dan bakat yang dimiliki. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung serta memiliki motivasi yang lebih besar untuk mengembangkan diri dan membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan karakter generasi muda melalui kegiatan edukatif dan partisipatif
Pengenalan Literasi Digital pada Tingkat Dasar SDN Nagari Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung Putri Nur Halizah; Ahmad Chaeroni; Dita Rahmah Sakinati; Rida Septia; Sigit Oktaviano; M. Ahsanul Khalqi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep literasi digital dan pembatasan penggunaan Gadget kepada siswa sekolah dasar sebagai bentuk respons terhadap tantangan pendidikan di era digital. Bertempat di tiga sekolah, yaitu SD Negeri 01 Nagari Sumpur Kudus, SD Negeri 12 Nagari Sumpur Kudus, dan SD Negeri 24 Nagari Sumpur Kudus, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi luring yang membahas pentingnya literasi digital, cara membedakan informasi yang benar dan hoaks, etika penggunaan media digital, serta strategi pembatasan penggunaan Gadget pada anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias dan mampu memahami materi yang diberikan terlihat dari suasana interaktif dimana siswa aktif menjawab dan bertanya mengenai isu penggunaan internet seperti hoaks dan cyber bullying. Guru pun menyambut baik kegiatan ini karena dianggap relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Pembatasan penggunaan Gadget dan literasi digital dipandang sebagai keterampilan esensial yang harus ditanamkan sejak dini agar siswa mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari penguatan di lingkungan sekolah dasar mengenai budaya literasi digital dan penggunaan Gadget yang sehat.