cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,569 Documents
Strategi Pengembangan Bisnis Online dan Promosi Digital bagi Ibu Rumah Tangga Pelaku Usaha Ainun Laras Sasti; Arya Aprial Pangestu; Bintang Anggoro Kasih; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran dan pengelolaan usaha di berbagai sektor ekonomi, termasuk usaha mikro yang dijalankan oleh ibu rumah tangga. Pemanfaatan media sosial, marketplace, dan berbagai platform digital memberikan peluang besar untuk meningkatkan daya saing usaha serta memperluas jangkauan pasar. Namun demikian, masih banyak pelaku usaha rumahan yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam mengelola bisnis secara online. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Musala Al-Fajar, Jl. H. Roto RT 01 RW 010 Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok pada tanggal 30 April 2026 dengan sasaran ibu rumah tangga pelaku usaha dan calon pelaku usaha yang berjumlah sekitar 25–35 orang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai strategi pengembangan bisnis online dan promosi digital guna mendukung peningkatan penjualan dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, simulasi penggunaan media sosial dan marketplace, serta pendampingan pembuatan konten promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemasaran digital, pemanfaatan media sosial untuk promosi produk, serta pentingnya membangun identitas usaha melalui branding digital. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong ibu rumah tangga pelaku usaha untuk lebih adaptif terhadap teknologi digital dan mampu mengoptimalkan potensi usaha yang dimiliki guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Alat Pemasaran yang Efektif bagi Usaha Ibu Rumah Tangga Dina Rahmadania; Muhamad Firdaus Kharesha; Sirojudin Alidrus Ali Mubaraq; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia usaha, khususnya dalam bidang pemasaran. Media sosial saat ini tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi alat pemasaran yang efektif untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk kepada masyarakat luas. Namun, masih banyak ibu rumah tangga yang belum memanfaatkan media sosial secara optimal sebagai sarana pemasaran usaha karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan platform digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Pemanfaatan Media Sosial sebagai Alat Pemasaran Efektif bagi Usaha Ibu Rumah Tangga” dilaksanakan di RT 01 RW 010 Meruyung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memanfaatkan media sosial sebagai media promosi dan pemasaran produk. Materi yang diberikan meliputi pengenalan pemasaran melalui media sosial, pembuatan akun affiliate pada platform TikTok dan Shopee, serta teknik dasar fotografi produk menggunakan telepon genggam agar tampilan produk lebih menarik dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya media sosial dalam pemasaran produk serta mampu mempraktikkan penggunaan platform digital sebagai sarana promosi. Melalui kegiatan ini diharapkan ibu rumah tangga dapat memanfaatkan media sosial secara lebih efektif untuk mendukung kegiatan usaha yang dijalankan serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan masyarakat
Pengenalan dan Pemanfaatan Peluang Usaha Digital Sederhana bagi Ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Anisa Rizkiawati; Rifat Hestu Kumara; Zevita Azzahra; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang usaha yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Namun, masih banyak ibu rumah tangga yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana usaha. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pengenalan dan Pemanfaatan Peluang Usaha Digital Sederhana bagi Ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga” dilaksanakan di RT 01 RW 010 Meruyung, Depok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengenali peluang usaha digital serta memanfaatkan media digital untuk pemasaran dan pengembangan usaha. Materi yang diberikan meliputi pengenalan usaha digital sederhana, penggunaan media digital sebagai sarana promosi, serta strategi memulai usaha dengan modal terjangkau. Metode pelaksanaan terdiri atas penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai peluang usaha digital, kemampuan memanfaatkan media digital untuk promosi produk, serta meningkatnya motivasi untuk memulai usaha mandiri guna menambah pendapatan keluarga. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan dan literasi digital di lingkungan masyarakat.
Pelatihan Content Marketing Sederhana bagi Ibu Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Penjualan Lusia Wati; Nurul Amalia; Risma Armita Chindi Betmaya; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran dari metode konvensional menjadi pemasaran berbasis digital yang lebih efektif dan efisien, namun masih banyak pelaku usaha mikro, khususnya ibu rumah tangga, yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kondisi serupa ditemukan pada kelompok pengajian RT 01 Kelurahan Menyung, Kota Depok, di mana sebagian besar peserta telah memiliki usaha rumahan seperti kuliner, produk kebutuhan sehari-hari, dan kerajinan tangan, tetapi masih mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut serta promosi dalam lingkup terbatas. Rendahnya pemahaman mengenai content marketing, keterampilan membuat konten promosi, dan pemanfaatan media sosial menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha mereka, sehingga kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan content marketing sederhana melalui media sosial. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta diskusi dan tanya jawab, dengan materi yang mencakup pengenalan content marketing, teknik fotografi produk menggunakan smartphone, pembuatan caption promosi yang menarik, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran digital serta mampu membuat dan mempublikasikan konten promosi sederhana untuk produk yang dipasarkan, sehingga melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat memanfaatkan media sosial secara lebih optimal untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, dan mendukung peningkatan penjualan usaha rumahan, sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan pemasaran digital
Pengaruh Financial Planning Dasar bagi Siswa SMA untuk Membangun Kemandirian Finansial Putri Safitri Aini Nasution; Atni Hidayah; Lispiranda Lispiranda; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan keuangan atau financial planning merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki sejak usia sekolah agar individu mampu mengelola keuangan secara bijak dan mandiri. Namun, masih banyak siswa SMA yang belum memahami cara mengatur pemasukan dan pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, menabung, serta merencanakan keuangan jangka panjang. Rendahnya literasi keuangan pada remaja dapat menyebabkan perilaku konsumtif dan ketergantungan finansial di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi mengenai financial planning dasar sebagai langkah awal membangun kemandirian finansial pada siswa SMA. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa SMA mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi, penyusunan anggaran sederhana, kebiasaan menabung, serta pengendalian perilaku konsumtif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi penyusunan anggaran keuangan, dan sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami konsep dasar perencanaan keuangan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi terhadap materi financial planning. Setelah pelatihan, peserta lebih memahami pentingnya mengelola uang saku, menyusun prioritas kebutuhan, dan membangun kebiasaan menabung sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kemandirian finansial untuk masa depan. Dengan adanya edukasi financial planning dasar, siswa SMA diharapkan dapat menjadi generasi muda yang lebih bijak dalam mengelola keuangan serta siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.
Pengembangan Soft Skills melalui Pelatihan Public Speaking Guna Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMA/SMK Riky Sulistiadi; Rizki Bayu Saputra; Sindy Agustin Aulia; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang di SMAN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, dengan tujuan mengembangkan soft skills siswa melalui pelatihan public speaking guna meningkatkan kepercayaan diri dalam kegiatan akademik, organisasi, sosial, maupun persiapan memasuki dunia kerja. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan diri sebagian siswa ketika diminta menyampaikan pendapat atau melakukan presentasi di depan umum. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan kontekstual melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus yang relevan dengan kehidupan siswa. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar public speaking, teknik komunikasi efektif seperti intonasi, kontak mata, bahasa tubuh, penyusunan materi, serta strategi mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum. Kegiatan dilaksanakan pada 23 April 2026 dan diikuti oleh siswa-siswi SMAN 1 Cibinong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan public speaking mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya kemampuan berbicara di depan umum serta cara membangun rasa percaya diri. Siswa menjadi lebih memahami teknik mengendalikan rasa gugup, menyampaikan ide secara jelas, dan berani tampil di hadapan banyak orang. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan pentingnya literasi ekonomi, seperti pengelolaan keuangan, penentuan skala prioritas, dan pengambilan keputusan ekonomi yang bijak sebagai bagian dari pengembangan soft skills. Kesimpulannya, pelatihan public speaking memberikan manfaat positif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah, perguruan tinggi, guru, dan orang tua untuk mendukung pengembangan soft skills siswa.
Cashless Generation: Pengaruh Pembayaran Digital Terhadap Pengeloaan Keuangan Siswa SMA Mohammad Satura Fery Fadilla; Renita Sundari; Salma Firda Yollanda; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pola transaksi keuangan masyarakat, termasuk di kalangan pelajar SMA. Fenomena pembayaran digital atau cashless payment semakin marak digunakan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kemudahan bertransaksi secara digital ini juga membawa tantangan tersendiri dalam hal pengelolaan keuangan, terutama bagi siswa SMA yang baru mulai mengenal dan mengelola keuangan pribadi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi mengenai pengaruh pembayaran digital terhadap pengelolaan keuangan siswa SMA Negeri 1 Cibinong. Melalui pendekatan sosialisasi, diskusi interaktif, dan studi kasus, siswa diberikan pengetahuan tentang literasi keuangan digital, pengelolaan keuangan yang bijak, serta dampak positif dan negatif dari penggunaan pembayaran digital. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk kesadaran siswa akan pentingnya perencanaan keuangan dan pengendalian diri dalam bertransaksi digital. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang literasi keuangan digital dan kesadaran akan pentingnya mengelola keuangan secara bijak di era pembayaran digital. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang melek digital sekaligus memiliki kemampuan pengelolaan keuangan yang baik.
Pengaruh Kebiasaan Menabung Terhadap Perilaku Konsumtif Siswa Felisitas Erselin; Johanes Lomboan; Piter Kogoya; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan menabung memiliki peran penting dalam membantu siswa mengelola keuangan dan mengurangi perilaku konsumtif. Di era digital saat ini, siswa semakin mudah mengakses berbagai produk dan layanan yang dapat mendorong mereka untuk berbelanja secara berlebihan. Oleh karena itu, pembiasaan menabung dan peningkatan literasi keuangan sejak dini menjadi langkah yang penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan menabung terhadap perilaku konsumtif siswa SMAN 1 Cibinong serta memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kebiasaan menabung secara rutin cenderung lebih bijak dalam menggunakan uang, mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih jarang melakukan pembelian secara impulsif. Sebaliknya, siswa yang kurang memiliki kebiasaan menabung cenderung lebih mudah menghabiskan uang untuk hal-hal yang kurang diperlukan. Program edukasi menabung, pencatatan keuangan harian, serta penetapan target tabungan terbukti efektif dalam membentuk kebiasaan keuangan yang lebih baik. Selain itu, penggunaan aplikasi pencatatan keuangan sederhana juga membantu siswa memantau pemasukan dan pengeluaran mereka secara lebih teratur. Melalui kegiatan tersebut, siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya perencanaan keuangan, pengendalian diri, dan tanggung jawab dalam mengelola uang. Dengan demikian, kebiasaan menabung tidak hanya berperan dalam mengurangi perilaku konsumtif, tetapi juga membantu meningkatkan literasi keuangan serta membentuk karakter yang hemat, disiplin, dan mandiri secara finansial.
Budaya Organisasi Berbasis Nilai Adat Minangkabau dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintah Kota Padang Nur Azizah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran penting dalam membentuk perilaku aparatur serta mendukung peningkatan kualitas kinerja pada organisasi sektor publik. Di Provinsi Sumatera Barat, falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dipandang sebagai kearifan lokal yang berpotensi memperkuat budaya kerja birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi nilai-nilai budaya Minangkabau dalam budaya organisasi Pemerintah Kota Padang, menganalisis kontribusinya terhadap disiplin dan etos kerja aparatur, serta mengidentifikasi berbagai hambatan dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan buku, artikel ilmiah, dokumen kebijakan, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai amanah, musyawarah, tanggung jawab, religiusitas, gotong royong, dan integritas berkontribusi dalam membangun komitmen organisasi, meningkatkan disiplin kerja, serta mendukung pelayanan publik yang lebih baik. Meskipun demikian, implementasinya masih dipengaruhi oleh budaya birokrasi yang formalistik, belum meratanya pemahaman aparatur terhadap nilai ABS-SBK, serta belum optimalnya integrasi nilai budaya ke dalam sistem pengelolaan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan internalisasi nilai ABS-SBK melalui komitmen pimpinan, pembinaan yang berkesinambungan, dan pelembagaan nilai budaya dalam setiap aspek organisasi guna meningkatkan kinerja aparatur Pemerintah Kota Padang.
Analisis Yuridis Terhadap Pertanggungjawaban Pidana Kepala Desa Dalam Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Tanah Kas Desa (Studi Putusan Nomor 43/Pid.Sus-Tpk/2024/Pn.Sby) Aulia Shifa; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi yang melibatkan korporasi merupakan salah satu bentuk kejahatan yang memiliki dampak luas terhadap perekonomian negara, stabilitas perdagangan, serta kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Perkembangan hukum pidana Indonesia menunjukkan bahwa korporasi tidak lagi dipandang hanya sebagai subjek hukum perdata, tetapi juga dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terbukti memperoleh manfaat atau berperan dalam terjadinya tindak pidana korupsi. Salah satu perkara yang mencerminkan penerapan pertanggungjawaban pidana korporasi adalah Putusan Nomor 40/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst. yang mengadili beberapa korporasi dalam kelompok usaha Wilmar terkait dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya pada saat pemerintah menerapkan kebijakan pengendalian ekspor untuk menjaga ketersediaan minyak goreng dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan produk turunannya serta mengkaji dasar pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap para terdakwa korporasi berdasarkan Putusan Nomor 40/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana korporasi dalam perkara tindak pidana korupsi harus didasarkan pada pembuktian mengenai adanya hubungan antara tindakan pengurus yang mewakili korporasi, aktivitas korporasi yang memperoleh manfaat, serta terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam putusan ini menjadi bagian penting dalam perkembangan penerapan hukum pidana terhadap korporasi di Indonesia, khususnya dalam perkara korupsi yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi nasional dan kegiatan perdagangan internasional.