cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,569 Documents
Peningkatan Minat Baca Anak melalui Program Sosialisasi dan Pemanfaatan Perpustakaan Nagari Setiyo Utoyo; Mutia Wulandari; Oktaviani Wahyudianti; Vanesya Ezia Fitri; Muhammad Bintang Purnadytia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca anak masih menjadi tantangan dalam pengembangan budaya literasi masyarakat, termasuk di Nagari Kudu Gantiang Barat, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman. Meskipun nagari telah memiliki perpustakaan umum yang baru dibangun, pemanfaatannya oleh anak-anak masih belum optimal. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program sosialisasi peningkatan minat baca kepada siswa SDN 09 V Koto Timur sebagai upaya mengenalkan pentingnya membaca dan pemanfaatan perpustakaan nagari. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sosialisasi dan terjadi peningkatan kunjungan ke perpustakaan pada hari-hari awal setelah kegiatan dilaksanakan. Namun, peningkatan tersebut belum berlangsung secara berkelanjutan karena adanya kendala dalam pengelolaan perpustakaan, seperti belum tersedianya petugas tetap, serta adanya distraksi dari kegiatan lain yang lebih menarik bagi anak-anak. Meskipun demikian, program sosialisasi berhasil meningkatkan kesadaran awal siswa terhadap pentingnya membaca dan pemanfaatan perpustakaan. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam menumbuhkan budaya literasi, tetapi perlu didukung oleh pengelolaan perpustakaan yang baik dan program literasi yang berkelanjutan. 
Dilema Loyalitas Dan Formalitas Dalam Keanggotaan Wajib Koperasi Pramita Kusumawardhani; Florentina Anif Farida
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cooperatives as a pillar of Indonesia's people-centered economy face a serious challenge when membership is mandatory, as members join not out of voluntary awareness but due to institutional policy. This condition creates a dilemma between loyality and formality, where members fulfill their obligations but do not necessarily develop a strong sense of belonging and engagement with the organization. This study aims to analyze the dilemma of loyalty and formality in the mandatory membership system of Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) SMKN X Madiun, particularly in terms of member participation, internal marketing strategies, and challenges in member and management regeneration. A qualitative approach with a descriptive method was employed. Data were collected through direct interviews with a compulsory savings contribution and active participation. Members tend to participate due to institutional obligations rather than a genuine sense of ownership and commitment to the cooperative. In addition, the cooperative's services are perceived as less competitive than those offered by other financial institutions, resulting in low utilization of cooperative services. The cooperative is also interested in taking managerial roles. Therefore, service simplification, service quality improvement, and the development of a more participatory organization are due to members' low interest in taking managerial roles. Therefore, simplification, service quality improvement, and the development of a more participatory organizational culture are needed to strengthen member loyality and ensure organizational sustainability. 
Dinamika Impor Furniture Kayu MDF China ke Indonesia pada Periode 2025: Studi Kasus Analisis Peluang dan Hambatan Komoditas Perabotan Rumah Tangga di Tengah Kebijakan Kenaikan Tarif Impor Rizky Dimas wahyudi; Daspar Daspar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika arus impor furnitur berbahan kayu MDF (Medium Density Fiberboard) asal Tiongkok ke pasar Indonesia dalam konteks perubahan kebijakan tarif impor yang berlaku sepanjang tahun 2025. Sebagai komoditas perabotan rumah tangga yang memiliki pangsa pasar signifikan di Indonesia, furnitur MDF Tiongkok menghadapi lanskap regulasi yang semakin kompleks, ditandai oleh penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai impor menjadi 12% serta penerapan Bea Masuk Tambahan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4 Tahun 2025. Di sisi lain, gejolak perdagangan global yang dipicu oleh kebijakan tarif proteksionistis Amerika Serikat turut membentuk ulang pola rantai pasok furnitur internasional, sehingga membuka celah redistribusi aliran ekspor Tiongkok ke pasar-pasar alternatif termasuk Indonesia. Studi ini mengidentifikasi peluang berupa harga kompetitif, ragam desain yang adaptif terhadap tren pasar, serta kapasitas produksi massal yang dimiliki industri manufaktur Tiongkok; sekaligus memetakan hambatan struktural berupa beban fiskal berlapis, persyaratan dokumen kepabeanan yang ketat seperti Sertifikat Legalitas Kayu (SVLK) dan Persetujuan Impor (PI), serta tekanan persaingan terhadap industri furnitur lokal. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan tarif impor berfungsi sebagai instrumen ganda: pelindung industri dalam negeri sekaligus penentu daya saing harga furnitur impor di tingkat konsumen akhir. Implikasi kebijakan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi perdagangan bilateral yang berimbang antara keterbukaan pasar dan perlindungan industri nasional.
Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Pertambangan Timah (Analisis Putusan Nomor 103/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.) Gian Valentino Diaz; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Tindak pidana korupsi pada sektor pertambangan merupakan salah satu bentuk kejahatan yang memberikan dampak serius terhadap pengelolaan sumber daya alam, keuangan negara, serta keberlanjutan pembangunan nasional. Praktik korupsi dalam penerbitan dokumen perizinan maupun Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kegiatan pertambangan ilegal memperoleh legitimasi administratif. Salah satu perkara yang mencerminkan kondisi tersebut adalah Putusan Nomor 103/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst., yang melibatkan seorang aparatur sipil negara pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum secara bersama-sama dalam proses penerbitan RKAB pertambangan timah sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan kewenangan penerbitan RKAB pertambangan timah serta mengkaji pertimbangan hukum majelis hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap terdakwa berdasarkan Putusan Nomor 103/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti turut serta melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam proses penerbitan RKAB yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan timah. Perbuatan tersebut dilakukan melalui pemanfaatan jabatan dan kewenangan yang dimiliki sehingga memberikan keuntungan bagi pihak tertentu serta berkontribusi terhadap terjadinya kerugian keuangan negara. Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, majelis hakim menilai bahwa unsur-unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 telah terpenuhi berdasarkan alat bukti yang sah dan saling bersesuaian. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terdakwa didasarkan pada adanya penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan secara sadar melalui pemanfaatan jabatan dalam proses administrasi pertambangan sehingga menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan didasarkan pada pembuktian unsur tindak pidana, keterangan para saksi, keterangan ahli, alat bukti surat, barang bukti, serta fakta hukum yang terungkap selama persidangan, sehingga putusan tersebut mencerminkan penerapan hukum pidana korupsi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 
Tradisi Tukar Cincin Dalam Prosesi Khitbah Dalam Perspektif Islam (Studi Kasus di Kelurahan Kayamanya, Kec. Poso Kota, Kab. Poso) Jihan Fahira; M Ilham Muchtar; Fajar Rahmat Azis
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research yaitu penelitian lapangan. Hal ini dikarnakan penelitian ini dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan agar diperoleh data yang lengkap dan kuat mengenai analisis tokoh masyarakat terhadap tradisi tukar cincin pada prosesi khitbah. Sumber data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan beberapa partisipan narasumber  yang memiliki keterkaitan dengan praktik tukar cincin yang ada di Kelurahan Kayamanya. Sedangkan data sekunder diperoleh dari seluruh literatur-literatur yang terkait dengan tema pembahasan. Sedangkan analisis penelitian dilakukan dengan metode  analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  pelaksanaan tukar cincin pada prosesi khitbah dimulai dengan penyampaian lamaran secara langsung dari pihak calon mempelai laki-laki dihadapan keluarga besar pihak perempuan. Setelah penerimaan lamaran disampaikan oleh pihak perempuan, calon mempelai pepempuan diminta untuk keluar dihadapan semua tetamu, setelah itu emberian cincin pengikat antara keduanya akan dilakukan sebagai simbol bahwa lamaran telah diterima dan juga tanda resmi mereka akan menuju ke jenjang yang lebih serius. Penyerahan cincin akan dilakukan oleh masing-masing calon mempelai secara bergantian atau pada beberapa kalangan, ibu dari kedua mempelai yang akan bergantian memakaikan cincin simbolis ini. Mayoritas masyarakat di Kelurahan Kayamanya menganggap tukar cincin yang kerap kali dilaksanakan dalam prosesi khitbah ini  merupakan prosesi wajib dalam sebuah prosesi khitbah atau lamaran. Sehingga menempatkan bagian ini kedalam salah satu bagian penting yang tak terpisahkan atau bahkan tak terlewatkan pada setiap prosesi khitbah. Dalam hal ini, hukum Islam tidak sampai mewajibkan secara mutlak melainkan hanya sebatas menganjurkan adanya prosesi khitbah sebelum melangsungkan pernikahan. Sehingga apabila prosesi tukar cincin ini dianggap wajib, maka ini tidak dibenarkan dan dari sisi tradisi, tukar cincin merupakan tradisi atau kebiasaan yang diwariskan oleh orang-orang yang berasal dari luar agama Islam.
Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, dan Profesionalisme terhadap Kinerja Guru pada Yayasan Al Huda Sirau Kemranjen Banyumas Bahrun Mustafid; Adityo Nugroho; Zuhdan Ali Hudaya; Tri Oktianti Indrawiani; Mardhika Ardi Pambudi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan profesionalisme terhadap kinerja guru pada Yayasan Al Huda Sirau Kemranjen Banyumas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 115 guru dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik non-probability sampling (sampel jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sebaliknya, disiplin kerja dan profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan motivasi kerja, disiplin kerja, dan profesionalisme berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja dan profesionalisme merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja guru, sedangkan motivasi kerja berfungsi sebagai faktor pendukung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi yayasan dalam menyusun kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan disiplin, peningkatan kompetensi profesional, serta penguatan sistem motivasi kerja.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Iman Nurhikmat; Asep Tutun Usman; Ade Holis
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini fenomena peserta didik disekolah menunjukkan bahwa ada kekhawatiran mengenai penurunan keterampilan berpikir kritis pada peserta didik. Sebagian besar peserta didik cenderung hanya mengikuti intruksi tanpa mengembangkan pemikiran mereka secara mendalam. Banyak diantara mereka yang belum mampu mengemukakan pendapat dan mengajukan pertanyaan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya untuk menjawab tantangan tersebut. Salah satu program pada kurikulum merdeka yaitu proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah proyek penguatan profil pelajar pancasila dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas IV di SDIT Atikah Musaddad Garut dan untuk mengetahui bagaimana implementasi, tahapan, metode yang digunakan, upaya guru dalam kegiatan P5, serta dampak P5  terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru kelas IV, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi proyek P5 di kelas IV terlaksana dengan cukup baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Upaya guru pada kegiatan P5 berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan, mempersiapkan tim, membuat modul, membagi tugas sampai pada evaluasi. Memberikan dampak yang baik, mulai dari aktifnya dalam bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat dan meningkatnya kemampuan dalam memberikan solusi dari persoalan dan permasalahan yang dihadapi
Pemberdayaan Anak-Anak melalui Kegiatan Kerajinan Tangan Jenifer Evania Buulolo; Fellia Aristawati; Nini Karlina; Cornelia Dumarya Manik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dibekali keterampilan kreatif dan produktif sejak dini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan anak adalah melalui kegiatan kerajinan tangan. Program pengabdian kepada masyarakat ini yang dilaksanakan di Rumah Asuh Yatim dan Dhuafa  yang bertujuan untuk memberdayakan anak-anak melalui pelatihan pembuatan tempat pensil dari botol bekas dan di tambah dengan hiasan kertas origami  karakter dari bahan daur ulang. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, pelaksanaan program, dan evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan peserta, serta evaluasi hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan produk kerajinan secara mandiri serta menunjukkan peningkatan kreativitas, keterampilan motorik, dan rasa percaya diri. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman dasar mengenai kewirausahaan melalui proses pembuatan dan simulasi penjualan produk. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana edukatif yang mendorong kemandirian dan produktivitas anak-anak sejak usia dini
Sampah Bukan Akhir, tetapi Awal Kreasi yang tak Terlupakan Navillatul Gaida Muthmainah; Aik Indianes; Septiana Komalasari; Cornelia Dumarya Manik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Meningkatnya jumlah limbah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian karena dapat berdampak pada kebersihan dan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya pengelolaan limbah dan pemanfaatan barang bekas. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Rumah Asuh Yatim dan Dhuafa Yayasan Al Abqo Ziyadah, Bukit Cinere, Kota Depok, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian lingkungan peserta melalui pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi melalui presentasi dan diskusi interaktif, praktik pembuatan celengan dari botol plastik bekas, serta evaluasi melalui permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Selain memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan, peserta juga mampu mengembangkan kreativitas dan keterampilan melalui kegiatan praktik. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan serta meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya pemanfaatan barang bekas sebagai upaya sederhana dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dapat menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang efektif untuk menanamkan perilaku positif dan kreatif pada anak-anak sejak usia dini
Gerakan Menabung Sejak Dini melalui Pembuatan Celengan (DIY) Dari Barang Bekas Fatmawati Angraini; Feby Evelyna; Salsabila Dwi Maulida; Cornelia Dumarya Manik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Rumah Asuh Yatim dan Dhuafa Yayasan Al Abqo Ziyadah Bukit Cinere, Kota Depok, dengan sasaran anak-anak asuh mayoritas yatim/piatu. Kegiatan bertujuan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Intervensi terdiri dari empat tahapan: (1) penyampaian materi edukasi menggunakan presentasi PowerPoint, (2) sesi tanya jawab interaktif sebagai pre-assesment, (3) praktik pembuatan celengan mandiri (Do It Yourself/DIY) dari botol bekas, dan (4) permainan edukatif berupa kuis perhitungan berbasis nilai rupiah. Metode yang dipili menggabungkan pendekatan kognitif, psikomotorik, dan afektif untuk mendorong pembelajaran pengalaman (experiental learning) dan motivasi intrinsic peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatakn pemahaman peserta mengenai konsep menabung dan pengelolaan keuangan dasar, serta antusiasme yang tinggi dalam seluruh rangkaian kegiatan. Anak-anak yang sebelumnya belum memiliki tujuan menabung yang jelas, setelah mengikuti kegiatan ini mulai menetapkan target menabung yang konkret dan personal, serta membeli perlengkapan sekolah secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kreativitas dan pengalaman langsung (experiental learning) efektif dalam membentuk kebiasaan finansial yang positif pada anak sejak usia dini.