cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 55 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): November" : 55 Documents clear
Pengalaman Generasi Z dalam Menggunakan Media Sosial sebagai Sarana Ekspresi Diri Nazwa Nursakinah; Jesi Alexander Alim; Zakiah Ulya
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.5896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman Generasi Z dalam menggunakan media sosial sebagai sarana ekspresi diri. Data diperoleh melalui wawancara terhadap 9 responden yang merupakan mahasiswa generasi Z dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memanfaatkan media sosial tidak hanya untuk mengonsumsi dan membagikan konten, tetapi juga sebagai ruang ekspresi diri dan pembentukan identitas. Media sosial dipahami sebagai wadah hiburan, komunikasi, sekaligus arena yang memungkinkan kontrol atas citra diri. Namun, kebebasan tersebut diiringi hambatan berupa kurang percaya diri dan kecemasan terhadap komentar negatif. Perbedaan ekspresi di media sosial yang lebih terkontrol dibandingkan kehidupan nyata yang lebih spontan menegaskan bahwa pengalaman Generasi Z di media sosial merupakan proses negosiasi identitas yang kompleks.
Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Proses Belajar Mahasiswa: Analisis Persepsi, Dampak, dan Harapan Yunda Sekar Wangi; Jesi Alexander Alim; Zakiah Ulya
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai pendukung proses pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap tujuh responden mahasiswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan tahapan open coding, focused coding, kategorisasi, dan penarikan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan AI secara intensif untuk berbagai aktivitas akademik, seperti mencari referensi, menjawab tugas, menyusun laporan, dan merangkum bacaan. Mahasiswa menilai AI membantu meningkatkan efisiensi dan rasa percaya diri dalam belajar, namun juga memunculkan risiko seperti penurunan motivasi berpikir kritis dan ketergantungan teknologi. Harapan utama mahasiswa adalah pengembangan AI yang lebih edukatif, dengan fitur penjelasan bertahap, referensi valid, serta kemampuan berdialog interaktif sebagai mitra belajar. Penelitian ini menegaskan perlunya kebijakan dan strategi literasi digital di perguruan tinggi yang menyeimbangkan antara kemudahan teknologi dan penguatan kemandirian belajar mahasiswa.
Peran Komitmen Organisasi Dalam Memediasi Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior (Studi Pada Anggota BEM Fakultas Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta) Amanda Fidya Febriana; Musoli
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6101

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anggota organisasi, termasuk pada organisasi mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Fenomena rendahnya partisipasi, inisiatif dan loyalitas anggota BEM Fakultas Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menunjukkan bahwa budaya organisasi belum optimal dalam mendorong organizational citizenhsip behavior (OCB), yaitu perilaku sukarela anggota yang melampaui tugas formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap OCB dengan peran mediasi komitmen organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan secara daring kepada 112 anggota BEM sebagai responden. Data dianalisis melalui uji validitas, realibilitas, regresi linier berganda, path analysis, serta uji Sobel unntuk menguji peran mediasi dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap koitmen organisasi dan OCB. Komitmen organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap OCB serta terbukti memediasi secara parsial hubungan budaya organisasi dengan OCB. Temuan ini menegaskan bahwa budaya organisasi yang kuat dapat meningkatkan komitmen organisasi anggota dan memperkuat perilaku OCB. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi masukan praktis bagi pengurus BEM dalam membangun organisasi yang lebih efektif dan berkemajuan.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN AGAMA SISWA MAN 2 BANJARNEGARA KECAMATAN BANJARNEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA Farhan Puji Ramadhan; Ali Imron; Akhmad Khoiri
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara. untuk mengetahui konsep pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara.  untuk mengetahui efektivitas pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, peneliti menggunakan teori sebagai dasar penelitian untuk menguji atau memperluas teori yang ada. Penelitian ini menjelaskan dan menggambarkan data yang diperoleh dari wawancara atau percakapan biasa, observasi dan dokumentasi. Datanya berupa kata, gambar, foto, catatan-catatan rapat, dan sebagainya. Hasil penelitian yang diperoleh diantaranya pertama, pelaksanaan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa telah berjalan secara efektif. Pelaksanaan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, namun juga mengintegrasikan aspek afektif dan psikomotorik. Guru memanfaatkan metode variatif, seperti kisah keteladanan, diskusi, tanya jawab, dan pembiasaan ibadah. Selain itu, adanya kegiatan keagamaan di luar kelas seperti shalat dhuha berjamaah, kultum, tilawah, dan peringatan hari besar Islam semakin memperkuat proses internalisasi nilai agama. Kedua Konsep pembelajaran PAI yang diterapkan di MAN 2 Banjarnegara mengarah pada integrasi antara nilai kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, pengalaman langsung, dan pemanfaatan media pembelajaran modern. Program-program madrasah religius seperti salam, senyum, sapa, tilawah, hadrah, serta kajian pekanan menjadi bentuk konkret konsep pembelajaran berbasis pembiasaan nilai Islam.  Ketiga, Efektivitas pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa tercermin dari perubahan sikap, kedisiplinan, partisipasi ibadah, dan tanggung jawab sosial siswa. Evaluasi yang dilakukan sekolah dan guru menunjukkan bahwa siswa mengalami perkembangan positif, seperti meningkatnya kedisiplinan shalat, bertambahnya minat mengikuti kegiatan keagamaan, serta membaiknya akhlak dan sopan santun dalam pergaulan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBANGUN SIKAP TOLERANSI ANTAR SISWA DI MTS ASH SHOLIHIN WONOSOBO Muhammad Adib Mubarok; Ernita Supiyanti; Nurul Mubin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan multikultural dalam membangun sikap toleransi antar siswa di MTs Ash-Sholihin Wonosobo. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya intoleransi di kalangan remaja dan rendahnya internalisasi nilai kebinekaan di madrasah. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural diterapkan melalui integrasi nilai toleransi dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan budaya sekolah. Aktivitas seperti diskusi lintas kelas dan kegiatan sosial efektif menumbuhkan empati dan penghargaan terhadap perbedaan. Namun, keterbatasan pemahaman guru dan minimnya kegiatan lintas budaya menjadi tantangan. Kesimpulannya, pendidikan multikultural berperan penting sebagai sarana transformatif dalam membentuk karakter toleran siswa dan menjadi model bagi pengembangan pendidikan Islam yang inklusif.
Analisis Pengendalian Mutu Produk Selai Wortel Berbasis Diagram Pareto di YBSB Zahra Aulia Pazya; Amanda Chika Alifiah; Widya Nita Aswari; Sandhika Cipta Dewanto; Shabrina Nandika Shifa Bella; Warcito
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6113

Abstract

Yayasan Bina Sarana Bakti merupakan salah satu unit produksi olahan pangan yang mengembangkan produk selai wortel. Proses produksinya menghadapi sejumlah permasalahan mutu yang berpengaruh terhadap konsistensi hasil akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengendalian mutu serta mengidentifikasi jenis kecacatan dominan pada produk selai wortel dengan menggunakan alat kendali mutu berupa check sheet, diagram pareto, dan diagram fishbone. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara pada lini produksi. Data dikumpulkan dengan mencatat jenis dan frekuensi cacat yang terjadi selama proses pengolahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengendalian mutu di Yayasan Bina Sarana Bakti belum berjalan secara optimal. Berdasarkan hasil diagram pareto, dua jenis kecacatan paling dominan ditemukan pada tahap sterilisasi wadah yang tidak sempurna dan penyimpanan di ruang lembap, masing-masing sebesar 31,25 persen. Analisis fishbone menunjukkan bahwa kedua permasalahan tersebut dipengaruhi oleh faktor manusia, metode, dan lingkungan kerja. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada prosedur sterilisasi serta sistem penyimpanan untuk meningkatkan kestabilan dan mutu akhir produk selai wortel  
Peran Nilai dan Prinsip Anti-Korupsi sebagai Strategi Preventif dalam Mengatasi Kasus Korupsi di Indonesia Iwan Ridwan Paturochman; Rena Ningsih; Al-fie Lutfia Khairunnisa
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6160

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peran Nilai dan Prinsip Anti-Korupsi sebagai Strategi Preventif dalam Mengatasi Meningkatnya Kasus Korupsi di Indonesia”. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah sumber-sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan kebijakan pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi yang dapat berbentuk suap, gratifikasi, atau penyalahgunaan wewenang. Nilai-nilai anti korupsi seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan keadilan berperan penting dalam membangun budaya integritas. Faktor penyebab korupsi meliputi lemahnya moral individu dan rendahnya penegakan hukum. Strategi preventif dilakukan melalui pendidikan dan penanaman nilai integritas, sedangkan strategi represif melalui penegakan hukum yang tegas. Implementasi nilai anti korupsi di lingkungan pendidikan terbukti efektif sebagai upaya pencegahan dini terhadap perilaku koruptif.
Faktor Penyebab Korupsi: Analisis Internal, Eksternal, dan Upaya Internal Iwan Ridwan Paturochman; Nathania Tiara Putri; Taufik Imam Hidayat; Humaysi Camila Hilda Elzen
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6162

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan multidimensional yang berdampak serius pada pembangunan sosial, politik, dan ekonomi di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penyebab korupsi dari perspektif internal dan eksternal, serta mengevaluasi strategi pemberantasan yang telah diimplementasikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber akademik dan regulasi, serta analisis kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi sifat tamak, gaya hidup konsumtif, lemahnya integritas moral, serta kepribadian gelap. Faktor eksternal terkait dengan birokrasi yang berbelit, lemahnya pengawasan, monopoli kekuasaan, serta budaya permisif masyarakat. Strategi pemberantasan korupsi perlu mengintegrasikan pendekatan struktural dan individual, melalui penguatan penegakan hukum, reformasi birokrasi, pendidikan integritas, serta partisipasi masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya antikorupsi membutuhkan komitmen kolektif dan kebijakan yang konsisten untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI ANTAR ETNIS DI SD NEGERI CANDIREJO Ahmad Isroruddin; Lucky Rizky Fadhillah; Nurul Mubin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan multikultural serta dampaknya terhadap peningkatan sikap toleransi antar etnis di SD Negeri Candirejo. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan FGD, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural telah diintegrasikan dalam kurikulum, kegiatan pembelajaran, dan aktivitas sekolah seperti diskusi lintas etnis dan perayaan budaya bersama. Guru berperan sebagai fasilitator inklusif yang menanamkan sikap saling menghargai dan empati antar siswa. Implementasi ini berdampak positif terhadap meningkatnya toleransi, solidaritas sosial, dan kesadaran siswa akan pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman. Kendati demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan dana, beban administrasi guru, dan minimnya dukungan kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan pendidikan yang sistematis dan pelatihan berkelanjutan bagi guru agar pendidikan multikultural dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
TANTANGAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI ERA DIGITAL: KAJIAN TEORI DAN LITERATUR Wulan Sania Masruroh; Rizqina Tsalatsatun Huwaida; Nurul Mubin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6166

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah berdampak signifikan terhadap bidang pendidikan, termasuk penerapan nilai-nilai multikultural. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penerapan pendidikan multikultural di era digital dan mengusulkan solusi strategis untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui tinjauan pustaka terhadap sumber-sumber ilmiah terkini. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tantangan utama meliputi akses teknologi yang tidak merata, rendahnya tingkat literasi digital di antara guru dan siswa, bias budaya dalam konten digital, dan kurangnya dukungan dari kebijakan pendidikan inklusif. Namun demikian, era digital juga menawarkan peluang untuk memperkuat nilai-nilai seperti toleransi, empati, dan keadilan sosial melalui pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif, termasuk peningkatan kompetensi digital guru, pengembangan kurikulum multikultural berbasis teknologi, dan penerapan kebijakan yang mendorong pemerataan akses pendidikan. Pendidikan multikultural di era digital diharapkan dapat membentuk generasi yang inklusif, kritis, dan beretika dalam menghadapi tantangan global.