cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 449 Documents
MASA TIGA KERAJAAN BESAR (1500-1800) Muhammad Basri; Zuhrona Siregar; Inayatu Safitri
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.730

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika sosial dan politik selama Tiga Kerajaan Besar, sebuah model penting dalam sejarah Tiongkok kuno. Penelitian ini berfokus pada eksplorasi hubungan sosial, sistem politik, ekonomi, dan faktor budaya yang mempengaruhi perkembangan dan kelangsungan hidup tiga kerajaan besar. Sumber-sumber sejarah yang digunakan termasuk catatan resmi, literatur klasik, dan catatan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologis untuk mengeksplorasi struktur politik, peran individu-individu penting, hirarki sosial, norma-norma, dan dinamika masyarakat pada masa Tiga Kerajaan Besar. Model penelitian dilakukan dengan menganalisis secara kritis sumber-sumber primer dan sekunder, menginterpretasikan rencana-rencana tokoh-tokoh penting, kebijakan-kebijakan politik, dinamika ekonomi, dan faktor-faktor budaya yang mempengaruhi stabilitas atau perubahan sosial dan politik pada masa Tiga Kerajaan Besar. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perjalanan sejarah, struktur politik, struktur sosial, dan dinamika budaya pada masa tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan masyarakat Tiongkok kuno dan relevansinya dengan perkembangan sosial dan politik kontemporer.
Gambaran Penerimaan Diri Bagi Remaja  Yang Tinggal Di Panti Asuhan Rindia Septa Kurnia; Hidayani Syam; Susi Afrita
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.761

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pentingnya penerimaan diri bagi remaja yang tinggal di panti asuhan. Penerimaan diri adalah sikap positif seseorang terhadap karakteristik dirinya sendiri, merasa puas dengan kelebihannya dan mengakui keterbatasannya dalam menjalani kehidupan. Remaja panti asuhan adalah remaja yang tingal disebuah panti asuhan yang sudah tidak memiliki ibu,ayah,ayah dan ibu serta remaja yang ekonominya kurang memadai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang mengumpulkan data dengan wawancara,observasi dan studi kepustakaan/ dokumentasi. Wawancara dilakukan bersama remaja yang tinggal di panti asuhan beserta pengurus dan pengasuh panti asuhan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan diri sangat penting bagi remaja yang tinggal di panti asuhan.
Problematika Keterampilan Membaca pada Generasi Z Altoviah Nuha Belvar; Raihana Virza Aulia Lestari; Firial Fauziyah Diba; Mahmudah Fitriyah Z.A
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.777

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi problematika keterampilan membaca yang dihadapi oleh Generasi Z, sebuah kelompok generasi yang tumbuh dalam era teknologi dan informasi yang cepat. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi media dan efektivitas keterampilan membaca generasi ini, serta menjelajahi solusi dan strategi untuk meningkatkan literasi membaca mereka. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan dikumpulkan melalui kata-kata tertulis atau lisan dari partisipan atau perilaku yang diamati dalam penelitian ini. Metode kualitatif dipilih karena data yang dihasilkan berupa respons terhadap pengetahuan dan keterampilan generasi z terhadap keterampilan membaca. Dalam menghadapi problematika ini, penerapan pendekatan pendidikan karakter yang dapat mendorong etika membaca, peningkatan akses terhadap bahan bacaan yang beragam, dan pemanfaatan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan keterampilan membaca yang baik dan efektif. Implementasi strategi-strategi ini dapat memberikan solusi konkret untuk meningkatkan keterampilan membaca Generasi Z, mendukung pengembangan literasi mereka, dan mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan literasi modern.
PSIKOEDUKASI TIME MANAGEMENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. GOWA KENCANA MOTOR Nur Qurainun Yusuf; Amylya Nurul Fitra; Rahmat Permadi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.800

Abstract

Rangkap pekerjaan sering terjadi di perusahaan yang memiliki masalah keuangan atau permasalahan pada sumber daya manusia. Pada saat perusahaan mengalami masalah keuangan atau terbatasnya sumber daya manusia yang dimiliki, maka perusahaan akan memiliki tekanan untuk mengurangi jumlah karyawan dan menyelesaikan pekerjaan menggunakan sumber daya manusia yang ada. Keberhasilan perusahaan dapat diukur dari kemampuannya mengelola sumber daya manusia (SDM) dengan baik dan efektif. Pembagian kerja dikatakan efektif apabila suatu kelompok melakukan tugas sesuai dengan job desk yang telah terperinci sehingga mampu mencapai keberhasilan dalam suatu perusahaan tersebut. Melihat pentingnya Time Management yang baik bagi karyawan PT Gowa Kencana Motor dalam menghadapi beban kerja yang cukup banyak, maka Tim BKP Magang/Praktik kerja memandang penting untuk memberikan Psikoedukasi mengenai hal-hal yang perlu dipahami mengenai Time Management. Berdasarkan perbandingan antara jawaban posttest dan pretest maka dapat disimpulkan bahwa karyawan mendapatkan pengetahuan baru mengenai “5 tips Time Management for Workers melalui pemberian psikoedukasi.”
Kemampuan Penyesuaian Diri Remaja Awal Terhadap Lingkungan Di Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut Zaky Abdillah Arif; Elviana
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.810

Abstract

Kemampuan penyesuaian diri yang sehat terhadap lingkungan merupakan salah satu prasyarat yang penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/mental individu. Banyak individu yang menderita dan tidak mampu mencapai kebahagiaan dalam hidupnya karena ketidakmampuannya dalam menyesuaikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyesuaian diri remaja awal terhadap lingkungan di Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi dari keseluruhan subjek penelitian mengenai penyesuaian diri sebagian remaja awal mampu memantau perasaannya dengan baik, mereka mampu mengendalikan perasaan, menata emosi untuk mencapai suatu yang ingin mereka capai, optimis, religius dan memiliki sikap empati yang tinggi sesama teman di panti asuhan, sedangkan untuk beberapa remaja lainnya mengenai penyesuaian diri, bahwa sebagian besar remaja yang tinggal di panti asuhan  tersebut untuk diawal mereka sedikit merasakan sedih dan harus bisa belajar beradaptasi dengan baik, dilingkungan baru mereka, karena mereka yang sebelumnya tinggal bersama keluarga harus berlatih dan membiasakan diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, dan teman-teman atau individu yang baru pula, seiring berjalannya waktu mereka mulai bisa menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut.
POLA PENDIDIKAN SEKS ORANG TUA PADA REMAJA TUNAGRAHITA Resti Amelia; Jonyanis
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.843

Abstract

Pendidikan seks masih dianggap tabu oleh sebagian orang tua untuk diberikan kepada anaknya. Belum lagi bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus seperti anak tunagrahita. Orang tua senantiasa berasumsi bahwa sang anak tidak akan paham apabila dijelaskan sekalipun, padahal kasus kekerasan pada wanita difabel intelektual tidak sedikit. Belum lagi dengan fakta bahwasanya anak-anak tunagrahita meskipun kecerdasannya di bawah rata-rata tetapi libido atau hasrat seksualnya cenderung tinggi sehingga butuh adanya bimbingan yang tepat dan benar, baik itu dari orang tua maupun sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan pola asuh pendidikan seks yang diterapkan orang tua dalam memberikan pendidikan seks kepada remaja tunagrahita. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwasanya orang tua yang memiliki anak dengan kondisi tunagrahita telah memberikan pendidikan seks yang cukup kepada anak mereka sehingga tidak ada diantara mereka yang tidak sama sekali memberikan pendidikan seks dalam bentuk apapun. Pola asuh yang diterapkan pula didominasi dengan pola asuh demokratis. Pendidikan seks diberikan melalui banyak pertimbangan serta memfokuskan pada tujuan yang hendak dicapai yakni anak memperoleh bentuk pendidikan seks yang benar dan pola asuh yang tepat.
Analisis Semiotika Peran Ayah Dalam Film “Miracle In Cell No 7” Karya Hanung Bramantyo Mouren Arselly Moniaga; Guntur F Prisanto
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.844

Abstract

Seorang ayah dalam keluarga adalah sosok yang paling mengesankan karena dia memiliki komitmen yang fenomenal sebagai kepala keluarga. Ini adalah kondisi sosial yang dirasakan oleh budaya patriarki di mana inisiatif dan kekuasaan terbesar yang dipegang dan dibatasi oleh laki-laki. Film “Miracle In Cell No 7” Karya Hanung Bramantyo ini dibangun karena sangat terkenal di Korea dan banyak negara telah menghadirkan film ini. Kemudian, karena peran ayah sering dijadikan sebagai pemicu utama cerita dan sumber pertengkaran dalam keluarga, karena keanehan tersebut maka eksplorasi ini dikoordinasikan untuk mengetahui bagaimana peran sang ayah yang dibahas dalam Film "Miracle In Cell No 7" Karya Hanung Bramantyo memanfaatkan strategi subyektif dengan paradigma kritis. Penulis memilih lima adegan untuk ditelaah dengan menggunakan metode analisis semiotika John Fiske yang terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu, level realitas, level representasi dan level ideologi. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa paran ayah di representasikan sesuai dengan ciri budaya patriarki privat dan memiliki peran sebagai seorang protector (sebagai seorang pelindung dan pengontrol), decision maker (sebagai seorang pembuat keputusan), provider (sebagai seorang penyedia fasilitas), dan responsibility (sebagai seorang yang memenuhi kebutuhan) kepada keluarganya.
HUBUNGAN KECENDERUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA PEREMPUAN Syafira Dwi Andini; Untung Subroto
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kecenderungan kecanduan game online dengan perilaku agresif pada remaja perempuan. Individu akan mengalami kecanduan game apabila dalam penggunannya sudah terlalu berlebihan. Kecanduan game online merupakan tindakan individu yang sudah tidak bisa mengontrol dirinya ketika bermain game dan mengakibatkan masalah bagi diri sendiri. Kecanduan game online akan menimbulkan perilaku agresif pada individu. Perilaku agresif merupakan suatu tindakan yang bertujuan untuk menyakiti dan mencelakakan individu lain yang tidak mengharapkan adanya perilaku tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif koresional dengan teknik pengambilan data convenience sampling. Penelitian ini mendapatkan responden sebanyak 163 remaja  perempuan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Game Scale Addiction (GAS) milik Lemmens et al. (2009) dan juga ­Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) milik Buss & Perry (1992). Kemudian data diolah menggunakan aplikasi SPSS dan diuji menggunakan uji korelasi Spearman antara kecanduan game online dengan perilaku agresif. Hasilnya, didapatkan nilai koefisien korelasi r sebesar 0.279 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0.000 < 0.05. Artinya, ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecenderungan kecanduan game online dengan perilaku agresif. Semakin tinggi kecanduan game  online, maka semakin tinggi pula perilaku agresif yang ditimbulkan. Begitupun sebaliknya.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DAN SELF-ACCEPTANCE PADA MAHASISWA PASCA PUTUS CINTA Anisa Fahira Rahman; Untung Subroto
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.851

Abstract

Penelitian ini dilakukan terkait mekanisme koping dengan self acceptance pada mahasiswa pasca putus cinta. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan self acceptance pada mahasiswa pasca putus cinta itu sendiri. Partisipan yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah mahasiswa (S1) laki-laki dan perempuan yang berumur sekitar 18 sampai 23 tahun. Memiliki pengalaman putus cinta minimal 6 bulan dan maksimal 1 tahun setelah putus cinta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumlah 110 orang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan google form dan excel untuk melihat hasil data yang telah dikumpulkan. Hasil uji statistik diperoleh P value = 0,000, pada α = 0,05 (p< α) maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna atara hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dan self-acceptance pada mahasiswa pasca putus cinta. Hasil Uji reliabilitas menunjukan bahwa strategi mekanisme koping problem focused coping bernilai 0,692 dan emotion focused coping bernilai 0,834 memiliki nilai α > 0,60 yang mengartikan keduanya tergolong reabilitas, namun terkait strategi mekanisme koping yang lebih reabilitas yakni emotion focused coping.
Analisis Historis Sikap Masyarakat Mandar terhadap Perbedaan Waktu Salat Idul Fitri Ummu, Ummu Bissalam; Zakiy, Ahmad Zakiy
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.875

Abstract

Umumnya perbedaan pendapat sering kali menimbulkan konflik. Namun, tidak jarang dalam beberapa kasus, perbedaan menimbulkan kerukunan. Hal tersebut dapat disaksikan sebagaimana pembahasan studi kasus dalam penelitian ini mengenai perbedaan pendapat dalam penetapan waktu pelaksanaan salat Idul Fitri tahun 2023, oleh ormas Islam Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah pada masyarakat Mandar di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sebab terjalinnya kerukunan masyarakat Mandar dalam menerima perbedaan pendapat tersebut dengan melakukan pendekatan analisis historis dan kajian kontekstual. Metode yang digunakan kualitatif-deskriptif dengan memaparkan hasil studi Pustaka. Dengan demikian, ditemukan adanya keterkaitan sejarah perjanjian antar kerajaan yang disebut “Allamungan Batu di Luyo” dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tanah Mandar serta adanya tradisi hasil akulturasi budaya Mandar dan Islam, yakni “Sayyang Pattuqduq/ Totamma” yang bertujuan menjaga keharmonisan antar golongan di masyarakat. Hal ini juga tergambarkan dari sikap dukungan pemerintah setempat yang memperbolehkan fasilitas umum seperti lapangan untuk kegiatan tersebut.

Page 8 of 45 | Total Record : 449