cover
Contact Name
Fahmi
Contact Email
fahmi@ulm.ac.id
Phone
+6285348001395
Journal Mail Official
ijseas@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kampus ULM Banjarmasin, Gedung FKIP 1, Ruang Prodi Pendidikan IPA FKIP ULM Lt. 2
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
INDONESIAN JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND APPLIED SCIENCE
ISSN : 27768252     EISSN : 30635942     DOI : https://doi.org/10.20527
Core Subject : Science, Education,
INDONESIAN JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND APPLIED SCIENCE (IJSEAS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan IPA FKIP ULM. IJSEAS menerbitkan artikel bidang pendidikan, rumpun keilmuan pendidikan IPA, pendidikan kimia, pendidikan fisika, dan pendidkan biologi. IJSEAS terbit 2 nomor setiap satu tahun.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
PENGARUH BERMAIN KOLASE TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK ANAK SEKOLAH DASAR PADA KONSEP LINGKUNGAN SEHAT Abdurrahim Abdurrahim; Fahmi Fahmi
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.13309

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik pada anak usia 6 tahun di SDN Kuin Selatan 6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain kolase terhadap kemampuan motorik anak. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group prestest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara kegiatan bermain kolase terhadap kemampuan motorik anak. Dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan motorik anak SDN Kuin Selatan 6.Kata kunci: Sekolah dasar, bermain kolase, kemampuan motorik. The problem in this study is the low motor skills of 6-year-old children at SDN Kuin Selatan 6. This study aims to determine the effect of collage playing activities on children's motor skills. The research method used is pre-experimental with a one group pretest-posttest design. The sampling technique uses saturated samples. The data collection technique used is the observation technique. The results of the study showed an effect between collage playing activities on children's motor skills. Evidenced by an increase in the motor skills of children at SDN Kuin Selatan 6.Keywords: Elementary school, collage play, motor skills.
FUNCTION JUKUNG FOR COMMUNITY ECONOMIC ACTIVITIES IN LOK BAINTAN VILLAGE, SUNGAI TABUK DISTRICT, BANJAR DISTRICT Herlina Herlina; Mutiani Mutiani; Jumriani Jumriani
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.12572

Abstract

Jukung is the name for traditional transportation from the Banjar tribe in South Kalimantan. In its current development, the use of jukung is starting to fade, due to the impact of globalization and technological advances in the land transportation sector which has resulted in a decline in interest in the use of traditional means of transportation such as jukung, which is now difficult to compete with more modern land vehicles. Despite this, the majority of Banjar people, especially those living in Lok Baintan Village whose homes are close to the river, still have a significant dependence on the water transportation system to carry out their economic activities. Jukung is used by the community as a means of transportation at the Floating Market. This floating market is very unique because the traders use jukung as selling stalls. This research aims to determine the function of Jukung for community economic activities in Lok Baintan Village, Sungai Tabuk District, Banjar Regency. This research is a type of qualitative research, which is carried out by collecting data, generally researchers can obtain descriptive data or documentation obtained from observation activities. The data collection techniques applied were observation, interviews and documentation. Research results show that jukungs are very functional for the community, namely that they can transport plantation agricultural products from rice fields and can be used as stalls for selling on floating markets. Then the jukung also functions to catch fish in the river and provide services for people who want to ride the jukung.Keyword: Function, jukung, economic activity. Jukung merupakan sebutan untuk alat transportasi tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Dalam perkembangannya saat ini, penggunaan jukung mulai memudar, dikarenakan adanya dampak globalisasi dan kemajuan teknologi di bidang transportasi darat yang mengakibatkan menurunnya minat penggunaan alat transportasi tradisional seperti jukung yang saat ini sudah sulit bersaing dengan kendaraan darat yang lebih modern. Meskipun demikian, sebagian besar masyarakat Banjar, khususnya yang tinggal di Desa Lok Baintan yang tempat tinggalnya dekat dengan sungai, masih memiliki ketergantungan yang cukup besar terhadap sistem transportasi air untuk menjalankan kegiatan ekonominya. Jukung digunakan oleh masyarakat sebagai alat transportasi di Pasar Terapung. Pasar terapung ini sangat unik karena para pedagangnya menggunakan jukung sebagai lapak berjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi Jukung bagi kegiatan ekonomi masyarakat di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, pada umumnya peneliti dapat memperoleh data deskriptif atau dokumentasi yang diperoleh dari kegiatan observasi. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jukung sangat berfungsi bagi masyarakat, yaitu dapat mengangkut hasil pertanian perkebunan dari persawahan dan dapat dijadikan lapak untuk berjualan di pasar terapung. Kemudian jukung juga berfungsi untuk menangkap ikan di sungai dan memberikan pelayanan bagi masyarakat yang ingin menaiki jukung.Kata kunci: Fungsi, jukung, kegiatan ekonomi.
PERSEPSI GURU IPA DI SMP YANG MENGIMPLEMENTASIKAN TMF TERHADAP KETERLAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA Ni Wayan Karlina; Sauqina Sauqina; Rizky Febriyani Putri; Maya Istyadji
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.12016

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A dalam meningkatkan kualitas praktik mengajar guru sebagai bahan evaluasi bagi guru dalam menerapkan TMF (2) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A tentang peran TMF dalam mendukung kurikulum merdeka belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menngunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan coding kemudian triangulasi sumber dan triagulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan persepsi guru dalam implementasi meningkatkan praktik dalam mengajar dengan TMF yaitu kebebasan dalam mengajar. Sehingga mampu memvariasikan metode dan model dalam penyampaian materi kepada siswa dikarenakan dalam penyusunan konten bersifat fleksiblitas. Peran aspek TMF yang dimiliki SMP A mampu meningkatkan kompetensi guru dan memberikan kemudahan kepada guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka juga sejalan dengan TMF yang dimiliki sekolah pada kelas maupun administratif agar memperbaiki kualitas pengajaran guru.Kata kunci: IPA, Kurikulum merdeka, persepsi guru SMP, TMF. This study aims: (1) To determine the perception of science teachers at SMP A in improving the quality of teacher teaching practices as evaluation material for teachers in implementing TMF (2) To determine the perception of science teachers at SMP A about the role of TMF in supporting the independent learning curriculum. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. The sampling technique used purposive sampling. The data analysis technique used coding then source triangulation and technique triangulation. The results of the study showed that teacher perceptions in the implementation of improving teaching practices with TMF were freedom in teaching. So that they are able to vary the methods and models in delivering material to students because the content preparation is flexible. The role of the TMF aspect owned by SMP A is able to improve teacher competence and provide convenience for teachers in implementing the independent curriculum, also in line with the TMF owned by the school in class and administration in order to improve the quality of teacher teaching.Keywords: Science, Independent Curriculum, Junior High School Teachers' Perceptions, TMF.
INKUIRI TERBIMBING DAN PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA PADA MATERI ASAM BASA Laila Farida; Fahmi Fahmi
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.13311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan aktivitas siswa, keterampilan proses sains siswa dan ketuntasan belajar siswa pada materi asam basa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakkan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta analisis dan refleksi. Siklus I diadakan tiga kali pertemuan dan siklus II diadakan dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3 Banjarmasin yang berjumlah 37 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan aktivitas siswa pada siklus I dengan kriteria baik meningkat pada siklus II dengan kriteria sangat baik (2) Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada siklus I sebesar 72% dengan kriteria baik dan pada siklus II sebesar 95,84% dengan kriteria istimewa (3) Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa pada materi asam sebesar 72,97%, yaitu dari 27,03% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II.Kata kunci: Inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, asam basa. This study aims to improve student activity, students' science process skills and students' learning completeness in acid-base material. This study uses a classroom action research design implemented in 2 cycles. Each cycle consists of planning, action implementation, observation and evaluation stages, and analysis and reflection. Cycle I was held in three meetings and cycle II was held in two meetings. The subjects of the study were 37 students of class XI IPA 3 of SMA Negeri 3 Banjarmasin. Data collection techniques used observation, interview, and test techniques. The results of the study showed that (1) The application of the guided inquiry learning model can increase student activity in cycle I with good criteria increasing in cycle II with very good criteria (2) The application of the guided inquiry learning model can increase students' science process skills in cycle I by 72% with good criteria and in cycle II by 95.84% with excellent criteria (3) The application of the guided inquiry learning model can increase students' learning completeness in acid material by 72.97%, namely from 27.03% in cycle I to 100% in cycle II.Keywords: Guided inquiry, science process skills, acids bases.
INOVASI LKPD BERMUATAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK I Wayan Agus Setyawan Saputra; Syubhan Annur; Yasmine Khairunnisa
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.12896

Abstract

Pengetahuan lokal mengandung nilai tradisi dan budaya dapat diintegrasikan kedalam materi pembelajaran sehingga menghasilkan kebermaknaan pembelajaran. Namun banyak guru belum menerapkannya karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman para guru. Media pembelajaran salah satu sumber daya yang digunakan dalam membantu pembelajaran dan dapat diintegrasikan dengan pengetahuan lokal sehingga mampu meningkatkan hasil belajar. LKPD yang diintegrasikan dengan pengetahuan lokal serta dikembangkan dengan model ADDIE dan metode R&D. Aspek validasi media, kepraktisan dan efektivitas digunakan untuk menganalisa kelayakan, kemudahan, manfaat dan peningkatan hasil belajar. Validasi media pembelajaran memperoleh persentase 74%, LKPD dinyatakan layak. Kepraktisan media memperoleh persentase 68%, LKPD dinyatakan mudah digunakan dan bermanfaat. Peningkatan hasil belajar diperoleh dari hasil tes yang diuji memperoleh n-gain 0.71, LKPD dinyatakan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.Kata kunci: Inovasi, kearifan lokal, LKPD, hasil belajar. Local knowledge contains traditional and cultural values that can be integrated into learning materials to produce meaningful learning. However, many teachers have not implemented it due to limited resources and lack of understanding of teachers. Learning media is one of the resources used to assist learning and can be integrated with local knowledge so as to improve learning outcomes. LKPD integrated with local knowledge and developed with the ADDIE model and R&D method. The aspects of media validation, practicality and effectiveness are used to analyze the feasibility, ease, benefits and improvement of learning outcomes. Validation of learning media obtained a percentage of 74%, LKPD was declared feasible. The practicality of the media obtained a percentage of 68%, LKPD was declared easy to use and useful. Improvement in learning outcomes was obtained from the results of the tests tested obtained an n-gain of 0.71, LKPD was declared able to improve student learning outcomes.Keywords: Innovation, local wisdom, LKPD, learning outcomes. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5