cover
Contact Name
Anting Wulandari
Contact Email
antingwulandari5@gmail.com
Phone
+6285773653505
Journal Mail Official
joseam@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Untirta, Jl. Jendral Soedirman KM. 3 Cilegon 42435 Provinsi Banten
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Systems Engineering and Management
ISSN : -     EISSN : 29640040     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Systems Engineering and Management (JOSEAM) is a peer-reviewed, open-access journal published twice a year, in March and September. It is published by the Department of Industrial Engineering, Sultan Ageng Tirtayasa University, Indonesia. JOSEAM aims at students, educators, and industrial engineering practitioners. It publishes articles on industrial engineering or related fields, such as production systems and control, manufacturing systems, supply chain, optimization, health and safety, ergonomics, and industrial management. Submission can be written in English or Indonesia. We welcome submission from all over the world. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2024)" : 10 Documents clear
Strategi Pengembangan Bisnis UMKM ABC dengan Pendekatan Business Model Canvas, Analytical Hierarchy Process, dan SWOT Anggraeni, Shanti Kirana; Ummi, Nurul; Ekawati, Ratna; Maulana, Rizky; Febiati, Evi
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29416

Abstract

Perkembangan teknologi modern telah mendorong perubahan signifikan dalam cara manusia berkomunikasi dan bertransaksi, termasuk dalam belanja online yang semakin populer di Indonesia. UMKM ABC, yang bergerak di bidang fashion, dihadapkan pada tantangan serius akibat pandemi COVID-19 yang mempengaruhi perilaku konsumen dan mengharuskan adaptasi ke pemasaran online. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bisnis ABC melalui analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja usaha. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diterapkan untuk menentukan strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan penjualan dan profitabilitas. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, serta analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi internal dan eksternal UMKM ABC masih lemah, mengindikasikan perlunya evaluasi dan pengembangan strategi yang lebih efektif. Strategi alternatif yang diusulkan mencakup pengembangan produk dan peningkatan visibilitas di platform digital untuk meningkatkan daya saing. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan strategis bagi UMKM dalam menghadapi persaingan di pasar online.
Analisis Teori Antrian Pada Loket Masuk Ramayana Cilegon Octaviany, Chyntia Devi; Bagus, Candra; Maharani, Zahra Dwi; Yadi, Yayan Hary
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.30019

Abstract

Ramayana Cilegon merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang terdapat di Cilegon. Ramayana buka dari jam 9 pagi hingga jam 10 malam. Maka dari itu banyak penduduk Cilegon yang memenuhi pusat perbelanjaan tersebut. Karena hal itulah antrian masuk pada Ramayana Ciplaz Cilegon dipadati penduduk. Dikarenakan ramai dikunjungi pengunjung maka dari itu terjadi antrian di Ramayana Ciplaz Cilegon. Maka dari itu tujuan dari dilakukannya proses antrian adalah untuk menentukan distribusi data pada antrian ramayana dan menyelesaikan permasalahan antrian yang terjadi pada ramayana Cilegon. Setelah dilakukan pengolahan data didapatkan hasilnya adalah nilai tingkat utilitas sebesar 0,9. Hal ini menunjukkan bahwa antrian mendekati dari kapasitasnya. Jumlah rata-rata kendaraan yang menunggu dalam antrian (Lq) adalah 8 kendaraan, sedangkan yang berada system (Ls) adalah 10 kendaraan. Waktu tunggu rata – rata antrian (Wq) Sebesar 8,57 menit, dan dalam system (Ws) sebesar 10,51 menit. Hasil tersebut menandakan bahwa sistem antrian di pintu masuk Ramayanan harus dioptimalkan dengan berupaya mengurangi durasi waktu tunggu dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas layanan. Perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan menambah jalur layanan dan meningkatkan efisiensi proses guna dapat berkontribusi dalam peningkatan kepuasan pengunjung terhadap kualitas layanan di Ramayana.
Perancangan Detail Engineering Design (DED) dalam Upaya Revitalisasi Kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Margaluyu Kota Serang Ramadhan, Tubagus Raihan; Sonda, Atia; Ulfah, Maria; Fachrur, Aditya Rahadian; Dewantari, Nustin Merdiana; Bahauddin, Achmad; Lufianawati, Dina Estining Tyas; Mariawati, Ade Sri; Herlina, Lely; Ummi, Nurul; Mutaqin, Ade Irman Saeful
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29493

Abstract

Permukiman kumuh di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Margaluyu, Kota Serang, seringkali dihadapkan pada infrastruktur yang buruk, kepadatan penduduk tinggi, serta terbatasnya akses ke layanan dasar seperti sanitasi dan air bersih. Masalah ini diperparah oleh urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang pesat, sehingga diperlukan upaya revitalisasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Salah satu langkah penting dalam upaya ini adalah perancangan Detail Engineering Design (DED), yang bertujuan menghasilkan gambar teknis lengkap dan spesifik sebagai panduan dalam pelaksanaan proyek. Dalam konteks ini, DED untuk jalan lingkungan dan sistem drainase di Kelurahan Margaluyu dirancang untuk meminimalisir kesalahan pelaksanaan dan menjamin keberlanjutan proyek. Kriteria konstruksi yang diusulkan mencakup jalan dengan fungsi penghubung antar kawasan dan sistem drainase untuk mengendalikan limpasan air hujan serta limbah. DED diharapkan dapat berfungsi sebagai landasan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur yang terstruktur dan berkelanjutan. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan pentingnya pendekatan perencanaan yang terstruktur, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan untuk memastikan desain yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan berdampak positif terhadap kualitas hidup di kawasan tersebut.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Pada UMKM Rabeg Kemasan KULE Ummi, Nurul; Bahauddin, Achmad; Octaviany, Chyntia Devi; Martyara, Dara; Fauzul, Ahmad Mulka; Anatoly, Marcelino
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.30218

Abstract

UMKM Rabeg Kemasan KULE merupakan UMKM yang memproduksi olahan daging kambing khas Banten dalam kemasan. UMKM ini hadir sebagai inovasi untuk menjawab kebutuhan pasar akan produk makanan tradisional yang praktis dan tahan lama, sekaligus berupaya memperluas jangkauan pasar hingga keluar wilayah lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status kelayakan bisnis dan memberikan rekomendasi yang dapat membantu UMKM Rabeg Kemasan KULE dalam mengambil keputusan strategis yang tepat, sehingga mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif dan memenuhi kebutuhan konsumen secara optimal. Analisis kelayakan dilakukan dengan menganalisis aspek non-finasial dan finansial. Aspek non-finansial ditinjau dari segi hukum, teknis, dan pemasaran. Sedangkan, aspek finansial ditinjau dengan menggunakan beberapa parameter kelayakan finansial usaha yakni Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Berdasarkan aspek finansial, UMKM Rabeg Kemasan KULE dinyatakan layak untuk dilakukan karena memiliki Net Present Value (NPV) sebesar Rp28.277.142 yang mana nilai NPV > 0 sehingga dapat diartikan usaha layak dilakukan, kemudian nilai Internal Rate Of Return (IRR) sebesar 11,28% dimana nilai tersebut lebih besar dari  Minimum Acceptable Rate of Return sebesar 6%, kemudian Payback Period (PP) pada tahun ke-16 yang mana masih belum melewati umur ekonomis gedung yaitu 20 tahun, dan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) 1,64 dimana nilai tersebut lebih dari satu atau BCR > 1 sehingga dapat dinyatakan bahwa usaha tersebut layak dilakukan karena manfaat dari bisnis tersebut lebih besar daripada biayanya. Selain itu berdasarkan aspek non-finansial, UMKM Rabeg Kemasan KULE juga memiliki hukum, teknis serta pemasaran yang mendukung. Maka dari itu secara keseluruhan UMKM Rabeg Kemasan KULE dinyatakan layak untuk dilakukan.
Rancangan Pendistribusian Air Mineral Toko Cahaya Abadi Menggunakan Shortest Route Method Ekawati, Ratna; Anggraeni, Shanti K; Febiati, Febiati; Ferdinantd, Putro Ferro
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29176

Abstract

Air minum adalah kebutuhan primer manusia untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Biasanya air minum didapat dengan membeli pada Supermarket, swalayan, Toko sekitar rumah maupun depot-depot air minum disekitar perumahan tempat tinggal. Distributor air mineral terdiri dari pabrik yang nanti akan diantarkan ke depot atau agen dalam mendistribusikan kepada pelanggan. Air mineral yang biasanya digunakan adalah air mineral galon dan air mineral dalam kemasan. Pada pendistribusian yang terjadi rute yang dilalui oleh setiap depot atau agen dalam adalah penting karena berpengaruh biaya transportasi yang akan dikeluarkan. Network analysis didefinisikan sebagai metode dalam menganalisis sistem informasi geografi yang digunakan untuk analisis berbasis jaringan seperti rute, arah perjalanan, fasilitas terdekat atau analisis mengenai jangkauan pelayanan suatu sarana. Penelitian ini menggunakan model jaringan shortest route yang terdapat  pada metode network analysis. Toko Cahaya Abadi membantukan pengiriman produk secara tepat waktu dengan biaya yang efisien. Tujuan dari pendistribusi ini adalah mengetahui jalur yang memberikan rute terpendek sehingga berdampak dalam meminimalkan biaya transportasi dan  berdampak terhadap kepuasan pelanggan. Pencarian rute terpendek atau tercepat untuk pengiriman galon dari pusat sampai ke tujuan dengan metode shortest route. Toko Cahya Abadi melalui Gunung Watu – Palm Hills – BPI – Metro – Serdang dengan total jarak yang ditempuh sebesar 16,750 km . 
Pengaruh Suhu Lingkungan Terhadap Beban Kerja Fisik dan Mental Pada Pekerja Operator Tabung Gas LPG 3kg Di SPPBE PT. XYZ Umyati, Ani -; Pratama, Yudistira Guntur; Dewantari, Nustin Merdiana
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29648

Abstract

Sektor minyak dan gas bumi sangat penting bagi pembangunan nasional Indonesia, termasuk penjualan LPG 3kg. SPPBE PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengisian dan distribusi bulk elpiji. Pekerjaan operator dilakukan di luar ruangan pada area terbuka sehingga membuat operator merasakan suhu panas saat bekerja. Penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX untuk mengukur beban kerja mental dan metode %CVL untuk mengukur beban kerja fisik. Penelitian ini melibatkan 6 operator pengisian dan 9 operator bongkar muat. Hasil pengukuran beban kerja fisik menunjukkan 3 operator pengisian tidak terjadi kelelahan, sementara 3 lainnya diperlukan perbaikan dan semua operator pengisian memiliki beban kerja mental tinggi. Sementara itu, pengukuran beban kerja fisik pada 9 operator bongkar muat menunjukkan terjadi kelelahan dan memiliki beban kerja mental sangat tinggi. Pada operator pengisian, hasil uji t menunjukkan nilai signifikan Sig 0.034, yang berarti ada pengaruh suhu lingkungan terhadap beban kerja fisik, sementara hasil uji t untuk beban kerja mental menunjukkan nilai Sig 0.864, yang berarti tidak ada pengaruh suhu lingkungan terhadap beban kerja mental. Untuk operator bongkar muat, hasil uji t menunjukkan nilai Sig 0.046 untuk beban kerja fisik dan 0.046 untuk beban kerja mental, yang berarti suhu lingkungan mempengaruhi kedua jenis beban kerja tersebut . 
Measurement of Physical Workload Using the NIOSH (National Institute of Occupational Safety and Health) Method for Rice Transport Activities at Kranggot Market - Cilegon Fitriani, Dwi; Amanda, Novita; Dewantari, Nustin Merdiana; Mariawati, Ade Sri; Herlina, Lely; Umyati, Ani
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29465

Abstract

Kranggot Market is one of the markets in the city of Cilegon. This traditional market sells various essential goods and basic necessities, one of which is rice. The rice sold at Kranggot Market is supplied from various regions, transported by supplier trucks to rice shops in the market. The rice offloaded from the trucks is typically carried directly by the workers of these shops. The loads carried by the workers vary, ranging from 5 kg to 50 kg, which can pose physical hazards to their bodies, such as bending issues, fractures, spine injuries, and other risks.To address these issues, a physical workload measurement is conducted on rice-carrying workers using the NIOSH method. The study aims to calculate the Recommended Weight Limit (RWL) and Lifting Index (LI), provide recommendations, and assess whether the lifting activities performed by the workers pose risks or are within safe limits. According to the calculation results, the RWL and LI values before the improvements were 10.21 and 4.90, respectively, at the origin position, and 12.67 and 3.95 at the destination position. After the suggested improvements were implemented, the RWL and LI values reached 46.32 and 1.08, respectively. It can be concluded that the recommended improvements using material handling can reduce the risk of injury to workers.
Penerapan Material Flow Analysis (MFA) pada konsep pengembangan kawasan eco – industri berbasis industri nanas kaleng Wulandari, Anting; Nugraha, Aditya Wahyu
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29785

Abstract

Pada saat ini telah berkembang istilah “eco – industrial zone”, dimana pada kawasan ini terdiri dari kumpulan – kumpulan industri yang memiliki integrasi sehingga dampak lingkungan yang muncul dapat direduksi seminimal mungkin. Eco – industrial zone memungkinkan terjadinya pertukaran massa dan energi dari satu industri ke industri yang lain. Hal ini dapat memberikan manfaat berupa pengurangan input yang masuk kedalam wilayah eco – industrial zone dan juga dapat mengurangi dampak lingkungan yang muncul dalam suatu kawasan industri. Pertukaran massa dan energi pada kawasan eco – industrial  dapat dikaji dengan menggunakan MFA (material flow analysis). Hasil kajian analisis konsep kawasan eco – industri berbasis industri nanas kaleng PT GGPC (Great Giant Pineapple Company) menggunakan metode MFA menunjukkan bahwa adanya potensi pembangunan sebuah kawasan eco – industri dengan basis industri pengalengan nanas pada PT GGPC (Great Giant Pineapple Company) sebagai salah satu penyedia bahan baku dan PLN sebagai sumber utama penyedia listrik. Beberapa industri yang dapat dikembangkan dalam kawasan tersebut meliputi peternakan, RPH, industri kulit samak, industri gelatin dan industri olahan daging. Konsep kawasan eco – industri ini masih perlu dikembangkan untuk mengurangi limbah yang terbentuk seminimal mungkin.
Mitigasi Risiko Rantai Pasok Sayur Menggunakan Metode House of Risk Ulfah, Maria
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29424

Abstract

UKM Sayur  merupakan UKM yang bergerak dalam bidang retailer sayuran. UKM  ini pada aktivitas rantai pasok terutama pada proses distribusi masih sering ditemukan risiko seperti kualitas sayuran yang dikirim rusak, keterlambatan pengiriman sayur,oleh karena itu dibutuhkan analisis risiko untuk menemukan risiko yang ditimbulkan dari setiap masalah yang ada agar dapat mengantisipasi kerugian dan hambatan yang dapat ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risk event yang terjadi pada rantai pasok sayuran, menentukan risk agent prioritas pada rantai pasok sayuran, dan menentukan strategi mitigasi yang diprioritaskan untuk diterapkan pada rantai pasok sayuran. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode SCOR (Supply Chain Operation Reference) dan HOR (House of Risk). SCOR digunakan untuk mengidentifikasi risk event dan mengklasifikasikannya berdasarkan 5 dimensi (plan, source, make, deliver dan return). HOR digunakan untuk menentukan prioritas sumber risiko dan aksi mitigasi yang perlu dilakukan. Pada UKM ini terdapat 14 risk event, yaitu pada plan terdapat 2 kejadian, source 4 kejadian, make 3 kejadian, deliver 4 kejadian, dan return 1 kejadian. Terdapat 10 risk agent yang menyebabkan terjadinya risk event. Terdapat 8 strategi mitigasi yang perlu dilakukan terhadap risiko-risiko prioritas yang terjadi.
Analisis Risiko Rantai Pasok Produk Genteng Menggunakan Metode House of Risk Ulfah, MT, Maria; Ferdinant, Putro Ferro; Muharni, Yusraeni; Wulandari, Anting; Sonda, Atia; Saeful Mutaqin, Ade Irman; Gunawan, Akbar
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.30073

Abstract

UMKM  Genteng H.Rosyid merupakan salah satu UMKM yang memproduksi genteng. UMKM  ini pada aktivitas rantai pasoknya terutama pada proses produksinya masih ditemukan risiko seperti sulitnya memperoleh bahan baku, harga bahan baku yang tinggi, waktu pengiriman terlambat dan lain-lain. Oleh karena itu dibutuhkan analisis risiko untuk menemukan risiko yang ditimbulkan agar dapat mengantisipasi kerugian dan hambatan yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risk event dan risk agent pada rantai pasok produk genteng, dan menentukan strategi mitigasi yang diprioritaskan untuk diterapkan pada rantai pasok produk genteng. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode SCOR (Supply Chain Operation Reference) dan HOR (House of Risk). SCOR digunakan untuk mengidentifikasi risk event yang terdiri dari 5 dimensi yaitu plan, source, make, deliver dan return. HOR digunakan untuk menentukan prioritas risk agent dan aksi mitigasi yang perlu dilakukan. Berdasarkan hasil identifikasi risiko diperoleh 12 risk event dan 12 risk agent serta 5 aksi mitigasi yaitu menyediakan safety stock bahan baku, menyediakan alat (tools) cadangan, menyediakan lebih banyak alat yang siap pakai, mempersiapkan alternatif lain untuk proses pengeringan produk setengah jadi, tempat pengambilan bahan baku dijadikan indoor, menyediakan lebih banyak supplier bahan baku.

Page 1 of 1 | Total Record : 10