cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Social Society
ISSN : -     EISSN : 28088506     DOI : https://doi.org/10.54065/28088506
Core Subject : Humanities, Social,
Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan edisinya dua kali setahun yaitu pada bulan juni dan desember. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Tansformasi Digital Layanan & Administrasi Publik, (2) Kebijakan Perlindungan Sosial Masyarakat, (3) Kebijakan, Organisasi, dan Manajemen Layanan, (4) Manajemen dan Perlindungan Karyawan, dll
Articles 82 Documents
Pemanfaatan Analisis Break-Even Point: Studi Kasus UMKM Warung Geprek Siallagan, Hamonangan; Situmorang, Novita Sari Rejeki; Sianipar, Fitri J; Simamora, Lamsehat Tiarmauli; Sianturi , Eby Mail
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.809

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk warung geprek, memainkan peran penting dalam perekonomian daerah. Namun, sebagian besar pelaku usaha belum memanfaatkan alat analisis keuangan secara optimal, khususnya Break-Even Point (BEP) sebagai dasar perencanaan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan BEP dalam perencanaan laba pada UMKM warung geprek di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner keuangan, dan observasi langsung terhadap lima warung geprek terpilih di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dari lima warung mencapai titik impas dengan margin of safety positif, sedangkan satu warung mengalami kerugian karena tidak memenuhi BEP. Analisis menunjukkan bahwa struktur biaya, volume produksi, dan strategi penetapan harga sangat memengaruhi keberhasilan pencapaian laba. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman dan penerapan analisis BEP dalam pengambilan keputusan keuangan UMKM, serta mendorong perlunya evaluasi rutin terhadap kinerja usaha guna meningkatkan profitabilitas.
Pengaruh Kualitas Produk, Desain Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Kendaraan Vario 150 PT Maulana Jaya Motor Amin, Alja Ananda; Risal, Taufiq
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.810

Abstract

Kemajuan teknologi di dunia otomotif dapat dilihat dari banyaknya produsen sepeda motor yang memproduksi kendaraan bermotor dengan berbagai keunggulan dan manfaat lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kualitas produk, desain produk, dan harga terhadap keputusan pembelian Keputusan Pembelian Kendaraan Vario 150 PT Maulana Jaya Motor. Keputusan pembelian adalah suatu bentuk perilaku konsumen untuk menggunakan produk dengan melalui beberapa proses dalam pengambilan keputusan sebelum membeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk, desain produk, dan harga terhadap Keputusan pembelian kendaraan Vario 150 PT Maulana Jaya Motor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan adalah aplikasi SPSS untuk pengambilan data. Objek penelitian pada penelitian ini adalah konsumen. Penelitian ini dilakukan tahun 2023. Sampel penelitian ini berjumlah 57 konsumen. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS versi 24.0. Pengujian data yang dilakukan menggunakan uji asumsi klasik dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, desain produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dan harga (X3) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil analisis secara simultan menunjukkan bahwa kualitas produk, desain produk, dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kendaraan Vario 150 PT Maulana Jaya Motor.
Pengaruh Marketing Mix dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen di Cafe Solata Kota Palopo Nurjannah, Nurjannah; Mahmut, Cici; Aulia, Nisma Tria; Fandy, Puput Febrianti; Aidil, Muh
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.813

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan konsumen, khususnya dalam konteks persaingan usaha kuliner yang semakin kompetitif di Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh marketing mix dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen di Café Solata Palopo. Secara khusus, penelitian ini mengevaluasi pengaruh marketing mix dan kualitas pelayanan secara simultan, serta pengaruh masing-masing variabel secara parsial terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi lapangan. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden yang dipilih melalui teknik incidental sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, kombinasi variabel marketing mix (produk, harga, promosi, dan lokasi) dan kualitas pelayanan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen pada tingkat signifikansi 5 persen. Namun, ketika diuji secara parsial, variabel marketing mix tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, sedangkan variabel kualitas pelayanan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan, yang mencakup aspek responsivitas, empati, dan keandalan tenaga kerja, memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap kepuasan pelanggan dibandingkan dengan elemen-elemen dalam strategi marketing mix. Oleh karena itu, disarankan agar pihak manajemen Café Solata lebih memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas pelayanan melalui pelatihan karyawan dan standarisasi prosedur layanan, serta melakukan evaluasi terhadap strategi marketing agar mampu mendukung peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.
Pengaruh Desain Kemasan, Iklan Media Sosial dan Testimoni Konsumen terhadap Minat Beli Produk Cushion Glad2glow (Studi Kasus Mahasiswa Feb Angkatan 2022 Universitas Andi Djemma Palopo) Nurjannah, Nurjannah; Flanda, Becky; Mahmut, Cici; Amanda, Amanda; Maharani, Komang Wangi
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.814

Abstract

Penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi karena persaingan pasar yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat beli konsumen secara lebih mendalam. Tujuan penelitian ini adalah yaitu untuk mengetahui pengaruh desain kemasan, iklan media sosial dan testimoni konsumen terhadap minat beli produk Cushion Glad2Glow pada Mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Angkatan 2022 Universitas Andi Djemma Kota Palopo. Waktu penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2025. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi, dan wawancara. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data ada dua yaitu data primer dan data sekunder.  Dalam penelitian ini yang akan dijadikan populasi adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2022 Universitas Andi Djemma Palopo yang menggunakan produk Cushion Glad2Glow. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menggunakan Cushion Glad2Glow yang ditetapkan dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel. Penelitian ini menggunakan sampling incidental. Studi ini menggunakan analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, dan analisis regresi linear berganda, yang mencakup uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Desain Kemasan berpengaruh negatif namun signifikan terhadap Minat Beli produk Cushion Glad2Glow. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa secara simultan variabel Desain Kemasan, Iklan Media Sosial, dan Testimoni Konsumen berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli produk Cushion Glad2Glow. Dengan demikian, hipotesis secara simultan diterima.
Pengaruh Faktor-Faktor Perilaku Konsumen Generasi Z Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kesehatan PT. Melia Sehat Sejahtera di Apotek Dear Farma Medan Tarigan, Sri Hulina; Sinurat, Elperida; Winarto, Winarto
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.818

Abstract

Urgensi pada penelitian ini terletak bagaimana konsumen Generasi Z mengubah kebiasaan pembelian mereka ketika menyangkut barang-barang kesehatan menjadi semakin signifikan. Aspek budaya, sosial, dan kepribadian memengaruhi pola konsumsi khas Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 dan 2012. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana karakteristik perilaku konsumen Generasi Z memengaruhi pembelian produk kesehatan Dear Farma Pharmacy Medan dari PT. Melia Sehat Sejahtera. Metodologi survei yang dikombinasikan dengan pendekatan kuantitatif kausal adalah metode penelitian. 225 klien atau pengguna saat ini yang membeli barang-barang kesehatan dari PT. Melia Sehat Sejahtera Medan berpartisipasi dalam penelitian ini. Sebanyak 69 balasan diperoleh, dengan margin kesalahan 5%, setelah rumus Slovin digunakan untuk menghitung sampel. Instrumen penelitian adalah kuesioner dengan skala Likert 5 poin yang telah diuji reliabilitas dan validitasnya. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang diberikan secara daring dan langsung. Analisis regresi linier berganda dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Hasilnya menunjukkan bahwa pengaruh budaya secara signifikan dan positif mempengaruhi keputusan pembelian konsumen (t-hitung 3,654). Dengan mempertimbangkan tingkat signifikansi 0,001<0,05 dan t-tabel 1,997, variabel sosial memberikan hubungan yang positif dan signifikan secara statistik (t-hitung 6,160). Ada korelasi yang kuat dan positif antara karakteristik kepribadian, seperti yang ditunjukkan oleh t-hitung 7,965, t-tabel 1,997, dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai F-hitung sebesar 72,189 menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut saling memengaruhi secara signifikan pada saat yang bersamaan. Dengan nilai F-tabel sebesar 2,75 dan perbedaan signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Dengan R2 yang disesuaikan sebesar 0,758, koefisien determinasi menunjukkan bahwa karakteristik budaya, sosial, dan kepribadian mencakup 75,8% varians dalam keputusan pembelian, sedangkan faktor lain memengaruhi sisanya sebesar 24,2%. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami perilaku konsumen Generasi Z dan memberikan implikasi praktis bagi strategi pemasaran produk kesehatan.
Pengaruh Brand Image, Kualitas Produk dan Persepsi Harga terhadap Minat Beli Konsumen pada Produk Sepatu Bata (Studi Kasus pada Masyarakat Kota Medan) Hartika, Juni; Rizki, Santi
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.819

Abstract

Kemajuan teknologi di dunia terutama dibidang fashion dapat dilihat dari banyaknya Brand Image yang masuk ke Indonesia, dimana banyaknya minat konsumen yang tertarik dengan kualitas dan harga produk dengan berbagai keunggulan dan manfaat lainnya. Minat pembelian merupakan pemusatan perhatian terhadap sesuatu yang disertai dengan perasaan senang terhadap barang tersebut, kemudian minat individu tersebut menimbulkan keinginan sehingga timbul perasaan yang meyakinkan bahwa barang tersebut mempunyai manfaat sehingga individu ingin memiliki barang tersebut dengan cara membayar atau menukar dengan uang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh brand image, kualitas produk, dan persepsi harga terhadap minat beli konsumen pada produk sepatu Bata (studi kasus pada Masyarakat Kota Medan) baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) brand image memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen pada produk sepatu Bata, (2) kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen pada produk sepatu Bata, (3) persepsi harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen pada produk sepatu Bata, (4) brand image, kualitas produk, dan persepsi harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen pada produk sepatu Bata (studi kasus pada Masyarakat Kota Medan).
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan, Promosi, dan Kualitas Produk Terhadap Kinerja Pemasaran pada Coffee Shop di Daerah Istimewa Yogyakarta Lusiana, Lusiana; Santosa , Awan
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.823

Abstract

Pertumbuhan jumlah coffee shop di Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai lebih dari 9.000 unit mencerminkan ketatnya persaingan bisnis dan menuntuk pelaku usaha untuk meningkatkan kinerja pemasarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Orientasi Kewirausahaan, Promosi, dan Kualitas Produk Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Coffee Shop di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal. Sampel penelitian berjumlah 96 responden selaku pemilik, pemimpin atau penanggungjawab coffee shop dengan menggunakan teknik pengambilan sampel metode non probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert berjenjang 5 (lima), dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t serta koefisien determinasi ( Hasil Uji Instrumen menyatakan bahwa data dalam penelitian ini terbukti valid dan reliabel. Hasil Uji Asumsi Klasik dinyatakan bahwa data dalam penelitian ini terbukti terdistribusi secara normal dan menghasilkan model regresi yang bebas dari multikolinearitas, heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa : (1) Orientasi Kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap Kinerja Pemasaran Coffee Shop di Daerah Istimewa Yogyakarta, (2) Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pemasaran Coffee Shop di Daerah Istimewa Yogyakarta, (3) Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pemasaran Coffee Shop di Daerah Istimewa Yogyakarta. Temuan ini menekankan pentingnya promosi dan kualitas produk dalam meningkatkan pertumbuhan penjualan, pertumbuhan konsumen dan pertumbuhan laba.
Perencanaan Partisipatif dalam Membangun Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Menggunakan Participatory Rural Appraisal Bukhari, M. Aqshal Raihan; Azzahra , Syafira; Kaisa, Hilma; Prameswary, Safira Audi; Syaifullah, M. Ananda; Sukmawati , Ellies
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.824

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam memberdayakan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sukaluyu, Kabupaten Bandung. PRA sebagai metode partisipatif mendorong masyarakat untuk menganalisis masalah, merencanakan pembangunan, dan merumuskan solusi secara mandiri. Populasi penelitian ini adalah buruh tani lepas dengan penghasilan rendah. Teknik penentuan narasumber menggunakan purposive sampling.  Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik PRA, dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRA berhasil mendorong partisipasi aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, memprioritaskan permasalahan, serta menentukan pelatihan yang relevan, seperti pemasaran dan pengelolaan pangan. Intervensi tersebut berkontribusi terhadap kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. PRA juga menciptakan ruang dialog yang konstruktif antara pendamping PKH dan warga, meningkatkan rasa memiliki terhadap program. Penelitian ini menemukan sejumlah keterbatasan dalam pelaksanaan program seperti jadwal bantuan yang tidak konsisten, minimnya pelatihan dalam Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), serta keterbatasan sarana untuk kegiatan kelompok. Studi ini juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dalam mendukung kelanjutan hasil fasilitasi PRA. Secara keseluruhan, metode PRA terbukti efektif dalam membangun perencanaan berbasis masyarakat yang mendorong kesejahteraan berkelanjutan dan mengarah pada perubahan perilaku menuju kemandirian. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan wilayah, menggunakan pendekatan campuran (mixed-method), serta memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan agar dampak program dapat lebih luas dan berkelanjutan
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Gangguan Kesehatan Mental Karyawan Generasi Z Hapiti, Dea Rossasi; Dara , Despinur; Handaru , Agung Wahyu
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.828

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah meningkatnya prevalensi gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan burnout di kalangan karyawan generasi Z yang bekerja di wilayah perkotaan, khususnya Jakarta. Generasi ini dikenal memiliki karakteristik unik seperti ketergantungan pada teknologi, keinginan akan work-life balance, serta sensitivitas terhadap tekanan kerja. Dalam konteks dunia kerja modern yang dinamis dan penuh tuntutan, generasi Z lebih rentan mengalami tekanan psikologis yang berdampak negatif terhadap produktivitas dan kesejahteraan mental. Oleh karena itu, penting untuk menelusuri faktor-faktor yang memengaruhi gangguan kesehatan mental mereka, terutama beban kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan melibatkan 384 responden yang dipilih berdasarkan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap gangguan kesehatan mental (t = 7,951; p = 0,000), begitu pula lingkungan kerja (t = 5,357; p = 0,000). Kedua variabel ini secara simultan menjelaskan 40,9% variasi gangguan kesehatan mental yang dialami responden. Temuan ini menegaskan bahwa beban kerja yang tinggi serta lingkungan kerja yang tidak mendukung secara fisik maupun sosial merupakan pemicu utama gangguan kesehatan mental pada generasi Z. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengelola beban kerja secara proporsional dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat serta inklusif. Karyawan generasi Z juga didorong untuk proaktif menjaga kesehatan mentalnya. Keterbatasan penelitian ini terletak pada ruang lingkup variabel yang sempit dan fokus geografis yang terbatas pada Jakarta, sehingga penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas variabel dan melibatkan lintas generasi serta metode campuran.
Pengaruh Career Development dan Employer Branding terhadap Retensi Karyawan di Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Khairunnisa, Khairunnisa; Harmen, Hilma
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.839

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah tingginya angka turnover karyawan di PERUMDA Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara selama dua tahun terakhir (2023–2024), yang mengindikasikan adanya tantangan serius dalam mempertahankan karyawan tetap. Turnover yang tinggi tidak hanya berdampak pada produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, tetapi juga menimbulkan beban biaya rekrutmen dan pelatihan ulang. Dalam konteks ini, pengembangan karir dan citra perusahaan sebagai tempat kerja (employer branding) diduga menjadi dua faktor penting yang memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan atau keluar dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Career Development dan Employer Branding terhadap Retensi Karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 150 karyawan tetap PERUMDA Tirtanadi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Career Development (X1) dan Employer Branding (X2), sedangkan variabel dependennya adalah Retensi Karyawan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Career Development maupun Employer Branding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, baik secara individu maupun bersama-sama. Artinya, semakin baik program pengembangan karir dan semakin positif citra perusahaan, maka semakin tinggi pula kemungkinan karyawan untuk bertahan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi retensi karyawan melalui penyediaan jalur karir yang jelas serta penguatan citra perusahaan yang mencerminkan budaya kerja positif dan kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memperkuat kedua aspek tersebut guna menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendorong loyalitas dan keberlanjutan sumber daya manusia.