cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
Symfonia.iaiqi@gmail.com
Phone
+6281373132273
Journal Mail Official
symfonia@iaiqi.ac.id
Editorial Address
Jln. Lintas Timur Km. 36, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Kode Pos 30862 Telp: 0711 580 793 Email: symfonia@iaiqi.ac.id
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 28302761     EISSN : 28300424     DOI : https://doi.org/10.53649/symfonia.v3i2.56
Symfonia Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Al-Qur`an Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya, Sumatera Selatan. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan menyalurkan minat berbagi dan diseminasi ilmu pengetahuan bagi para cendikiawan, mahasiswa, praktisi, dan pemerhati Pendidikan Islam baik tingkat regional, nasional maupun internasional. Fokus dari jurnal ini adalah pada bidang pembelajaran pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, kebijakan pendidikan Islam, sejarah dan pemikiran pendidikan Islam, hingga model dan manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini terbit setiap 6 bulan sekali, bulan Juni dan Desember, dan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 54 Documents
Kurang Akurat Pembelajaran Di Sekolah Ketika Pandemi Covid 19 Haryana
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2021): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v1i2.12

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia membawa perubahan yang sangat signifikan, khususnya dalam dunia pendidikan. Pada kondisi seperti saat ini, kegiatan pembelajaran mengalami dampak yang sangat besar, bahkan harus mengganti proses pembelajaran yang seharusnya dilaksanakan disekolah, namun saat ini harus dilakukan dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembelajaran daring dan kajian dampak pandemi covid-19. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tidak struktur dan studi pustaka. Subjek penelitian berjumlah 3 responden, yaitu 1 guru kelas, 1 orang tua siswa, 1 siswa. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran daring sudah berjalan dengan memanfaatkan aplikasi whatsapp, google classroom dan zoom. Dampak positif adanya pandemi Covid-19, mengajak guru, siswa, dan orang tua mengenal teknologi. Namun, lebih banyak dampak negatif yang dirasakan, yaitu guru di harapkan dapat mencapai target kompetensi melalui pembelajaran daring ini, namun nyatanya untuk mencapai target tersebut masih banyak kendala, seperti kurangnya peserta didik dalam memberikan umpan balik secara cepat, peserta didik kurang dalam memahami materi yang diberikan, kurangnya alat komunikasi membuat peserta didik tidak dapat mengumpulkan tugas secara tepat waktu, penjelasan guru tidak jelas ketika signal buruk sehingga materi yang disampaikan tidak diterima dengan baik.
Upaya Mahasiswa untuk Menciptakan Lingkungan yang Produktif Dalam Mencegah Angka Seks Bebas pada Remaja Diwilayah Indralaya Ogan Ilir Fitriyani
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2021): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v1i2.13

Abstract

Masa pubertas adalah masa transisi pada siklus hidup manusia. Proses adaptasi dan guncangan emosional memiliki pengaruh yang signifikan. Pada masa ini pendidikan mengenai seks harus ditanamkan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya seks bebas yang mengarah pada dampak futuristic dalam segi psikologis, ekonomi, dan sosial. Seks bebas dilatarbelakangi dengan rasa ingin tahu yang tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan upaya produktif yang dapat diambil mahasiswa untuk menanggulangi seks bebas remaja di Indralaya Ogan Ilir. Hasil penelitian dengan sampel 5 koresponden remaja menunjukan pengaruh pola asuh, lingkungan, dan edukasi pada seks bebas remaja. Oleh karena itu, upaya mahasiswa dalam meningkatkan produktifitas dalam rangka penanggulanan seks bebas harus digerakkan.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Membaca Permulaan Di Kelas Satu Sekolah Dasar Eka Aprilianti
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2021): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v1i2.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan di kelas I SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek siswa kelas I. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Analisis tematik sedangkan validitas data menggunakan triangulasi dan refleksivitas. Hasil menunjukkan bahwa kesulitan dalam membaca permulaan siswa kelas I SD yaitu: (1) belum mampu membaca diftong, vokal rangkap, dan konsonan rangkap, (2) belum mampu membaca kalimat, (3) membaca tersendat- sendat, (4) belum mampu menyebutkan beberapa huruf konsonan, (5) belum bisa mengeja, (6) membaca asal-asalan, (7) cepat lupa kata yang telah diejanya, (8) melakukan penambahan dan penggantian kata, (9) waktu mengeja cukup lama, dan (10) belum mampu membaca dengan tuntas.
Perilaku Membolos Kelas 3; Studi Kasus Pada SMP Negeri 02 Srijaya Ammar Fadlullah
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2021): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v1i2.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menjadi latar belakang siswa yang memiliki perilaku membolos dan mengetahui akibat dari perilaku membolos siswa kelas 3 Negeri 02 Srijaya di Sekolah. Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya perilaku yang menyimpang di sekolah yaitu perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa dan dalam hal ini berpengaruh dengan nilai akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah 1 orang siswa, untuk tempat penelitian di lakukan di SMP Negeri 02 Srijaya dan rumah subyek. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu faktor-faktor yang menjadi penyebab perilaku membolos yaitu kurang mendapatkan perhatian dari orang tua, kurangnya komunikasi dengan orang tua, kurangnya dukungan terhadap motivasi belajar dari keluarga, kurangnya jam tidur malam/ bergadang, seringnya bangun kesiangan, kurangnya motivasi belajar, kurangnya berkonsentrasi saat pelajaran, rasa malas untuk berangkat sekolah, malas sama pelajaran yang diajarkan, malas dengan beberapa guru yang saat mengajar bikin mengantuk. Akibat yang timbul dari perilaku membolos yaitu sering mendapat panggilan dari guru BK, sering mendapat teguran dari guru wali kelas, panggilan orang tua kesekolah, sering ketinggalan pelajaran, absensi yang banyak tanpa keterangan, mendapatkan nilai yang tidak bagus bahkan di bawah nilai KKM. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, sebagai guru, khususnya guru BK yang memiliki peran sangat penting dalam membentuk perilaku siswa sehingga dapat menempatkan diri sebagai panutan yang baik dan menamkan tentang nilai-nilai norma etika serta landasan religius yang kuat sehingga siswa memiliki pondasi yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
Fenomena Penghafal Al-Qur’an Dan Tumbuhnya Rumah Tahfizh Al-Qur’an Yang Masif Dan Problematika Yang Dihadapi Muyasaroh
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2022): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v2i1.16

Abstract

Tujuan pennelitian ini adalah mengetahui bagaimana cara menjaga kemurnian al-Qur’an, di antaranya adalah dengan cara dihafal seperti halnya yang dilakukan oleh Rasulullah saw pada saat diturunkan oleh Alloh melalui Malaikat Jibril adalah langsung dihafal oleh Baginda Nabi Muhammad Saw yang kemudian diikuti oleh para sahabat, para tabi’in, para ulama hingga hari ini. Maraknya Rumah Tahfizh al-Qur’an di kabupaten Ogan Ilir menjadi tempat untuk para santri menghafal al-Qur’an. Program Tahfizh al-Qur’an dari masing-masing Rumah tahfizh memiliki permasalahan yang harus segera dibantu solusinya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kulitatif. Pupulasi penelitian ada sepuluh Rumah Tahfizh al-Qur’an sedangkan sampel dalam penelitian ini menggunakan tiga Rumah Tahfizh al-Qur’an diambil secara random. Sumber data diperoleh dari Observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunkan teknik kualitatif diskriftif yaitu reduksi data, displai data dan verifikasi atau kesimpulan. Untuk menguji keabsahan maka digunakan teknik triangulasi. Al-Qur’an dihafal membukti bahwa orang Islam memiliki kepedulian untuk menjaga kemurnian al-Qur’an, bukti patuh dan sarana ibadah kepada Alloh Swt. Manfaat menghafal al-Qur’an menurunkan kriminal dikalangan remaja karena waktu habis untuk menghafal al-Qur’an, menjadi lebih cerdas, mudah berpikir sekalipun rumit, selalu memiliki nilai positif dalam bersikap, memiliki jiwa yang tenang, selalu sehat jasmani dan rohani, menjadikan penolong dihari kiamat, akan menyematkan mahkota kepada kedua orang tuanyadi hari kiamat. Rumah Tahfizh Al-Qur’an di Kabupaten Ogan Ilir berkembang secara masif karena masyarakat mulai menyadari betapa penting didirikan rumah tahfizh untuk memberikan layanan para penghafal al-Qur’an, mewujudkan kaderisasi para hafizh dan hafizhoh . Fenomena yang terjadi di Rumah tahfizh al-Qur’an jumlah santri yang pasang surut. Kurangnya guru tahfizh al-Qur’an, sanara dan prasarana yang belum edeal, kualitas hafalan yang belum memadahi, belum memiliki prestasi yang dapat diandalkan even MTQ/STQ baik tingkat Kabupaten, Propinsi, dan Nasinal.
Hakikat Manusia: Tela’ah Istilah Manusia Dalam Al-Qur’an Dan Hubungannya Dengan Pendidikan Baktiar Nasution; Bambang Supradi
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2022): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v2i1.17

Abstract

Manusia dalam pandangan ilmu pengetahuan sangat tergantung dengan metodologi yang digunakan. Para penganut teori psikoanalisis menyebut bahwa manusia sebagai homo volens (makhluk berkeinginan). Menurut aliran ini, manusia adalah makhluk yang memiliki perilaku interaksi antara komponen biologis (id), psikologis (ego), dan social (superego). Di dalam diri manusia tedapat unsur animal (hewani), rasional (akali), dan moral (nilai). Para penganut teori behaviorisme menyebutkan bahwa manusia sebagai homo mehanibcus (manusia mesin). Menurut aliran ini segala tingkah laku manusia terbentuk sebagai hasil proses pembelajaran terhadap lingkungannya, tidak disebabkan aspek. Para penganut teori kognitif menyebut manusia sebagai homo sapiens (manusia berpikir). Menurut aliran ini manusia tidak di pandang lagi sebagai makhluk yang bereaksi secara pasif pada lingkungannya, makhluk yang selalu berfikir. Penganut teori kognitif mengecam pendapat yang cenderung menganggap pikiran itu tidak nyata karena tampak tidak mempengaruhi peristiwa. Padahal berpikir , memutuskan, menyatakan, memahami, dan sebagainya adalah fakta kehidupan manusia. Al-Qur’an memberikan sebutan manusia dalam tiga kata yaitu al-basyar, an-nas, dan al-ins atau al-insan, ketiga kata ini lazim diartikan sebagai manusia. Namun, jika ditinjau dari segi bahasa serta penjelasan Al- Qur’an itu sendiri, ketiga kata tersebut satu sama lain berbeda maknanya.
Sifat-Sifat Pendidik Prespektif Hadis Nabi Febri Giantara
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2022): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v2i1.18

Abstract

Seorang pendidik harus memiliki kepribadian yang positif dan memberikan contoh yang teladan kepada seluruh peserta didik. Bagaimanapun Alasannya seorang pendidik harus memiliki sifat kelebihan dari peserta didiknya. Karena ia bertugas mendidik dan mengajar peserta didik, serta megantarkannya menuju keberhasilan dengan memiliki kepribadian yang bertaqwa kepada Allah SWT. Sulit rasanya seorang pendidik mampu membawa peserta didik menuju keberhasilan tujuan pendidikan tersebut, jika seorang guru atau pendidik tidak lebih dahulu memiliki sifat kepribadian tersebut. Seorang pendidik disamping sebagai figur atau contoh dihadapan anak didik dia juga harus mampu mewarnai dan mengubah kondisi anak didik dari konsidi yang negatif menjadi positif dari keadaaan yang kurang baik menjadi lebih baik. Guru atau pendidik terhadap peserta didik bagaikan orang tua terhadap anak-anaknya. Penelitian ini dilakukan mencari hadis-hadis yang berkaitan tentang sifat-sifat pendidik dalam hadis nabi yang terdapat dalam buku-buku hadis. Sifat-sifat pendidik prespektif hadis di dalam penelitian ini yaitu penyayang, adil, demokrasi, terbuka, perhatian dan jujur.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MOHAMMAD FAUZIL ADHIM Zulkilfi Agus
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2022): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v2i1.19

Abstract

Dengan maraknya media pendidikan dalam era moderenisasi saat ini, sumber pendidikan begitu mudah didapatkan. Mulai dari media elektronik, media social, media cetak dan lain sebagainya. Salah satu diantaranya yaitu buku. Buku merupakan jendela ilmu dan juga sebagai sumber pengetahuan, orang tua dan para pendidik dapat dengan mudah memperoleh pengetahuan tentang pendidikan anak karena buku memegang peranan penting dalam pendidikan. Karena orang tua juga harus memiliki bekal ilmu guna mengantarkan anak-anaknya meraih masa depan yang cemerlang. Tetapi pengetahuan dan pemahaman tidak cukup mengantarkan anak menjadi pribadi yang shalih yang selalu mendoakan, perlu adanya sumber bacaan yang mengandung unsur Islam dan juga pendidikan anak di dalamnya. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang ditawarkan dalam buku segenggam iman anak kita yang mengandung unsur-unsur pendidikan anak. Unsur tersebut adalah pendidikan keimanan, syariah dan akhlak yang mulia.
NILAI-NILAI WANITA SHALIHAH MELALUI FIGUR SAYYIDAH FATIMAH AZ- ZAHRA BINTI RASULULLAH SAW DAN PERAN EDUKATIFNYA DALAM KELUARGA Muyasaroh; Ayu Febriyanti
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2022): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v2i2.20

Abstract

Wanita begitu mulia dalam Islam. Islam sangat menjaga wanitanya, bersih, suci, dan berharga untuk meretas jalan ke puncak kenikmatan nan abadi, yakni Surga. Islam sangat menjaga kehormatan pemeluknya. Martabat seorang muslim maupun muslimah sangat tinggi dan mulia dengan syari’atnya. Wanita yang benar-benar pantas menjadi teladan dalam kehidupan yang sesuai dengan syari’at, adalah mereka wanita yang amalannya jauh melebihi usianya. Diantaranya adalah Sayyidah Fatimah Az-Zahra. Oleh karena itu, dipilihlah pokok permasalahan tentang nilai-nilai wanita shalihah melalui figur Sayyidah Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah SAW dan peran edukatifnya dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa nilai-nilai wanita shalihah melalui figur Sayyidah Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah SAW dan peran edukatifnya dalam keluarga, dan juga ingin mengetahui apakah realita perempuan masa kini relevan dan sesuai dengan nilai-nilai tersebut atau jauh dari kategori relevan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode library research atau riset kepustakaan dan menggunakan data primer serta data sekunder. Data yang terkumpul kemudian peneliti analisis menggunakan metode content analysis. Untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan, peneliti menelaah buku-buku kepustakaan yang relevan dengan judul peneilitian ini. Berdasarkan penelitian ini, maka peneliti menyimpulkan bahwa nilai-nilai wanita shalihah melalui figur Sayyidah Fatimah Az-Zahra adalah taat kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, taat kepada suami, gemar beribadah, dan selalu memiliki akhlak yang mulia yang diridhoi Allah SWT, juga menjadi pendidik terbaik bagi anak-anaknya. Kemudian, peran edukatif Sayyidah Fatimah Az-Zahra dalam keluarga, yaitu perannya sebagai seorang putri, perannya sebagai seorang istri, dan perannya sebagai seorang ibu.
KONSTRUKSI DAN INTEGRITAS MUTU KAMPUS MERDEKA BERBASIS PENDIDIKAN ALQURAN Herlina
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2022): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v2i2.21

Abstract

Kebijakan kampus merdeka yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim adalah kelanjutan dari konsep merdeka belajar. Delapan kegiatan piihan mahasiswa merupakan penunjang penerapan terobosan baru dalam dunia pendidikan. Kegiatan tersebut menawarkan keleluasan kepada mahasiswa untuk melakukan kegiatan di luar kelas selama 2 (dua) semester. Tujuan penelitian ini untuk mengokohkan konstruksi dasar dan meningkatkan integritas mutu kampus merdeka agar dapat bersinergi dengan dasar pendidikan Alquran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan kombinasi kajian pustaka, mengikuti seminar, diskusi dan wawancara di kampus Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya dan observasi langsung di Institut Agama Islam Alquran Al Ittifaqiah Indralaya SumSel. Tipe dan strategi penelitian cenderung ke fenomenologi dengan pemaparan secara deskriptif. Hasil temuan penelitian bahwa penerapan kegiatan pilihan mahasiswa di Kampus Merdeka akan memiliki konstruksi dasar kuat dan sinergi integritas mutu yang lebih baik dengan cara melakukan kolaborasi praktik dan teori berlandaskan nilai-nilai Alquran. Implementasi dasar teori (soft skills) dan praktik (hard skills) berbasis Alquran akan lebih menyentuh penyampaian ke masyarakat di segala lini karena konteks Alquran mengandung banyak nilai kebaikan dan kebenaran. Penggabungan nilai kritis antara teori dan praktik kegiatan tersebut dapat dan mampu terwujud dengan pembentukan tim khusus dari setiap Perguruan Tinggi. Kesimpulan penelitian adalah pemberlakuan konsep dasar atau basic Alquran dalam berbagai kegiatan pilihan Kampus Merdeka sebaiknya diaplikasikan as soon as possible di setiap institusi untuk memperkuat konstruksi dan integritas mutu kampus, terutama di Perguruan Tinggi Agama Islam . Namun tidak menutup kemungkinan bahwa konsep dan konteks Alquran dapat juga melebur di Perguruan Tinggi Umum dengan sentuhan nuansa Islami.