cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
Symfonia.iaiqi@gmail.com
Phone
+6281373132273
Journal Mail Official
symfonia@iaiqi.ac.id
Editorial Address
Jln. Lintas Timur Km. 36, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Kode Pos 30862 Telp: 0711 580 793 Email: symfonia@iaiqi.ac.id
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 28302761     EISSN : 28300424     DOI : https://doi.org/10.53649/symfonia.v3i2.56
Symfonia Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Al-Qur`an Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya, Sumatera Selatan. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan menyalurkan minat berbagi dan diseminasi ilmu pengetahuan bagi para cendikiawan, mahasiswa, praktisi, dan pemerhati Pendidikan Islam baik tingkat regional, nasional maupun internasional. Fokus dari jurnal ini adalah pada bidang pembelajaran pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, kebijakan pendidikan Islam, sejarah dan pemikiran pendidikan Islam, hingga model dan manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini terbit setiap 6 bulan sekali, bulan Juni dan Desember, dan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 54 Documents
Implementasi Integrasi Sains dan Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran PAI di Madrasah Aliyah Al-Ihsan Boarding School Riau Septian, Haris; Risnawati, Risnawati; Dewi, Eva
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2025): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v5i1.154

Abstract

Abstrak Penelitian ini di latar belakangi oleh perkembangan ilmu integrasi sains dan Islam yang ada di dalam pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam degan tujuan terbentuknya karakter siswa, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Integrasi Sains dan Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Pendidikan agama Islam di Madrasah Aliyah Al-Ihsan Boarding School Riau serta faktor pendukung dan penghambatnya, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam hal ini peneliti juga akan melakukan teknik yaitu triangulasi untuk pengecekan data dari berbagai sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi integrasi sains dan Islam dalam membentuk karakter siswa kelas XI di madrasah al-ihsan boarding sechool yaitu dengan menerapkan sains dan Islam kedalam pembelajaran dengan materi tertentu yang ada dalam mata pelajaran. Pendidikan agama Islam tersebut meliputi Pendidikan agama Islam, Akidah akhlak, fikih dan sejarah kebudayaan Islam dengan mengkaitkan materi yang berlandaskan ayat al-quran dan di buktikan dengan sains. Sedangkan faktor pendukung yaitu kompetensi guru di setiap mata pelajaran pendidikan agama Islam memiliki pemahaman yang baik dan kreatif tentang sains dan agama Islam, Kurikulum yang Terintegrasi serta adanya dukungan dari Kebijakan Sekolah. Sedangkan faktor penghambat yaitu pada bahasa yang belum di kuasai oleh santri, Karna di Madrasah Aliyah Al-Ihsan Boarding School Riau juga menerapkan bahasa arab pada saat kegiatan intrakulikuler. selain itu faktor penghambat lainya juga terdapat pada materi yang tidak semua materi yang ada pada mata pelajaran terdapat integrasi sains dan Islam. Kata kunci: Integrasi sains dan Islam, Pembelajaran, Karakter. Abstract This research is motivated by the development of science and Islamic integration in learning, especially in Islamic religious education subjects with the aim of forming student character, this study aims to determine how the implementation of Science and Islamic Integration in Forming the Character of Class XI Students in Islamic Religious Education Subjects at Madrasah Aliyah Al-Ihsan Boarding School Riau and its supporting and inhibiting factors, this study uses a qualitative descriptive approach. In this case the researcher will also use a technique, namely triangulation to check data from various sources. The results of this study indicate that the implementation of science and Islamic integration in forming the character of class XI students at Madrasah Al-Ihsan Boarding School is by applying science and Islam to learning with certain materials in the subjects. Islamic religious education includes the Al-Quran, Hadith, Akidah, Akhlak, Fiqh and history of Islamic culture by linking materials based on verses of the Al-Quran and proven by science. While the supporting factors are the competence of teachers in each subject of Islamic religious education who have a good and creative understanding of science and Islam, an Integrated Curriculum and support from School Policy. While the inhibiting factor is the language that has not been mastered by the students, because in Madrasah Aliyah Al-Ihsan Boarding School Riau also applies Arabic during intracurricular activities. In addition, other inhibiting factors are also found in the material that not all materials in the subject have integration of science and Islam. Keywords: Integration of science and Islam, Learning, Character.
Implementasi Media Pembelajaran Teknologi dan Non Teknologi pada Pembelajaran PAI di SMAN 1 Ciampel Gusti Banafsa, Nabilla Cintana; Navelia, Olga; Aisy, Nadia Rihadatul; Nurjannah; Sahara, Puti; Ramdhani, Khalid
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2025): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v5i1.180

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan dalam pencapaian siswa antar kelas yang menggunakan kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi dan kelas yang menggunakan kegiatan belajar mengajar non teknologi pada mata pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Ciampel. Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan eksperimen yang bersifat kuasi (quasi- experimental design). proses pengumpulan data dilaksanakan melalui pre-test dan post-test serta observasi terstruktur. Pelaksanaan analisis data dengan perhitungan rata-rata nilai pre test dan post test serta uji N-Gain untuk mengukur peningkatan pencapaian belajar. Hasil analisis menunjukkan jika kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi mengalami peningkatan rata-rata nilai sebesar 18,77 poin, sedangkan kelas kontrol yang menggunakan media non teknologi hanya meningkat sebesar 9,5 poin. Penerapan media pembelajaranberbasisteknologimenunjukkanbahwalebihefektifdalampeningkatanpencapaian belajar siswa dibandingkan dengan media non teknologi. Beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran PAI berbasis teknologi antara lain interaktivitas dan daya tarik media yang digunakan. Media teknologi memberikan visualisasi lebihb unggul, meningkatkan potensi siswa, serta menciptakan kegiatan belajar mengajar yang menarik serta tidak monoton. Siswa menjaditidakpasif, termotivasi, dan mempunyaipengetahuanyanglebihmendalamterkaitmateri pembelajaran. Analisis ini memperlihatkan bahwa penerapan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar mempunyai efek yang baik dimana dapat menigkatkan pengetahuan dan capaian belajar siswa.
Silent Education Dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Mauḍū’ī Terhadap Ayat-Ayat Pendidikan Melalui Keteladanan Diam Hoyriah, Ulfa; Alim, Khozinul
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2025): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v5i1.200

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep silent education atau pendidikan melalui diam dalam Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik (tafsīr mauḍū‘ī). Studi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya eksplorasi dimensi non-verbal dalam pendidikan Islam, khususnya keteladanan (uswah ḥasanah) yang jarang ditelaah dari aspek diam sebagai metode edukatif. Melalui analisis semantik dan kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, ditemukan bahwa diam bukan sekadar ketiadaan bicara, melainkan instrumen edukatif yang kaya makna. Empat ayat utama dikaji: QS. Al-A‘rāf [7]: 204, QS. Al-Furqān [25]: 63, QS. Maryam [19]: 29, serta QS. Luqmān [31]: 19. Masing-masing merefleksikan nilai-nilai pendidikan seperti adab terhadap wahyu, pengendalian diri, kontemplasi spiritual, dan kebijaksanaan dalam bersikap. Temuan ini diperkuat oleh penafsiran para mufassir klasik seperti al-Ṭabarī, al-Qurṭubī, dan Ibn Kathīr, serta mufassir kontemporer seperti Sayyid Quṭb dan al-Ghazālī, yang menempatkan diam dalam posisi sentral dalam membentuk kepribadian dan kesadaran ruhani. Diam dipahami sebagai bentuk adab, strategi menghindari konflik, dan ruang bagi refleksi batin. Relevansi pendidikan diam dalam konteks pendidikan modern juga dikaji, khususnya dalam pendidikan karakter, nilai, dan pendekatan mindfulness education. Penelitian ini menyimpulkan bahwa silent education merupakan warisan epistemologis Islam yang berkontribusi signifikan terhadap paradigma pendidikan berbasis akhlak, kontemplasi, dan keteladanan. Studi ini mendorong integrasi prinsip diam dalam kurikulum pendidikan Islam modern guna menghidupkan kembali dimensi spiritual dan etis dalam proses belajar-mengajar.
Tranformasi Pembelajaran PAI Di Era Digital: Strategi Blended Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Syaiful Hadi, Mukhamad; Manshur, Ahmad
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2025): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v5i1.201

Abstract

Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi sebuah keharusan dalam menghadapi tantangan zaman digital yang menuntut fleksibilitas, relevansi, dan efektivitas pedagogis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi blended learning dalam pembelajaran PAI sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, yang mengkaji berbagai sumber ilmiah tentang implementasi blended learning dalam konteks pembelajaran keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blended learning memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman konsep keislaman siswa, meningkatkan keterlibatan aktif dalam proses belajar, serta memperkuat respons spiritual secara reflektif. Model implementasinya memadukan pembelajaran tatap muka dan daring melalui berbagai platform digital dan metode interaktif. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, rendahnya literasi digital guru dan siswa, serta kebutuhan terhadap pola pendampingan belajar yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan strategi pendukung seperti penguatan infrastruktur digital, pelatihan guru yang berkelanjutan, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, serta komunitas pendidikan. Dengan pendekatan yang terencana dan transformatif, blended learning berpotensi besar untuk merevitalisasi pembelajaran PAI agar lebih relevan, inklusif, dan berorientasi masa depan.