cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
Symfonia.iaiqi@gmail.com
Phone
+6281373132273
Journal Mail Official
symfonia@iaiqi.ac.id
Editorial Address
Jln. Lintas Timur Km. 36, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Kode Pos 30862 Telp: 0711 580 793 Email: symfonia@iaiqi.ac.id
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 28302761     EISSN : 28300424     DOI : https://doi.org/10.53649/symfonia.v3i2.56
Symfonia Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Al-Qur`an Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya, Sumatera Selatan. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan menyalurkan minat berbagi dan diseminasi ilmu pengetahuan bagi para cendikiawan, mahasiswa, praktisi, dan pemerhati Pendidikan Islam baik tingkat regional, nasional maupun internasional. Fokus dari jurnal ini adalah pada bidang pembelajaran pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, kebijakan pendidikan Islam, sejarah dan pemikiran pendidikan Islam, hingga model dan manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini terbit setiap 6 bulan sekali, bulan Juni dan Desember, dan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 57 Documents
The Meaning of Education Through the Concept of Ta'lim in the Koran Aisi Jumarni; Pathur Rahman; Halimatussadiyah
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i1.87

Abstract

The scholars agree that the science of Tafsir of the Koran is the oldest scientific discipline in the treasures of Islamic knowledge. This science has been inherited from the time of the Prophet Muhammad and developed until the modern era. The emergence of knowledge in understanding Allah's verses in His book is intended so that humans can understand and practice the things that are said in the Koran. The language of the Koran, which has high quality and is unmatched by humans or jinn, requires a complex understanding so that the goal of creating humans as caliphs on earth does not experience errors in carrying out their lives. This research uses a qualitative approach to gain an in-depth understanding of the concept of ta'lim in the Al-Qur'an. Text analysis methods and interpretive approaches are used to explore hidden meanings in verses of the Qur'an, especially those that review educational terminology as ta'lim. Therefore, every Muslim is given the authority always to study, reflect, and practice its meanings. Furthermore, speaking about education in ta'lim terms, Islamic educational institutions are expected to be able to develop educational systems or methods that are by Islamic principles based on the Koran and As-Sunnah. By upholding these two heritages, namely the Koran and As-Sunnah, it is hoped that efforts to give birth to a superior generation who are promised God's help and blessings will be realised.
The Value of Character Education: Study of Strengthening Al-Quran Literacy Culture for the Young Generation in the Disruptive Era 5.0 Dwi Noviani; Nur Khasanah; Achmad Irwan Hamzani; Havis Aravik
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i1.93

Abstract

This research aims to instill the values of character education in strengthening the Al-Quran literacy culture for teenagers at State Vocational Schools in Palembang City. This research uses a pedagogical, historical, and sociological approach where research data comes from primary data and secondary data is obtained from literature or reference books and documents as supporting data. The researchers themselves were the key instruments, and they then developed new instruments, namely observation guidelines, interview guidelines, and documentation. All three are used to collect data in the field. For this research, two main factors play a very important role in strengthening the results of the data analysis study, namely supporting factors and inhibiting factors. The results of this research show that the values of character education in strengthening Al-Qur'an literacy culture implemented at State Vocational Schools in Palembang City are still very low, even though there are 15-minute recitation, tadarrus, and kultum movements held every Friday, but This is caused by the lack of time allocated for implementing Al-Qur'an literacy culture, students are still unable to read the Al-Qur'an and do not have full awareness of implementing the Al-Qur'an literacy culture program, so its implementation is not optimal. The character values instilled in students are religion, honesty, responsibility, discipline, and caring.
Analisis Peran Program Tutorial Seminar Pendidikan Agama Islam di Universitas Pendidikan Indonesia dalam Memutus Mata Rantai Ekstremisme Afiah, Nadhira Nurul; Sopianti, Janiar; Amelia, Tresa; Saefudin, Nabila Balqis; Nuriza, Amelia Ananda; Faqihuddin, Achmad
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i2.86

Abstract

Ekstremisme agama menjadi tantangan global yang mengancam stabilitas sosial, politik, dan keamanan. Di tengah ancaman fenomena ekstremisme ini, pendidikan agama memiliki peran yang krusial, terutama di perguruan tinggi. Maka, untuk mengetahui peran program keagamaan di perguruan tinggi, peneliti memfokuskan penelitian ini pada peran program keagamaan di Universitas Pendidikan Indonesia, yaitu kegiatan Seminar Pendidikan Agama Islam yang merupakan agenda yang wajib diikuti oleh Mahasiswa UPI yang mengontrak mata kuliah SPAI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif - kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket/kuesioner yang disebar kepada 30 mahasiswa Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai sumber data primer dan subjek kajian serta dengan melakukan kajian pustaka sebagai sumber data sekunder. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis data. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa Program Tutorial SPAI di Universitas Pendidikan Indonesia memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dari mahasiswa dan dapat berperan dalam mencegah ekstremisme dengan menjadi kegiatan kokurikuler pilihan di perguruan tinggi.
Pandangan Filsafat Islam Terhadap Konsep Pengetahuan dan Relevansinya dalam Konteks Modern Muhammad Irfan Rizaldi; Alya Rizanda; Herlini Puspika Sari
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i2.97

Abstract

Pandangan filsafat Islam terhadap konsep pengetahuan menawarkan pemahaman yang holistik dengan memadukan peran akal dan wahyu sebagai sumber utama dalam memperoleh pengetahuan. Dalam tradisi Islam, akal digunakan untuk menganalisis realitas fisik dan metafisik, sementara wahyu memberikan pengetahuan yang transenden tentang Tuhan dan hukum moral. Para filsuf Muslim seperti Al-Farabi, Ibn Sina, Al-Ghazali, dan Ibn Rushd, memberikan pandangan yang berbeda tentang cara memperoleh pengetahuan serta peran akal dan wahyu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep pengetahuan dalam filsafat Islam, termasuk jenis-jenis pengetahuan, sumber-sumbernya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa filsafat Islam tidak hanya relevan dalam konteks keilmuan, tetapi juga dalam menjawab tantangan etika dan spiritualitas di era modern. Pendekatan yang seimbang antara akal dan wahyu memberikan dasar yang kuat bagi upaya manusia untuk mencapai pengetahuan yang lebih utuh, baik dalam aspek intelektual maupun moral.
Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Bagi Guru Dan Siswa Melalui Program Kegiatan Gemajuza Di SMPN 1 Sooko Mojokerto Hasanah, Fi'Lolla Uswatun; Rohman, Fathur; Fahmi, Muhammad
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i2.100

Abstract

Minat dan kemampuan membaca Al-Qur'an mengalami penurunan yang signifikan di berbagai kalangan generasi. Salah satu faktor yang menjadi penyebab utamanya ialah karena kurangnya pendidikan keagamaan pada orang yang bersangkutan, minimnya sarana dan prasarana, dan kurangnya motivasi Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana program Gemajuza bisa meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an bagi guru dan siswa SMPN 1 Sooko Mojokerto. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif deskriptif, Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Adapun setelah seluruh data tersebut telah terkumpul, maka akan dilakukan reduksi data, analisis, dan penyajian data yang relevan dengan inti permasalahan penelitian. Hasil penelitian hasil penelitian diketahui bahwa terjadinya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa dan guru SMPN 1 Sooko Mojokerto. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan membaca, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya membaca Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Ibu Sebagai Madrasatul Ula Terhadap Perkembangan Karakter Anak Melinda Koestanti; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i2.101

Abstract

This study examines the role of mothers as madrasatul ula in the formation of children's character. As the first educator, mothers hold the main responsibility in providing early education that includes moral, spiritual, social, and intellectual values. Using a qualitative approach based on a literature study, this research identifies the various roles of mothers, ranging from providing good examples, accompanying children in every phase of growth, to creating a family environment conducive to learning. The findings show that mothers play a strategic role in shaping children's character, especially during the golden years of growth. However, challenges such as the influence of social media, work pressure, and time constraints often become obstacles for mothers in carrying out their role optimally. Therefore, a mother's readiness in terms of faith, knowledge, patience and prayer is the main key to the success of this role. The conclusion of this study emphasizes the importance of family-based education, especially the role of mothers as madrasatul ula, in building a generation with strong character, noble character, and able to adapt to the demands of the times.
Pengaruh Kepemimpinan Islami Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif Sidoarjo terhadap Intelektualitas Siswa Faiqotul Afifah
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i2.102

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi kepemimpinan Islami di Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma'arif Taman Sidoarjo, yang berlandaskan nilai shiddiq, amanah, tabligh, dan fathonah. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islami ini berhasil meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat. Program-program unggulan seperti KPI, istighotsah, ziarah Wali Songo, serta penghargaan berupa program umroh bagi guru memperkuat dimensi spiritual dan sosial di lingkungan yayasan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan Islami tidak hanya menciptakan budaya organisasi yang berintegritas, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk generasi yang berkarakter Islami dan berdaya saing.
Studi Analisis Tematik Ayat Pendidikan Q.S. Al-‘Alaq: 1-5 dengan Analisis Hermeneutika Wilhelm Dilthey Alim, Khozinul; Hoyriah, Ulfa; Sulyani, Reli; Nafisah, Ani
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i2.106

Abstract

Pendidikan dalam Islam tidak hanya mencakup transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak. Ayat-ayat Al-Qur'an banyak memberikan petunjuk mengenai prinsip-prinsip pendidikan yang holistik. Dalam memahami ayat-ayat pendidikan tersebut, pendekatan hermeneutika dapat memberikan perspektif yang lebih mendalam, terutama pendekatan yang dikembangkan oleh Wilhelm Dilthey. Pendekatan hermeneutika Dilthey menekankan pemahaman subjektif terhadap teks dan konteks sosial serta historis yang melingkupinya. Dengan pisau analisis Dithley didapatkan kesimpulan antara lain bahwa pendidikan dalam Islam, sebagaimana yang tercermin dalam Q.S. al-Alaq: 1-5, tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak yang mulia, yang harus terus ditanamkan dalam proses pendidikan masa kini.
Peningkatan Profesionalisme Guru PAI: Pendekatan Berbasis Kompetensi dan Inovasi Pembelajaran Muhammad Irfan Rizaldi; Herlini Puspika Sari; Oktadilla Fauzana
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2025): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v5i1.143

Abstract

Dalam studi ini, meningkatkan profesionalisme di antara para guru dalam pendidikan agama Islam (PAI) dibahas melalui pendekatan berbasis kompetensi dan inovasi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas guru PAI menggunakan metode penelitian sastra dan penelitian empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kompetensi dan inovasi pembelajaran dapat meningkatkan budaya keterampilan mengajar, koordinasi teknologi dan kolaborasi di antara para guru. Temuan baru dalam penelitian ini adalah pentingnya sebagai peran nilai -nilai Islam dan budaya madrasa dalam mempromosikan inovasi belajar, dan lebih efektif daripada pelatihan eksternal untuk meningkatkan keterampilan guru. Studi ini merekomendasikan langkah-langkah praktis dalam bentuk kerja sama institusional rujukan, integrasi teknologi berbasis nilai Islam, dan transmisi nilai-nilai Islam dalam pedagogi. Langkah -langkah ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan profesionalisme guru PAI untuk memenuhi persyaratan pendidikan di era digital, sementara pada saat yang sama mempertahankan relevansi nilai -nilai Islam.
Students' Perceptions of Kahoot in Learning: A Study of Fifth-Semester Islamic Education Students Ramdhano, Yanri
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2025): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v5i1.152

Abstract

This study explores the perceptions of Islamic Education students at UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi regarding the use of the Kahoot application in Islamic Religious Education. Using qualitative methods, data were collected through open-ended questionnaires from 15 students. The findings reveal that most students viewed Kahoot positively, appreciating its engaging and interactive nature, which enhanced their understanding of the material. The gamification aspect of Kahoot was seen as a motivating factor that made learning more enjoyable. However, some students raised concerns about technical difficulties and time constraints during the game sessions. The study concludes that Kahoot can be an effective tool to boost student engagement and motivation in learning Islamic Religious Education, but it requires further adaptation to address technical challenges and optimize learning outcomes. This research contributes to the literature by demonstrating that Kahoot not only functions as an assessment tool but also as a means to increase student interaction and learning motivation in the context of Islamic Religious Education.