cover
Contact Name
Usep Suherman
Contact Email
shibyan@uninus.ac.id
Phone
+6281312693867
Journal Mail Official
shibyan@uninus.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.530, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 30260175     EISSN : 30261104     DOI : https://doi.org/10.30999/shibyan.v1i2
Core Subject : Education,
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (e-ISSN 3026-1104; p-ISSN 3026-0175) diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Agama Islam Universitas Islam Nusantara Bandung. Menerbitkan artikel hasil penelitian atau pengabdian dengan fokus dan skope; Pengembangan Kurikulum Pendidikan dasar (MI/SD), Pendidikan Matematik, Sains, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia untuk Pendidikan Dasar (MI/SD), Media dan Teknologi Pendidikan Dasar(MI/SD), Strategi Pembelajaran Dasar (MI/SD), Kompetensi Guru di Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar, Evaluasi pendidikan dasar (MI/SD)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
Evaluasi Pendidikan Karakter dalam Perspektif Kurikulum Merdeka dan Kearifan Lokal Oktaviani, Rida Laila
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v2i2.3820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model pendidikan karakter di SD Ma’arif Kadungora dengan mengkaji keterpaduan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam konteks kebijakan nasional dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain evaluasi pendidikan karakter telah mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan perilaku secara sistematis. Pelaksanaan program pendidikan karakter di sekolah dilakukan melalui pembelajaran lintas mata pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan berbasis budaya sekolah. Sekolah juga berhasil mengadaptasi kebijakan nasional seperti Penguatan Pendidikan Karakter dan Merdeka Belajar ke dalam praktik lokal dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan budaya Sunda. Namun, penelitian ini juga menemukan keterbatasan dalam hal konsistensi implementasi antar guru, keterbatasan instrumen evaluasi, serta kesenjangan sumber daya. Penelitian ini menyarankan pengembangan model evaluasi karakter berbasis kontekstual yang dapat direplikasi dengan mempertimbangkan keunikan budaya lokal dan sinergi kebijakan pusat-daerah.
Implementasi Kurikulum Merdeka dan Kompetensi Abad 21 dalam Pembelajaran PGMI di Era Digital Amalia, Nur Ilma; Mutmainnah, Sari Rabiah; Ilma Nurmisa
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v2i2.3821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dan kompetensi abad 21 dalam pembelajaran pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penelitian dilakukan menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sumber data utama diperoleh dari jurnal nasional dan internasional terindeks, buku ilmiah, serta regulasi pendidikan terkait kurikulum merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui pendekatan berbasis proyek dan diferensiasi. Sementara itu, kompetensi abad 21—meliputi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi—telah menjadi fondasi penting dalam pengembangan kurikulum PGMI. Integrasi antara keduanya menghasilkan peningkatan literasi teknologi, inovasi pedagogis, serta penguatan karakter mahasiswa. Namun, ditemukan pula beberapa kendala seperti kurangnya pemahaman konseptual mahasiswa terhadap profil pelajar Pancasila dan keterbatasan praktik pengajaran kolaboratif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan kurikulum dan pedagogi abad 21 secara berkelanjutan di lingkungan PGMI. Temuan ini diharapkan menjadi referensi strategis dalam penguatan kurikulum pendidikan dasar berbasis kompetensi dan karakter.
Reformasi Paradigma Pendidikan Menuju Sistem yang Merata dan Bermutu di Indonesia Kurrohman, Muhammad Taopik; Ahmad Firdaus
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v2i2.3822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi reformasi paradigma pendidikan dalam mewujudkan sistem pendidikan yang merata dan bermutu di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik dan kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma pendidikan lama yang berpusat pada guru dan berorientasi pada formalitas tidak lagi relevan dalam menghadapi tantangan global. Reformasi paradigma pendidikan yang baru harus menekankan pembelajaran berbasis kompetensi, pendekatan konstruktivistik, pendidikan inklusif, serta integrasi teknologi. Selain itu, dibutuhkan redistribusi sumber daya pendidikan dan penguatan kapasitas guru untuk mengatasi ketimpangan akses dan kualitas antarwilayah. Kesimpulannya, pendidikan yang merata dan bermutu hanya dapat terwujud melalui transformasi menyeluruh pada kebijakan, kurikulum, proses pembelajaran, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan kebijakan pendidikan berkelanjutan yang berkeadilan sosial.
Strengthening Guidance and Counseling Management in Improving Student Well-Being and Quality of Educational Services Ujam Jaenudin
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v2i1.3823

Abstract

The acceleration of globalization and digitalization demands career readiness among students from the upper secondary level onwards. However, the gap between academic achievement and career maturity remains a significant challenge. This study employs a descriptive qualitative approach with a case study design at SMAN 1 Sindangkasisih and SMAN 1 Cihaurbeuti, Ciamis Regency. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, with thematic analysis and triangulation of sources and methods. Findings indicate that both schools have formal career guidance and counseling (BK) structures, but their implementation is not yet optimal. Major obstacles include limited BK teachers, conventional methods, minimal digital training, and low student participation. However, students actively participating in the program showed significant improvements in self-awareness, career assertiveness, and decision-making skills. Collaborative and adaptive BK management was proven effective in enhancing students' career readiness. Continuous training for BK teachers, technology integration, and strengthened institutional support are needed to ensure the program runs systematically and has a broad impact.
Inovasi Teknologi Informasi untuk Efisiensi dan Akuntabilitas Manajemen Pendidikan di MI Al-Aziziyah Pacet Apriliani, Tiara; Rhifa Rahmadani; Mira Sofyani
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v2i2.3824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dampaknya terhadap efisiensi manajemen, serta tantangan dan strategi keberlanjutan implementasinya di MI Al-Aziziyah Pacet. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIK telah diintegrasikan secara signifikan dalam administrasi akademik dan non-akademik, melalui sistem seperti Dapodik, e-Rapor, ARKAS, dan sistem kehadiran digital. Inovasi ini terbukti meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan memperkuat akuntabilitas publik. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan keberlanjutan pendanaan masih menjadi kendala utama. MI Al-Aziziyah menerapkan strategi mitigasi berupa pelatihan internal, penyusunan SOP, dan kemitraan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi TIK yang berhasil memerlukan sinergi antara kesiapan teknologi, kapasitas sumber daya manusia, dan kebijakan kelembagaan. Temuan ini relevan untuk madrasah dan sekolah dasar yang ingin membangun tata kelola pendidikan yang adaptif terhadap era digital.
PenerapanMetodeTalkingStickUntukMeningkatkanHasilBelajarMata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III MI Ar-Raudhah Aulia Azizah; M. Syabrina; Sulistyowati, Sulistyowati
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v2i1.3229

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia kelas III MI Ar-Raudhah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah yaitu : 1) Pelaksanaan metode talking stick 2) Peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode talking stick dalam proses belajar mengajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III MI Ar-Raudhah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTagart yang terdiri dari aspek perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dengan guru wali kelas III, tes dan dokumentasi. Teknis analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian 1) Pelaksanaan metode  dapat dilihat dari rata-rata aktivitas guru pada siklus I sebesar 86,25% dan siklus II sebesar 96,25%. Adapun aktivitas siswa pada siklus I sebesar 77,63% dan siklus II sebesar 96,05%. Berdasarkan hasil penelitian 2) Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia hal ini dapat dilihat dari peningkatan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 60% dan siklus II sebesar 80%. Berdasarkan hasil perhitungan N gain pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata N gain sebesar 0,41 dengan katagori “Sedang”. N gain pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebesar 0,76 dengan katagori “Tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa metode Talking Stick meningkat hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III MI Ar-Raudhah.
Model Project-Based Learning untuk Mengembangkan Kompetensi Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Madrasah Ibtidaiyah: Studi Literatur Uznurhadi Fadli; Lutfiah, Riri Husnul; Egi Ginanjar
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v2i1.3807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Project-Based Learning (PjBL) dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis tematik terhadap artikel-artikel terpublikasi nasional dan internasional antara tahun 2020–2025 yang relevan dengan konteks MI, Kurikulum Merdeka, dan kompetensi abad ke-21. Hasil sintesis menunjukkan bahwa PjBL secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis, seperti analisis bukti, penalaran logis, dan penyusunan argumen, serta keterampilan berpikir kreatif melalui eksplorasi ide, desain produk, dan pemecahan masalah inovatif. Dampak positif ini diperkuat oleh desain proyek yang autentik, penilaian berbasis produk, dan dukungan guru sebagai fasilitator. Namun, implementasi PjBL di MI menghadapi hambatan seperti keterbatasan pelatihan guru, infrastruktur digital, dan kesiapan kurikulum. Studi ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai keagamaan, literasi digital, dan budaya lokal dalam desain PjBL agar lebih kontekstual dan berkelanjutan.

Page 3 of 3 | Total Record : 27