cover
Contact Name
Nurul Arifiyanti
Contact Email
nurularifiyanti@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpafip@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 23026804     EISSN : 25794531     DOI : 10.21831
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Anak is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 243 Documents
Meningkatkan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di Era Digital Heri Hidayat; Agis Nurfadilah; Eli Khoerussaadah; Nabilah Fauziyyah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i2.37063

Abstract

Kreativitas menjadi salah satu bagian kompetensi yang perlu dimiliki guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mempersiapkan pembelajaran di era digital melalui pengintegrasian dan pemanfaatan teknologi. Perkembangan teknologi saat ini mengalami kemajuan sehingga guru diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan atau kajian literatur dengan mengeksplorasi berbagai teori, prinsip, atau gagasan yang digunakan untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya dalam pendahuluan. Hasil penelitian yang diperoleh dari setiap jurnal dan artikel menunjukan bahwa kreativitas guru memiliki kendali yang cukup besar dalam melakukan pembelajaran pada anak usia dini di era digital. Hal ini diakibatkan, karena kreativitas guru tidak hanya dapat membantu mempersiapkan anak untuk mampu mengembangkan kemampuan dan keterampilannya saja, melainkan juga dapat meminimalisir dampak negatif dari perkembangan teknologi digital yang ada pada saat ini.  Kreativitas guru dalam menciptakan aktivitas pembelajaran yang menyenangkan dapat memberikan pengalaman baru dan efek yang baik pada tingkat perkembangan anak usia dini.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PANGGUNG BONEKA PADA KELOMPOK A1TK MADUKISMO Risky Ramadani
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v5i2.12378

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbicara pada anak-anak di TK Madukismo, Bantul, Yogyakarta melalui penggunaan media panggung boneka. Keterampilan berbicara pada anak-anak dilihat dari kemampuan anak dalam ikut aktif berpartisipasi mengungkapkan ide/gagasan dan menjawab pertanyaan apa, siapa, mengapa dan dimana. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif, Subjek yang diteliti anak-anak dari kelompok A1 TK Madukismo yang berjumlah 17 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data  menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif  kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan berbicara pada anak, hal ini dibuktikan pada kemampuan awal keterampilan berbicara yaitu 52,8% termasuk dalam kriteria kurang baik, pada Siklus I meningkat 12,8% menjadi 65,6% termasuk dalam kriteria cukup, dan pada Siklus II meningkat 22,5% menjadi 88,1% termasuk dalam kriteria baik. Langkah-langkah yang dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara yaitu guru bercerita, tanya jawab tentang cerita yang dibawakan guru, anak mengulang cerita yang dibawakan guru, guru memberi motivasi kepada anak untuk ikut aktif berpartisipasi dalam kegiatan. Kata Kunci: keterampilan berbicara, panggung boneka, kelompok A1
STIMULASI KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN SENI RUPA Nurul Kusuma Dewi; Surani Surani
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i1.24447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Penelitian dilakuakn pada bulan Juli-Oktober 2018 di Kelompok A TK Negeri Pembina Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun berjumlah 21 anak yang terdiri dari 1 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Data penelitian berupa data kualitatif dan sumber data penelitian adalah guru dan anak. Data penelitian diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data penelitian menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian dianalisis menggunakan model interaktif Milles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yaitu: (1) indikator motorik halus anak yang meliputi koordinasi mata dan tangan, kekuatan jari tangan, dan kelenturan pergelangan tangan meningkat; (2) kegiatan seni rupa yang dapat diterapkan pada anak usia dini adalah mewarnai, menggambar, melukis, menjiplak, membentuk, menempel, meronce, dan figer painting; serta (3) kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun dapat distimulasi melaluli kegiatan seni rupa. Kata Kunci: motorik halus, kegiatan seni rupa, usia 4-5 tahun
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL AUD TK MUSLIMAT NU 1 TUBAN Kholifah Kholifah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i1.24446

Abstract

Belakangan ini, masyarakat sekitar kita semakin banyak yang perilakunya melanggar norma, merugikan orang lain, dan tidak dapat menghargai sesama. Perilaku-perilaku tersebut merupakan indikasi tidak dimilikinya kecerdasan emosi. Kecerdasan emosi merupakan kemampuan untuk mengelola dan mengendalikan emosi. Kecerdasan emosi diperlukan untuk mencapai kesuksesan dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan. Kemampuan ini seharusnya ditanamkan pada anak sejak usia dini agar tertanam kuat dan menjiwai perilaku anak. Keluarga merupakan kelompok sosial terkecil, pertama dan utama tempat anak belajar apapun, melalui pembiasaan dan permodelan. Pola pengasuhan anak-anak menjadi tanggung jawab keluarga, karena hal tersebut dapat mempengaruhi dalam membentuk perilaku anak. Permasalahannya, apakah pola asuh orang tua dapat berpengaruh terhadap kecerdasan emosional anak usia dini dan pola asuh orang tua mana yang lebih besar dapat mempengaruhi kecerdasan emosional anak usia dini pada TK Muslimat NU I Tuban. Tujuannya, mendiskripsikan pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosi anak usia dini dan mendiskripsikan pola asuh orang tua yang lebih besar dapat mempengaruhi kecerdasan emosi anak usia dini pada TK Muslimat NU I Tuban. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 67 siswa dan setelah sampel ditentukan secara purposive sampling, didapatkan sampel sejumlah 40 siswa. Metode pengumpulan data, meliputi angket pengukuran gaya orang tua/pola asuh orang tua, angket pengukuran kecerdasan emosional anak usia dini, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data statistik menggunakan program SPSS regresi linear berganda. Hasil penelitian ini ialah F hitung F tabel (33,144 2,641) dan signifikansi 0,05 (0,0000,05), artinya kecerdasan emosional anak usia dini dapat dipengaruhi secara bersama oleh empat macam gaya orang tua/pola asuh orang tua (X1, X2, X3, X4). Y’ = 51,959 + 0,016X1 + 0,199X2 + 0,184X3 + 0,293X4, artinya yang paling besar pengaruhnya di antara empat gaya orang tua/pola asuh orang tua ialah gaya orang tua/pola asuh orang tua pelatih emosi (X4). Kata Kunci: pola asuh orang tua, kecerdasan emosional
Melejitkan Kecerdasan Anak Melalui Strategi Supportive Climate Nur Hayati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v2i1.3032

Abstract

Interaksi yang teijadi antara anak, orang tua dan guru dalam suatu lingkungan untuk mencapai tingkat perkembangan tertentu dapat diartikan sebagai proses pembelajaran pada anak usia dini. Pada masa egosentris, kemampuan anak masih dalam tahap berpikir praoperasional yang masih memaknai sesuatu sesuai dengan cara pandang dan berpikir mereka sendiri. Kenyataannya sampai saat ini belum semua orang tua maupun guru secara konsisten menyiapkan kondisi lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak. Seringkali orang tua bahkan guru menyampaikan informasi pada anak dengan bahasa yang sulit dimengerti anak, dengan sikap yang tidak bersahabat, menganggap anak adalah miniatur orang dewasa serta anak sebagai obyek belajar. Mengenalkan informasi atau pengetahuan baru pada anak perlu strategi yang sesuai dengan kondisi anak. Strategi supportive cilmate menguatkan tindakan yang dilakukan anak dengan harapan dapat menghasilkan kemampuan baru sesuai dengan yang tujuan yang telah direncanakan guru. Kata kunci: kecerdasan, anak usia dini, supportive climate
Meningkatkan Kemampuan Bercerita Sederhana dengan Media Gambar Seri di Kelompok A3 TK Aba Mertosanan Banguntapan Bantul Parjilah Parjilah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.29096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keberanian dan ketrampilan bercerita sederhana melalui media gambar seri. Diharapkan denganmeningkatnya keterampilan bercerita melalui gambar seri, dapat menarik perhatian anak serta dapat mengembangkan bahasa anak. Bercerita sederhana suatu penyampaian pesan, informasi atau sebuah dongeng yang terdapat muatan-muatan mendidik, dalam penyampaian pesan/informasi ada beberapa faktor yang dapat menunjang keefektifan bercerita yaitu faktor kebahasaan dan non kebahasaan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus dilaksanakan 2 hari, pelaksanaan siklus I belum menunjukkan peningkatan yang diharapkan guru. Pada siklus II menunjukkan peningkatan kemampuan bercerita melalui media gambar media pembelajaran yang menarik. Setelah di evaluasi berani bercerita dan terampil lancar bercerita melalui gambar seri pada siklus pertama. Keberanian bercerita dari kondisi awal 27% pada siklus I menjadi 53% dan pada siklus ke II menjadi 73%. Sedangkan pada kelancaran bercerita pada kondisi awal 33% pada siklus ke I menjadi 53% dan pada siklus ke II menjadi 78%. Dengan demikian ternyata penggunaan media gambar seri dapat meningkatkan keberanian dan keterampilan kelancaran bercerita sederhana di kelompok A3 TK ABA Mertosanan, Potorono, Banguntapan, Bantul.
Media Pembelajaran Hetasisku untuk Mengenalkan Metamorfosis Kupu-Kupu pada Anak TK Kelompok B Alfin Rahmawati Putri
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i1.38740

Abstract

Media pembelajaran yang menarik menjadi komponen penting dalam kegiatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Heksagonal Metamorfosis Kupu-kupu (Hetasisku) dan menghasilkan media pembelajaran yang layak untuk mengenalkan metamorfosis kupu-kupu pada anak kelompok B di TK Masyithoh Budi Lestari, Kepek, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R D) dengan model ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan instrumen berupa angket dengan skala Likert empat pilihan. Hasil penelitian ini terdiri dari media Hetasisku dan buku pedoman guru. Tingkat kelayakan media pembelajaran Hetasisku oleh ahli materi memperoleh skor 88.33% (kategori sangat layak), oleh ahli media memperoleh skor 91,67% (kategori sangat layak), dan oleh guru kelas mendapatkan skor 85% (kategori sangat layak). Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat layak digunakan untuk mengenalkan metamorfosis kupu-kupu pada anak TK Kelompok B.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE BERMAIN DI PAUD NAZARETH OESAPA Salmon Amiran
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v5i1.12367

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah “Bagaimana efektifitas penggunaan metode bermain di PAUD Nazareth Oesapa?”. Adapun tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan metode bermain di PAUD Nazareth Oesapa. Dalam menganalisis data penulis menggunakan teknik penelitian kualitatif adalah merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil pengamatan (observasi), wawancara, catatan lapangan, dan studi dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke sintesis, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting, dan mana yang dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Studi Dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa metode bermain dapat membantu anak dalam meningkatkan daya imajinasi, kemampuan fisik motorik halus dan kasar, keterampilan sosial, kognitif, emosi melalui metode bermain anak dapat dibimbing dan diarahkan. Anak dapat mengikuti aturan permainan, mendengarkan penjelasan materi permainan dengan tenang, senang dan kerjasama dan anak dapat menumbuhkan minat dan kreativitas anak sehingga kegiatan permainan tidak membosankan. Kata kunci: Metode Bermain
Studi literatur: Permainan tradisional sebagai media alternatif stimulasi perkembangan anak usia dini Agung Wahyu; Rukiyati Rukiyati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i2.51524

Abstract

Bermain merupakan aktivitas utama yang dilakukan anak pada setiap harinya. Hal ini karena dunia anak-anak adalah dunia bermain. Tidak dapat dipungkiri bahwa bermain merupakan jembatan bagi anak untuk belajar. Salah satu kegiatan bermain yang dapat digunakan dalam pembelajaran untuk merangsang aspek perkembangan anak adalah permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya penggunaan permainan tradisional di era modern. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur, mencari, menganaslisi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional memiliki berbagai manfaat bagi aspek perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun kembali permainan tradisional untuk anak sebagai media yang ampuh dalam merangsang tumbuh kembang anak menjadi lebih optimal serta tidak menghilangkan nilai budaya leluhur.
IDENTIFIKASI KETERAMPILAN KOGNITIF ANAK USIA 2-6 TAHUN DI LEMBAGA PAUD KECAMATAN SLEMAN, YOGYAKARTA Nur Hayati; Nur Cholimah; Martha Christianti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v6i2.17705

Abstract

Kemampuan melakukan identifkasi keterampilan kognitif anak usia dini belum dikuasai sepenuhnya oleh guru PAUD. Salah satu kesulitan yang dihadapi guru adalah belum mengetahui jenis instrumen yang dapat mengidentifikasi keterampilan kognitif anak. Selama ini guru hanya menggunakan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak sebagai pedoman melakukan stimulasi terhadap perkembangan kognitif anak usia dini yang diajarnya. Kegiatan pembelajaran akan lebih optimal jika guru melakukan stimulasi berdasarkan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki anak didiknya sesuai hasil identifikasi di awal semester. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pendidik anak usia dini tentang identifikasi keterampilan kognitif anak usia dini. Subjek penelitian ini adalah 25 pendidik PAUD di Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi yang dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, subjek mengalami peningkatan pada ketiga materi yang diberikan yaitu identifikasi keterampilan matematika anak usia dini, identifikasi keterampilan sains anak usia dini, dan identifikasi keterampilan bahasa anak usia dini. Kata kunci: keterampilan kognitif, anak usia dini