Jurnal Pendidikan Anak
Jurnal Pendidikan Anak is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles
243 Documents
Peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui permainan kartu kata bergambar pada anak kelompok B4 di TK Negeri Pembina Bantul
mediyawati mediyawati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v9i2.31351
Kemampuan membaca permulaan perlu dikenalkan pada anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B4 di TK Pembina Negeri Tembi Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Adapun subjek penelitian adalah 17 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 8 anak prerempuan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dengan instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila 75 % anak sudah mencapai BSH (Berkembang Sesuai Harapan) ataupun BSB (Berkembang Sangat Baik). Adapun teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan anak dalam membaca permulaan yang berada pada kriteria BSH yang semula 4 anak (25 %) pada Siklus I menjadi 8 anak (47 %) pada Siklus II, artinya mengalami peningkatan sejumlah 22 %. Selanjutnya kemampuan anak yang berada pada kriteria BSB yang semula 4 anak (25 %) pada Siklus I menjadi 5 anak (30 %) pada Siklus II, artinya mengalami peningkatan sejumlah 5 %.
PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM DETEKSI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
Nur Hayati;
Muthmainnah -;
Arumi Savitri Fatimaningrum
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v4i2.12359
Upaya pemantauan tumbuh kembang anak usia dini secara pokok merupakan tugas keluarga dan dibantu oleh kader Posyandu melalui kegiatan Posyandu. Program Posyandu dilakukan di setiap desa oleh kader yang telah diberi pengetahuan dan pelatihan oleh para petugas kesehatan untuk memasyarakatkan pengetahuan tentang kesehatan, terutama pertumbuhan dan perkembangan anak pada para orang tua. Umumnya kegiatan Posyandu meliputi kegiatan penimbangan balita dan pemberian nutrisi, sehingga sebagai sasaran utama Posyandu lebih tertuju pada tahap pertumbuhan fisik saja. Oleh karena itu, perlu adanya pemberian pengetahuan pada kader Posyandu tentang deteksi dini perkembangan anak, sehingga tindakan preventif dapat dilakukan untuk mengatasi adanya gangguan perkembangan pada balita. Pada program pelatihan peran kader Posyandu ini dapat terlaksana dengan melibatkan 80% kader Posyandu di kecamatan Pleret Bantul yang diikuti oleh 23 orang pada hari pertama dan 30 orang pada hari kedua. Kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari Jumat 28 Juni 2013 dan 29 Juni 2013. Kegiatan ini terbagi ke dalam 4 (empat) sesi. Kegiatan Pelatihan Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Perkembangan Anak Usia Dini ini mampu memberikan beberapa alternatif penyelesaian masalah yang terjadi ketika kegiatan Posyandu berlangsung di wilayah Kecamatan Pleret Bantul. Kata Kunci: pelatihan, kader Posyandu, deteksi perkembangan, anak
Peningkatan Keterampilan Pembuatan Media Pop Up pada Pendidik PAUD
Nur Hayati;
Muthmainah Muthmainah;
Rina Wulandari
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v11i1.49063
Media pembelajaran merupakan bagian yang sangat penting dalam kegiatan belajar dan mengajar. Media pembelajaran di PAUD harus menarik dan dapat menstimulasi semua aspek perkembangan anak, salah satunya yaitu media pop up. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini menuntut pendidik PAUD lebih kreatif membuat media pembelajaran. Hasil observasi di awal pandemi menunjukkan masih banyak pendidik yang belum terampil mengembangkan media pop up yang disampaikan secara online. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendidikan PAUD mengembangkan media pop up tiga dimensi yang kemudian melatih mengunggah media pebelajaran secara online di YouTube. Metode penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan yang mengacu pada Kemmis dan Taggart yang dilakukan dalam satu siklus karena kondisi pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan mengadakan pertemuan dengan jumlah peserta banyak lebih dari sekali. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman, pengambilan data dilakukan dengan metode observasi yang dilakukan sebelum tindakan, ketika tindakan dan setelah tindakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan, subjek mengalami peningkatan pada penguasaan materi yang diberikan yaitu pemahaman tentang media pembelajaran, pembuatan media pop up dan pengelolaan media pembelajaran secara online. Sejumlah 95% subjek penelitian mampu membuat media pop up yang di upload di YouTube. Temuan baru yang diperoleh dari penelitian ini adalah meningkatnya keterampilan guru dalam mengelola media pembelajaran dalam bentuk tiga dimensi yang diunggah ke YouTube. Keterampilan ini menjadi terobosan baru bagi guru dalam mengatasi kesulitan pembelajaran jarak jauh di era pandemi.
PENGARUH IKLIM KEAGAMAAN LEMBAGA PAUD TERHADAP PERKEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI SE-KOTA YOGYAKARTA
Amir Syamsudin
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v6i2.17698
Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh iklim keagamaan di lembaga PAUD terhadap perkembangan moral anak usia 5-6 tahun se-kota Yogyakarta. Populasi penelitian sebanyak 222 taman kanak-kanak se-Kota Yogyakarta. Sample penelitian berjumlah 143 taman kanak-kanak, dengan tingkat kesalahan penarikan sample sebesar 5%. Cara menarik sample menggunakan teknik clustered proportional random sampling. Satuan analisis penelitian meliputi iklim keagamaan di sekolah, pengalaman kerja guru PAUD, perkembangan NAM anak usia 5-6 tahun, dan persepsi kepala TK tentang kinerja guru. Responden penelitian terdiri atas kepala taman kanak-kanak, anak usia 5-6 tahun, dan guru PAUD se-kota Yogyakarta. Temuan penelitian ialah ada hubungan yang signifikan antara iklilm keagamaan di lembaga PAUD dengan perkembangan nilai-nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun se-Kota Yogyakarta. Hubungan tersebut bersifat signifikan karena skor korelasi Pearson (0.772) mendekati skor 1 (korelasi sempurna) dan melampaui skor minimal korelasi ≥0.5. Hal ini mengonfirmasi sekaligus memperkuat teori bahwa iklim keagamaan berpengaruh terhadap perkembangan nilai-nilai agama dan moral anak usia dini. Kata Kunci: nilai-nilai agama dan moral, iklim keagamaan, pendidikan anak
Pengenalan Budaya Melalui Bercerita untuk Anak Usia Dini
Yulfrida Rahmawati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v1i1.2908
Bangsa yang besar adalah bangsa yang berbudaya dan berkarakter. Kebudayaan mencerminkan karakter sebuah bangsa. Anak-anak yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan budaya tertentu akan membentuk budaya yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Kebudayaan juga menentukan pola pandang manusia. Inilah yang menjadikan asumsi bahwa budaya sebagai aspek penting dalam pembelajaran anak usia dini. Salah satu cara terbaik mengenalkan budaya adalah melalui mendongeng. Kata kunci: Kebudayaan, Mendongeng, Anak Usia Dini
Efektivitas metode guided discovery pada pembelajaran sains terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun
Vera Sholeha
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v8i1.26680
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efektivitas metode guided discovery dalam pembelajaran sains terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen (quasi-experimental research). Subjek uji efektivitas pada kelas eksperimen sebanyak 22 peserta didik kelas B1 TK ABA Kembaran dan pada kelas kontrol sebanyak 23 peserta didik kelas B2 TK ABA Kembaran. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes lisan peserta didik. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode guided discovery dalam pembelajaran sains, terdapat perbedaan yang signifikan pada domain kognitif aspek “mengingat” pada anak usia 5-6 tahun. Terdapat perbedaan hasil akhir antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah guru menggunakan metode guided discovery dalam pembelajaran sains dengan p 0,05 kemudian terjadi pula peningkatan yang signifikan dengan p = 0,000. AbstractThis study aimed to examine the effectiveness of the guided discovery method in science learning towards cognitive development in children aged 5-6 years. This type of research was quasi experimental research. The effectiveness test subjects in the experimental class were 22 students in class B1 TK ABA Kembaran and in the control class were 23 students in class B2 TK ABA Kembaran. Data collection used observation sheets and oral tests of students. Data analysis technique used independent sample t-test with a significance level of 0.05. The results showed that by using the guided discovery method in science learning, there were significant differences in the cognitive domain of “remembering” aspect of children aged 5-6 years. There were differences in the final results between the control class and the experimental class after the teacher used the guided discovery method in science learning with p 0.05 then there was also a significant increase with p = 0.000.
Peningkatan kemampuan membentuk bangunan melalui alat permainan balok stiker pada anak kelompok B4 di TK Negeri Pembina Bantul
Tukirah Tukirah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v9i1.31346
Alat permainan yang edukatif dan menarik diperlukan anak dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membentuk bangunan melalui alat permainan balok stiker pada anak kelompok B4 di TK Pembina Negeri Tembi Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Adapun subjek penelitian adalah 17 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dan instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila 75 % anak sudah mencapai BSH (Berkembang Sesuai Harapan) ataupun BSB (Berkembang Sangat Baik). Adapun teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan anak dalam membentuk bangunan dapat ditingkatkan melalui alat permainan balok stiker. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil pengamatan selama pembelajaran, yang dapat memenuhi target 76,47 %. Hasil penilaian kemampuan anak membentuk bangunan dengan balok stiker yang mencapai BSH mengalami peningkatan sebesar 5,88%. Sedangkan hasil penilaian kemampuan anak membentuk bangunan dengan balok stiker yang mencapai BSB mengalami peningkatan sebesar 35,29%.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Pola Abc-Abc Melalui Media Gelang Warna Di Kelompok A PAUD Gemsana, Otvai, Alor
Syari’ati Masyithoh
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v4i1.12347
AbstrakPermasalahan yang muncul pada kelompok A di PAUD Gemsana Otvai, Alor, NTT ialah rendahnya kemampuan anak dalam mengenal pola yang ditandai dengan ketidakmampuan anak dalam memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat pola yang berurutan. Oleh karena itu perlu adanya media pembelajaran yang variatif salah satunya ialah dengan media gelang warna. Kegiatan dilakukan secara individual. Observasi dilakukan pada anak kelompok A1 sebanyak 20 anak yang terdiri dari 11 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Objek dalam observasi ini adalah kemampuan kognitif. Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kemampuan mengenal pola ABC-ABC dapat meningkat setelah diberikan tindakan dengan menggunakan media gelang warna di kelompok A PAUD Gemsana Otvai, Alor, NTT. Kata kunci: kemampuan mengenal pola ABC-ABC, media gelang warna, kelompok A.
Analisis Kebijakan PSBB dalam Proses Pembelajaran di PAUD Terpadu Az-Zahra Tegalrejo Yogyakarta
Siti Nurakhmaliyah;
Imam Mawardi
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v10i2.43207
Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan informasi terkait proses pembelajaran di Paud terpadu Az-Zahra terkait dengan adanya kebijakan PSBB yang diterapkan pemerintah melalui surat keputusan bersama empat kementerian tentang Proses pembelajaran jarak jauh yang dikarenakan terjadinya Covid-19 yang melanda hampir seluruh Negara belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan dan pengumpulan data menggunakan hasil dokumentasi, buku referensi dan juga jurnal ilmiah yang berkaitan dengan topik. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam menjalankan kebijakan pembelajaran akibat pandemic covid 19 PAUD Terpadu Az-Zahra menerapkan langkah-langkah yaitu: (1) Dalam proses pembelajaran secara online akan diinformasikan melalui grup whatsapp pada masing-masing kelas yang diampu setiap guru, (2) Guru akan membuat video pembelajaran sebagai penguatan dalam tugas yang akan dilakukan anak bersama orangtua di rumah (3) Orangtua mengambil bahan kreativitas kegiatan anak di sekolah setiap hari senin, (4) Orangtua mengumpulkan hasil kreativitas anak atau dokumentasi kegiatan anak selama belajar dari rumah dengan mengirimkan photo atau video ke WhatsApp Group kelas masing-masing, dan (5) Bagi orangtua yang tidak berkenan untuk pembelajaran online guru datang ke rumah (home visit) sesuai dengan jadwal yang disepakati bersama. Terdapat faktor penghambat yang lebih banyak dalam mengimplementasikan proses pembelajaran baik secara online maupun home visit daripada faktor pendukungnya.
MANFAAT PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI UNTUK AUD
Nurul Kusuma Dewi
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpa.v6i1.15657
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manfaat penerapan program pendidikan inklusi untuk anak usia dini. Penelitian dilaksanakan di Labschool Rumah Citta Yogyakarta pada bulan April-Juni 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subyek penelitian adalah murid Labschool Rumah Citta dari usia 2-7 tahun. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi.teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Humberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa program pendidikan inklusi yang diterapkan di Labschool Rumah Citta memberikan manfaat baik bagi anak yang memiliki kebutuhan khusus mapupun anak normal pada umumnya. Penerapan program pendidikan inklusi di Labschool Rumah Citta dapat menstimulasi perkembangan dan menanamkan nilai karakter pada anak, yaitu: (1) anak mau saling membantu dan bermain bersama dengan anak berkebutuhan khusus; (2) anak dapat mengenal dan menghargai perbedaan; (3) anak memiliki tanggung jawab dan rasa percaya diri; dan (4) anak memiliki keterampilan sosial. Kata Kunci: Program Pendidikan Inklusi; AUD