cover
Contact Name
Aksa Noya
Contact Email
jilkompattimura@gmail.com
Phone
+6281248586420
Journal Mail Official
jilkompattimura@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. M. Putuhena, Poka-Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 29627230     EISSN : 2830473X     DOI : https://doi.org/10.30598
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura merupakan situs akademis yang berisi kumpulan artikel ilmiah, dengan fokus aspek keilmuan ilmu komunikasi. Ilmu Komunikasi menjadi salah satu cabang keilmuan yang sangat penting, mengingat tanpa komunikasi manusia tidak dapat berinteraksi satu sama lain. Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura secara spesifik bertujuan untuk menjawab tantangan manusia di era modernisasi, dengan berkembangnya teknologi, maka literasi digitalisasi begitu bermanfaat demi mewujudkan individu atau kelompok yang cerdas, dan kreatif dalam menggunakan platform media massa dan new media. Berikut dibawah ini mekanisme proses editorial and publishing.  Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura merupakan jurnal akademik yang berkaitan dengan kajian teori dan praktik komunikasi. Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura didedikasikan untuk menerbitkan karya asli dalam konteks umum Media Baru dan Teknologi Komunikasi, Komunikasi Budaya, Hubungan Masyarakat, Komunikasi Konflik, Media, dan Jurnalisme.
Articles 60 Documents
Personal Branding Beauty Vlogger (Studi Deskriptif pada Channel Youtube Tasya Farasya) Amier, Helmawati; Sopacua, Yustina; Alfredo, Ronald
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss2pp384-392

Abstract

The purpose of this study is to describe how personal branding was built by Tasya Farasya though video on her Youtube channel. This research is a qualitative descriptive study that aims to describe how the personal branding of a beauty vlogger Tasya Farasya through her youtube channel. And to find out what are the indicators needed to build personal branding based on what was stated by Peter Montaya. Primary data is done through video objects on Tasya Farasya’s youtube channel, which sees the number of viewers(viewers), likes (likes), and comments (comments) on several predetermined videos, while seconday data retrieval is done through several sources. Taken from online media related to Tasya Farasya’s youtube beauty vlogger channel. The results of this study found that the personal branding that was formed by Tasya Farasya through the content on her Youtube video channel was judged to be in accordance with eight predetermind indicators, namely specialization, personality, perseverance, good name, leadership, appearance, unity, and difference. It can be concluded that Tasya Farasya displays all the indicators of the formation of personal branding in the video content on her youtube channel so that she can maintain the personal branding she has created.
Strategi Pemerintah Kota Tual Dalam Pelestarian Bahasa Daerah Sebagai Alat Komunikasi Publik Rabrusun, Naharia; Lopulalan, D. L.Y.
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss1pp284-296

Abstract

Warisan budaya bahasa kei saat ini terjadi pergeseran disebabkan karena perkembangan global sehingga patut untuk dikembangkan kembali budaya tersebut. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, kita dituntut untuk mengetahui tentang bahasa lain, bukan berarti sebagai alasan untuk kita melupakan bahasa daerah kita sendiri. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemerintah kota tual dalam pelestarian bahasa daerah sebagai alat komunikasi publik. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman yaitu mengadakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pelestarian bahasa daerah pada pemerintah kota tual dinas pendidikan dan kebudayaan serta dinas komunikasi dan informatika dalam pelaksanaannya sementara masih pada proses pengumpulan dan penyusunan data-data yang dilakukan hal ini dapat dilihat: a) Perencanaan secara kolektif, b) perumusan dan pelaksanaan strategi, c) pemahaman menimbulkan kesadaran. Dari hal tersebut perencaan kolektif yang dilakukan masih pada tahap pengumpulan dan penyusunan data-data, sedangkan dalam tahap perumusan dan pelaksanaan strategi pelestarian pemerintah akan memberikan seluruh data konkrit yang telah didapatkan untuk dibahas dan dibuatkan suatu peraturan kepada DPRD tingkat II dalam hal ini bidang eksekutif dan yudikatif. Serta dalam pemahaman untuk menimbulkan kesadaran adalah sikap seseorang menimbulkan rasa saling memiliki bahasa daerah tersebut dengan demikian pemerintah berkemauan untuk ikut membina dan mengembangkan bahasa Daerah Kei melalui peraturan yang dibuat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi pemerintah kota tual dalam pelestarian bahasa daerah sebagai alat komunikasi publik masih pada tahap proses pengumpulan dan penyusanan data-data yang akan dibuat dalam suatu peraturan. Kata Kunci : Strategi Pelestarian Bahasa Daerah.
Cyberspace Sebagai Ruang Publik Baru: Analisis Naratif Opini Publik Pada Isu Larangan ThrifTing Di Media Sosial Twitter S, Nurul Fadhillah
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss1pp246-270

Abstract

Cyberspace as the new public spheres, create people who are put into a situation where they can have an opinion, something that is difficult to realize if reform does not occur. One example of cyberspace is the emergence of social media which not only influences people's lives, but is also able to provide new ways of channeling aspirations.. There is the issue of prohibition of thrifting which is discussed by the public on social media and generates quite high attention from the community as actors and thrift users. This study analyzes narratively 10 screenshots of public opinion popping up on Twitter when searches are directed at two hashtags, #thrifting and #thriftingdilarang. As a result, public opinion circulating on Twitter is dominated by disappointment with this new rule. Comparisons were made publicly on flexing family officials, at the same time questioning the work of several parties and the fate of the people who work in the world of thrift shops like this. Keywords: cyberspace, public sphere, public opinion, thrifting, Twitter.
Analisis Brand Awareness Produk Ms Glow Di Desa Poka (Studi Pada Masyarakat Desa Poka) Sitorus, Marisa Evi; Telussa, Sandra
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss1pp232-245

Abstract

Abstract: The importance of Brand Awareness for a skincare Product is currently a special concern for every user. One of the most popular Skincare products among the public is Skincare MS Glow. From the explanation above. This Study aims to determine the ectent of Brand Awareness of MS Glow products in Poka Village Communities. This Study aims to find out which half of the Brand awareness of MS Glow Products in the people of Poka Village, Ambon City. This Research is a qualitative descriptive study with an individual unit of analysis, namely people who have used MS Glow products. This study uses data collection techniques in the form of interviews, to 10 sources of participatory observation, and documentation. The data analysis technique used in this study is data reduction, displaying data, drawing conclusions. The result showed that the people of poka village were well acquainted with MS Glow skincare products. Brand awareness analysis of the MS Glow brand meets the criteria desired by the poka village community, namely MS Glow is a type of skincare product that has the function of overcoming and treating facial skin. And already has a BPOM certification, the poka village community gets a reminder (Brand Recall) MS Glow skincare products just by looking at the logo slogan and symbol of the product. The goal is to position the brand to the top of the mind in the minds of users. Based on the results of research on the audience process to realize top of mind which cand be seen from the many well-known brands of skincare products at this time, the people of poka village tend to continue to use MS Glow products.
Efektivitas Komunikasi Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi COVID19 Di SD INPRES 57 Ambon Tiwery, Octovina; Kissya, Vransisca
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss1pp374-383

Abstract

Pada dasarnya manusia diciptakan sebagai makluk yang harus bersosialisasi dengan sesama manusia.Sejak wabah covid19 yang melanda hampir terjadi di seluruh dunia yang memberikan pengaruh dan membatasi semua aktifitas manusia yaitu termaksuk pada pendidikan yang membuat sehingga kebijakan pembelajaran secara daring di rumah di berlakukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana Efektifitas komunikasi dalam pembelajaran di masa pandemi covid19 yang terjadi di SD Inpres 57 Ambon Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik deskriptif. Analisa data di peroleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi lapangan.Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu reduksi data,pengajian data,kesimpulan dan verikasi. Hasil penetian ini menunjukan bahwa Efektifitas komunikasi yang di laksanakan oleh guru dengan siswa dalam proses pembelajaran sudah efektif di tunjukan dengan bukti adanya keterbukaan komunikasi yang terjalin antara guru dan siswa-siswi, adanya saling sikap saling mendukung dan sikap positif yang di lakukan oleh guru dan siswa-siswi berdampak positif bagi siswa-siswi, serta adanya kesetaraan yang sama yang di berikan guru kepada siswa-siswinya dalam proses pembelajaran di masa pandemi covid19 di SD Inpres 57 Ambon. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa efektifitas komunikasi yang di laksanakan oleh guru dan siswa dalam proses belajar mengajar pada masa pandemi covid19 di SD Inpres 57 Ambon sudah cukup baik dan efektif. Kata kunci : efektifitas komunikasi,guru dan siswa
Fenomena Sharing Behavior dalam Media Instagram oleh Remaja Kota Ambon Sari, Irna Indah; Lestaluhu, Said
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss1pp271-283

Abstract

Abstract: Instagram platform is one of the most widely used social media by teenagers today. The number of active Instagram users causes the phenomenon of sharing behavior, this is certainly related to individual motives. This study aims to determine and understand the motivation for sharing behavior on Instagram by teenagers in Ambon City. This research is a qualitative descriptive study. The concept of Oh & Syn (2015) is able to explain ten motivations for sharing behavior including: enjoyment, self-efficacy, learning, personal gain, actruism, empathy, community interest, social attachment, reputation, reciprocity. This research was conducted on students of SMA Negeri 11 Ambon City who were selected purposively and are active users of Instagram. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, documentation studies, and literature studies, as well as questionnaires. Data validity is done through triangulation method. The results of the study show that there are several motivations for someone to share on Instagram, namely, because of the need for fun as an effort to seek attention while meeting emotional needs, as an increase in self-confidence by sorting content so that what is displayed is an ideal image, the desire to get new experiences based on content. others, the desire to get a response on the uploaded content. the desire to interact socially with community interest will make a person more sensitive to the surrounding environment and even the emergence of a sense of empathy for oneself to socialize in cyberspace. the desire for recognizing the image of the account owner, and finally the fulfillment of information needs that come from the exchange of information (sharing) between Instagram users. Adolescence is an age that is looking for identity and also needs for self-recognition. It can be concluded that every teenager shares on Instagram the basis of wanting to be famous and look cool and not to be out dated. Keywords: Sharing Behavior, Motivation, Instagram, Recognition
Studi Perilaku Komunikasi Pada Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Ambon Ohoiwirin, Marcenda syerentien; Tahalele, Olivia
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss2pp430-440

Abstract

Studi Perilaku Komunikasi Pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Ambon. Pembimbing I : S.Sos, M.Si, dana id Lestaluhu, dan Pembimbing II : Olivia Tahalele. S.IP,M.Si Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan Untuk Bagaimana Perilaku Komunikasi Pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Ambon dalam menjalankan tugas. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan informan penelitian yang terdiri dari Kepala Bagian, Kasubag Protokol dan Umum, Kasubag Komunikasi Pimpinan, dan pegawai Protokol dan Komunikasi Pimpinan.Teknik analisis menggunakan analisis data yaitu mengadakan reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perilaku Komunikasi Pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan saat menjalankan tugas, masih terdapat beberapa orang yang menerapkan perilaku komunikasi pasif dan juga agresif tetapi hanya pada saat tertentu saja. Sedangkan perilaku komunikasi asertif diterapakan mulai dari atasan hingga pegawai. Sehingga dalam menjalankan tugas, adanya penghargaan yang diberikan serta hak-hak yang diperhaikan. Namun dari hasil penelitian dan pembahasan tersebut juga dapat dilihat bahwa sering terjadinya misskomunikasi yang terjadi sehingga dapat menyebabkan banyak perbedaan pendapat antar atasan dan pegawai juga sesama pegawai, namun dari permasalahan tersebut adanya upaya-upaya yang diakukan oleh atasan kepada pegawai, sehingga dapat teratasi segala permasalahn yang ada.
Pola Komunikasi Jarak Jauh Anak Dan Orang Tua Dalam Menjaga Hubungan Kekeluargaan (Studi Kasus Pada Anak Buton Yang Merantau Di Kota Ambon) Asis, Asis; Nahuway, Johana
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss2pp418-429

Abstract

Komunikasi antara anak dan orang tua tentu saja berbeda dengan komunikasi anak dan teman. Dan setiap anak dengan orang tua menghendaki kedekatannya antara satu sama lain, bahkan kalau bisa setiap saat. Namun dari kenyataan yang terjadi hubungan antara orang tua dengan anak mengalami hubungan jarak jauh karena perbedaan tempat tinggal, sang anak harus merantau di daerah lain untuk melanjutkan studi atau bekerja, hal ini juga terjadi pada anak Buton yang merantau di kota Ambon yang terpisah jauh dari orang tanya dan mengharuskan mereka berkomunikasi jarak jauh. Ketidak hadiran orang tua setiap saat dan setiap waktu menyebabkan permasalahan karena kurangnya pengawasan dari orang tua karena waktu bertemu sangat sedikit. Komunikasi antara anak dan orang tua tentu saja memiliki pola-pola tertentu, dan Pola komunikasi keluarga antara anak dan orang tua merupakan salah satu faktor yang penting dalam perkembangan pribadi anak. Oleh karena itu pentingnya pola komunikasi dalam keluarga untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi jarak jauh anak dan orang tua pada anak Buton yang merantau di kota Ambon. Metode penelitian yang di gunakan penulis adalah deskriptif kualitatif. Bahwa data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka- angka. Pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara terhadap sejumlah informan anak Buton dan orang tuanya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola komunikasi keluarga jarak jauh yang paling dominan pada anak Buton dan orang tuanya adalah pola komunikasi laissez faire. Hal ini dikarenkan intensitas komunikasi antara anak dan orang tua sangtlah rendah juga tingkat pengawasan dan keterlibatan orang tua dalam aktifitas anak diperantauan sangtlah minim, bahkan keduanya terkesan tidak tertarik untuk membangun komunikasi. Selain pola komunikasi laissez faire ada pola komunikasi lain yang dilakukan dalam interaksi anak buton dan orang tuanya seperti pola komunikasi konsensual, pola komunikasi protektif dan pola komunikasi pluralistik. Kata Kunci : pola komunikasi, jarak jauh, anak dan orang tua
Strategi Promosi Wisata Bukit Indah Desa Bombay Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara Heatubun, Dewi; Rumra, Fatmawati
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss2pp393-407

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui strategi promosi wisata bukit indah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bombay kecamatan kei besar kabupaten Maluku tenggara. Bukit Indah sendiri terletak di Kabupaten Maluku Tenggara “Desa Bombay, Kec. Kei Besar. Bukit ini mempunyai potensi alam yang indah dan sayangnya belum banyak yang mengetahui keindahan Bukit Indah tersebut. Keindahan Bukit Indah terletak di bagian wisata alamnya yang sangat lokal dan wisata bukit indah ini sendiri terdapat di daerah pegunungan, wisata bukit indah juga tak kala menarik seperti wisata pengunungan di kota ambon. Pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara terhadap sejumlah informan yang terlibat dalam strategi promosi wisata bukit indah. Adapun informannya yaitu pengelola wisata bukit indah, kepala bidang pemasaran dinas pariwisata dan pengunjung. Strategi promosi yang digunakan oleh pengelola wisata bukit indah untuk mempromosikan wisata bukit indah yaitu dengan menngunakan strategi periklanan, penjualan personal, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung.Pengembangan kawasan wisata merupakan salah satu strategi yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan pendapatan daerah. Strategi ini umumnya diterapkan oleh daerah-daerah yang memiliki sumber daya alam yang dapat menjadi daya tarik wisata. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerja sama antara pengelola wisata bukit indah dengan dinas pariwisata kabupaten Maluku tenggara sangat baik, sehingga starategi promosi yang dilakukan melalui akun-akun media sosial milik pengelola maupun dinas pariwisata berjalan dengan sukses dan menarik banyak pengunjung yang berkunjung ke wisata bukit indah. Jenis media sosial yang digukanan pengelola wisata adalah facebook, instagram, youtube dan google.
Analisis Komunikasi Dalam Penyebaran Informasi Covid-19 Di Kota Ambon Tanamal, Gladys Joy; Telussa, Sandra; Lestaluhu, Said
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol2iss2pp408-417

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi dalam penyebaran informasi Covid-19 di kota Ambon, dan untuk menganalisis sistem komunikasi yang digunakan dalam penyebaran informasi Covid-19 di kota Ambon dikarenakan adanya ketidakpercayaan masyarakat terhadap informasi yang disampaikan oleh pemerintah terkait dengan kasus covid-19 di Kota Ambon. Pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik wawancara mendalam terhadap beberapa informan yang dianggap terlibat dalam penelitian ini. Sedangkan pengumpulan data sekunder diperoleh dari dokumen, artikel, dan buku yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Kota Ambon menyampaikan informasi dengan memperhatikan stakeholder, yakni Pemerintah, Satgas Covid-19, Diskominfo, Kemenkes, dan tokoh-tokoh masyarakat sebagai sumber informasi. Pesan yang disampaikan meliputi segala informasi yang berkaitan dengan perkembangan Covid-19 dan cara penanganannya. Informasi yang ada dikemas sebaik mungkin dan diedarkan melalui media-media komunikasi terpercaya, baik itu media online, media elektronik, maupun media massa. Kemudian muncul berbagai persepsi dari masyarakat sebagai bentuk respon mereka terhadap informasi yang ada, baik itu respon positif dan juga negatif.