cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
hamza@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30327407     DOI : -
Core Subject : Health,
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologis; Pendidikan Kedokteran; Keperawatan; dan Kesehatan Masyarakat. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi).
Articles 275 Documents
KEPERCAYAAN DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT KECAMATAN PERBAUNGAN TERHADAP PEMANFAATAN RSU. TRIANDA TAHUN 2017 Sirait, Jan Morado; Simanjorang, Asyiah; Muhammad, Iman
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i6.4024

Abstract

Fasilitas terbatas di Indonesia yang menawarkan layanan kesehatan standar tinggi mendesak kelas menengah ke atas untuk mencari penyedia alternatif di negara-negara tetangga. Kondisi saat ini di Indonesia sangat tidak menarik karena tidak hanya kurangnya teknologi, tapi juga kurangnya dokter spesialis asing karena pembatasan ketat pada perizinan tenaga medis asing. Singapura, Malaysia, dan Thailand adalah beberapa destinasi pariwisata medis untuk sekitar 600.000 orang Indonesia setiap tahunnya. Meskipun biayanya lebih tinggi, banyak orang Indonesia masih lebih memilih untuk dilayani dan dirawat di Singapura. Hal ini dipicu oleh kurangnya kepercayaan dalam pelayanan kesehatan Indonesia dan keinginan untuk kualitas dari pelayanan medis yang lebih baik, termasuk teknologi medis. Hasil penelitian menggambarkan bahwa sebagian informan berpendapat atau menilai bahwa jarak mempengaruhi pilihan mereka berobat ke RSU. Trianda. Sebagian informan yang lainnya berpendapat karena mereka pegawai Rumah Sakit tersebut. Seluruh informan menyatakan nyaman dengan suasana RSU. Trianda, sebagian besar informan tidak mengobati penyakitnya ke tempat pengobatan selain rumah sakit/tempat pengobatan medis sedangkan satu orang informan mengobati penyakitnya ke tempat pengobatan alternatif. Seluruh Informan merasa bahwa penyakitnya sembuh. Seluruh Informan berpendapat bahwa pelayanan RSU. Trianda baik, bahwa seluruh informan menilai bahwa pimpinan manajemen RSU. Trianda baik, beberpa Informan berpendapat bahwa pimpinan sekarang belum sebaik pendiri dalam memimpin. Disarankan Rumah Sakit sebagai Pemberi Layanan Kesehatan perlu memperhatikan segi Organisasi dan Manajemen daripada Rumah Sakit. Mengikuti Situasi dan Kondisi Masyarakat setempat, serta membangun sebuah lokasi Fasilitas Kesehatan yang telah diperhitungkan secara geografis.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SUSU KEDELAI DAN PIJAT LAKTASI TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PMB I TAHUN 2024 Anggraini, Ida; Darmi , Salfia
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan sejak bayi lahirkan sampai umur bayi sekitar 4-6 bulan (tanpa susu formula atau makanan lain).Dari data dunia terdapat 35.5% Indonesia tahun 2021 77,6% Bogor hanya 58,6%. Susu kedelai dipercaya untuk menjadi salah satu minuman yang dapat memperlancar ASI pada ibu post partum karena didalam kedelau memiliki protein sehingga membantu ibu untuk peningkatan pengeluaran ASI dan Manfaat pijat laktasi diantaranya menenangkan pikiran, relaksasi tubuh, menormalkan aliran darah, mengatasi engorged, meningkatkan suplay ASI, dilakukan pada ibu yang ingin relaktasi dan mencegah sumbatan pada saluran ASI Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah Penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Studi kasus dibatasi oleh tempat dan waktu, serta kasus yang dipelajari berupa peristiwa, aktivitas, atau individu dan menggambarkan atau mendeskripsikan Pada informan 1 dengan intervensi pemberian Susu kedelai selama 7 hari dengan keluhan ASI keluar hanya sedikit kurang lebih 20 ml saat kunjungan pertama,bayinya jarang menyusu.untuk kunjungan kedua Produksi Asi bertambah yaitu 50 ml untuk sekali pompa, pada kunjungan ketiga jumlah Asi 75 ml untuk sekali pompa dan kunjungan keempat jumlah produksi Asi meningkatkan sekitar 80 ml untuk sekali pompa.Pada informan 2 dengan intervensi Pijat laktasi selama 7 hari dengan keluhan ASI keluar hanya sedikit kurang lebih 15 ml saat kunjungan pertama,bayinya jarang menyusu.untuk kunjungan kedua Produksi Asi bertambah yaitu 50 ml untuk sekali pompa, pada kunjungan ketiga jumlah Asi 80 ml untuk sekali pompa dan kunjungan keempat jumlah produksi Asi meningkatkan sekitar 85 ml untuk sekali pompa.Pada Informan pemberian susu kedelai dan pijat laktasi di PMB I dimana kedua Responden cukup patuh dalam mengkonsumsi susu kedelai dan Rutin melakukan pijat laktasi sehingga produksi Asi bisa keluar lebih lancar.
FORMULASI DAN STABILITAS FISIKA KIMIA SEDIAAN KOSMETIK ANTIOKSIDAN FACIAL SERUM DARI EKSTRAK AIR BIJI KOPI HIJAU (Coffea canephora var. Robusta) Anggreani, Poppy Ayu; Halim , Guntoro
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serums are products that have a high concentration of active ingredients and aim to provide specific benefits to the skin. The main phenolic acid contained in this green coffee bean extract is chlorogenic acid which is known as a strong antioxidant compound. The purpose of this study was to determine the effect of hydroxy ethyl cellulose as a gelling agent, physical stability, antioxidant effects on serum preparations of green coffee bean extract (Coffea canephora var. Robusta). Serum preparations with green coffee bean extract concentrations FI (0.5%), F2 (0.8%) and F3 (1.0%). Physical stability and antioxidant tests were carried out on green coffee bean extract serum preparations (Coffea canephora var. Robusta) including organoleptic test, homogeneity test, pH test, spreadability test and viscosity test with temperature storage (2-8oC), temperature (20-25oC) and temperature 40oC. Data analysis on physical stability using Two Way ANOVA statistics and antioxidant tests were carried out by linear regression. The results of this study the concentration of green coffee extract serum preparation (Coffea canephora var. Robusta) with hydroxy ethyl cellulose as a gelling agent affects the viscosity of the serum preparation, where the higher the concentration of green coffee extract (Coffea canephora var. Robusta) the preparation has a high viscosity. Stability testing results obtained were homogeneous, the colour became more intense dark yellow and with a thick texture along with the high concentration used, the effect of temperature, and the duration of the preparation.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA IBU BAYI 0-5 BULAN Sari, Juwita Nopia; Barbara , Maria AD
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early provision of MPASI has many negative impacts on the baby's health, because the baby's digestion is not yet ready to accept food other than breast milk. Several factors that cause early provision of MP ASI include knowledge and family support. The aim of this research is to determine the relationship between the level of maternal knowledge and family support with the behavior of providing early MPASI in the Nagrak Community Health Center Working Area, Nagrak Village in 2024. This research method is quantitative with an analytical observational research design. The population of this study was 396 mothers with babies aged 0-6 months, with a sample of 84 people. Sampling techniques of proportionate stratified random sampling. Data analysis uses univariate and bivariate analysis. The results of the study showed that a small percentage (32.1%) of baby mothers gave early MPASI, the majority (39.3%) of baby mothers lacked knowledge and a small percentage (42.9%) of baby mothers had families who did not support giving MPASI. Chi squrae test results of knowledge (p=0.001) and family support (p=0.000). There is a relationship between knowledge and family support and the behavior of giving early MPASI. The role of health workers as information providers is very necessary to socialize the MP ASI program according to age.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS SIMPANG KATIS KABUPATEN BANGKA TENGAH TAHUN 2023 Ikasari, Linda; Sari , Indah Permata; Maryana, Maryana
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical activity is very important for the elderly, because it is a form of prevention against various degenerative diseases and can train the elderly to be independent in carrying out daily activities. This study aims to determine the factors that affect the independence of the elderly in the Simpang Katis Health Center Area, Central Bangka Regency. This research was designed using a cross-sectional research design with independent variables (pain, anxiety and family support) and a dependent variable (elderly independence) with a sample of 62 people. The results of the study used the Chi-Square Test, namely pain p-value 0.000 < 0.05, anxiety p-value 0.000 < 0.05 and family support p-value 0.000 < 0.05. This shows that there is a significant relationship between pain, anxiety and family support on the independence of the elderly in the Simpang Katis Community Health Center Area, Central Bangka Regency. The results of this research are expected to provide benefits for researchers to broaden insight and knowledge and can be used as research reference material and further refer9nce so that it can be developed in the application of nursing care.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TABLET FE DAN JUS BUAH NAGA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI ANEMIA Sadiah, Rindi; Barbara, Maria AD; Samsiah, Samsiah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat terjadi pada semua kelompok umur mulai dari anak-anak hingga usia lanjut. Remaja putri termasuk ke dalam salah satu kelompok dengan tingkat kerawanan tinggi terkena anemia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan konsumsi buh-buhanan yang tinggi akan zat besi dan vitamin C, diantaranya seperti buah bit, stroberi, jeruk, buah naga, kismis, kurma, apricot, jambu biji merah, prune, apel, pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian tablet Fe dan jus buah naga terhadap peningkatan kadar Hb remaja putri yang mengalami anemia. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimental dengan desain penelitian Pretest PostTest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X, XI dan XII di SMKN 1 Agrabinta sebanyak 109 orang. Sampel ditetapkan sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik probability sampling yaitu proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar Hb remaja putri sebelum diberikan tablet Fe pada kelompok kontrol adalah 11,50 gr/dl, setelah diberikan tablet Fe 11,98 gr/dl dengan selisih rata-rata 0,48 gr/dl. Rata-rata kadar Hb remaja putri sebelum diberikan tablet Fe dan jus buah naga pada kelompok intervensi adalah 11,57 gr/dl, setelah diberikan tablet Fe dan jus buah naga 12,27 gr/dl dengan selisih rata-rata 0,7 gr/dl. Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kadar Hb remaja putri yang mengalami anemia di SMKN 1 Agrabinta Kabupaten Cianjur sesudah diberikan tablet Fe pada kelompok kontrol dan tablet Fe dan Jus Buah Naga pada kelompok intervensi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP KEPATUHAN ANTENATAL CARE DI RUMAH SAKIT ARSANI SUNGAILIAT TAHUN 2024 Rahayu, Elis Gustian
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relationship between knowledge and attitudes of pregnant women towards Antenatal Care (ANC) compliance at Arsani Sungailiat Hospital in 2024. Using a cross-sectional design, this study involved 95 third-trimester pregnant women. Data were collected through validated questionnaires and analyzed using chi-square tests. Results showed that 70.5% of respondents had good knowledge, 74.7% had positive attitudes, and 76.8% were compliant with ANC. Bivariate analysis revealed significant relationships between knowledge (p=0.007; POR=4.275; 95% CI=1.563-11.689) and attitudes (p=0.001; POR=6.100; 95% CI=2.150-17.306) with ANC compliance. These findings emphasize the importance of health education and fostering positive attitudes in improving ANC compliance. Research implications include strengthening educational programs, developing effective communication strategies, and improving ANC service quality. Further research with longitudinal designs and more diverse data collection methods is recommended for a more comprehensive understanding.
PENGARUH KOMBINASI MENGUNYAH PERMEN KARET MINT DAN AROMATHERAPI JAHE (GINGER) TERHADAP MUAL MUNTAH PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DENGAN ERACS DI RSIA BDT TAHUN 2023 Kurniawati, Irma Eka; Istiani, Hari Ghanesia; Lestari, Nur Eni
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea adalah intervensi bedah yang melibatkan sayatan pada dinding perut dan rahim untuk mengeluarkan bayi. Salah satu dampak adalah dapat menyebabkan Post Operating Nursea and Vomiting (PONV). Pendekatan pengobatan melalui terapi komplementer melibatkan penggunaan kombinasi permen karet mint dan aromaterapi jahe. metode: Menggunakan desain penelitian quasi-eksperimen kuantitatif dengan kerangka one-group pretest-posttest, memanfaatkan sampel acak terkontrol dan metode statistik non-parametrik yang dikenal sebagai Uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menghasilkan nilai signifikansi p < 0,01, yang menunjukkan penerimaan Ha, sehingga menunjukkan efek dari kombinasi mengunyah permen karet mint dan aromaterapi jahe dalam mengurangi mual dan muntah pasca operasi sectio caesarea dengan Eracs. Kesimpulannya, kombinasi mengunyah permen karet mint dan aromaterapi jahe menunjukkan efek yang signifikan. Diusulkan bahwa, sebagai referensi tambahan terhadap standar operational procedure (SOP) untuk rumah sakit, efektivitas kombinasi mengunyah permen karet mint dengan aromaterapi jahe dieksplorasi dalam potensinya untuk mengurangi mual dan muntah pasca operasi section caesarea dengan protokol Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS).
Efektivitas Terapi Steroid Dan Intravena Imunoglobulin Pada Neuritis Optic :Systematic Review Khoironi, Imada
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neuritis optik, atau peradangan saraf optik, sering menjadi penyebab cedera saraf optik akut pada anak-anak dan orang dewasa. Terdapat berbagai penyebab peradangan saraf optik: autoimunitas, infeksi, penyakit granulomatosa, kelainan paraneoplastik, dan demielinasi. Neuritis optik (demielinasi dan nondemielinasi) dengan peradangan yang merupakan penyebab cedera, diobati dengan steroid berdasarkan sifat antiinflamasinya. Pemberian imunoglobulin intravena seperti imunoglobulin G tersulfonasi (IgG) memberikan efek antiinflamasi dan neuroprotektif pada neuritis optik. Penelitian dengan metode tinjauan literatur yang diambil berdasarkan daftar kata kunci dan subjudul kata kunci yang relevan yang dievaluasi dalam dua database PubMed dan Google Scholar. Artikel penelitian berupa clinical trial atau randomized control trial. Seluruh artikel penelitian yang ditemukan dievaluasi berdasarkan judul dan abstrak, serta dipilih sesuai kriteria inklusi kriteria eksklusi. Penelitian ini melakukan tinjauan dari 6 literatur yang menunjukkan efektivitas injeksi steroid dengan injeksi intravena imunoglobulin pada pasien neuritis. Prognosis dan pengobatan neuritis optik bervariasi, ditentukan berdasarkan penyebab, durasi, dan tingkat keparahan kondisi tersebut. Perawatan yang optimal memerlukan diagnosis segera, pengobatan yang efektif, dan penggunaan kortikosteroid intravena.
Pengelompokkan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Indikator Kesehatan Tahun 2023 Menggunakan Analisis Cluster Rahmawati, Nadia Alma; Salsabila , Amanda Shofiyah; Wulandari , Sri Pingit
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health is a fundamental human right and a key indicator of well-being that must be accessible to all citizens, in line with Indonesia's national vision of achieving a high standard of health. This study aims to classify provinces in Indonesia based on health indicators in 2023 using cluster analysis to understand the similarities and differences among provinces. The methodology includes both hierarchical and non-hierarchical cluster analysis. Hierarchical methods employ a step-by-step approach to forming clusters, with results visualized in a dendrogram to determine the optimal number of clusters. Non-hierarchical methods, such as K-Means, predefine the number of clusters and iteratively partition the data until an optimal solution is achieved. The indicators used in this study include the percentage of children under five receiving complete immunizations, married couples of childbearing age, outpatient health complaints, self-medication practices, individuals reporting health complaints, and unmet service needs. The findings reveal that the data meet the assumptions for cluster analysis. Using the complete linkage method, five optimal clusters were identified in both hierarchical and non-hierarchical analyses. This indicates that Indonesia's provinces can be grouped into five clusters based on the 2023 health indicators. The percentage of married couples of childbearing age showed the widest distribution, while unmet service needs had the lowest. This study is expected to assist the government in designing more efficient and equitable health programs.