cover
Contact Name
Roy Lamrun Sianturi
Contact Email
jurnalkolaborasisains@gmail.com
Phone
+6287870570931
Journal Mail Official
jurnalkolaborasisains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Sedap Malam IV No 8A, LK.VI. Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
ISSN : -     EISSN : 29645581     DOI : -
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] merupakan wadah untuk publikasi ilmiah dari hasil penelitian, Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] di kelola oleh CV. Utility Project Solution (UPS). Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] terbuka untuk umum dan dosen peneliti. Jurnal Sains dan Ilmu Terapan secara periodik menerbitkan publikasi sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Bulan Desember. Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] menerima pengajuan naskah (submission) setiap hari setiap tahun. Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] fokus dalam bidang sains dan ilmu-ilmu terapan, seperti Ilmu Teknik Kimia, Ilmu Pengolahan Sawit, Ilmu Teknik Mesin dan Manufaktur, Ilmu Mikrokontroller, Ilmu Teknik Elektro, Ilmu Teknik Sipil dan Bangunan, Ilmu Konversi Energi, Ilmu Teknik Industri, dll. Aplikasi dari suatu bidang ilmu atau penelitian yang bersifat aplikatif. Setiap naskah jurnal yang diterbitkan akan di review terlebih dahulu oleh Mitra Bestari.
Articles 83 Documents
Analisis Matematis pada Algoritma K-Means Clustering dalam Pengelompokkan Data Yulia Utami; Desi Vinsensia; Sinta Suwanda; Muhammad Rizal Mohaimin
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi pelanggan pada toko susu berdasarkan pola transaksi menggunakan pendekatan data mining dengan algoritma K-Means Clustering. Variabel yang digunakan dalam analisis ini meliputi frekuensi pembelian dan jumlah pengeluaran pelanggan. Proses analisis diawali dengan pengolahan data kemudian dilanjutkan dengan penentuan jumlah cluster optimal menggunakan metode Elbow untuk memperoleh nilai K terbaik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah empat kelompok. Penerapan algoritma K-Means dengan perhitungan yang menggunakan phyton menghasilkan pengelompokan pelanggan berdasarkan kemiripan karakteristik, di mana setiap cluster memiliki nilai centroid yang berbeda yang merepresentasikan tingkat aktivitas dan besaran pengeluaran pelanggan. Cluster 3 menunjukkan kelompok pelanggan dengan tingkat pembelian dan pengeluaran rendah, cluster 1 menggambarkan pelanggan dengan tingkat menengah, cluster 2 menunjukkan pelanggan dengan tingkat aktivitas tinggi, sedangkan cluster 0 merepresentasikan pelanggan dengan nilai transaksi dan frekuensi paling tinggi atau kategori premium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode K-Means Clustering efektif dalam mengelompokkan pelanggan berdasarkan perilaku pembelian sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran
Analisis Pengolahan Site Pada Penataan Kawasan Pantai Waisai Torang Cinta Kabupaten Raja Ampat Ulam Purnamasari; Usman Usman; Adithya Yudistira
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.169

Abstract

Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) merupakan salah satu kawasan wisata strategis di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya yang memiliki potensi besar sebagai ruang publik dan destinasi wisata bahari. Namun, kondisi eksisting kawasan masih menghadapi berbagai permasalahan seperti kurang optimalnya tata ruang kawasan, keterbatasan fasilitas pendukung wisata, serta belum terintegrasinya potensi alam dan budaya dalam pengembangan kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengolahan site pada penataan Kawasan Pantai Waisai Torang Cinta untuk menghasilkan konsep kawasan wisata yang nyaman, berkelanjutan, dan beridentitas lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi literatur, dokumentasi, dan analisis tapak yang meliputi aksesibilitas, view, kebisingan, orientasi matahari, orientasi angin, serta zonasi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan site yang tepat dapat meningkatkan kualitas kawasan melalui pengaturan zonasi wisata, optimalisasi sirkulasi pengunjung, pemanfaatan potensi view laut, pengendalian kebisingan, serta penerapan konsep arsitektur yang terinspirasi dari bentuk rumah Honai dan karakter ombak Raja Ampat. Penataan kawasan yang terintegrasi mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Analisis Pola Belanja Konsumen Dan Prediksi Permintaan Produk Di Pasar Tradisional Menggunakan Teknik Data Mining Algoritma Fp-Growth Ricardo Gabriel Simanjuntak; Abi Ghifarri; Chintia Br Ginting; Okta Jaya Harmaja
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.179

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menghasilkan sejumlah besar data transaksi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis, termasuk dalam pengelolaan persediaan di pasar tradisional. Namun, sebagian besar pedagang masih menentukan jumlah persediaan berdasarkan pengalaman dan intuisi, sehingga berisiko mengalami kelebihan maupun kekurangan stok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola belanja konsumen dan memprediksi permintaan produk menggunakan algoritma Frequent Pattern Growth (FP-Growth) pada data transaksi penjualan sayur di Pasar Raya Medan Mega Trade Centre (MMTC), Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data transaksi penjualan sebagai data sekunder. Analisis dilakukan melalui tahapan prapemrosesan data dan penerapan algoritma FP-Growth untuk menghasilkan aturan asosiasi berdasarkan nilai support, confidence, dan lift. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aturan asosiasi terkuat adalah Terong Ungu, Labu Kuning, dan Wortel → Sawi Putih, dengan nilai support sebesar 0,366667, confidence sebesar 1,000000, dan lift sebesar 1,428571. Temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan pembelian yang kuat antarproduk dan membuktikan bahwa algoritma FP-Growth dapat mendukung perencanaan persediaan serta pengambilan keputusan berbasis data di pasar tradisional.
Strategi Penataan Zonasi Kawasan Wisata Berbasis Ekowisata Di Desa Karangan Kabupaten Enrekang Nurhakim Sabir; Juhana Said; Arinda Wahyuni
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.180

Abstract

Kawasan Wisata Karangan di Desa Karangan, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang memiliki potensi alam yang luar biasa berupa air terjun, hutan lumut, aliran Sungai Karangan, jalur arus jeram, kebun kopi, dan panorama pegunungan, namun belum dimanfaatkan secara optimal akibat minimnya fasilitas, belum adanya pembagian zonasi kawasan yang jelas, serta ketiadaan area parkir yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi penataan zonasi kawasan wisata berbasis ekowisata di Desa Karangan, Kabupaten Enrekang sebagai upaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif melalui pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data berupa survei lapangan langsung ke Kawasan Wisata Karangan, persuratan kepada Dinas Pariwisata Provinsi sSulawesi Selatan, serta studi literatur dari berbagai sumber tertulis dan referensi proyek sejenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan wisata dibagi menjadi lima zona utama, yaitu zona penerima, zona wisata alam dan edukasi, zona hunian wisata berbasis masyarakat, zona konservasi, serta zona servis dan penunjang.Perancangan fasilitas kawasan menerapkan konsep arsitektur ramah lingkungan dengan mengadopsi rumah panggung khas budaya Sulawesi serta pemanfaatan material lokal seperti kayu, bambu, dan batu alam. Integrasi budaya lokal masyarakat Enrekang seperti arsitektur adat Duri, kuliner khas dangke dan kapurung, serta kesenian tradisional turut memperkuat identitas kawasan wisata. Pelibatan masyarakat lokal sebagai pengelola homestay, pemandu wisata, dan pelaku UMKM menjadi kunci keberlanjutan ekonomi kawasan. Strategi penataan zonasi ini terbukti mampu mengoptimalkan pemanfaatan ruang,meningkatkan kenyamanan pengunjung, melestarikan lingkungan dan budaya lokal, serta meningkatkan nilai ekonomi masyarakat Desa Karangan secara berkelanjutan.
Klasifikasi Tingkat Penjualan Produk Menggunakan Algoritma Decision Tree Pada Multi Cabang ARR Cell Husnul Hatimah; Windarsyah Windarsyah; Ayu Ahadi Ningrum
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.185

Abstract

Toko ARR Cell merupakan usaha ritel telekomunikasi dengan volume transaksi tinggi yang menyulitkan identifikasi produk laris secara manual. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi tingkat penjualan produk menggunakan algoritma Decision Tree pada 187.877 data transaksi dari tujuh cabang periode Juli 2025 hingga Maret 2026. Karena dataset belum memiliki label, pelabelan dilakukan melalui metode scoring berbasis frekuensi transaksi dan total unit terjual, yang kemudian dikelompokkan menjadi empat kelas menggunakan metode kuartil. Model klasifikasi dibangun menggunakan algoritma Decision Tree dengan tujuh fitur prediktor transaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan tingkat penjualan produk dengan akurasi testing sebesar 74,32%, precision 74,44%, recall 74,32%, dan F1-score 73,92%. Selisih akurasi training dan testing yang kecil, yaitu 2,72%, menunjukkan bahwa model bersifat stabil, konsisten, dan tidak mengalami overfitting dalam memprediksi tingkat penjualan ritel pada multi cabang.
Penerapan Algoritma K-Means Berbasis Model RFM untuk Klasterisasi Anggota di Perpustakaan Daerah Kuala Kapuas Winda Astria Nuansa Saputri; Windarsyah Windarsyah; Ayu Ahadi Ningrum
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.187

Abstract

Perpustakaan daerah belum memiliki mekanisme berbasis data untuk membedakan anggota berdasarkan pola kunjungan dan peminjaman, sehingga layanan masih diberikan secara seragam kepada seluruh anggota. Penelitian ini bertujuan menerapkan model Recency, Frequency, Monetary (RFM) dikombinasikan dengan Algoritma K-Means untuk menghasilkan segmentasi berbasis data terhadap 1.430 anggota Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kuala Kapuas. Metode yang digunakan meliputi konstruksi variabel RFM dari data kunjungan dan peminjaman, normalisasi MinMaxScaler, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan Elbow Method, implementasi K-Means, serta validasi kualitas klaster menggunakan Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, dan Calinski-Harabasz Index. Hasil penelitian menunjukkan K=3 sebagai jumlah klaster optimal dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,3478. Tiga klaster yang terbentuk adalah Anggota Aktif (199 anggota, 13,9%), Anggota Sedang (570 anggota, 39,9%), dan Anggota Pasif (661 anggota, 46,2%), dengan dimensi Frequency sebagai pembeda utama antar klaster. Anggota Pasif tercatat memiliki tingkat kepuasan layanan yang tinggi meskipun jarang berkunjung, yang mengindikasikan hambatan akses sebagai penyebab kepasifan. Berdasarkan profil tiap klaster, dirumuskan tiga strategi layanan terdiferensiasi berupa retensi untuk Anggota Aktif, peningkatan keterlibatan untuk Anggota Sedang, dan reaktivasi untuk Anggota Pasif.
Implementasi Algoritma First In First Out (FIFO) pada Sistem Pemerintahan Desa Nunuk Baru Hendi Rukmana; Wawan Kurniawan
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.191

Abstract

Pelayanan administrasi di Desa Nunuk Baru masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan proses pelayanan lambat, rentan kesalahan, dan sulit diakses warga karena luasnya wilayah desa. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Informasi Pemerintahan Desa berbasis web untuk mendigitalisasi administrasi dan layanan publik. Sistem ini mengimplementasikan algoritma First In First Out (FIFO) pada antrean pengajuan surat agar permohonan diproses secara adil dan transparan berdasarkan urutan kedatangan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk pengumpulan data dan metode Waterfall untuk pengembangan sistem berbasis PHP dan MySQL. Hasil pengujian Black Box Testing pada 20 skenario menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berfungsi dengan baik, meliputi pengelolaan data penduduk, verifikasi surat berjenjang, pelacakan status, dan pencetakan dokumen PDF. Kesimpulannya, sistem digital ini berhasil meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi pelayanan desa, sekaligus dapat menjadi referensi digitalisasi bagi desa lainnya.
Penerapan Prinsip Arsitektur Biophilic pada Perancangan Sekolah Islam Internasional di Kabupaten Maros Muh. Asdar; Ansarullah; Andi Muhammad Akbar
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad ke-21 memerlukan lingkungan belajar yang mampu mendukung perkembangan akademik, sosial, dan psikologis peserta didik. Kabupaten Maros memiliki potensi sebagai kawasan pengembangan pendidikan bertaraf internasional karena letaknya yang strategis serta didukung oleh kondisi lingkungan tropis. Namun, perancangan fasilitas pendidikan modern umumnya masih berfokus pada aspek fungsional dan belum mengoptimalkan hubungan antara manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan menerapkan prinsip Arsitektur Biophilic pada perancangan Sekolah Islam Internasional di Kabupaten Maros untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan research by design melalui studi literatur, studi preseden, analisis tapak, analisis kebutuhan ruang, serta sintesis konsep perancangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Arsitektur Biophilic melalui integrasi ruang terbuka hijau, vegetasi, pencahayaan alami, ventilasi silang, elemen air, penggunaan material alami, dan hubungan visual dengan lanskap mampu meningkatkan kualitas lingkungan belajar, kenyamanan termal, serta efisiensi penggunaan energi. Konsep perancangan menghasilkan kawasan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, standar pendidikan internasional, dan prinsip keberlanjutan sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas dan berorientasi pada kesejahteraan pengguna.
Pengaruh Keterikatan Kerja dan Manajemen Talenta terhadap Perilaku Kerja Adaptif Karyawan Pada PT. Astra Honda Motor Mamuju Rika Indi Nur Amri; Rohsita Amalyah Rasyid; Nur Asia
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterikatan kerja dan manajemen talenta terhadap perilaku kerja adaptif karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik total sampling, yaitu sebanyak 33 orang karyawan PT. Astra Honda Motor Mamuju sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebagai instrumen utama yang didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap perilaku kerja adaptif dengan nilai thitung 4,803 > ttabel 2,024 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Manajemen talenta juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap perilaku kerja adaptif dengan nilai thitung 3,285 > ttabel 2,024 dan signifikansi 0,003 < 0,05. Secara simultan, keterikatan kerja dan manajemen talenta berpengaruh signifikan terhadap perilaku kerja adaptif dengan nilai Fhitung 44,500 > Ftabel 3,316 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 74,8%, yang menunjukkan bahwa kontribusi kedua variabel independen dalam menjelaskan variasi perilaku kerja adaptif berada pada kategori kuat, sedangkan 25,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
Kajian Geografis tentang Karakteristik dan Sebaran Asal Pengunjung Wisata Religi di Masjid Agung Jawa Tengah Kota Semarang Herena Zwestika Hawkins; Edi Kurniawan
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Agung Jawa Tengah merupakan salah satu destinasi wisata religi unggulan di Kota Semarang yang menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Keberagaman latar belakang dan asal wilayah pengunjung menunjukkan adanya fenomena geografis yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan sebaran asal pengunjung wisata religi di Masjid Agung Jawa Tengah Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengunjung dan pengelola Masjid Agung Jawa Tengah yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung didominasi oleh kelompok usia produktif dengan latar belakang pekerjaan dan tingkat pendidikan yang beragam. Sebaran asal pengunjung tidak hanya berasal dari Kota Semarang dan wilayah Jawa Tengah, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia. Faktor utama yang mendorong kunjungan meliputi motivasi ibadah, ketertarikan terhadap arsitektur masjid, kemudahan aksesibilitas, serta pengaruh informasi dari media sosial dan rekomendasi keluarga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Masjid Agung Jawa Tengah memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata religi dengan jangkauan pengunjung yang luas.