cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,410 Documents
Evaluasi Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam Sistem Informasi Akademik untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Mahasiswa Ratih Ananda; Syaharani Syaharani; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perguruan tinggi untuk mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) ke dalam Sistem Informasi Akademik sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan akademik dan efektivitas pembelajaran mahasiswa. AI tidak hanya berfungsi sebagai teknologi otomatisasi administrasi, tetapi juga mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis data, memberikan rekomendasi pembelajaran yang dipersonalisasi, serta meningkatkan kualitas interaksi antara mahasiswa, dosen, dan institusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam Sistem Informasi Akademik terhadap efektivitas pembelajaran mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis berbagai jurnal nasional yang membahas Sistem Informasi Akademik, Artificial Intelligence, dan efektivitas pembelajaran di perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data akademik, mempercepat layanan administrasi, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, mempermudah akses informasi akademik, serta meningkatkan efektivitas proses belajar mahasiswa melalui layanan yang lebih adaptif dan personal. Namun, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, keamanan data, serta potensi ketergantungan mahasiswa terhadap teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang terencana agar AI dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi
Satu Klik Bisa Menghancurkan Segalanya: Memahami Ancaman Siber di Era Digital Gita Gita; Ismanita Ismanita; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran teknologi digital di Indonesia seiring dengan peningkatan ancaman keamanan siber. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengidentifikasi tren, klasifikasi, sumber, dan dampak ancaman siber di Indonesia serta mengembangkan strategi mitigasi yang relevan bagi individu dan organisasi. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian desk research untuk mengumpulkan data dan laporan resmi dari lembaga resmi seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Anti-Scam Indonesia (IASC), Kementerian Komunikasi dan Digital, serta lembaga swasta seperti Kaspersky, AwanPintar.id, dan ITSEC Asia dari tahun 2025 hingga2026. Kajian menunjukkan peningkatan drastis dalam serangan siber di Indonesia BSSN memperkirakan 5,5 miliar serangan siber sepanjang tahun 2025, sebagian besar berbasis malware dan phishing yang disebabkan oleh kelalaian pengguna saat berinteraksi dengan tautan atau lampiran mencurigakan. Ancaman berbasis kecerdasan buatan seperti deepfake telah meningkat sebesar 550 persen dalam lima tahun terakhir. Penipuan digital telah menyebabkan kerugian finansial yang melampaui Rp2,6 triliun hingga Mei 2025. Menurut penelitian ini, kesalahan manusia juga dikenal sebagai kesalahan manusia masih merupakan faktor keamanan yang paling dominan. Oleh karena itu, meningkatkan literasi digital, kebijakan pembaruan sistem, dan budaya keamanan proaktif adalah langkah penting untuk mengurangi ancaman siber di Indonesia.
Penyusunan Kuisioner Muammar Khaddafi; Lisa Nurhasanah; Khairatun Nabila; Tasya Alfani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuisioner merupakan salah satu instrumen yang paling banyak digunakan dalam penelitian sosial dan bisnis untuk mengumpulkan data primer secara langsung dari responden. Kualitas hasil penelitian sangat bergantung pada bagaimana kuisioner tersebut disusun, karena pertanyaan yang dirancang secara kurang tepat dapat menimbulkan kesalahan pengukuran dan bias yang pada akhirnya menurunkan validitas serta reliabilitas penelitian. Artikel ini bertujuan mengkaji secara mendalam prinsip, tahapan, dan praktik terbaik dalam penyusunan kuisioner melalui pendekatan studi kepustakaan (library research) yang mensintesis landasan teoretis dan penelitian empiris terdahulu mengenai metodologi survei. Pembahasan mencakup tahapan penyusunan kuisioner, jenis dan penulisan pertanyaan, pemilihan skala pengukuran, pengujian validitas dan reliabilitas, serta kesalahan umum dalam penyusunan kuisioner seperti pertanyaan yang mengarahkan (leading question), pertanyaan ganda (double-barreled question), dan bias keinginan sosial (social desirability bias). Hasil sintesis menunjukkan bahwa kuisioner yang baik memerlukan keselarasan yang cermat antara tujuan penelitian, definisi operasional variabel, dan karakteristik responden sasaran, yang didukung dengan uji coba (pilot test) sebelum pengumpulan data secara penuh dilakukan. Implikasi dari kajian ini penting bagi peneliti, mahasiswa, dan praktisi dalam mengembangkan instrumen pengukuran yang menghasilkan data yang akurat dan dapat diandalkan untuk kepentingan akademik maupun pengambilan keputusan organisasi.
Media Loose Parts dalam Pembelajaran PAUD: Systematic Literature Review 2021–2026 Nur Azizah; Asri Neli Putri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuntut penggunaan media pembelajaran yang fleksibel, ekonomis, serta mampu menstimulasi kreativitas secara berorientasi pada anak. Salah satu alternatif inovatif yang banyak diteliti adalah media loose parts (bahan lepas pasang). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran, efektivitas, dan kontribusi media loose parts dalam pembelajaran anak usia dini berdasarkan artikel ilmiah terakreditasi SINTA yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021–2026. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengadopsi protokol PRISMA. Pencarian artikel dilakukan pada basis data Google Scholar, Garuda, Crossref, DOAJ, dan SINTA. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, terpilih 24 artikel jurnal yang relevan untuk dianalisis mendalam. Hasil tinjauan pustaka sistematis menunjukkan bahwa penggunaan media loose parts secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, pemecahan masalah (problem-solving), motorik halus, kecerdasan spasial, serta kemampuan sosial-emosional anak usia dini. Fleksibilitas bahan loose parts dari alam maupun sintetis merangsang imajinasi tanpa batas karena tidak memiliki instruksi tunggal (open-ended). Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan taksonomi dan klasifikasi jenis loose parts yang paling efektif berdasarkan aspek perkembangan anak pra-sekolah. Implikasi teoritis dan praktis riset ini menekankan pentingnya pelatihan pedagogis bagi guru PAUD dalam merancang tata letak dan memfasilitasi pembelajaran berbasis loose parts di kelas.
Analisis Penerapan Metode Qiro’ah dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Meningkatkan Kemahiran Membaca Teks Arab Santri Kelas VII Pesantren Darul Abrar Kab. Bone Nurmahfiah Maulia Wahab; Anshar Sultan; Abd. Rahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode qira'ah dalam pembelajaran bahasa Arab serta upaya peningkatannya pada santri kelas VII di Pesantren Pendidikan Islam Darul Abrar Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan secara langsung melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode qira'ah dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: persiapan yang berpusat pada penyusunan RPP, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, metode membaca nyaring (qira'ah jahriyah) terbukti lebih dominan dan efektif diterapkan dibandingkan membaca dalam hati (qira'ah shamitah) guna memberikan stimulus auditori dasar bagi santri tingkat pemula. Proses ini diakhiri dengan evaluasi holistik yang mencakup aspek sikap, lisan, tertulis, dan keterampilan. Selain itu, untuk mengatasi kesenjangan kemampuan dasar santri, pesantren melakukan intervensi sistemik melalui pemberian kelas tambahan, pembentukan kelompok tahsinul qira'ah, kewajiban menghafal mufradat harian, serta pembiasaan berbahasa Arab di lingkungan asrama. Disimpulkan bahwa efektivitas metode qira'ah sangat ditunjang oleh sinergi antara pendekatan pedagogis di ruang kelas dan dukungan lingkungan berbahasa (biah lughawiyah) di ekosistem pesantren.
Pemerolehan Bahasa Kedua Pada Anak Dari Pernikahan Antar Suku “Batak Toba Dan Jawa” Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Jesinta Adelia Perangin Angin; Sopi Kartika Sianturi; Juliana Cecinlian Simanjuntak; Nova Simatupang; Lydia Sulastri Sidabutar; Tiur Nainggolan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemerolehan bahasa kedua pada anak yang berasal dari pernikahan antarsuku Batak Toba dan Jawa serta pengaruhnya terhadap perkembangan bahasa anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah Dewi Irma Hutabarat, anak berusia 9 tahun yang memiliki ayah bersuku Batak Toba dan ibu bersuku Jawa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa pertama yang diperoleh Irma adalah bahasa Batak Toba karena sejak lahir hingga usia empat tahun tinggal di lingkungan masyarakat Batak Toba di Desa Adiangkoting. Setelah keluarga berpindah ke Kota Medan, Irma memperoleh bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua melalui interaksi dengan keluarga, teman, masyarakat, dan lingkungan sekolah. Meskipun berasal dari keluarga dwisuku, Irma tidak menguasai bahasa Jawa karena bahasa tersebut tidak digunakan dalam komunikasi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan bahasa, intensitas interaksi, dan penggunaan bahasa sehari-hari menjadi faktor utama yang memengaruhi pemerolehan bahasa kedua dan perkembangan kemampuan berbahasa anak
Gambaran Kesehatan Mental Remaja pada Orang Tua yang Melakukan Perceraian di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk Nurhafniyanti Nurhafniyanti; Ngatwadi Ngatwadi; Dedi Irawan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian orang tua berdampak terhadap kesehatan mental remaja, seperti perubahan emosi, penurunan prestasi, dan gangguan perilaku. Survei I-NMAHS mencatat 1 dari 3 remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, dengan prevalensi di Aceh 6,6%. Risiko meningkat jika perceraian disertai konflik dan kurangnya dukungan emosional. Masa remaja yang krusial bagi pembentukan identitas membuat mereka rentan mengalami hambatan perkembangan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental remaja pada orang tua yang melakukan penceraian di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa yang mengalami perceraian orang tua di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk sebanyak 31 orang dengan teknik total sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin sebagian besar perempuan sebanyak 23 responden (74,2%), berdasarkan usia sebagian besar berusia remaja awal (12-16 tahun) sebanyak 17 responden (54,8%) dan berdasarkan lama perceraian orangtua sebagian besar >5 tahun sebanyak 24 responden (77,4%). Kesehatan mental remaja pada orangtua yang bercerai sebagian besar baik sebanyak 24 responden (77.4%). Diharapkan bagi pihak sekolah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung, menyediakan layanan konseling, dan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental remaja dengan mengadakan program pengembangan keterampilan sosial.
Hubungan Status Spiritual terhadap Kualitas Hidup pada Lansia di Desa Lhok dalam Kecamatan Peureulak Aceh Timur Melvina Sabrina; Dedi Irawan; Junaidi Junaidi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemunduran fisik pada lansia ditandai dengan munculnya penyakit kronis, seperti diabetes melitus, penyakit serebrovaskuler, penyakit jantung koroner, osteoartritis, penyakit musculoskeletal, dan penyakit paru. Selain itu, lansia juga dapat mengalami masalah psikososial dimana memiliki suatu keperibadian berlanjut yang menyebabkan menurunnya kualitas hidup lansia. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan status spiritual terhadap kualitas hidup pada lansia di Desa Lhok Dalam Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur.  Metode penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Desa Lhok Dalam Kecamatan Peureulak Aceh Timur, jumlah sampel sebanyak 61 lansia dengan teknik pengambilan sampel secara Proportional Stratified Random Sampling. Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa dari 61 responden sebagian besar memiliki status spiritual yang rendah sebanyak 34 responden (55,7%), sebagian besar memiliki kualitas hidup yang sedang sebanyak 22 responden (36,1%) dan sebagian kecil memiliki kualitas hidup yang tinggi sebanyak 19 responden (31,1%). Penelitian juga menyimpulkan bahwa ada hubungan status spiritual dengan kualitas hidup pada lansia dengan p-value 0,000 (p<0,05). Peneliti menyarankan kepada Institusi Pelayanan Kesehatan agar terus meningkatkan dan mendukung program- program kesehatan lansia. Sehingga dapat membantu lansia dalam mencegah dan mengatasi permasalahan psikososial, meningkatkan derajat kesehatan lansia dan juga meningkatkan kualitas hidup lansia.
Edukasi Sahabat (Gerakan Sadar Hidup Bersih Dan Sehat) Bagi Masyarakat Desa Kairatu Dusun Siompu Yerry Soumokil; Siti Rochmaedah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang terbentuk dari proses pembelajaran dan kesadaran, sehingga mampu menjadikan individu, keluarga, maupun masyarakat mandiri dalam menjaga kesehatan dan berperan aktif membangun kesejahteraan bersama. PHBS bertujuan untuk meningkatkan, menjaga, dan melindungi kesehatan secara menyeluruh—mencakup aspek fisik, mental, spiritual, hingga sosial melalui penerapan pola hidup sehat di tingkat individu, rumah tangga, dan lingkungan. Penerapan PHBS di rumah tangga antara lain menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari kebiasaan merokok di dalam rumah, yang semuanya berperan penting mencegah penularan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang diberi nama Program Edukasi SAHABAT dilaksanakan di Dusun Siompu dengan melibatkan 20 orang peserta, yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan perwakilan warga. Kegiatan menggunakan pendekatan penyuluhan partisipatif yang menggabungkan metode ceramah, demonstrasi praktik, penyebaran media panduan berupa leaflet dan poster, serta sesi diskusi dan tanya jawab, yang dilaksanakan melalui tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya PHBS, tata cara mencuci tangan yang benar, pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.Kegiatan berjalan dengan lancar dan disambut antusiasme tinggi oleh seluruh peserta yang hadir secara lengkap. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan, yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, serta motivasi untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Program ini berhasil memperdalam pemahaman masyarakat mengenai kebersihan diri, sanitasi lingkungan, dan pola hidup sehat, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Hal ini diharapkan dapat menurunkan risiko penularan penyakit serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Dusun Siompu secara keseluruhan.
The Effect of Work-Life Balance on Workers in Nagan Raya District Meriyana Meriyana; Hamdi Hermen; Muhammad Rahmat Hidayat; Ivon Jalil; Rusdi Rusdi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of Time Balance (X1), Involvement Balance (X2), and Satisfaction Balance (X3) on Work Life Balance (Y) among employees in Nagan Raya Regency. The research employs a quantitative correlational approach to examine the relationships between variables. The study sample consisted of 384 respondents, determined using Cochran’s formula and selected through a stratified random sampling technique. Data were collected through questionnaires, and data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that, partially, Time Balance (X1), Involvement Balance (X2), and Satisfaction Balance (X3) have a positive and significant effect on Work Life Balance (Y), with significance values of 0.000 < 0.05. Simultaneously, the three independent variables significantly contribute to Work Life Balance, with a coefficient of determination (R²) of 0.808, meaning that 80.8% of the variation in Work Life Balance can be explained by these three variables, while the remaining 19.2% is influenced by other factors outside the research model, such as organizational support, company policies, individual characteristics, and employees’ psychological and social factors. The findings emphasize the importance of effective time management, involvement in social roles, and satisfaction with the balance between work and personal life in enhancing employees’ Work Life Balance.