cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INTERACTION Communication Studies Journal
ISSN : -     EISSN : 30481686     DOI : https://doi.org/10.47134/interaction
Core Subject : Education, Social,
The scope of INTERACTION: Communication Studies Journal, provides a forum for original articles, articles and books from academics, analysts, consultants and interested parties to provide study literature related to communication science for all aspects. Scientific articles related to Mass Communication, Interpersonal Communication, and Organizational Communication. Political Communication, Marketing Communication, Cross-Cultural Communication, Digital Communication Please read these guidelines carefully. Authors who wish to send their manuscripts to the AgriAnalytics Journal editorial team must pay attention to the writing guidelines. If the submitted manuscript does not comply with the guidelines or is written in a different format, it will be REJECTED by the editor before reading further. The editor will only accept manuscripts that meet the specified format.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): May" : 11 Documents clear
Model Komunikasi Pembangunan dalam Penguatan Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Pedesaan Purwanto, Eko; Farisal, Umar; Shahreza, Mirza; Rahmah, Ade; Isbandi, Fitri Susiswani
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.3849

Abstract

Komunikasi pembangunan memiliki peran krusial dalam memperkuat ketahanan pangan dengan memfasilitasi pertukaran informasi, mendorong kolaborasi, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model komunikasi pembangunan dalam upaya penguatan ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Mengacu pada teori Julia T. Wood (2015), penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi transaksional yang dikemukakan oleh Julia T. Wood (2015) dapat menjadi pendekatan efektif dalam komunikasi pembangunan terkait ketahanan pangan berkelanjutan. Pendekatan komunikasi yang menekankan interaksi dua arah, mempertimbangkan pengalaman petani, mengatasi hambatan komunikasi, serta memperhitungkan konteks sosial dan budaya berkontribusi pada peningkatan efektivitas program ketahanan pangan di pedesaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang lebih partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan lokal untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan.
Strategi Komunikasi Interpersonal PT Anugerah Pharmindo Lestari Cabang Palembang Dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Nugraha, Abdur; Nuraida; Assoburu, Selvia
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.3918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh PT Anugerah Pharmindo Lestari dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan merupakan faktor kunci dalam keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis, terutama dalam industri farmasi yang sangat kompetitif. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan manajer dan supervisor sales exclusive perusahaan dan para pelanggan , serta analisis dokumentasi terkait strategi komunikasi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Anugerah Pharmindo Lestari menggunakan komunikasi interpersonal yang melibatkan pendekatan personal dalam interaksi dengan pelanggan, seperti pelayanan pelanggan yang responsif, pemberian informasi yang jelas, serta membangun hubungan yang saling percaya. Selain itu, perusahaan juga fokus pada pemberian nilai tambah melalui komunikasi yang konsisten dan mendengarkan kebutuhan serta masukan pelanggan. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif berperan penting dalam meningkatkan loyalitas pelanggan dan menciptakan hubungan jangka panjang yang menguntungkan bagi perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan lain dalam mengembangkan strategi komunikasi yang lebih baik dalam mempertahankan loyalitas pelanggan.
Strategi Komunikasi Interpersonal Kepala Desa dalam Meningkatkan Pelayanan Bantuan Sosial Masyarakat di Desa Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Kanisa, Anggun; Murdiati, Eni; Manalullaili, Manalullaili
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4085

Abstract

Tujuan dalam penelitian pertama, untuk mengetahui mengetahui Strategi Komunikasi Interpersonal Kepala Desa dalam meningkatkan pelayanan Bantuan Sosial Masyarakat. Kedua, untuk mengetahui apa faktor pendukung dan penghambat Kepala Desa dalam menanggapi aduan keluhan masyarakat tentang bantuan sosial di Desa Gunung Megang Kabupaten Muara Enim. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan yaitu pertama, aspek pemahaman: komunikasi antara masyarakat dan kepala desa membahas mengenai penjelasan bansos tepat sasaran, perangkat desa gunung megang wajib mutahirkan data kependudukan secara berkala, seperti halnya semua perangkat desa harus memiliki call center termasuk dinas sosial yang juga harus selalu memperbaharui data-data penerima bantuan sosial. Aspek kesenangan: masyarakat memberikan tanggapan mereka yang berbeda-beda mengenai bantuan sosial yang kadang dianggap tepat sasaran atau tidak sesuai dengan pemahaman dan kemampuan dalam mengenali secara luas tentang penerimaan bantuan sosial kepada masyarakat. Aspek pengaruh dan sikap: komunikasi yang terbentuk dengan menanggapi setiap keluhan mengenai bansos yang terkadang dianggap tidak tepat sasaran. Aspek hubungan: komunikasi masyarakat dengan petugas kantor desa sudah berjalan dengan optimal. Kedua, faktor pendukung: pelayanan masyarakat dan pemilihan media yang tepat dari kantor Desa Gunung Megang menggunakan aplikasi Sapawarga dan Website Solidaritas yang telah memenuhi kriteria administrasi, dianggap layak menerima bantuan sosial. Sedangkan faktor penghambat: komunikasi rendah dikarenakan ada juga masyarakat yang tidak mau mengeluhkan langsung permasalahan bansos, petugas kantor desa tidak memahami lingkungan sekitar dan terciptanya prangka buruk dari masyarakat mengenai bansos yang dianggap tidak tepat sasaran.
Komunikasi Kelompok pada Komunitas “Yuk Menggambar Bareng” dalam Meningkatkan Kohesivitas Saputera, Yuda; Syarifuddin, Achmad; Manalullaili, Manalullaili
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4089

Abstract

Komunikasi kelompok merupakan unsur penting dalam membangun hubungan yang erat dan kerja sama yang solid di dalam suatu komunitas. Dalam komunitas kreatif seperti Yuk Menggambar Bareng, komunikasi yang terjalin antar anggota tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga berperan dalam membentuk rasa kebersamaan dan keterikatan antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi kelompok berkontribusi dalam meningkatkan kohesivitas di antara anggota komunitas Yuk Menggambar Bareng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan beberapa anggota komunitas, serta observasi selama kegiatan komunitas berlangsung. Penelitian ini juga memperhatikan dinamika komunikasi verbal dan nonverbal yang terjadi dalam interaksi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kelompok dalam komunitas ini berlangsung secara terbuka, dan partisipatif. Kohesivitas kelompok terwujud dalam bentuk komitmen, kerja sama, dan tujuan bersama. Hal ini menciptakan suasana inklusif yang mendorong anggota untuk saling mendukung, berbagi ide, dan berkolaborasi. Proses komunikasi yang terbangun secara konsisten ini terbukti memperkuat rasa saling memiliki dan mempererat hubungan antaranggota. Kesimpulannya, komunikasi kelompok yang efektif memainkan peran penting dalam meningkatkan kohesivitas komunitas Yuk Menggambar Bareng, serta dapat menjadi model pengembangan komunitas berbasis kreativitas dan kolaborasi.
Analisis Fenomenologi terhadap Peran Musik HINDIA dalam Memberi Makna Hidup pada Kalangan Gen Z Aulia, Ranny Juwita; Rahmadhani, Suci
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4122

Abstract

Generasi Z menghadapi krisis eksistensial akibat tekanan akademik, tuntutan sosial, dan standar yang tidak realistis yang dibentuk oleh media sosial. Musik—terutama karya-karya Hindia—muncul sebagai medium reflektif yang mengartikulasikan kecemasan dan mendukung pencarian makna hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif mahasiswa Antropologi Budaya di Institut Seni Indonesia Padangpanjang dalam hubungannya dengan musik Hindia. Temuan wawancara menunjukkan bahwa lirik dan melodi Hindia memiliki resonansi emosional yang kuat, memberikan ruang bagi validasi emosi dan refleksi diri. Musiknya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat terapeutik yang membantu individu menghadapi tantangan hidup, melepaskan diri dari tekanan sosial, dan merangkul keaslian diri. Penelitian ini menegaskan peran musik dalam mendorong kesejahteraan psikologis dan mendukung konstruksi makna personal di kalangan Generasi Z.
Analisis Pesan Moral dalam Film “Ketika Berhenti Disini” Muhammad Randicha Hamandia; Sri Hertimi; Ika Oktasari
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral dalam film Ketika Berhenti di Sini. Harapan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna denotasi, konotosi, dan mitos yang terdapat dalam film, serta mengeksplorasi nilai-nilai moral terkait pentingnya menerima kenyataan hidup, menemukan kedamaian dalam ketidakpastian, proses penyembuhan membutuhkan waktu, berani melepaskan dan melangkah maju. Sumber data primer berupa film Ketika Berhenti di Sini, sementara data sekunder meliputi buku, jurnal, artikel, dan sumber online terkait semiotika dan tema penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi, termasuk analisis adegan dan dialog yang relevan. Analisis dilakukan melakukan tiga tahap, yaitu denotasi (makna literal), konotasi (makna simbolis), dan mitos (makna budaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menampilkan pesan moral tentang pentingnya menerima kenyataan hidup, menemukan kedamaian dalam ketidakpastian, proses penyembuhan membutuhkan waktu, berani melepaskan dan melangkah maju. Film ini juga mencerminkan perjalanan emosional dan proses penyembuhan dalam hidup seseorang. Film ini menggambarkan bagaimana seseorang berusaha menghadapi kesulitan, perasaan kehilangan, dan ketidakpastian dalam hidup mereka. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian moral dalam media komunikasi, khususnya film
Manfaat Penggunaan In-House Magazine dalam Penyebaran Informasi di Lingkungan Polda Sumatera Selatan Muhammad Randicha Hamandia; Sri Hertimi; Humayyah
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4157

Abstract

Media cetak di Indonesia telah tergeser dengan penggunaan media digital, namun di beberapa instansi media cetak sepeti in-house magazine masih digunakan. Polda Sumatera Selatan salah satunya yang masih menggunakan in-house magazine, media ini dikenal dengan nama Tri Brata News Sumsel. In-house magazine yang merupakan salah satu media komunikasi internal digunakan untuk menyampaiakan informasi kepada personel serta beberapa pihak-pihak terkait. Penelitian ini membahas manfaat penggunaan in-house magazine dalam penyebaran informasi di lingkungan Polda Sumatera Selatan dan mengapa di era yang berkembang ini penggunaan media cetak masih digunakan oleh instansi kepolisisian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Informan terdiri dari personel Polda Sumsel yang terlibat dalam penerbitan serta pembaca Tri Brata News. Hasil penelitian menunjukkan bahwa in-house magazine berperan penting dalam memperkuat komunikasi internal, meningkatkan keterlibatan personel, serta membantu menyebarkan informasi dengan lebih terstruktur dan mendalam dibandingkan media komunikasi lainnya
Analisis Musikal Drama Film Petualangan Sherina 2 dalam Membangkitkan Motivasi Bertualang Fitrianti, Fitrianti; Hasmawati, Fifi; Duku, Sumaina
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4167

Abstract

Film merupakan salah satu bentuk komunikasi massa yang dapat menyampaikan pesan, nilai, motivasi kepada khalayak luas. Petualangan Sherina 2 adalah film musikal drama yang menghadirkan elemen musik sebagai bagian dari narasi cerita, sekaligus membangun semangat bertualang bagi penontonnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana syair-syair dalam musikal drama film ini berkontribusi dalam membangkitkan motivasi bertualang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, yang mengkaji makna tanda dalam syair lagu melalui konsep representamen, objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syair lagu dalam film ini menyampaikan pesan keberanian, impian, kerja keras, serta kepedulian terhadap lingkungan. Musik yang dinamis, serta koreografi yang menarik semakin memperkuat makna petualangan yang ingin disampaikan. Selain itu, interaksi antar tokoh dalam musikal drama menciptakan emosional dengan penonton, sehingga pesan yang ingin disampaikan lebih efektif. Dengan demikian, film ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia bagi generasi yang tumbuh bersama film pertamanya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi baru untuk lebih berani mengeksplorasi kehidupan. Kesimpulannya, unsur musikal dalam film Petualangan Sherina 2 memiliki peran penting dalam membangun semangat bertualang dan dapat dijadikan referensi bagi dunia perfilman Indonesia dalam menciptakan karya yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik dan menginspirasi penonton.
Business Communication Strategy In Improving Customer Confidence Regarding The Quality of Drinking Water Companies For Regional Drinking Water Kurniawan, Dea; Waskito, Budhi; Verawati, Noning
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4225

Abstract

This study aims to analyze and design a business communication strategy to increase customer trust in the drinking water quality provided by PDAM Kota Bandar Lampung, particularly in the Teluk Betung Barat area. Despite having access to piped water, many customers still prefer bottled water (AMDK), indicating a lack of confidence in PDAM’s water for direct consumption. Using a qualitative descriptive method with a post-positivist approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. Informants included PDAM officials and customers. The results show that communication factors—such as limited public education, lack of transparency, and inconsistent messaging—contribute to customer distrust. SWOT analysis was used to identify internal and external factors that affect communication performance. The study recommends strategic improvements through transparent, community-based communication, increased use of social media, and proactive crisis communication. An integrated communication strategy is essential to rebuild trust and reduce public dependence on bottled drinking water.
Communication Strategy for the Regeneration of New Members in the Bina Vokalia Choir of SMA Negeri 2 Bandar Lampung Wisnu, Laras; Waskito, Budhi; Verawati, Noning
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i1.4226

Abstract

This study explores the communication strategies used in the regeneration of new members in the Bina Vokalia Choir at SMAN 2 Bandar Lampung. Triggered by a decline in membership and achievements from 2018 to 2023, this research employed a qualitative descriptive method using in-depth interviews, observation, and documentation. A SWOT analysis approach was used to identify internal and external factors influencing recruitment and adaptation of new members. Findings indicate that personal interest in music, peer influence, organizational reputation, and persuasive communication from seniors play critical roles in students’ decisions to join. The study concludes that a combination of interpersonal and persuasive communication, consistent mentoring, and reinforcement of group identity enhances effective regeneration. These findings provide practical insights for managing school-based extracurricular arts organizations.

Page 1 of 2 | Total Record : 11