cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INTERACTION Communication Studies Journal
ISSN : -     EISSN : 30481686     DOI : https://doi.org/10.47134/interaction
Core Subject : Education, Social,
The scope of INTERACTION: Communication Studies Journal, provides a forum for original articles, articles and books from academics, analysts, consultants and interested parties to provide study literature related to communication science for all aspects. Scientific articles related to Mass Communication, Interpersonal Communication, and Organizational Communication. Political Communication, Marketing Communication, Cross-Cultural Communication, Digital Communication Please read these guidelines carefully. Authors who wish to send their manuscripts to the AgriAnalytics Journal editorial team must pay attention to the writing guidelines. If the submitted manuscript does not comply with the guidelines or is written in a different format, it will be REJECTED by the editor before reading further. The editor will only accept manuscripts that meet the specified format.
Articles 108 Documents
Komunikasi Interpersonal Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Menciptakan Pemahaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Madrasah Aliyah Jamiat Kheir Jakarta Pusat Khairunnisa
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 2 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i2.4889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal Guru Bimbingan dan Konseling (BK) membentuk pemahaman siswa mengenai bahaya narkoba di Madrasah Aliyah Jamiat Kheir Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Teori Penetrasi Sosial oleh Altman dan Taylor (1983) digunakan sebagai landasan analisis untuk menjelaskan bagaimana hubungan interpersonal berkembang secara bertahap, layaknya proses mengupas lapisan bawang, dari tahap komunikasi yang bersifat permukaan menuju kedekatan yang lebih dalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru BK di Madrasah Aliyah Jamiat Kheir Jakarta Pusat menerapkan lima aspek komunikasi interpersonal, yaitu keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Penerapan kelima aspek tersebut memberikan ruang interaksi yang lebih dekat dan memungkinkan siswa memperoleh pemahaman- yang lebih utuh mengenai bahaya narkoba. Dalam penelitian ini, siswa di Madrasah Aliyah Jamiat Kheir Jakarta Pusat mampu menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, merangkum, menyimpulkan, membandingkan, serta menjelaskan kembali informasi yang mereka terima. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal Guru BK tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran siswa untuk menjauhi narkoba. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal Guru BK di Madrasah Aliyah Jamiat Kheir Jakarta Pusat mampu menciptakan pemahaman yang mendalam pada siswa mengenai bahaya narkoba. Melalui penerapan aspek keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan, Guru BK berhasil menjalin hubungan yang mendorong terwujudnya interaksi edukatif di lingkungan sekolah yang sejalan dengan Teori Penetrasi Sosial.
Strategi Komunikasi Ikatan Remaja Masjid Agung Palembang dalam Menarik Minat Anggota Baru Awalia, Riska; Hamidah; Manalullaili
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 4 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i4.4902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang diterapkan oleh Ikatan Remaja Masjid Agung Palembang dalam menarik minat anggota baru. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena menurunnya jumlah pendaftar anggota baru setiap tahun meskipun organisasi telah memanfaatkan media sosial dan berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus inti dan anggota luar biasa Ikatan Remaja Masjid Agung Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi organisasi ini meliputi lima tahapan utama: komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. Strategi yang digunakan mencakup komunikasi tertulis, lisan, dan elektronik, dengan penekanan pada media sosial sebagai saluran utama. Faktor yang memengaruhi minat anggota baru terbagi menjadi faktor internal (motivasi, kebutuhan pribadi, rasa ingin tahu) dan faktor eksternal (ajakan teman, sosialisasi langsung, serta informasi dari media sosial). Kesimpulannya, strategi komunikasi yang dilakukan cukup efektif, namun masih perlu inovasi dalam pengemasan pesan dan perluasan jangkauan komunikasi secara langsung agar minat remaja untuk bergabung dapat meningkat kembali.
Hyperreality Phenomenon in Virtual Roleplay Games (Case Study on The Seasons Group) Alwan, Sheryl; Pienrasmi, Hanindyalaila; Poyo, Denu
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i3.4933

Abstract

The development of digital technology today has brought forth various new forms of entertainment that not only function as a means of relaxation, but also create alternative social spaces for their users. One form of digital entertainment that has become increasingly popular among young people is virtual roleplay. This activity involves roleplaying in a digital environment designed to closely resemble everyday reality, whether in terms of appearance, interaction, or social dynamics. The phenomenon of roleplay becomes even more intriguing because player involvement is not limited to entertainment alone, but also extends to the formation of identity, social relations, and even influences emotional life in the real world. This indicates that virtual spaces no longer merely serve as reflections of reality, but have transformed into alternative worlds that significantly shape how individuals perceive themselves and others. Based on this background, this study aims to examine the phenomenon of hyperreality experienced by members of the roleplay group The Seasons. Jean Baudrillard’s theory of simulacra and hyperreality is employed as the main analytical framework to explain how digital representations can transform into realities that are perceived as more authentic and meaningful than reality itself. To achieve this objective, a qualitative approach was applied with data collected through semi-structured interviews conducted both online and offline, direct observation of player activities, and documentation related to their interactions within the roleplay world as well as outside the game. The research subjects consist of group administrators as key informants, group members who are actively involved and exhibit signs of hyperreality as primary informants, and family or friends in the real world who serve as supporting informants. The collected data was analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing in order to obtain an in-depth understanding of the phenomenon under study. The findings indicate that the roleplay world within The Seasons group has reached the stage of the Third Order of Simulacra as explained by Jean Baudrillard. At this stage, representations no longer refer to real-world reality, but instead create a new reality that is fully lived by the players. The conclusion of this study emphasizes that roleplay is not merely a digital game, but has evolved into a genuine social space in which hyperreality fully operates in shaping identity construction, communication, and interpersonal relations. Thus, this research contributes academically to the understanding of digital simulation phenomena and enriches the study of the relevance of Baudrillard’s theory of simulacra and hyperreality to contemporary digital cultural practices.
Representasi Bahasa Informal dan Pola Intonasi dalam Membangun Kedekatan dengan Konsumen pada Live Selling TikTok Silalahi, Nico; Ulfa, Shelina; Aulia, Andini; Cecelia, Milly
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i3.4953

Abstract

Transformasi digital mendorong munculnya social commerce sebagai model bisnis yang mengintegrasikan media sosial dengan aktivitas transaksi daring. TikTok menempati posisi sentral melalui fitur live selling yang mengubah pola interaksi penjual dan pembeli menjadi lebih interaktif serta persuasif. Fenomena ini semakin kuat di Indonesia setelah kolaborasi TikTok dengan Tokopedia pada 2024, didukung basis pengguna yang masif. Salah satu aspek penting dari live selling adalah strategi komunikasi host yang tidak hanya berfokus pada presentasi produk, tetapi juga membangun keakraban dan kepercayaan audiens. Penelitian ini menyoroti dua elemen utama, yakni penggunaan bahasa informal serta pola intonasi yang dinamis. Bahasa gaul, sapaan personal, dan ungkapan sehari-hari terbukti menciptakan suasana egaliter yang mendekatkan host dengan penonton. Sementara itu, variasi intonasi berfungsi menyalurkan emosi, menekankan informasi penting, serta menjaga atensi audiens. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana kritis dan analisis fonetik deskriptif, didukung observasi, transkripsi, serta pemanfaatan perangkat lunak Praat untuk memetakan kontur intonasi. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi bahasa non-formal dan intonasi ekspresif menjadi strategi persuasif yang efektif dalam meningkatkan kedekatan emosional dan kepercayaan konsumen. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian sosiolinguistik, pragmatik, dan komunikasi pemasaran digital. Dari sisi praktis, hasilnya dapat menjadi rujukan bagi UMKM, kreator konten, dan pemasar digital dalam merancang komunikasi live selling yang lebih otentik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik generasi muda. Rekomendasi lanjutan mencakup eksplorasi aspek multimodal lain seperti gestur visual serta penggunaan metode kuantitatif agar hasil lebih komprehensif.
Gaya Komunikasi Kepemimpinan Transformasional Dalam Meningkatkan Keterikatan Karyawan Koperasi Metropolitan Falah, Cresida Laili; Hermawan, Elpa; Ondy, Ondy
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 2 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i2.5019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi kepemimpinan transformasional dalam upaya meningkatkan keterikatan karyawan pada Koperasi Metropolitan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi internal organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan Koperasi Metropolitan menerapkan gaya komunikasi The Structuring Style dengan pola komunikasi berbentuk lingkaran, yang memungkinkan terjadinya aliran informasi dua arah antara atasan dan bawahan secara efektif. Gaya kepemimpinan transformasional menurut teori Bass (2020), tiga di antaranya teridentifikasi dalam praktik kepemimpinan di koperasi ini, yaitu idealized influence (karisma), inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Gaya kepemimpinan dan komunikasi yang diterapkan secara signifikan mendorong peningkatan keterikatan kerja karyawan, yang tercermin dalam semangat kerja, loyalitas, serta partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan transformasional yang didukung oleh komunikasi organisasi yang efektif memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan keterikatan karyawan di lingkungan koperasi.
Analisis Media Monitoring terhadap Brand Kecantikan Dear Me Beauty pada Bulan Maret 2024 Rahma, Hana Haifa; Hafiar, Hanny; Priyatna, Centurion Chandratama
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i3.5098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil media monitoring terhadap Dear Me Beauty guna mengetahui sentimen dan persepsi publik terhadap brand tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan paradigma positivisme dan teknik analisis data deskriptif. Data diperoleh melalui platform Brand24 dengan kata kunci “Dear Me Beauty” dan tagar “#dearmebeauty”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar profil yang membicarakan Dear Me Beauty merupakan akun beauty reviewer yang memberikan komentar positif terhadap produk. Analisis sentimen mengungkapkan bahwa sentimen positif dan negatif tertinggi terjadi pada minggu ketiga, dengan dominasi percakapan di platform X (Twitter). Selain itu, jumlah mention dan reach tertinggi juga ditemukan pada minggu ketiga, sedangkan pemberitaan terbanyak terjadi pada minggu keempat. Produk yang paling banyak disebut meliputi Dear Me Beauty Hypergloss Lipbalm, Airy Liquid Blush, dan Skin Barrier Water Cream. Dapat disimpulkan bahwa melalui media monitoring Dear Me Beauty telah memperoleh citra positif di media sosial berdasarkan hasil banyaknya sentimen positif dengan keterlibatan publik yang tinggi, khususnya di media sosial X (Twitter).
Peran Hubungan Masyarakat PT Jakarta Tourisindo (Perseroda) dalam Mempertahankan Citra Positif Valerie, Agatha Maria; Subekti, Priyo
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i3.5119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati peran humas dalam mempertahankan citra positif perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perbandingan tetap (constant comparative method). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa keempat peran humas telah dijalankan dengan baik, meskipun peran sebagai teknisi komunikasi merupakan yang lebih dominan. Divisi PR JXB terbukti berkontribusi menjaga citra positif perusahaan melalui berbagai strategi komunikasi. Saran yang diberikan meliputi penguatan peran strategis PR, penegasan batas kerja dengan unit usaha, serta peningkatan kapasitas tim.
Dinamika Internal Tim Kampanye Rojikin-Vina dalam Kampanye Politik Digital 2024 Mahyudi, Hafi; Ananda, Annisa
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i3.5103

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana dinamika internal dalam tim kampanye Rojikin–Vina memengaruhi efektivitas strategi kampanye politik digital pada Pilkada Palangka Raya 2024, dengan fokus pada ketimpangan literasi digital, pola koordinasi, konflik peran, serta resistensi terhadap teknologi yang muncul selama proses kampanye. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposif, observasi partisipatif selama dua bulan masa kampanye, dan studi dokumentasi terhadap materi digital serta aktivitas media sosial tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital pada pimpinan dan beberapa anggota senior melahirkan ketergantungan terhadap anggota muda yang lebih menguasai teknologi, sehingga strategi digital berjalan secara situasional dan baru memproduksi konten ketika muncul kebutuhan tertentu, bukan berdasarkan perencanaan yang matang. Kondisi ini berdampak langsung pada terkendalanya kontinuitas narasi kampanye dan hilangnya peluang untuk memanfaatkan momentum digital secara optimal. Dominasi kepemimpinan senior turut menghambat munculnya ide kreatif dari generasi muda, menyebabkan inovasi konten tidak berkembang dan fitur strategis seperti iklan berbayar, analitik media sosial, serta perencanaan narasi tidak dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, penelitian menemukan adanya konflik peran dan miskomunikasi yang muncul akibat perbedaan visi antara relawan, pengurus partai, dan tim profesional, sehingga proses pengambilan keputusan sering tidak selaras, memperlemah koordinasi vertikal maupun horizontal. Ketidakterbukaan dalam komunikasi internal semakin memperparah fragmentasi kerja dan menciptakan ketidakkonsistenan pesan yang disampaikan kepada publik. Akibatnya, konten kampanye tidak mampu menarik perhatian pemilih digital, terutama generasi muda yang sangat aktif di media sosial. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas manajemen internal, kolaborasi lintas generasi, pemanfaatan teknologi secara komprehensif, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika digital merupakan faktor mendasar yang menentukan keberhasilan kampanye politik digital di tingkat lokal.

Page 11 of 11 | Total Record : 108