cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalpembangunanagribisnis01@gmail.com
Phone
+6285299057470
Journal Mail Official
jurnalpembangunanagribisnis01@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta KM. 9, Palu 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development)
Published by Universitas Tadulako
Jurnal pembangunan agribisnis dalam ilmu pertanian diterbitkan oleh Universitas Tadulako Fakultas Pertanian yang ternit tiga kali dalam setahun (Maret, Juli, dan November), dimana dalam jurnal pembangunan agribisnis penulis dapat mempresentasikan hasil penelitian atau kajian yang telah penulis lakukan pada aspek pertanian secara luas yang meliputi tanaman pangan dan hortikultura, peternakan dan perikanan, perkebunan dan kehutanan secara profesional. Jurnal pembangunan agribisnis meliputi bidang ekonomi pertanian, agribisnis, penyuluhan, perencanaan wilayah dan pedesaan, kelembagaan pertanian, pemasaran pertanian, dan kebijakan pertanian. Hanya manuskrip yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup agribisnis yang akan dipilih untuk ditinjau lebih lanjut. Semua manuskrip yang dipilih kemudian diverifikasi oleh editor jurnal untuk format penulisan berdasarkan pedoman jurnal. Jurnal ini menyediakan akses terbuka bagi siapa saja dengan memberikan akses langsung ke isinya dengan prinsip bahwa pertukaran pengetahuan mengenai penelitian tersedia secara bebas untuk umum.
Articles 180 Documents
ANALISIS PEMASARAN KOPRA DI KELURAHAN PANTOLOAN KECAMATAN TAWAELI Aliyah Maghfiroh; Arifuddin Lamusa; Hardiyanti Sultan
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran yang efektif, margin pemasaran, dan efisiensi pemasaran kopra di Kelurahan Pantoloan Kecamatan Tawaeli. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2022 di Kelurahan Pantoloan Kecamatan Tawaeli Kota Palu. Responden yang dijadikan sampel terdiri dari produsen kopra, pedagang pengumpul, pedagang besar. Pengambilan sampel produsen kopra dilakukan dengan menggunakan metode sensus yaitu sebanyak 16 orang responden. Selanjutnya pemilihan pedagang pengumpul dan pedagang besar menggunakan metode traching sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan skunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pemasaran yaitu saluran pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi pemasaran. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kopra di Kelurahan Pantoloan melalui dua saluran pemasaran yaitu:1. Petani pedagang pengumpul Pedagang Besar, 2. Petani Pedagang Besar. Hasil analisis margin pemasaran kopra saluran satu yaitu MT = Rp. 1.200/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp. 500/Kg. Efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 19,6% sedangkan nilai efisiensi pada saluran kedua adalah sebesar 9,67%. Hasil analisis pemasaran kopra yang berada di Kelurahan Pantoloan dapat diketahui bahwa saluran pemasaran yang lebih efisien adalah saluran kedua.
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK ABON IKAN TUNA PADA CV. RAJA BAWANG DI KOTA PALU Kadek Evi Setiawati; Arifuddin Lamusa; Moh Alfit A. Laihi
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1769

Abstract

Industri ialah suatu usaha atau kegiatan pengelolaan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Hasil industri tidak hanya berupa barang tetapi juga dalam bentuk jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan yang akan dikembangkan dalam produk abon ikan tuna pada CV. Raja Bawang yang tepat untuk diterapkan. Penelitian ini dilaksanakan pada CV. Raja Bawang di Kota Palu. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yakni pada industri CV. Raja Bawang yang terletak di Jl. Abdurahman Saleh No. 33 Kelurahan Birobuli Selatan Kecamatan Palu Selatan Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-November 2022. Responden pada penelitian ini adalah pimpinan, karyawan CV. Raja Bawang, konsumen, pesaing dan dinas perdagangan dan perindustrian di Kota Palu. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor pengembangan abon ikan tuna. Faktor internal total nilai sebesar 1,96 dengan skor kekuatan 1,37 dan skor kelemahan 0,59. Hal ini menunjukkan faktor kekuatan yang dimiliki lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan untuk faktor eksternal memiliki total nilai sebesar 1,93 dengan skor peluang 1,38 dan skor ancaman 0,55. Faktor peluang yang dimiliki lebih besar dari faktor ancaman, sehingga disimpulkan bahwa alternatif strategi yang digunakan untuk strategi pengembangan abon ikan tuna pada CV. Raja Bawang yaitu dengan menggunakan strategi SO dimana usaha abon ikan tuna pada CV. Raja Bawang dapat menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN BUAH-BUAHAN PADA SUBSEKTOR HORTIKULTURA DI KABUPATEN PASANGKAYU Nur Safitri Haris; Effendy Effendy; Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1770

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komoditas unggulan buah-buahan pada subsektor hortikultura di Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2022. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasangkayu tahun 2016-2020. Analisis yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Hasil dari analisis LQ menunjukkan bahwa komoditas buahbuahan yang tergolong unggulan adalah jeruk, salak, sawo dan sukun dengan nilai rata-rata LQ > 1. Hasil dari analisis DLQ menunjukkan bahwa komoditas yang dapat diharapkan menjadi komoditas unggulan di masa yang akan datang di Kabupaten Pasangkayu dengan nilai DLQ > 1 adalah langsat, durian, mangga, salak, dan sawo. Sedangkan komoditas yang tidak dapat diharapkan di masa yang akan datang menjadi komoditas unggulan adalah komoditas alpukat, belimbing, jambu air, jambu biji, jeruk, manggis, nangka, nanas, pepaya, pisang, rambutan, sirsak dan sukun dengan nilai rata-rata DLQ < 1. Analisis gabungan LQ dan DLQ menunjukkan bahwa yang mengalami perubahan posisi yaitu komoditas langsat, durian dan mangga dari non unggulan menajdi unggulan, sedangkan komoditas yang mengalami perubahan posisi dari unggulan menjadi non unggulan adalah komoditas jeruk dan sukun, adapun komoditas seperti salak dan sawo tidak mengalami perubahan posisi tetap menjadi unggulan.
ANALISIS KOMODITI BASIS SUBSEKTOR TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN PASANGKAYU Yurike Frastika; Dance Tangkesalu; Made Krisna Laksmayani Antara
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1771

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komoditi tanaman pangan yang menjadi basis di Kabupaten Pasangkayu dan untuk mengetahui perubahan peranan yang terjadi pada komoditi tanaman pangan dimasa yang akan datang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – April 2021 dengan menggunakan data sekunder. Metode analisis yang digunakan yakni analisis Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis LQ terhadap nilai produksi komoditi subsektor tanaman pangan di Kabupaten Pasangkayu, diketahui bahwa komoditi padi dengan jumlah rata-rata 4,292, jagung nilai rata-rata 6,626, ubi kayu nilai rata-rata 27,596, dan ubi jalar dengan jumlah nilai rata-rata 2,649, menjadi komoditi basis di Kabupaten Pasangkayu. Adapun komoditi subsektor tanaman pangan di Kabupaten Pasangkayu yang diharapkan untuk menjadi komoditi basis dimasa yang akan datang berdasarkan nilai produksi yakni komoditi padi nilai rata-rata 98,854, jagung nilai rata-rata 45,500, dan kacang tanah dengan nilai rata-rata 128,039.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI CENGKEH DI DESA LADO KECAMATAN SIDOAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Fatmah Fatmah; abdul muis; Muh Fahruddin Nurdin
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi jumlah tenaga kerja, pohon produktif, dan umur tanaman terhadap produksi usahatani cengkeh dan besar pendapatan yang diperoleh petani cengkeh di Desa Lado Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong. Metode penentuan responden yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode sampel acak sederhana (Simple random sampling) sebanyak 38 petani. Analisis yang digunakan yaitu analisis fungsi produksi Cobb-Douglas dan analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukan bahwa secara simultan (bersama-sama) variabel independen (X) berpengaruh nyata terhadap variabel dependen (Y). Terdapat dua variabel yang berpengaruh nyata terhadap produksi cengkeh yaitu jumlah tenaga kerja dan jumlah pohon produktif, sedangkan variabel umur tanaman cengkeh berpengaruh tidak nyata terhadap produksi cengkeh di Desa Lado Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,87 menjelaskan bahwa kontribusi X terhadap naik turunnya produksi sebesar 87% sedangkan sisanya 13% disebabkan oleh faktor lain diluar model fungsi produksi yang dianalisis. Rata-rata pendapatan usahatani cengkeh di Desa Lado sebesar Rp. 51.425.120 ha/tahun.
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELAPA GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI KELAPA DALAM DI DESA LEMBAH MUKTI KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Risda Aprilya Pramesty; Alimudin Laapo; Al Alamsyar
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kendala petani dalam mendiversifikasi produk olahan kelapa dan pendapatan dari diversifikasi olahan produk kelapa yang dilakukan di Desa Lembah Mukti Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lembah Mukti Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala pada bulan November 2022 sampai dengan Januari 2023. Metode penentuan responden yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode sampel acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 37 petani. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan kendala umum yang dihadapi petani di Desa Lembah Mukti dalam mendiversifikasi produk kelapa diantaranya kurangnya permintaan, pengolahan yang kurang efektif, kurang menguasai teknologi disamping kurangnya pemberdayaan petani oleh pemerintah dalam mengolah produk kelapa, mesin pengolah tidak tersedia, harga produk rendah, dan biaya angkut tinggi dalam pengadaan bahan baku. Sementara pendapatan yang diperoleh dari diversifikasi produk (kopra dan arang) mampu memberi nilai tambah dibanding hanya mengolah 1 produk saja dan layak untuk diusahakan. Dimana pendapatan hasil kopra sebesar Rp8.404.993,23/ha/tahun yang ditambah dengan hasil arang sebesar Rp1.887.773,71/ha/tahun yang ditotalkan menjadi Rp10.288.766,94/ha/tahun. Sementara total penerimaan kedua usaha tersebut (Rp18.269.512,20) lebih tinggi dari biaya yang telah dikorbankan (Rp7.980.745,25) sehingga dikatakan layak untuk diusahakan.
KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI KABUPATEN POSO Septian D. Prasetyo; Wildani Pingkan S. Hamzens
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1774

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan sektor Pertanian di Kabupaten Poso termasuk dalam sektor basis atau non-basis dan menentukan besar kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Poso. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purpossive) dan melalui metode studi literatur, yaitu mencari data tentang hal-hal atau variabel berupa file yang tersimpan di server serta data yang tersimpan di website.Dari penelitian menunjukkan terdapat 12 sektor basis yakni sektor pertanian, konstruksi, perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan,penyediaan akomodasi dan makan minum, informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, real estate, pertahanan dan jaminan sosial wajib, jasa pendidikan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial, serta jasa lainnya. Adapun sektor non basis di Kabupaten Poso antara lain sektor pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, pengadaan listrik dan gas, pengadaan dan pengelolaan air dan limbah, serta sektor jasa perusahaan. Adapun rata-rata nilai LQ pada sektor Pertanian dari tahun 2017 sampai tahun 2021 menunjukan angka 1,54 yang menunjukansektor pertanian menjadi salah satu sektor basis atau unggulan di Kabupaten Poso. Serta sektor pertanian memiliki kontribusi berkisar antara 37,96% hingga 39,05% dengan rata-rata sebesar 38,59% dari PDRB Kabupaten Poso sepanjang tahun 2017 sampai tahun 2021.
ANALISIS NILAI TAMBAH KACANG SEMBUNYI PADA INDUSTRI RUMAHTANGGA ALA MOM RAJA DI KABUPATEN PASANGKAYU Alyuni Ruslan; Effendy Effendy; Siti Yuliaty Chansa Arfah
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh Industri daripengolahan kacang tanah menjadi kacang sembunyi di Industri 1 Ala Mom Raja. Penelitian inidilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2022 yang berlokasi di Jalan Andi Depu Kabupaten Pasangkayu. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik Industri 1Ala Mom Raja dan4 karyawan. Alat analisis yang digunakan adalah Value Added Analisis menurut Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah yang dihasilkan dari kacang sembunyi Industri 1 Ala Mom Raja adalah sebesar Rp. 191.800/kg. Nilai output yang dihasilkan adalah Rp 225.000/kg. Nilai kontribusi input lainnya adalah Rp 3.200/kg. Rasio nilai tambah adalah persentase antara nilai tambah dan nilai keluaran.Rasio nilai tambah di Industri 1 Ala Mom Raja adalah 85,24%. Hal ini menunjukkan bahwa denganmenggunakan bahan baku kacang tanah sebanyak 8 kg dapat menghasilkan kacang tanah sebanyak 15 kg. Besarnya pendapatan kacang sembunyi adalah Rp. 8.415,898.
STRATEGI PENGEMBANGAN PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING (STUDI KASUS PADA USAHA INTAN BROILER) DI DESA SIDERA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Sumarni Sumarni; Dafina Howara; Muh Fahruddin Nurdin
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif strategi yang dapat digunakan dalam peternakan ayam ras pedaging Intan Broiler. Responden diambil secara sengaja (Purposive). Responden yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari 6 orang yang dipilih dari pihak-pihak internal dan eksternal. Responden pihak internal terdiri dari 1 orang pimpinan dan 2 orang karyawan, sedangkan untuk responden pihak eksternal terdiri dari 1 orang dari dinas peternakan Kabupaten Sigi dan 2 orang konsumen. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis SWOT dimana tahapan analisis SWOT ini terbagi menjadi 2 yaitu tahapan pengumpulan data dan tahapan analisis. Berdasarkan hasil analisis dari matriks SWOT IFAS dan EFAS adalah beberapa strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usaha Peternakan Intan Broiler yaitu a) Dengan perawatan ayam secara maksimal dan sarana produksi yang memadai dapat menyediakan jumlah permintaan ayam pedaging sesuai dengan jumlah permintaan pasar serta mempertahankan hubungan baik dengan mitra/konsumen, sehingga dapat memperluas jaringan pasar, b) Memanfaatkan limbah feses yang telah diolah menjadi pupuk yang kemudian akan dibeli oleh petani sebagai pupuk organik tanaman, c) Memilih bibit DOC dengan kualitas baik sehingga dalam perawatan bibit DOC angka kematian ternak yang tinggi dapat ditekan sehingga dapat memenuhi permintaan pasar, d) Lebih dapat mengatur informasi laporan keuangan pada Peternakan Intan agar pemasukan dan pengeluaran lebih detail dan jelas.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG (TABELA) DI DESA SIBOANG KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Tiara Tiara; Ali Akrab; Erny Erny
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i2.1780

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala pada bulan Juli sampai Oktober 2022. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan bahwa di Desa Siboang adalah salah satu desa yang sebagianbesar masyarakatnya mengusahakan usahatani padi sawah. Penentuan sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan rumus Slovin yaitu sebanyak 37 petani padi sawah. Metode pengumpulan yang digunakan yaitu Observasi dan wawancara langsung dengan menggunakan kuisioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka diperoleh penerimaan ratarata responden usahatani padi sawah di Desa Siboang satu kali musim tanam sebesar Rp.27.287.785 ha/MT dengan jumlah produksi beras 3.108 Kg/MT dan harga jual beras Rp.9.000/Kg, sedangkan rata-rata total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.7.499.924 ha/MT, sehingga diperoleh rata-rata pendapatan usahatani padi sawah di Desa Siboang sebesar Rp.20.471.091 ha/MT.

Page 7 of 18 | Total Record : 180