cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 124 Documents
Search results for , issue "in progres" : 124 Documents clear
Pemberdayaan Keluarga dan Sekolah Dalam Penurunan Anemia Siswi SMA Muhammadiyah 1, Semarang Ayuningtyas, Rr. Annisa; Putri, Sri Hapsari Suhartono
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qsevmf23

Abstract

Anemia defisiensi besi pada remaja putri prevalensinya meningkat dari tahun ke tahun. Cakupan pemberian tablet tambah darah (TTD) di sekolah sudah mencapai 100% namun kepatuhan konsumsinya masih rendah. Perlu adanya pendampingan komprehensif dari guru, Puskesmas, dan Sekolah. Kegiatan pengabdian Masyarakat dilakukan di SMA Muhammadiyah 1 Semarang, melibatkan orang tua siswi, guru UKS, Kepala Sekolah, Puskesmas, dan tim pengabdi. Kegiatan dilakukan secara bertahap dalam beberapa langkah, yang pertama sosialisasi, kedua advokasi, ketiga penggunaan aplikasi Jelita, keempat minum TTD Bersama, dan kelima pembagian booklet. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan untuk pengetahuan orang tua tentang anemia dari 73,96% menjadi 75,39%, dan dukungan keluarga. Kepala Sekolah dan Ahli Gizi Puskesmas bersepakat merutinkan konsumsi TTD seluruh siswi secara bersama – sama setiap minggu yaitu pada hari Selasa, selesai istirahat. Guru juga telah dibekali pengetahuan terkait anemia dan cara mengkonsumsi tablet tambah darah. Pemberdayaan keluarga dan sekolah dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik Konsumsi TTD.
Peningkatan Literasi Digital Orang Tua dalam Pengawasan Penggunaan Gadget Anak melalui Pengabdian Masyarakat Kusuma, Anggi; Palupi, Rini
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xvgbwt79

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini membawa dampak besar bagi kehidupan, termasuk dalam pola pengasuhan anak. Salah satu fenomena yang sering dijumpai adalah penggunaan gadget secara berlebihan pada anak-anak. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi, menurunnya interaksi sosial, serta risiko kecanduan digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kepada orang tua agar mampu mengontrol penggunaan gadget pada anak. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Yayasan Mitra Mulia Husada dengan judul “Tips Kontrol Pemberian Gadget pada Anak”. Metode kegiatan menggunakan ceramah dan diskusi interaktif dengan media PowerPoint dan leaflet berisi ringkasan materi yang mudah dipahami. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan dampak penggunaan gadget pada anak, batasan waktu penggunaan sesuai usia, serta strategi orang tua dalam mengatur pola penggunaan gadget yang sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pengawasan dalam penggunaan gadget pada anak. Orang tua menjadi lebih memahami dampak negatif penggunaan gadget berlebihan dan mampu menerapkan aturan yang tepat di rumah.
Work Health Awareness Low Back Pain di Pertamina Fuel Terminal Pulau Sambu Noer, Rachmawaty M.; Muhammad, Faiz; Hermalina, Julia; Sapitri, Melidiya Anggun; Bening, Alyssa; Amanda, Yulia Seri; Panova, Tatiana
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/217czx22

Abstract

Akibat postur kerja yang tidak ergonomis, beban fisik yang signifikan, dan kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan kerja, sakit punggung bawah (LBP) adalah keluhan muskuloskeletal yang paling umum dialami oleh pekerja. Kondisi seperti ini dapat mengurangi produktivitas dan meningkatkan risiko cedera jangka panjang. Mahasiswa Universitas Awal Bros melakukan inisiatif sosial di PT Pertamina Fuel Terminal yang berlokasi di Pulau Sambu untuk meningkatkan kesadaran karyawan tentang pencegahan LBP melalui pelatihan "Pengetahuan Kesehatan Kerja" yang berbasis proyek. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur pengetahuan tambahan, materi interaktif, latihan postur kerja, dan peregangan ergonomis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan karyawan setelah pelatihan; karyawan lebih memahami faktor risiko, postur kerja yang tepat, dan pentingnya berperilaku aman di tempat kerja. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap pengetahuan individu tetapi juga mendukung implementasi budaya K3 di lingkungan kerja. Kesimpulannya, edukasi “Work Health Awareness” terbukti efektif sebagai strategi preventif dalam menurunkan risiko LBP dan dapat dijadikan program berkelanjutan dalam peningkatan kesehatan kerja karyawan.
Strategi Edukasi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pemahaman dan Pencegahan TBC di Kelurahan Situsaeur Siagian, Ira Ocktavia; Sinaga, Anni; Ardayani, Tri; Sianipar, Imelda; Sinaga, Saurmian; Situmorang, Elisa
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8c0zdy69

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penularan TBC terjadi melalui droplet dari penderita yang batuk atau bersin sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengobatan TBC. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan, pemutaran video edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang yang terdiri dari kader kesehatan dan warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki pengetahuan kategori cukup sebesar 75% dan kategori baik sebesar 25%. Setelah edukasi kesehatan, terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik menjadi 48% dan kategori cukup 52%. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p = 0,002). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC. Oleh karena itu, kegiatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan TBC di masyarakat.
Penyuluhan Diversifikasi Produk Aren Melalui Pemanfaatan Mesin Pengupas Aren Modern di Desa Onan Lama Naibaho, Winfrontstein; Purba, Jhon Sufriadi; Ompusunggu, Joupindo; Tampubolon, Adon Agustian; Sirait, Rio Rosfer
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/w3v99v43

Abstract

Onan Lama Village has abundant natural resources in the form of sugar palm (aren), yet its utilization remains limited to traditional products with relatively low added value. The main problems faced by the community include a lack of knowledge regarding product diversification and limited processing technology, particularly in the peeling process, which is still carried out manually, making it inefficient and time-consuming. This Community Service Program aims to improve community knowledge and skills through counseling on sugar palm product diversification and the application of a modern sugar palm peeling machine. The methods employed in this program include socialization, training on machine operation, and direct assistance to community groups. The activities were also complemented by demonstrations of processing sugar palm into various value-added products, such as palm sugar, kolang-kaling, and other derivative products. The results indicate an increase in community understanding of the potential for sugar palm product diversification, as well as improved work efficiency through the use of a modern peeling machine, which accelerates the processing time and reduces labor intensity. This program is expected to enable the community of Onan Lama Village to develop sugar palm-based enterprises more optimally, increase the economic value of their products, and promote community economic independence. Furthermore, the implementation of this appropriate technology is expected to be sustainable and serve as a development model for other regions with similar potential.
Peningkatan Kinerja Pengurus Koperasi Ramot Berjaya Melalui Manajemen SDM Naibaho, Togar; Sirait, Syah Paradiba Sari; Pandiangan, Jenny Ester; Naibaho, Winfrontstein
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hyvs4x89

Abstract

Cooperatives play a strategic role as one of the pillars of the community economy in improving the welfare of their members. However, the performance of cooperative management is often not optimal due to limitations in human resource (HR) management. This Community Service activity aims to improve the performance of the management of Koperasi Ramot Berjaya through the implementation of effective human resource management practices. The methods used include socialization, training, and mentoring related to HR planning, task division, competency development, and performance evaluation. The activities were carried out in a participatory manner involving all cooperative management members. The results show an increase in the management’s understanding of HR management concepts, improvements in work systems, and enhanced effectiveness and productivity in carrying out their duties. In addition, the management has begun to implement clearer job descriptions and conduct regular performance evaluations. Therefore, the application of proper HR management has proven to be effective in sustainably improving the performance of cooperative management. This activity is expected to serve as a model for other cooperatives in optimizing HR management to enhance organizational competitiveness.
Pembentukan Duta Remaja Anti-Rokok Melalui Program Berani: Bersama Remaja Anti Nikotin Tambing, Angelia Ivana Palindangan; Tazkiah, Misna; Anggraeny , Elfa Dwi Noor; Noorsyifa, Noorsyifa; Pangumpia , Helen Mamuno
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c9t99351

Abstract

Perilaku merokok pada remaja menjadi masalah kesehatan yang semakin mengkhawatirkan karena tingginya paparan rokok dari lingkungan sekitar, rendahnya literasi kesehatan, serta kuatnya pengaruh teman sebaya. Berdasarkan observasi awal di Desa Sungai Landas RT 01, ditemukan bahwa siswa SMP berada pada fase rentan mencoba rokok akibat pengaruh lingkungan rumah dan pergaulan. Program BERANI (Bersama Remaja Anti Nikotin) dirancang sebagai upaya promotif-preventif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku tolak rokok melalui pembentukan Duta Remaja Anti Rokok. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 6 Karang Intan dengan melibatkan 31 siswa kelas 7 dan 8 dalam rangkaian kegiatan berupa penyuluhan bahaya merokok, pre–post test, pembagian buku saku satu bulan, lomba poster edukatif, serta pelantikan duta. Intervensi dilakukan selama enam bulan dengan pertemuan dua minggu sekali. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa berdasarkan perbandingan nilai pre–post test dan terbentuknya 28 duta aktif serta 3 duta terbaik yang konsisten melakukan edukasi teman sebaya. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis remaja dan lingkungan sosial dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan perokok pemula di tingkat sekolah.   
Pendekatan Peer Education Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Pencegahan HIV/AIDS Surmiasih, Surmiasih; Kameliawati, Feri; Putri, Riska Hediya; Palupi, Rini
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v0yxbj49

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan, khususnya pada kelompok remaja yang rentan terhadap perilaku berisiko akibat rendahnya pengetahuan dan kesadaran terkait pencegahan. Upaya edukasi yang tepat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk perilaku preventif pada remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS melalui pendekatan peer education. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan melibatkan remaja sebagai peer educator yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12-24 Januari 2026 melalui tahapan persiapan, pelatihan peer educator, implementasi edukasi kepada teman sebaya, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X di SMA Yadika Pagelaran yang berjumlah 30 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai HIV/AIDS setelah diberikan edukasi melalui pendekatan peer education di dapatkan skor dari 58,8 menjadi 82,1. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi aktif remaja serta kemampuan dalam menyampaikan informasi kepada teman sebaya. Dengan demikian, pendekatan peer education terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan yang berkelanjutan dalam upaya menekan angka kejadian HIV/AIDS pada remaja.
Edukasi Biologi Sebagai Ilmu Hayati Terapan dalam Meningkatkan Pemahaman dan Minat Siswa Sma IT Raudhatul Ulum Ogan Ilir Hanum, Laila Hanum; Widjajanti, Hary; Yustian, Indra; Setiawan, Arum; Nurnawati, Elisa; Wardhana, Singgih Tri; Junaidi, Endri; Oktariansyah, Yadi; Harvianti, Yuniar
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8stcek83

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) terhadap bidang Biologi melalui pendekatan berbasis konservasi dan bioteknologi. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap ruang lingkup keilmuan Biologi serta terbatasnya informasi mengenai prospek karier lulusan Biologi. Kegiatan dilaksanakan di SMA IT Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Kabupaten Ogan Ilir, dengan metode sosialisasi, pemaparan materi, serta diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh parameter yang diukur, meliputi pengetahuan tentang jurusan Biologi, pemahaman ruang lingkup kajian, serta pemahaman peluang kerja lulusan. Selain itu, ketertarikan siswa untuk melanjutkan studi di bidang Biologi juga mengalami peningkatan setelah kegiatan berlangsung. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga mengubah persepsi siswa terhadap Biologi menjadi lebih aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi berbasis konservasi dan bioteknologi ini efektif dalam meningkatkan literasi sains serta minat siswa terhadap Biologi, sehingga berpotensi mendukung pengembangan sumber daya manusia yang peduli terhadap lingkungan dan berorientasi pada pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
Pelatihan Pengelolaan Emosi bagi Guru dan Karyawan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis dan Produktivitas di Kota Bandung Furwanti, Erni; Krismayanti, Yanti; Apriani, Nanin; Adiningsih, Neni Utami; Listia, Yovita Befi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/tz3r8g04

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya tekanan kerja yang dialami guru dan tenaga kependidikan, yang berdampak pada menurunnya kesejahteraan psikologis dan produktivitas kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kemampuan pengelolaan emosi sebagai bentuk penguatan kapasitas individu di lingkungan kerja pendidikan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi guru dan karyawan melalui pelatihan yang aplikatif dan kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pelatihan yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan materi, pelaksanaan pelatihan interaktif, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Adinda Kota Bandung dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Pelatihan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai emosi, kemampuan mengelola stres, kesadaran diri, serta kualitas interaksi sosial di lingkungan kerja. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih adaptif dan produktif dalam menghadapi tekanan kerja. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis dan produktivitas kerja peserta. Pelatihan pengelolaan emosi dapat menjadi salah satu bentuk intervensi yang efektif dan relevan dalam mendukung penguatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan secara berkelanjutan.

Page 12 of 13 | Total Record : 124