cover
Contact Name
Yesri Talan
Contact Email
yesrierik@gmail.com
Phone
+6282140768048
Journal Mail Official
jurnalsesawi@gmail.com
Editorial Address
Pondok Maritim Indah Blok AA.1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Sesawi: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
ISSN : -     EISSN : 27157598     DOI : 10.53687
Core Subject : Religion, Education,
SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung (STTSA) Surabaya.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2025): Desember" : 8 Documents clear
FRAGMENTASI PEMAHAMAN TENTANG YESUS HISTORIS DAN KRISTUS IMAN: SUATU ANALISIS KRISTOLOGI DALAM TEOLOGI DOGMATIKA Harvenza Murmanma
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.364

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan adanya fragmentasi pemahaman tentang Yesus sebagai pribadi historis dan Kristus iman dalam tradisi Kristen. Perbedaan antara keduanya sering kali menimbulkan perdebatan dalam kajian teologi, khususnya dalam ranah teologi dogmatika. Pemahaman yang terpisah antara Yesus sebagai sosok historis yang dihadirkan oleh penelitian sejarah dan Kristus sebagai objek iman yang dipercayai oleh umat Kristen memunculkan tantangan dalam mendalami kedalaman teologi Kristus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan dan keterkaitan antara Yesus historis dan Kristus iman, serta untuk menemukan titik temu yang dapat menyatukan keduanya dalam kajian teologi dogmatika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutik teologis. Penelitian ini mengkaji teks-teks Alkitab, hasil penelitian historis, serta pandangan teologis yang berkembang dalam tradisi Kristen untuk mengidentifikasi perbedaan pemahaman yang ada. Selain itu, kajian ini juga memanfaatkan literatur dari teologi dogmatika yang membahas doktrin Kristologi dan Yesus sebagai pusat iman Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan antara Yesus sebagai sosok historis dan Kristus iman, keduanya tidak terpisahkan dan saling melengkapi. Yesus sebagai pribadi historis memberikan dasar empirik bagi keyakinan Kristen, sedangkan Kristus iman mengungkapkan dimensi teologis yang lebih dalam tentang penyelamatan umat manusia. Dalam pembahasan, penelitian ini menekankan pentingnya sintesis antara keduanya untuk membangun pemahaman Kristologi yang lebih utuh dalam teologi dogmatika, yang dapat mengarahkan umat Kristen untuk memahami Yesus bukan hanya sebagai figur sejarah, tetapi juga sebagai Juru Selamat dalam iman.
DOSA SEBAGAI WUJUD KETIDAKTAATAN TERHADAP FIRMAN ALLAH SERTA IMPLIKASINYA BAGI KEKRISTENAN DI ERA MODERN Samuel Purdaryanto; Regueli Daeli
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.346

Abstract

Dosa merupakan wujud ketidaktaatan terhadap firman Allah. Dosa merupakan kerusakan moral, manusia terpisah dari Allah. Era modern, sekulerisme dan nilai pluralism menganggap dosa sebagai kategori legalistic. Dosa tidak hanya membawa pemisahan dengan Allah, namun juga dengan sesame. Penelitian ini bertujuan memberikan deskripsi penjelasan tentang dosa dalam prespektif Kejadian 3 dan juga Teologi Paulus. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi Pustaka, penulis menganalisis literarur-literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pembahasan tentang dosa sebagai pelanggaran terhadap firman Allah, berimplikasi terhadap kekristen masa kini, sebagai peringatan dan pengajaran sehingga memahami dosa sebagai wujud ketidaktaatan terhadap firman Allah, tidak hanya sebagai kajian historis dan teologis saja.
SPIRITUALITAS ELISABET: INTEGRASI ANTARA IMAN, KETAATAN, DAN PELAYANAN DALAM LUKAS 1:5-45 Semelina Sertowati; Jonar Situmorang; Doni Heryanto
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.367

Abstract

Penelitian ini berangkat dari realitas bahwa figur perempuan dalam Alkitab, khususnya Elisabet dalam Lukas 1:5-45, sering kali kurang mendapat perhatian teologis yang mendalam dibanding tokoh lain seperti Maria, padahal narasi Lukas menampilkan Elisabet sebagai sosok yang beriman, taat, dan melayani dengan penuh kesetiaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap spiritualitas Elisabet sebagai integrasi antara iman, ketaatan, dan pelayanan serta relevansinya bagi pembentukan spiritualitas Kristen masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teologis-biblis terhadap teks Lukas 1:5-45, dengan menelusuri makna teologis dari tindakan dan respons Elisabet terhadap karya Allah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Elisabet merepresentasikan spiritualitas yang utuh dan integratif, di mana iman diwujudkan dalam ketaatan yang konsisten dan pelayanan yang berbuah dalam relasi dengan Allah dan sesama. Pembahasan ini menegaskan bahwa spiritualitas sejati tidak bersifat pasif atau individualistik, melainkan aktif, relasional, dan partisipatif dalam karya keselamatan Allah. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teologi spiritualitas dan refleksi peran perempuan dalam kehidupan gereja kontemporer.
PENDEKATAN INTEGRATIF MANAJEMEN KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN SEBAGAI FONDASI PENGUATAN LEMBAGA PENDIDIKAN KRISTEN MENURUT KOLOSE 3:23 Filmon Berek
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.352

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan integratif manajemen kurikulum dan pembelajaran sebagai fondasi penguatan lembaga pendidikan Kristen berdasarkan prinsip Kolose 3:23. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan lembaga pendidikan Kristen untuk mengintegrasikan nilai-nilai iman dalam seluruh aspek pengelolaan pendidikan, sehingga menghasilkan mutu akademik dan spiritual yang seimbang. Tujuan penelitian adalah menganalisis penerapan prinsip “bekerja untuk Tuhan” dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran secara profesional dan holistik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis melalui kajian literatur dan analisis teks Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan integratif mampu menyelaraskan visi-misi lembaga, mengintegrasikan nilai rohani dalam materi ajar, memperkuat kompetensi guru, serta membentuk budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan dan kemuliaan Tuhan. Pembahasan menegaskan bahwa strategi ini relevan untuk menghadapi tantangan global pendidikan Kristen masa kini.
KONSEP ANXIETY DALAM PEMIKIRAN SOREN KIERKEGAARD DAN RESPONS TEOLOGI INJILI INDONESIA TERHADAP KRISIS EKSISTENSIAL MANUSIA Asnatius I.F Adutae
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.373

Abstract

Kecemasan merupakan fenomena psikologis yang mendalam dan memiliki berbagai pendekatan dalam pemahamannya. Artikel ini bertujuan untuk membahas kecemasan dengan mengintegrasikan pemikiran Søren Kierkegaard dan pandangan Doktrin Injili Indonesia. Kierkegaard melihat kecemasan sebagai akibat dari kebebasan eksistensial manusia yang dihadapkan pada ketidakpastian dan tanggung jawab, sementara Doktrin Injili Indonesia mengajarkan bahwa kecemasan dapat diatasi melalui iman kepada Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis pemikiran Kierkegaard dan ajaran Injili Indonesia tentang kecemasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua perspektif ini menawarkan cara yang berbeda namun saling melengkapi dalam memahami dan mengatasi kecemasan, yaitu melalui pendekatan eksistensial dan religius. Artikel ini menyarankan adanya pemahaman holistik mengenai kecemasan yang menggabungkan elemen-elemen filosofis dan spiritual untuk mencapai kesejahteraan psikologis.
ANALISIS KRITIS RELEVANSI TEOLOGIS PERJANJIAN LAMA BAGI SPIRITUALITAS INJILI DALAM KONTEKS WACANA POST-TRUTH Jeane Paathh; Dicky Welly Kansil
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.358

Abstract

This study examines the theological contribution of the Old Testament to the formation of Evangelical spirituality within the context of the post-truth era, which is characterized by moral relativism, a crisis of authority, and a shifting understanding of truth. The purpose of this research is to identify the Old Testament spiritual values relevant to the renewal of contemporary Evangelical spirituality, such as the fear of God, steadfast love, obedience to the Word, and social justice. The research employs a qualitative method with a biblical-theological approach and literature analysis, exploring Old Testament texts and contemporary theological perspectives. The findings indicate that Evangelical spirituality rooted in Old Testament principles can strengthen faith, shape spiritual character, and provide a relevant theological response to the challenges of the post-truth era. The discussion emphasizes the importance of recontextualizing these theological values for today’s church in developing spirituality that is both contextual and God-centered.
MEMBELA ALKITAB DARI TUDUHAN KESALAHAN: PENDEKATAN APOLOGETIKA DALAM MENGHADAPI KONTRADIKSI Endang Caturini Sulistiyowati
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanggapi tuduhan terhadap keandalan Alkitab, yang sering kali mencakup kesalahan historis, kontradiksi internal, ketidakselarasan ilmiah, masalah etika, dan kesalahan penerjemahan atau penyalinan manuskrip. Dalam konteks ini, penelitian ini mengadopsi pendekatan naratif kualitatif dengan fokus pada kritik teks modern dan refleksi teologis. Pendekatan ini memungkinkan untuk menggali pemahaman yang lebih dalam tentang transmisi naskah Alkitab melalui integrasi antara kritik teks dan studi historis serta ilmiah. Data utama yang digunakan berasal dari literatur akademik yang meliputi buku, artikel jurnal, dan studi-studi terkini terkait kritik teks Alkitab dan apologetika Kristen. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tuduhan terhadap Alkitab, meskipun berdasarkan kritik historis dan ilmiah, dapat dijawab dengan pendekatan ilmiah yang menghormati integritas teks. Metode kritik teks, yang didukung oleh analisis berbasis data, memungkinkan untuk mengevaluasi variasi manuskrip dan mengonfirmasi bahwa banyak perbedaan dalam teks tidak mengubah inti ajaran iman Kristen. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kritik teks modern dapat memperkaya pemahaman terhadap Alkitab, serta menegaskan bahwa penelitian ilmiah bukanlah bentuk keraguan terhadap wahyu, melainkan ekspresi iman yang mencari pemahaman secara utuh dan bertanggung jawab. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi kritik teks dalam konteks Indonesia, di mana integrasi antara iman dan ilmu pengetahuan dapat memperkaya pembacaan Alkitab yang lebih kontekstual dan bertanggung jawab.
PERAN TEMUAN ARKEOLOGI PERJANJIAN LAMA DALAM MENOPANG PEMAHAMAN HISTORIS IMAN KRISTEN KONTEMPORER Amida Serlina Korwa; Suhadi Suhadi
Sesawi Vol 7, No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v7i1.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan bukti-bukti arkeologi Alkitab dalam memperkuat dan membangun iman orang percaya di masa kini. Dalam konteks perkembangan zaman yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak orang percaya membutuhkan dasar iman yang kokoh, bukan hanya berdasarkan pengalaman spiritual, tetapi juga pada fakta sejarah yang dapat diverifikasi. Bukti-bukti arkeologi seperti Prasasti Tel Dan, Gulungan Laut Mati, Prasasti Pilatus, serta reruntuhan Kota Yerikho menjadi penunjang kuat terhadap keakuratan catatan Alkitab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara mendalam, dan observasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi hubungan antara temuan arkeologis dan keyakinan iman umat Kristen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukti-bukti arkeologi berfungsi sebagai verifikasi historis terhadap kebenaran Alkitab, memperkuat kepercayaan jemaat terhadap Firman Tuhan, serta menjadi sarana edukatif dalam pengajaran gereja dan apologetika. Dengan demikian, arkeologi Alkitab memiliki kontribusi penting dalam menjembatani iman dan sejarah, sehingga orang percaya dapat memiliki keyakinan yang lebih teguh di tengah tantangan zaman modern.

Page 1 of 1 | Total Record : 8