cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
MEDIA MATH MANIPULATIVE TENTANG KONSEP SIMBOL BILANGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBANDINGKAN JUMLAH BENDA BAGI SISWA SD KELAS I SDN SONGGOKERTO 03 BATU Puji Astutik
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 3 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 3, September2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua siswa mulai dari sekolah dasar untuk membekali siswa dengan kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma secara akurat, efisien, dan tepat dalam memecahkan masalah.Salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan media dalam proses pembelajaran. Media yang digunakan berupa media Math Manipulatif. Media manipulatif adalah segala benda yang dapat dilihat, disentuh, didengar, dan dimanipulasikan. Media Math Manipulasi diharapkan lebih mudah dalam mengaplikasikan dengan materi sehingga mampu memperjelas infomasi atau pesan pembelajaran, memberikan contoh yang selektif dan mampu meningkatkan motivasi dalam belajar. Tujuan PTK ini adalah Mendeskripsikan penerapan media math manipulatif tentang konsep simbol bilangan dalam meningkatkan kemampuan membandingkan jumlah benda bagi siswa kelas 1 SDN Songgokerto 03 Batu. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa media math manipulative tentang konsep simbol bilangan dapat meningkatkan kemampuan membandingkan jumlah benda bagi siswa kelas I SD Negeri Songgokerto 03 Kecamatan Batu. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa skor rata-rata masing-masing komponen pelaksanaan media math manipulative untuk peningkatan pemahaman konsep simbol bilangan pada siklus 2 , yakni 90,4 yang termasuk katagori Sangat Baik. Hal ini berarti sudah memenuhi target indikator ketercapaian dari PTK ini , yakni diatas 70. Berdasarkan analisis data pada siklus 1 skor ketercapaian peserta didik sebesar 68,5 dan pada siklus 2 skor ketercapaian numerasi bagi peserta didik sebesar 90,4 berarti terjadi peningkatan 28,3 %. Perlu ada penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran lain untuk peningkatan kualitas pembelajaran Matematika terapan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CIRC PADA SISWA KELAS III SDN SUMBEREJO 02 BATU Dhenik meilina sari
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 3 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 3, September2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi adalah kemampuan membaca dan menulis, menambah pengetahuan dan ketrampilan, berpikir kritis dalam memecahkan masalah, serta kemampuan berkomunikasi secara efektif. Literasi sangat penting ditanamkan pada siswa SD, karena berliterasi sangat membantu siswa dalam memecahkan masalah mereka di masa depan. Namun pada kenyataannya, kemampuan literasi siswa SDN Sumberejo 02 Batu masih bersifat konvensional , kurang memperhatikan karakteristik siswa tingkat sekolah dasar itu sendiri. Salah satu model yang menarik dan menyenangkan adalah model Pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition). CIRC adalah salah satu model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis, dimana peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dalam membaca, menulis, memahami kosakata dan seni berbahasa.Tujuan PTK ini adalah Mendeskripsikan proses dan menganalisis hasil pembelajaran dengan model CIRC untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas III SDN Sumberejo 02 Batu tahun ajaran 2022/2023. Kesimmpulan dari hasil PTK ini pembelajaran CIRC dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas III SDN Sumberejo 02 Batu. Berdasarkan analisis data, diperoleh skor rata-rata kemampuan literasi dengan penerapan model CIRC pada siklus 2 sebesar 80 termasuk katagori Baik. Hal ini berarti sudah memenuhi target indikator ketercapaian dari PTK ini , yakni diatas 70. Berdasarkan analisis data pada siklus 1 skor ketercapaian peserta didik sebesar 65, berarti terjadi peningkatan. 23,07 %..Perlu pembelajaran dengan media yang lebih kontekstual dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lain yang mendukung standar proses pembelajaran di SD.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS VI SDN SUMBEREJO 02 KOTA BATU. Ririn Romaita
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 3 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 3, September2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran PKn hendaknya mencapai tiga ranah pembelajaran yakni ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotor. Tetapi kenyataan dalam pembelajaran belum seluruhnya seperti yang kita harapkan.Sebagian Guru masih menyampaikan materi yang bersifat abstrak tidak dapat diterima siswa dalam bentuk tulisan maupun kata-kata. STAD merupakan salah satu tipe model pembelajaran kooperatif yang sederhana. STAD merupakan model pembelajaran koopertif yang menekankan pada kemampuan dan aktivitas siswa baik secara individual maupun secara kelompok Pembagian kelompok dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD akan memotivasi siswa agar dapat saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasai kemampuan dan pengetahuan yang diajarkan oleh guru. Tujuan PTK ini untuk memperoleh suatu model pembelajaran yang efektif dalam membelajarkan STAD mata pelajaran PKn pada materi pokok globalisasi pada Siswa Kelas VI SDN Sumberejo 02 Kota Batu..Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD telah berhasil meningkatkan pembelajaran PKn materi globalisasi pada siswa kelas VI SDN Sumberejo 02 Batu . Hasil PTK menunjukkan bahwa persentase aktivitas siswa pada siklus I mencapai 65 %, sedangkan pada siklus II persentase meningkat menjadi 81,33%. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 66,35, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 82,38. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD perlu disosialisasikan dan dijadikan alternatif dalam pembelajaran di sekolah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V DI SDN MOJOREJO 01 KECAMATAN JUNREJO BATU Cahyo Pranoto
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 3 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 3, September2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran teknologi dalam pembelajaran sangat berpengaruh kepada proses dan hasil pembelajaran yang sedang berlangsung. Teknologi merupakan penerapan ilmu ilmu sains dan penggunaannya yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan manusia dan media alat bantu manusia untuk berkomunikasi Media pembelajaran adalah segala bentuk alat komunikasi yang dapat digunakan utuk menyampaikan informasi dari sumber ke peserta didik secara terencana, sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif di mana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. Pasca pandemi merupakan pasca yang menyulitkan bagi pendidik dkarnakan selama kurang lebih 3 tahun siswa jarang bertemu secara langsung atau tatap muka sehingga bagi pendidik mengalami masalah dalam melakukan proses belajar.Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan proses dan menganalisis hasil pembelajaran karakteristik geografis Indonesia dengan penggunaan media pembelajaran berbasis Digital pada siswa kelas 5 SDN Mojorejo 01 Kec. Junrejo Tahun ajaran 2022/2023. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang identifikasi keadaaan georafis Indonesia siswa kelas V di SDN Mojorejo 01 Kecamatan Junrejo Batu. Berdasar analisis data terjadi peningkatan keterampilan mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 18,6 %. Sedang dari pra penelitian ke siklus 1 mengalami peningkatan sebanyak 25,0 %, sedangkan peningkatan dari sebelum melakukan siklus dengan siklus II sebanyak 32,8 %. Perlu ada penelitian untuk mengembangkan model pembelajaran lain untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan media digital , Juga perlu pengembangan media digital yang lebih kontekstual dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lain yang mendukung standar proses pembelajaran di SD.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN RAKASBOKER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMUKUL SISWA SDN TLEKUNG 01 JUNREJO - KOTA BATU harjanto
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 3 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 3, September2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan pada beberapa SD di Batu, ternyata di sekolah tersebut masih memiliki permasalahan yang hampir sama, yaitu alat olahraga yang masih terbatas Untuk itu penulis perlu memodifikasi media yang digunakan untuk pembelajaran. Dengan harapan media yang penulis modifikasi akan membantu siswa dalam teknik memukul. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis menulis judul tentang “Pengembangan Media Rakasboker untuk meningkatkan keterampilan Memukul Siswa SDN Tlekung 01 Junrejo - Kota Batu”.Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk :Mendeskripsikan model prosedural dan konseptual Pengembangan Media Rakasboker untuk meningkatkan keterampilan Memukul .Mengetahui efektifitas pelaksanaan Media Rakasboker.Penelitian ini telah berupaya mengembangkan media Rakasboker dengan model konseptual pengembangan yang sebagian besar mengacu pada teori Borg,W.R. & Gall,M.D.( 1983) untuk diaplikasikan dalam penelitian ini. .Produk pengembangan pada penelitian ini terdiri dari : Rencana pengembangan produk, , Produk media Rakasboker, Strategi penggunaan media Rakasboker, Evaluasi penggunaan media Rakasboker, dan alat evaluasi penggunaan media Rakasboker. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mengalami validasi ahli, revisi, selanjutnya diuji cobakan melalui ujicoba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar,.Berdasarkan analisis dari hasil ujicoba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar dan ujicoba, diperoleh rata-rata skor dari penilaian responden sebesar 83,34 Hal ini berarti kualitas produk pengembangan media Rakasboker termasuk katagori baik...Produk pengembangan media Rakasboker bisa dianggap efektif untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Olahraga kasti di SDN Tlekung 01 Junrejo - Kota Batu ..
SOSIALISASI PENINGKATAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM WALI MURID PEDULI DI SDN GUNUNGSARI 04 KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Roichatul Hasanah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 3 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 3, September2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, orangtua, dan masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, pendidikan tidak akan berhasil dengan maksimal. Sekarang hampir semua sekolah telah mempunyai komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah. Mutu pendidikan di sebuah sekolah dapat dilihat dari mutu lulusan yang dihasilkan. Pada tahun-tahun sebelumnya seluruh staf pengajar mengamati, bahwa mutu pendidikan di SDN Gunungsari 04 kurang memuaskanSosialisasi merupakan proses belajar sikap, nilai, dan norma yang berlaku di masyarakat oleh seorang individu. Terdapat empat media dalam proses sosialisasi tersebut, yaitu keluarga, sekolah, media massa dan teman sepermainan. Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini adalah untuk: Mendiskripsikan peran serta masyarakat sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan karakter di SDN Gunungsari 04 Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Kesimpulan dari hasil PTS ini menunjukkan bahwac Sosialisasi peningkatan implementasi pendidikan karakter melalui program wali murid peduli dapat meningkatkan kepedulian masyarakat pada sekolah dan karakter siswa SDN Gunungsari 04 Kecamatan Bumiaji kota Batu. Program Orang tua Peduli Sekolah sangat efektif untuk meningkatkan PSM dalam bidang teknis edukatif sehingga dapat meningkatkan mutu Dari hasil analisa data di atas didimpulkan keaktifan PSM mengalami peningkatan, keaktifan peran masyarakat pada siklus 2 mencapai 86%, sedangkan siklus keatifannya 66%, berarti ada peninkatan 30,30%. Masyarakat perlu meningkatkan peran dan sumbangsihnya terhadap dunia Pendidikan melalui PSM.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN MENGGUNAKAN MEDIA KONGKRIT PADA SISWA KELAS II SDN PENDEM 02 BATU nanik mahmuda
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kenyataannya, dalam membelajarkan matematika kepada siswa, guru masih banyak menggunakan paradigma pembelajaran lama dalam arti komunikasi dalam pembelajaran matematika, dimana cenderung berlangsung satu arah umumnya dari guru ke siswa. Guru lebih mendominasi pembelajaran, sehingga proses PBM cenderung monoton, dan mengakibatkan peserta didik (siswa) merasa jenuh dan kurang bergairah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan media kongkrit, dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa Kelas II SDN Pendem 02 Kecamatan Junrejo Kota Batu Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam perkalian matematika, dan menganalisis hasilnya. Hasil dari PTK ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep perkalian menggunakan media kongkrit pada siswa kelas II SDN Pendem 02 Batu.Perbandingan persentase pencapaian ketuntasan, yang awalnya hanya 14 (41,18%) siswa saja yang telah mampu mencapai nilai ≥75 di siklus pertama, dan meningkat hingga 31 (91,18%) siswa di siklus kedua, dari 34 peserta didik di kelas. Rataan hasil tes belajarnya juga meningkat, yaitu dari awalnya pada prates sebesar 63,82, naik menjadi 72,94 pada siklus pertama, dan meningkat menjadi 82,94 di siklus kedua.Penilaian tes belajar siswa yang menunjukkan peningkatan hasil tes belajarnya, yaitu 3 anak (8,82%) di prates, meningkat di siklus pertama menjadi 14 anak (41,18%), dan meningkat pada siklus kedua menjadi 29 siswa (85,29 %) siswa yang telah tuntas sesuai KKM (75). Perlu upaya lebih lebih berinovasi dalam pembelajaran dengan menerapkan suatu model pembelajaran yang inovatif untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN BILANGAN DI SDN PENDEM 01 BATU yuyun ani faturohmah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika adalah salah satu pelajaran yang sangat penting dalam segala aspek kehidupan. Masih banyaknya peserta didik yang menganggap bahwa pelajaran matematika sulit, ditambah dengan masih banyaknya guru yang menggunakan metode pembelajaran berpusat pada guru yang tidak menyenangkan. Pembelajaran kooperatif berbasis scientific dilakukan melalui teknik belajar Numbered Heads Together (NHT) dalam perkalian dan pembagian pecahan bilangan matematika diharapkan relevan bagi kebutuhan dan tuntutan belajar siswa didik, karena lebih bersifat kontruktivisme dan sudah meninggalkan strategi yang konvensional. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah :mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa dalam menghitung perkalian dan pembagian pecahan bilangan., dan menganalisis hasilnya. Hasil PTK ini mennjukkan penerapan metode pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) telah mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa dalam menghitung operasi perkalian dan pembagian bilangan pecahan pada siswa kelas IV SD Pendem 01, Batu.Perolehan hasil tes belajar siswa, dimana awalnya hanya 20 anak (66,67%) yang tuntas sesuai KKM (75) di siklus pertama, dan meningkat pada siklus kedua menjadi 27 anak (90%) yang telah tuntas. Rataan hasil tes belajarnya juga meningkat, yaitu dari sebesar 74,67pada siklus pertama, dan meningkat menjadi 79,67 di siklus kedua. Perlu ada penelitian lebih lanjut dari strategi pembelajaran ini, guna terciptanya perbaikan dan penyempurnaan hasil belajar siswa.
PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA POP UP BOOK, UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS IV-C SDN PENDEM 01 JUNREJO KOTA BATU yulianti
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya, tugas utama seorang guru kelas adalah membantu siswanya mendapatkan informasi, ide-ide, keterampilan-keterampilan, nilai-nilai, dan cara-cara berpikir serta cara-cara mengemukakan pendapat. Selain itu, hal yang perlu diperhatikan dalam pengajaran di kelas adalah bagaimana menciptakan sekaligus menjaga pembelajaran agar tetap dirasakan bermakna dan menyenangkan bagi siswa, sehingga stabilitas minat dan motivasi belajarnya tetap tinggi. Pengembangan pembelajaran melalui media berbentuk Pop-Up Book 3 Dimensi ini dilakukan untuk merangsang pemikiran tingkat tinggi di pembelajaran PPKn, dengan munculnya perilaku peserta didik dalam keaktifan, keterlibatan langsung Tujuan dari PTK ini adalah :mendeskripsikan pembelajaran menggunakan media Pop Up Book, dalam meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas IV-C SDN Pendem 01 Junrejo Kota, dan menganalisis hasilnya..Penggunaan media peraga Pop Up Book dengan strategi belajar kooperatif, telah mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV-C SDN Pendem 01 Junrejo Kota Batu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam pembelajaran PPKn.Hasil pengamatan yang juga telah dilakukan terhadap tes formatif belajar siswa, juga menunjukan perbaikan hasil, dengan rataan nilainya sebesar 82,36, dari 29 anak di kelas IV-C. Hal ini ditunjukkan dengan 26 siswa (89,66%) yang telah mampu mencapai nilai ≥75, sedangkan 3 (10,34%) anak lainnya lainnya masih belum mampu mencapai ketercapaian ketuntasan sesuai KKM. Perlu pengembangan strategi lainnya yang lebih efektif dalam penggunaan media peraga melalui Pop Up Book.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM)MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT) DI SDN TLEKUNG 02 KOTA BATU sari hartatik
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka dirancang sebagai bagian dari upaya Kemendikbudristek untuk mengatasi krisis belajar yang telah lama kita hadapi, dan menjadi semakin parah karena pandemi. Krisis ini ditandai oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, bahkan dalam hal yang mendasar seperti literasi membaca. Faktor penentu keberhasilan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar salah satunya adalah guru. Maka seorang guru harus memahami kurikulum secara komprehensif mulai dari konsep teori sampai dengan implementasinya di dalam kelas. Terdapat berbagai macam pelatihan yang biasa digunakan dalam In House Training adalah program pelatihan yang diselenggarakan di tempat peserta pelatihan atau di sekolah dengan mengoptimalkan potensi-potensi yang ada di sekolah, Tujuan PTS ini adalah mendeskripsikan Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Melalui In House Training (IHT) di SDN Tlekung 02 Kota Batu, dan menganalisis hasilnya. Melalui PTS ini peneliti telah berusaha meningkatkan kemampuan guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) melalui IHT di SD Negeri Tlekung 02 Kota Batu. Dalam penelitian ini IHT dilakukan dengan tiga langkah yaitu : (1) Perencanaan , (2) Pelaksanaan dan Observasi 3) Evaluasi IHT.Kegiatan IHT dapat meningkatkan kemampuan guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) melalui IHT di SD Negeri Tlekung 02 Kota Batu.dengan nilai pada siklus 1 mencapai 64 dan pada siklus 2 meningkat menjadi 81,60. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan pembelajaran inovatif dalam IKM yang sesuai standar proses pembelajaran.

Page 8 of 22 | Total Record : 216