cover
Contact Name
Nanang Dwi Ardi
Contact Email
wahanafisika@gmail.com
Phone
+62222004548
Journal Mail Official
wahanafisika@gmail.com
Editorial Address
Program Studi FISIKA FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Wahana Fisika : Jurnal Fisika dan Terapannya
ISSN : -     EISSN : 25491989     DOI : https://doi.org/10.17509/wafi
- Material physics - Instrumentation physics - Geophysics - Astronomy - Computational physics - Biophysics - Theoritical physics - another applied physics
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022): December" : 7 Documents clear
Sifat Fisis dan Mekanis Wood Plastic Composite Berbahan Serbuk Kayu Lamtoro dan Limbah Plastik Cindy Ayu Lestary; Azrul Azwar; Asifa Asri
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.50587

Abstract

Wood plastic composite (WPC) berbahan serbuk kayu lamtoro dan polipropilena dari limbah gelas plastik telah berhasil dipabrikasi untuk ukuran partikel 6 mesh dan 12 mesh dengan variasi rasio komposisi serbuk kayu terhadap plastik 30:70, 40:60, 50:50, 60:40, dan 70:40. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa secara umum, sifat fisis dan mekanis sampel WPC tersebut telah memenuhi Japanese Industrial Standards (JIS) A 5908-2003. Peningkatan rasio plastik terhadap serbuk kayu akan menyebabkan nilai kerapatan, modulus of elasticity (MOE), modulus of rupture (MOR), internal bonding (IB), dan kuat pegang sekrup cenderung meningkat, namun pengembangan tebal, kadar air, dan daya serap air akan cenderung menurun. Dari sampel WPC yang telah dibuat dan dilakukan pengujian, WPC dengan perbandingan komposisi serbuk kayu lamtoro terhadap polipropilena sebesar 30:70 memiliki kualitas terbaik.      Kata Kunci   :  Komposit kayu plastik; Kayu lamtoro; Polipropilena; Limbah plastik;
Identifikasi Keberadaan Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Elfa Nur Aildasari; Supriyadi Supriyadi; Taufik Nur Fitrianto
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.50827

Abstract

Keberadaan air tanah berada di kedalaman yang berbeda-beda tergantung pada kondisi lingkungan setempat sehingga proses pencarian sumber air tanah harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, artinya dampak yang ditimbulkan selama proses penelitian harus seminimal mungkin. Tujuan dari penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis keberadaan air tanah yang berada di Kecamatan Buayan terkait dengan kedalaman dan nilai resistivitas akuifer menggunakan permodelan 2D dengan software yang digunakan adalah software progress dan software rockwork, metode yang digunakan adalah konfigurasi Schlumberger. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa lapisan batu pasir ini diidentifikasi adanya keberadaan akuifer di jenis lapisan tanah dan ditemukan berada di semua titik datum yang mempunyai interval nilai tahanan jenis antara 2,37 – 10,09 ohm meter, lapisan pasir ini diidentifikasi adanya keberadaan akuifer di jenis lapisan tanah dan ditemukan berada di titik datum 2, titik datum 3 dan titik datum 5 yang mempunyai interval nilai tahanan jenis antara 20,09 – 21,74 ohm meter. Titik datum 1 dan 4 terdapat satu lapisan akuifer. Sedangkan untuk titik datum 2, 3 dan 5 terdapat dua lapisan akuifer. Persebaran air tanah dapat ditemukan di setiap lintasan titik lokasi penelitian di Kecamatan Buayan.
Identifikasi Zona Mineralisasi Emas di Desa Bhakti Mulya Kabupaten Bengkayang Menggunakan Metode Polarisasi Terimbas (Induced Polarization) Esau Cornelius; Muhardi Muhardi; Radhitya Perdhana; Muliadi Muliadi; Zulfian Zulfian
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.51259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi zona mineralisasi emas berdasarkan sebaran nilai resistivitas dan chargeability di Desa Bhakti Mulya, Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan alat Automatic Resistivity and IP System (ARES) dengan metode polarisasi terimbas konfigurasi dipol–dipol. Pengukuran dilakukan pada 4 lintasan dengan panjang masing-masing 72 m, dan spasi elektroda sejauh 3 m. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Res2Dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai resistivitas dan chargeability bawah permukaan daerah penelitian masing-masing sebesar 3,00 Ωm – 18.897 Ωm dan 7,00 msec – 537 msec. Hasil interpretasi menunjukkan zona mineralisasi emas diduga berasal dari endapan aluvial yang berada pada kedalaman lapisan 3 m – 20 m. Lapisan bawah permukaan pada daerah penelitian tersusun atas  lempung, lempung  pasiran, pasir, dan kerikil.
Analisis Sifat Elektronik LaFeO3 co-doping Gd dan Co menggunakan Density Functional Theory dengan Generalized Gradient Approximation-Perdew--Burkew--Ernzerhof revised for solids untuk Aplikasi Sensor Gas Aseton Hendi Haryadi; Edi Suprayoga; Endi Suhendi
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.51439

Abstract

An analysis of the electronic properties of the LaFeO3 couple doping Gd and Co for acetone gas sensors has been carried out using Density Functional Theory with Generalized Gradient Approximation-Perdew-Burkew-Ernzerhof revised for solids (GGA-PBEsol). Changes in the electronic properties resulting from the adsorption mechanism are discussed here. The simulation results show that the band gap energy for LaFeO3 co-doped Gd and Co before and when exposed to acetone gas molecules are ± 0.501 eV and ± 0.103 eV respectively, with adsorption energy of 0.458 eV. This change in band gap energy indicates that an adsorption-oxidation mechanism has occurred in the system, which is supported by the adsorption energy data. This mechanism is the basic mechanism for gas sensors to work. With this mechanism, LaFeO3 co-doping Gd and Co can be used as candidates for gas sensor applications, especially for acetone gas.
Struktur Kecepatan Gelombang Geser dan Ground Shear Strain Daerah Rawan Abrasi Bengkulu Utara, Indonesia Nanang Sugianto; Refrizon Refrizon; Irkhos Irkhos; Muhammad Muhsin Al-hakim
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.51893

Abstract

Abrasi telah menjadi ancaman yang serius bagi masyarakat di pesisir Pantai Kabupaten Bengkulu Utara. Berbagai parameter yang menyebabkan laju abrasi signifikan, salah satunya adalah kondisi geologi batuan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi geologi di sepanjang daerah rawan abrasi Kabupaten Bengkulu Utara yang didasari oleh distribusi nilai kecepatan gelombang geser (Vs) dan Ground Shear Strain (GSS) yang diperoleh dari hasil inversi HVSR seratus delapan puluh data mikrotremor. Hasil analisis mendapatkan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi batuan keras dari permukaan hingga kedalaman 30 meter. Material penyusun batuan diperkirakan adalah endapan pasir, lempung, kerikil, dan alluvium. Batuan cenderung berstruktur lunak, kaku hingga sedang yang berubah kepadatannya terhadap kedalaman dan memiliki gaya kohesi yang lemah. Dampaknya, sejalan dengan hasil analisis GSS, batuan ini sangat mudah mengalami deformasi seperti merekah, runtuh, amblas, dan jenis deformasi batuan lainnya. Perubahan garis pantai tidak hanya terjadi akibat pengikisan langsung dinding tanah oleh air laut tetapi juga akibat air laut mengangkut tanah atau batuan yang telah longsor dan runtuh ke bibir pantai sebelumnya.
Studi Sifat Optik dari Hasil Sintesis Grafena Oksida dengan Metode Ultrasonik Fadhillah Umar; Feli Cianda Adrin Burhendi
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.49740

Abstract

Salah satu limbah yang paling banyak dihasilkan adalah limbah baja debu EAF yang merupakan akibat proses peleburan baja dengan menggunakan teknologi EAF yang didalamnya terkandung besi oksida sebagai kandungan utama yang dapat diolah menjadi grafit. Dalam perkembangannya, grafit yang memiliki kandungan karbon dapat disintesis dengan cara oksidasi yaitu penggabungan unsur oksigen dengan senyawa atau pelepasan elektron dari partikel senyawa tersebut. Grafit disintesis menjadi lembaran oksida grafit tunggal yang dikelupas (exfoliated) di dalam air hingga terbentuk oksida grafena. Kemudian, oksida grafena kembali direduksi konsentrasi oksigennya hingga habis sampai mendapatkan lapisan grafena yang diyakini dapat menjadi prekursor dalam pembuatan grafena. Metode yang digunakan yaitu modifikasi metode Hummers dengan memanfaatkan ultrasonic probe dalam proses sintesis. Material yang telah disintesis dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis.
Kerangka Acuan Tidak Inertial dan Representasinya untuk Deskripsi Umum Gerak Benda dalam Mekanika Klasik Mohammad Arifin
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.52521

Abstract

Deskripsi umum dari gejala gerak dan penyebabnya dari suatu benda dapat diperoleh melalui representasi kerangka acuan dan model ruang atau sistem koordinat yang digunakan. Hukum-hukum Newtontentang gerak didefinisikan berlaku untuk sistem-sistem fisika dalam kerangka acuan inertial, namun demikian, ketiadaan kerangka acuan universal seperti dinyatakan dalam postulat relativitas khusus Einstein mengakibatkan deskripsi gerak suatu benda dapat dipandang seluruhnya berlangsung dalam kerangka acuan tidak inertial. Dalam tulisan ini, hukum-hukum Newton tentang gerak dinyatakan dalam representasi sistem koordinat umum untuk berbagai jenis keadaan fisis benda yang ditinjau, meliputi: gerak rotasi dalam kerangka acuan umum, persamaan Hamiltonian dan Lagrangian, prinsip usaha minimal (least action) dan teorema konservasi, baik untuk sistem konservatif dan non konservatif maupun umum dalam kerangka acuan tidak inertial. Konsekuensi keberlakuan postulat relativitas khusus dalam deskripsi umum gerak benda ditunjukkan dengan membahas transformasi besaran-besaran fisika untuk gerak mendekati kecepatan cahaya dalam ruang Minkowski dan hukum kekekalan materi-energi untuk keadaan gerak tersebut.Kata kunci: Kerangka acuan tidak inertial, representasi gerak, mekanika klasik, postulat teori relativitas khusus dan hukum kekekalan materi-energi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7