cover
Contact Name
SUCI FITRIANA PRAMUDYA WARDANI
Contact Email
sucipramudyawardani@gmail.com
Phone
+6281252961610
Journal Mail Official
sucipramudyawardani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jatibarang KM 8 Janegara Jatibarang Brebes 52261
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
JOMUSE: Journal of Health Community Services
ISSN : 30321158     EISSN : 30321158     DOI : -
Core Subject : Health,
The Institute for Research and Community Service (LPPM) STIKES Brebes has published JOURNAL OF HEALTH COMMUNITY SERVICES (JOMUSE), this journal is a form of publication from Tri Dharma College. The Journal of Community Service is published every year for 4 times which publish scientific articles for lecturers as academic material, health professional practice, and the latest science. This journal can be published from various secondary and primary data scientific articles, systematic reviews, literature reviews, quantitative and qualitative. JOURNAL OF HEALTH COMMUNITY SERVICES (JOMUSE) will decide on the publication of articles based on the reviewer and editorial stages. Editors will submit published or revised articles. The scope of the JOURNAL OF HEALTH COMMUNITY SERVICES (JOMUSE) can be seen based on the following aspects: Maternal and Child Health Reproductive Health Nutrition Health Services Management of Hospitals, Health Centers and Clinics Psychosocial Midwifery Pregnancy and Childbirth Mental Health
Articles 29 Documents
SOSIALISASI PEMANFAATAN MINYAK KELAPA SEBAGAI MINYAK PIJAT UNTUK IBU DAN BAYI Efrosina Ludovika Kalista; Marsela Renasari Presty; Marice Marice; Therecia Wijayati; Lina Astuty; Susanna Susanna; Intanwati Intanwati; Agnes Dwiana Widi Astuty; Youlenta Ernesontha; Trivina Trivina
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak Kelapa Murni dapat membantu pertumbuhan ekonomi tidak hanya di wilayah namun juga secara nasional di Indonesia. Meski demikian, masih banyak ditemukan potensi yang tidak dikembangkan secara maksimal oleh masing-masing wilayah. Salah satu yang hingga saat ini belum dapat dimaksimalkan adalah produk dari kelapa yang banyak di temui di Kalimantan Barat. Padahal produk olahan dari kelapa termasuk salah satu produk yang banyak diminta tidak hanya didalam negeri tapi juga sampai ke luar negeri. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan minyak kelapa sebagai minyak pijat untuk ibu dan bayi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi serta tahap pelaporan. Adapun hasil yang diperoleh yaitu sebelum dilakukan sosialisasi, masih banyak warga yang belum mengetahui fungsi dari minyak kelapa, selain itu pengetahuan ibu nifas terkait pijat oksitosin dengan tujuan memperlancar produksi ASI juga diketahui masih kurang begitu juga dengan penggunaan minyak kelapa dalam proses pemijatan tersebut. Namun setelah dilakukan sosialisasi, masyarakat memahami, bahwa selain menghasilkan gula dari kelapa, kelapa juga dapat memproduksi minyak kelapa murni yang dalam hal ini digunakan untuk minyak pijat terutama pada ibu dan bayi.
PENYULUHAN PENTINGNYA ASI PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK 0–7 HARI Mastina Mastina; Wahyu Ernawati
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data WHO tahun 2022 hanya 20% negeradi Dunia yang memberikan pemberi kerja menyediakan cuti melahirkan dalam tanggungan dan fasilitas untuk menyusui atau memerah asi, serta kurang dari separuh bayi dibawah umur 6 bulan yang mendapatkan ASI ekslusif. Cakupan ASI ekslusif Indonesia pada 2022 tercatat hanya 67,96%, sedangkan pada tahun 2021 mencapai angka 69,7%, berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa kita sebagai tenaga kesehatan harus memberikan dukungan yang lebih intensif agar cakupan angka ASI ekslusif tercapai sesuai dengan targer yang sudah ditentukan. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0 – 7 hari terhadap pentingnya ASI untuk kehidupan bayi . Metode: ceramah serta tanya jawab dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang Responden. Kesimpulan: penyuluhan tentang pentingnya ASI pada ibu yang memiliki anak 0 -7 hari diterima dengan baik dan lancar, responden aktif bertanya dan sangat antusias terhadap topik yang disampaikan. Saran: diharapkan penyuluhan tentang ASI lebih banyak dilakukan agar kualitas hidup dari anak lebih baik serta pemberian pemahaman tentang ASI sebaiknya dilakukan sejak dini agar ibu dapat mengetahui tentang ASI dan kebermanfaatannya.
PENERAPAN PERILAKU PENCEGAHAN KEBAKARAN PADA PEKERJA DI PT GALIH ESTETIKA Amalia, Yuli Desi; Nurdini, Nurdini
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan memiliki kewajiban untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, salah satunya yaitu melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya kebakaran dengan adanya sistem proteksi kebakaran. Tujuan kegiatan ini untuk melakukan observasi dan memeberikan edukasi kepada pekerja terkait upaya pencegahan kebakaran. Metode yang digunakan yaitu wawancara, observasi secara langsung terhadap sistem proteksi kebakaran serta memberikan penyuluhan kepada pekerja terkait pencegahan kebakaran. Kegiatan magang dilaksanakan bulan Februari 2024. Adapun kegiatan yang dilaksanakan selama kegiatan diantaranya melihat proses produksi seperti melakukan penyortiran ubi jalar, pencucian ubi jalar, proses pengupasan kulit ubi, mengayak tepung, mencari ktaminan pada tepung dan mengganti rentokil. Berdasarkan hasil identifikasi masalah didapatkan bahwa permasalahan yang ada adalah tidak tersedianya sistem proteksi aktif kebakaran yang lain seperti alarm, detektor kebakaran, sprinkle dan hydrant serta belum fahamnya pekerja terkait pencegahan kebakaran di tempat kerja. Sistem proteksi aktif kebakaran yang tersedia hanya APAR yang berjumlah 9 buah. Sebaiknya perlu adanya penambahan sistem proteksi aktif untuk mencegah risiko terjadinya kebakaran. Rekomendasi pemecahan masalah bagi pihak terkait adalah dengan cara melakukan penambahan sistem proteksi aktif kebakaran, membuat SOP khusus terkait sistem proteksi aktif kebakaran, melakukan pelatihan kebakaran serta perlu adanya ahli K3 yang tersertifikasi. Sebaiknya pengecekan APAR dilakukan 2 kali dalam setahun. Berdasarkan hasil identifikasi dan observasi dapat dismpulkan bahwa sistem proteksi aktif kebakaran di PT Galih Estetika Indonesia belum memenuhi syarat. Diharapkan laporan magang ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan evaluasi terkait sistem proteksi aktif kebakaran serta adanya kegiatan pelatiahan pada pekerja terkait pencegahan dan pengendalian kebakaran.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRA Martini, Martini; Puspitaningrum, Elisa Murti
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 4 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai oleh haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah bagi remaja laki-laki. Kesehatan reproduksi remaja meliputi fungsi, proses, dan sistem reproduksi remaja. Hal ini dapat menimbulkan konflik dalam diri remaja yang sering menimbulkan banyak tingkah laku yang aneh, canggung, dan kalau tidak dikontrol akan menimbulkan masalah akibat kurangnya pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi diantaranya perilaku seksual berisiko, penggunaan obat terlarang kehamilan yang tidak diinginkan (KTD), aborsi, perkawinan dan pernikahan dini, IMS atau PMS dan HIV/AIDS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja. Metode kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan secara langsung kepada kepada remaja putra yang berjumlah 35 orang. Diharapkan adanya kerja sama dan koordinasi antara pihak sekolah dengan puskesmas wilayah Wonosari untuk melanjutkan progam kesehatan reproduksi kepada remaja di MTS Muhammadiyah Wonosari.
EFEKTIVITAS EDUKASI MELALUI VIDEO TENTANG IMUNISASI TERHADAP PENGETAHUAN ORANG TUA Sari, Intan; Aquari, Bina; Amalia, Riski
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling berhasil, namun cakupan imunisasi global masih stagnan sebelum pandemi COVID-19. Pandemi menyebabkan gangguan besar pada sistem kesehatan global pada tahun 2020 dan 2021, mengakibatkan penurunan dramatis dalam cakupan imunisasi. Data WHO tahun 2023 menunjukkan bahwa cakupan imunisasi belum kembali ke tingkat tahun 2019. Penyuluhan kesehatan tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat. Beberapa studi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu balita setelah diberikan penyuluhan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu intervensi terkait pelaksanaan dan penyuluhan imunisasi di Klinik Bersalin dan Balai Pengobatan Anisa dengan menggunakan metode kualitatif. Kegiatan wawancara dan observasi dilakukan pada tanggal 13 Mei 2024 Jumlah total audience sebanyak 42 orang. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi tersebut, dapat disimpulkan bawah di Klinik Bersalin dan Balai Pengobatan Anisa dapat disimpulkan bahwa sebanyak 28 audience belum memahami jenis-jenis imunisasi, manfaat serta efek samping dari pemberian imunisasi. Berdasarkan hasil identifikasi masalah terkait edukasi tentang imunisasi di Klinik Bersalin dan Balai Pengobatan Anisa sebagian responden belum memahami tentang jenis-jenis imunisasi, mamfaat serta efek samping dari pemberian imunisasi. Saran untuk Klinik Bersalin dan Balai Pengobatan Anisa yaitu menerapkan edukasi secara konsisten dan berkelanjuatan tentang imunisasi.
PENYULUHAN PEMBERIAN ASI EKLUSIF 6 BULAN PERTAMA PADA BAYI Mastina, Mastina
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data WHO tahun 2022, hanya 20% negera di Dunia yang memberikan pemberi kerja menyediakan cuti melahirkan dalam tanggungan dan fasilitas untuk menyusui atau memerah ASI, serta kurang dari separuh bayi dibawah umur 6 bulan yang mendapatkan ASI ekslusif. Cakupan ASI ekslusif Indonesia pada 2022 tercatat hanya 67,96%, sedangkan pada tahun 2021 mencapai angka 69,7%, berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa kita sebagai tenaga kesehatan harus memberikan dukungan yang lebih intensif agar cakupan angka ASI ekslusif tercapai sesuai dengan targer yang sudah ditentukan. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0 – 7 hari terhadap pentingnya ASI untuk kehidupan bayi. Metode: ceramah serta tanya jawab dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang Responden. Kesimpulan: penyuluhan tentang pentingnya ASI pada ibu yang memiliki anak 0 -7 hari diterima dengan baik dan lancar, responden aktif bertanya dan sangat antusias terhadap topik yang disampaikan. Saran: diharapkan penyuluhan tentang ASI lebih banyak dilakukan agar kualitas hidup dari anak lebih baik serta pemberian pemahaman tentang ASI sebaiknya dilakukan sejak dini agar ibu dapat mengetahui tentang ASI dan kebermanfaatannya.
PROGRAM KREATIVITAS PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI DESA LAMBANG SARI Bahriyah, Fitriyani; Arlis, Izzawati; Rahayu, Restianingsih Putri; Putri, Anjeli Ratih Syamlingga; Maralis, Reni; Syahrial, Syahrial
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 2 (2024): MARET
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembangunan kesehatan, PHBS merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhatikan. Untuk meningkatkan perilaku positif pada masyarakat diperlukan adanya kesadaran, kemampuan, dan kemauan hidup sehat dari setiap penduduk, sehingga dapat terwujudnya derajat kesehatan secara optimal. Pembinaan PHBS merupakan upaya untuk menciptakan dan melestarikan perilaku hidup yang berorientasi pada kebersihan dan kesehatan di masyarakat. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mandiri mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan yang dihadapi. Pembinaan PHBS dapat dilakukan dalam bentuk program PHBS, program PHBS sebagai bentuk perwujudan pemberian pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi yang kondusif bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kesehatan. Pengabdian ini merupakan kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat yang dilaksakan di Desa Lambang Sari Kecamatan Lirik. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat. Bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah berupa penyuluhan dan penanaman pohon buah di halaman rumah. Melalui penyuluhan yang dilakukan masyarakat di Desa Lambang Sari mengerti mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat dan bersedia melkukan pola perilaku tersebut. Namun demikian masyarakat di Desa Lambang Sari masih membutuhkan perhatian lebih pada bidang kesehatan, terutama PHBS di lingkungan rumah.
SOSIALISASI PEMBUATAN BB BOOSTER UNTUK BALITA DENGAN BERAT BADAN RENDAH DI KABUPATEN BREBES Hartini, Sri
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi anak disebabkan oleh dua faktor yakni asupan makanan dan dalam makanan, baik yang dimakan dalam keluarga maupun makanan olahan daya beli keluarga, dan kebiasaan makan, persediaan makanan di rumah, kemiskinan, kurang pendidikan, kurang ketrampilan dan krisis ekonomi. Sedangkan faktor kesehatan meliputi pemeliharaan kesehatan, lingkungan fisik dan sosial serta penyakit infeksi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan dan pengasuhan dalam perawatan anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya memberikan asupan gizi yang baik bagi balita pada masa emas dan untuk membantu orang tua dalam memberikan makanan bergizi pada anak melalui BB Booster berbentuk snack yang terbuat dari pisang, telur dan santan. Metode pendekatan yang digunakan yaitu dengan sosialisasi yang dihadiri oleh Ibu yang memiliki Balita dengan berat badan sangat rendah yang berjumlah 20 orang. Sosialisasi yang diberikan dalam bentuk ceramah untuk menyampaikan informasi pencegahan stunting melalui BB Booster berupa snack dengan bahan pisang, telur dan santan melalui PowerPoint dan Demonstrasi singkat. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang pemberian makanan bergizi seimbang pada balita terutama pada balita dengan berat badan sangat rendah.
EDUKASI TENTANG GIZI PADA IBU MENYUSUI DI KELURAHAN ANDURING KOTA PADANG Rahmah, Lili Fitriati
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu merupakan nutrisi terpenting yang diperoleh ketika pertama kali bayi lahir karena mengandung nilai gizi yang sangat tinggi dimana sifat ASI yang mudah diserap oleh tubuh bayi sehingga membantu pertumbuhan dan perkembangan serta memberikan zat kekebalan tubuh yang akan melindungi dari berbagai jenis penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan bayi sehingga dapat menurunkan angka kejadian alergi, gangguan pernafasan, diare dan obesitas pada bayi. Pemenuhan gizi seimbang pada ibu menyusui sangat penting untuk dipahami para orang tua, sehingga perlu dilakukan edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang pentingnya mengonsumsi makanan yang bergizi sehingga bayi dapat tumbuh sehat dan terlindungi dari berbagai macam penyakit atau infeksi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara penyuluhan tentang pentingnya mengonsumsi makanan yang bergizi pada ibu menyusui. Subjek pengabdian adalah ibu menyusui sebanyak 20 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah Pengetahuan ibu meningkat yaitu dari 4 orang (20%) yang pengetahuannya baik meningkat menjadi 16 orang (80%). Dengan adanya Kegiatan ini, diharapkan dapat membantu ibu memahami asupan gizi yang baik bagi ibu menyusui.

Page 3 of 3 | Total Record : 29