cover
Contact Name
Putri Nabhani Nurany
Contact Email
putrinabhani@uinsgd.ac.id
Phone
+6285838748894
Journal Mail Official
jops@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Jl. A.H. Nasution No. 105, Bandung, 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Psychology Students
ISSN : 28300998     EISSN : 29622352     DOI : https://doi.org/10.15575/jops
Core Subject : Education, Social,
Journal of Psychology Students is an open access and peer-reviewed journal for psychology students. JoPS currently managed by highly motivated students of the Faculty of Psychology UIN Sunan Gunung Djati Bandung. JoPS is published twice a year on May and November. This journal welcomes any research methodologies (i.e. quantitative, qualitative, mixed method) as long as it meets the standard publication of this journal. JoPS is here to give students the opportunity to experience their first steps to become researchers. Our focus and scope including Cognitive Psychology, Developmental Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychological Measurement, Biopsychology and other psychological fields.
Articles 69 Documents
Pemaknaan Kebersyukuran Bagi Buruh Angkut Barang di Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda Fung, Ezra Tien; Deslia, Selina; Ruga, Stella Adelia; Safira, Emanuella; Jhovianda, Jhovianda
Journal of Psychology Students Vol 3, No 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kebersyukuran di kalangan buruh angkut barang di Pelabuhan Sungai Kunjang, Samarinda. Kebersyukuran dianggap sebagai salah satu bentuk ekspresi kebahagiaan yang berhubungan dengan kesejahteraan individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan empat subjek penelitian yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi, coding, dan kategorisasi sesuai tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruh angkut di Pelabuhan Sungai Kunjang, Samarinda, memaknai kebersyukuran melalui empat aspek utama: intensitas, frekuensi, rentang, dan kepadatan syukur. Intensitas syukur mencerminkan perasaan mendalam terhadap kebersamaan di tempat kerja. Frekuensi syukur terkait seberapa sering mereka bersyukur, terutama berkaitan dengan kebutuhan keluarga dan keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah. Rentang syukur mencakup berbagai sumber, seperti dukungan keluarga dan rekan kerja. Kepadatan syukur mengacu pada jumlah individu atau hal yang memicu rasa syukur mereka.
Pengaruh Kontrol Diri dan Persepsi tentang Gaya Hidup Influencer terhadap Perilaku Konsumtif pada Dewasa Awal Virginia, Shafira; Sulianti, Ambar; Natanael, Yonathan
Journal of Psychology Students Vol 3, No 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37799

Abstract

Fenomena influencer di era sekarang dapat menjadi pemicu munculnya perilaku konsumtif bagi para pengikutnya. Para pengikut akan tertarik untuk memiliki barang dan gaya hidup yang sama dengan sang influencer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kontrol diri dan persepsi tentang gaya hidup influencer terhadap perilaku konsumtif dewasa awal pengguna social media. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sebanyak 171 dengan karakteristik berusia 18-25 tahun, pengguna aktif social media dan penggemar boygroup NCT didapatkan dengan convinience sampling. Hasil penelitian dengan analisis regresi berganda menghasilkan nilai F = 178.462 dan signifikan p < 0.005 menunjukkan terdapat pengaruh kontrol diri dan persepsi tentang gaya hidup influencer terhadap perilaku konsumtif dengan nilai koefisien determinasi 0.669 atau sebesar 66.9%. Secara terpisah, persepsi tentang gaya hidup influencer berpengaruh secara positif terhadap perilaku konsumtif, sedangkan kontrol diri berpengaruh secara negatif terhadap perilaku konsumtif. Agar terhindar dari perilaku konsumtif dapat dilakukan dengan cara meminimalisir penggunaan social media dan lebih mengontrol diri ketika hendak melakukan pembelian.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap School Burnout Siswa di SMA Muhammadiyah 8 Palembang Anggraini, Ira Novri; Damayanti, Kusumasari Kartika Hima
Journal of Psychology Students Vol 3, No 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37407

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang pengaruh kecerdasan emosional terhadap school burnout di kalangan siswa yang dapat memengaruhi kesejahteraan dan prestasi akademik. School burnout ditandai dengan kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan prestasi. Hal ini menjadi perhatian global dalam pendidikan. Kecerdasan emosional, yang mencakup kemampuan mengelola emosi dan hubungan sosial, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif burnout. Metode penelitian yang digunakan adalah non eksperimental dengan pengumpulan data melalui kuesioner, yaitu Trait Emotional Intelligence Questionnaire Short Form (TEIQue-SF) dan School Burnout Inventory (SBI) versi Bahasa Indonesia. Sampel terdiri dari 150 siswa di SMA Muhammadiyah 8 Palembang, dengan populasi 240 siswa. Analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap school burnout. Semakin tinggi tingkat kecerdasan emosional, semakin rendah tingkat school burnout yang dialami siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berkontribusi sebesar 2,9% terhadap pengurangan school burnout. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kecerdasan emosional untuk mengurangi risiko school burnout pada siswa, yang dapat berimplikasi positif pada kesejahteraan dan prestasi akademik mereka.
Dinamika Identitas Etnis Arab dalam Komunitas Etnis Sunda Tasya, Alya; Marshal, Amoza; Hasya, Athaya; Hasbi, Fahreinsya; Fridayanti, Fridayanti
Journal of Psychology Students Vol 3, No 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37519

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman etnis, bahasa, agama, dan budaya yang tinggi. Etnis Arab di Indonesia masih memegang teguh ajaran Islam dan tradisi mereka, terutama dalam adat pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana etnis Arab di Indonesia, khususnya di wilayah Sunda, mempertahankan identitas budaya mereka sambil beradaptasi dengan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengeksplorasi elemen-elemen kunci dari identitas budaya etnis Arab yang dipertahankan, proses adaptasi budaya dalam konteks sosial Sunda, dan dinamika interaksi sosial antara kedua komunitas. Temuan menunjukkan bahwa identitas budaya etnis Arab tetap kuat melalui penerapan norma-norma agama dan tradisi dalam kehidupan sehari-hari, sementara proses akulturasi dengan budaya Sunda terjadi secara harmonis dan saling menguntungkan.
Evaluasi Psikometrik Alat Ukur Taubat Terhadap Mahasiswa Solihah, Safira Luthfiyatus; Reza, Sohibul; Azizah, Ghefira Nur; Indriyani, Reva; Indriani, Rekha Fitria; Tahrir, Tahrir
Journal of Psychology Students Vol 3, No 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37446

Abstract

Taubat merupakan salah satu cara bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, namun hingga kini belum ada alat ukur spesifik untuk mengukur konsep ini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur taubat yang dapat digunakan dalam berbagai penelitian mendatang. Dengan pendekatan mixed methods, penelitian melibatkan 200 mahasiswa dan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dengan 32 item. Analisis data dilakukan melalui Excel, SPSS, dan Lisrel. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item valid (r ≥ 0,50), meskipun dua item memiliki korelasi rendah (r < 0,30). Uji validitas klasik menunjukkan dimensi pertama dan ketiga valid (r > 0,60). Uji reliabilitas menunjukkan konsistensi sangat tinggi (α > 0,90). Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat ukur yang dikembangkan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik untuk mengukur taubat sebagai konstruksi psikologis.
Resiliensi Atlet Penyandang Tuna Daksa Non Bawaan di NPCI (National Paralympic Commitee Indonesia) Kota Padang Wildayati, Rini; Fitriana, Dewi; Octavia, Indah Andika
Journal of Psychology Students Vol 3, No 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.34801

Abstract

Individu yang awalnya memiliki kondisi fisik normal kemudian menjadi tunadaksa non-bawaan akan mudah mengalami gangguan psikologis, seperti tidak percaya diri, mudah putus asa serta kehilangan ambisi untuk masa depan. Namun, hal ini berbeda bagi kedua subjek penelitian yang menjadi penyandang disabilitas sejak usia muda. Meskipun demikian, mereka tidak menyerah dan bahkan berhasil meraih berbagai prestasi, salah satunya sebagai atlet tunadaksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses resiliensi serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah atlet tunadaksa non-bawaan yaitu, AI dan IAF. Berdasarkan hasil penelitian AI dan IAF hanya memiliki empat proses resiliensi, yaitu menganalisis masalah, empati, efikasi diri, dan pencapaian atau peningkatan aspek positif. Aspek resiliensi yang tidak dimiliki adalah regulasi emosi, mengontrol impuls, dan optimis. Terdapat tiga faktor yang memengaruhi AI dan IAF dalam resiliensi. Pertama, faktor individu, berupa keinginan yang kuat untuk bangkit serta dorongan spiritual. Kedua, faktor keluarga, terutama orang tua. Ketiga, faktor eksternal, berupa dukungan dari komunitas khusus disabilitas yaitu NPCI Kota Padang.
Resiliensi Atlet Penyandang Tuna Daksa Non Bawaan di NPCI (National Paralympic Commitee Indonesia) Kota Padang Wildayati, Rini; Fitriana, Dewi; Octavia, Indah Andika
Journal of Psychology Students Vol. 3 No. 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.34801

Abstract

Individu yang awalnya memiliki kondisi fisik normal kemudian menjadi tunadaksa non-bawaan akan mudah mengalami gangguan psikologis, seperti tidak percaya diri, mudah putus asa serta kehilangan ambisi untuk masa depan. Namun, hal ini berbeda bagi kedua subjek penelitian yang menjadi penyandang disabilitas sejak usia muda. Meskipun demikian, mereka tidak menyerah dan bahkan berhasil meraih berbagai prestasi, salah satunya sebagai atlet tunadaksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses resiliensi serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah atlet tunadaksa non-bawaan yaitu, AI dan IAF. Berdasarkan hasil penelitian AI dan IAF hanya memiliki empat proses resiliensi, yaitu menganalisis masalah, empati, efikasi diri, dan pencapaian atau peningkatan aspek positif. Aspek resiliensi yang tidak dimiliki adalah regulasi emosi, mengontrol impuls, dan optimis. Terdapat tiga faktor yang memengaruhi AI dan IAF dalam resiliensi. Pertama, faktor individu, berupa keinginan yang kuat untuk bangkit serta dorongan spiritual. Kedua, faktor keluarga, terutama orang tua. Ketiga, faktor eksternal, berupa dukungan dari komunitas khusus disabilitas yaitu NPCI Kota Padang.
Pemaknaan Kebersyukuran Bagi Buruh Angkut Barang di Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda Fung, Ezra Tien; Deslia, Selina; Ruga, Stella Adelia; Safira, Emanuella; Jhovianda, Jhovianda
Journal of Psychology Students Vol. 3 No. 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kebersyukuran di kalangan buruh angkut barang di Pelabuhan Sungai Kunjang, Samarinda. Kebersyukuran dianggap sebagai salah satu bentuk ekspresi kebahagiaan yang berhubungan dengan kesejahteraan individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan empat subjek penelitian yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi, coding, dan kategorisasi sesuai tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruh angkut di Pelabuhan Sungai Kunjang, Samarinda, memaknai kebersyukuran melalui empat aspek utama: intensitas, frekuensi, rentang, dan kepadatan syukur. Intensitas syukur mencerminkan perasaan mendalam terhadap kebersamaan di tempat kerja. Frekuensi syukur terkait seberapa sering mereka bersyukur, terutama berkaitan dengan kebutuhan keluarga dan keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah. Rentang syukur mencakup berbagai sumber, seperti dukungan keluarga dan rekan kerja. Kepadatan syukur mengacu pada jumlah individu atau hal yang memicu rasa syukur mereka.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap School Burnout Siswa di SMA Muhammadiyah 8 Palembang Anggraini, Ira Novri; Damayanti, Kusumasari Kartika Hima
Journal of Psychology Students Vol. 3 No. 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37407

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang pengaruh kecerdasan emosional terhadap school burnout di kalangan siswa yang dapat memengaruhi kesejahteraan dan prestasi akademik. School burnout ditandai dengan kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan prestasi. Hal ini menjadi perhatian global dalam pendidikan. Kecerdasan emosional, yang mencakup kemampuan mengelola emosi dan hubungan sosial, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif burnout. Metode penelitian yang digunakan adalah non eksperimental dengan pengumpulan data melalui kuesioner, yaitu Trait Emotional Intelligence Questionnaire Short Form (TEIQue-SF) dan School Burnout Inventory (SBI) versi Bahasa Indonesia. Sampel terdiri dari 150 siswa di SMA Muhammadiyah 8 Palembang, dengan populasi 240 siswa. Analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap school burnout. Semakin tinggi tingkat kecerdasan emosional, semakin rendah tingkat school burnout yang dialami siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berkontribusi sebesar 2,9% terhadap pengurangan school burnout. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kecerdasan emosional untuk mengurangi risiko school burnout pada siswa, yang dapat berimplikasi positif pada kesejahteraan dan prestasi akademik mereka.
Evaluasi Psikometrik Alat Ukur Taubat Terhadap Mahasiswa Solihah, Safira Luthfiyatus; Reza, Sohibul; Azizah, Ghefira Nur; Indriyani, Reva; Indriani, Rekha Fitria; Tahrir, Tahrir
Journal of Psychology Students Vol. 3 No. 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37446

Abstract

Taubat merupakan salah satu cara bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, namun hingga kini belum ada alat ukur spesifik untuk mengukur konsep ini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur taubat yang dapat digunakan dalam berbagai penelitian mendatang. Dengan pendekatan mixed methods, penelitian melibatkan 200 mahasiswa dan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dengan 32 item. Analisis data dilakukan melalui Excel, SPSS, dan Lisrel. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item valid (r ≥ 0,50), meskipun dua item memiliki korelasi rendah (r < 0,30). Uji validitas klasik menunjukkan dimensi pertama dan ketiga valid (r > 0,60). Uji reliabilitas menunjukkan konsistensi sangat tinggi (α > 0,90). Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat ukur yang dikembangkan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik untuk mengukur taubat sebagai konstruksi psikologis.