cover
Contact Name
Ikha Sulis Setyaningrum
Contact Email
Ikha_taripgmi@uin-malang.ac.id
Phone
+6282350737578
Journal Mail Official
ibtidaiyah@uin-malang.ac.id
Editorial Address
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
IBTIDAIYYAH : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : -     EISSN : 2828531X     DOI : https://doi.org/10.18860
Core Subject : Religion, Education,
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, baik literatur (library research) maupun lapangan (field research), dengan berbagai pendekatan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun di bulan Januari-Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember. Bahasa yang digunakan adalah Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 101 Documents
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR MATERI BANGUN DATAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SD ISLAM BANI HASYIM Azahra, Dila Fitri
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 4 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i4.15967

Abstract

The development of a picture storybook based on ethnomathematics of traditional houses was carried out to improve the mathematical literacy of first-grade students at SD Islam Bani Hasyim, specifically on the topic of flat shapes. The book was designed as a contextual learning medium that incorporates local cultural elements such as traditional houses: Joglo Bucu, Bapang, Tengger, and Lopo Boti. This research used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects were students from class I-B. Data collection techniques included interviews, validation questionnaires (from media, material, language, and instructional experts), pre-tests and post-tests, and student response questionnaires. The data were analyzed both qualitatively and quantitatively. Validation results showed scores of 84.29% (media expert), 71.67% (material expert), 81.43% (language expert), and 90% (instructional expert). Student responses reached 94.8% in the small group trial and 90.73% in the large group trial. The average student score increased from 56.09 (pre-test) to 82.04 (post-test). Improvements were also evident in the mathematical literacy indicators: formulating information (increased by 11%), applying strategies (17%), and interpreting solutions (16%). It can be concluded that the ethnomathematics-based picture storybook is highly valid, practical, and effective in improving students’ mathematical literacy. ABSTRAK Pengembangan buku cerita bergambar berbasis etnomatematika rumah adat dilakukan untuk meningkatkan literasi matematis siswa kelas I SD Islam Bani Hasyim pada materi bangun datar. Buku dikembangkan sebagai media pembelajaran kontekstual yang memuat unsur budaya lokal, seperti rumah adat Joglo Bucu, Bapang, Suku Tengger, dan Lopo Boti. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas I-B. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket validasi (ahli media, materi, bahasa, dan pembelajaran), pre-test dan post-test, serta angket respon siswa. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan skor sebesar 84,29% (ahli media), 71,67% (ahli materi), 81,43% (ahli bahasa), dan 90% (ahli pembelajaran). Respon siswa pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 94,8%, dan pada kelompok besar sebesar 90,73%. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 56,09 (pre-test) menjadi 82,04 (post-test). Peningkatan juga terlihat pada indikator literasi matematis: merumuskan informasi (naik 11%), menerapkan strategi (naik 17%), dan menafsirkan solusi (naik 16%). Dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar berbasis etnomatematika rumah adat sangat valid, praktis, dan mampu dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM MENINGKATKAN KARAKTER KREATIF DI MI AL FATTAH KOTA MALANG Hidayah, Ananadya Lailatul
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 4 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i4.15970

Abstract

The Pancasila Student Profile is an initiative aimed at improving the quality of education in Indonesia through character development. Value and character education are essential for balancing technological advancement with human development in the global era. The role of parents in assisting students and academic pressure can hinder creativity. This study aims to analyze (1) the implementation of the Strengthening of the Pancasila Student Profile Project (P5) at MI Al Fattah Malang City, (2) the challenges faced by teachers during the implementation of P5, and (3) the solutions provided by the school to address these challenges. The research employs a qualitative method with a phenomenological approach, where data is collected through interviews, observations, and documentation from students, teachers, and the curriculum deputy head. Data analysis follows the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data collection, condensation, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that (1) the implementation of P5 in the 4th grade at MI Al Fattah consists of planning, execution, and assessment stages; (2) challenges faced by teachers are categorized into internal and external; (3) solutions provided by the school include training for teachers, adequate facility provision, and necessary tools and materials for P5 implementation. This study is expected to offer insights into student character development through P5 implementation. ABSTRAK Profil Pelajar Pancasila adalah inisiatif untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia melalui pengembangan karakter. Pendidikan nilai dan karakter diperlukan untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan perkembangan manusia di era global. Peran orang tua dalam tugas siswa serta tekanan akademik dapat menghambat kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MI Al Fattah Kota Malang, (2) Tantangan yang dihadapi guru selama implementasi P5, dan (3) Solusi yang diberikan oleh sekolah untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari siswa, guru, dan wakil kepala kurikulum. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi P5 di kelas 4 MI Al Fattah terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian; (2) tantangan yang dihadapi guru terbagi menjadi kategori internal dan eksternal; (3) solusi yang diambil sekolah meliputi pelatihan untuk guru, penyediaan fasilitas yang memadai, serta alat dan bahan untuk pelaksanaan P5. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengembangan karakter siswa melalui implementasi P5.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA KELAS 3 MELALUI KEGIATAN TAZKYATUN NAFS DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL ULUM ARJOSARI Azmi, Ilham Fairuz
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 4 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i4.15987

Abstract

This study aims to identify the form of tazkyatun nafs activities, the role of teachers in forming religious character, and the challenges faced by teachers. The research method used is qualitative with a descriptive approach, which includes interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that tazkyatun nafs activities, consisting of tahalli and takhalli, are effective in improving students' religious character. The role of teachers as facilitators and motivators is very important in creating a conducive atmosphere, providing instructions, providing motivation to students, providing an understanding of the importance of tazkyatun nafs activities, and disciplining students. Something that keeps teachers motivated to carry out their duties as facilitators and motivators of activities is when teachers see the results and development of students' religious character. This research is expected to contribute to the development of character education at the elementary school level, and can reduce cases of juvenile delinquency which are currently rampant, especially at the secondary school level. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kegiatan tazkyatun nafs, peran guru dalam pembentukan karakter religius, serta tantangan yang dihadapi oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tazkyatun nafs, yang terdiri dari tahalli dan takhalli, efektif dalam meningkatkan karakter religius siswa. Peran guru sebagai fasilitator dan motivator sangat penting dalam menciptakan suasana kondusif, memberikan instruksi, memberikan motivasi pada siswa, memberikan pemahaman tentang pentingnya kegiatan tazkyatun nafs, serta mendisiplinkan siswa. Sesuatu yang menjadikan guru tetap termotivasi untuk menjalankan tugasnya sebagai fasilitator sekaligus motivator kegiatan adalah ketika guru melihat hasil dan perkembangan karakter religius siwa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan karakter di jenjang sekolah dasar, serta dapat mengurangi kasus kenakalan remaja yang sedang marak terjadi terutama pada timgkat sekolah menengah.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA KELAS IV MATERI HAK DAN KEWAJIBAN Najahah, Umniyatun
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 4 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i4.16006

Abstract

This study aims to determine the implementation of differentiated learning and its effect on the critical thinking skills and collaboration skills of fourth grade students in the Pancasila education subject on the material of rights and obligations. The study used a quantitative experimental approach with a One Group Pretest-Posttest Design. The subjects of the study were fourth grade students of SD Negeri 3 Madiredo. The instruments used were pretest and post-test questions to measure critical thinking skills and peer questionnaires to measure collaboration skills. The results of the study showed that the implementation of differentiated learning was in accordance with the syntax and principles of student-centered learning. In addition, differentiated learning has been shown to improve students' critical thinking skills by encouraging them to think actively, evaluate, and solve problems innovatively. This learning also improves students' collaboration skills, as demonstrated through active participation, effective communication, and increased responsibility and cooperation in groups. Thus, differentiated learning has proven effective in optimally stimulating students' critical thinking skills and collaboration skills. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi serta pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV dalam mata pelajaran pendidikan pancasila materi hak dan kewajiban. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 3 Madiredo. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest dan post-test untuk mengukur keterampilan berpikir kritis serta kuesioner sejawat untuk mengukur kemampuan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi telah sesuai dengan sintak dan prinsip pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan mendorong mereka untuk berpikir aktif, mengevaluasi, dan menyelesaikan masalah secara inovatif. Pembelajaran ini juga meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif, komunikasi yang efektif, serta meningkatnya tanggung jawab dan kerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam menstimulasi keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi siswa secara optimal.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERBASIS PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) DALAM LITERASI NUMERASI KELAS IV MIN KUDUS Herwani, Suci -
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 3 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i3.17919

Abstract

Numeracy literacy is one of the main focuses in the implementation of the independent curriculum. However, students in class IV MI Negeri Kudus do not have good numeracy literacy skills. The purpose of this study is to analyze the implementation, supporting and inhibiting factors in the implementation of the Realistic Mathematics Education (RME) learning model based on the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in numeracy literacy. The research method used descriptive qualitative. The subject of this research is fourth grade mathematics educators. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. Data validity test uses credibility test and dependability test. Data analysis techniques through three steps, namely data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study show that 1) The implementation of the RME model based on the TaRL approach in numeracy literacy is going well, students are able to solve narrative-based problems or HOTS questions that emphasize understanding numeracy literacy in the independent curriculum. 2) Supporting factors in the implementation of the RME model based on the TaRL approach in numeracy literacy in grade IV, namely, deep involvement of teachers, involvement of students, support from schools, and a supportive learning environment. While the inhibiting factors are curriculum changes, diverse levels of understanding of students, and time constraints. ABSTRAK Literasi Numerasi merupakan salah satu fokus utama dalam pelaksanaan kurikulum merdeka. Namun peserta didik di kelas IV MI Negeri Kudus belum memiliki kemampuan literasi numerasi yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan, faktor pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbasis pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam literasi numerasi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pendidik matematika kelas IV. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan uji credibility dan uji dependability. Teknik analisis data melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan model RME berbasis pendekatan TaRL dalam literasi numerasi ini berjalan dengan baik, peserta didik mampu menyelesaikan soal berbasis narasi atau soal HOTS yang ditekankan pada pemahaman literasi numerasi di kurikulum merdeka. Terdapat tiga tahap pelaksanaan pembelajaran yakni tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. 2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan model RME berbasis pendekatan TaRL dalam literasi numerasi di kelas IV yakni, keterlibatan pendidik yang mendalam, keterlibatan peserta didik, dukungan dari sekolah, dan lingkungan belajar yang mendukung. Sedangkan faktor penghambatnya adalah adanya perubahan kurikulum, tingkat pemahaman peserta didik yang beragam, dan keterbatasan waktu
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN RUMAH LISTRIK ENERGI ALTERNATIF PADA PELAJARAN IPAS MATERI HEMAT ENERGI KELAS VI DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) 2 JEMBER Ni'ma Maulidatul Munawaroh, Ni'ma Ni'ma
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 3 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i3.17988

Abstract

The development of alternative energy electric house learning media that has been validated by the validators was then tested on class VI students of Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jember. The purpose of this study was to develop alternative energy electric house learning media in the science lesson on energy saving material for class VI. The type of research used is the method Research and Development (R&D) with the ADDIE model, the stages are:Analysis, design, Development, Implementation, And Evaluation. Data collected by observation, questionnaire interviews, and documentation. Data analysis was carried out qualitatively and quantitatively. The product resulting from this research and development is an alternative energy electricity home learning media for energy saving material for class VI at Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jember. The results of the feasibility of the alternative energy electricity home learning media, namely the media expert validation test 91%, the material expert validation test 93%, and the learning expert validation test 93% which means it is categorized as very feasible to be tested. The results of student responses to the use of alternative energy electricity home media in the science lesson for class VI of Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jember received a percentage of 91.78% with a category that is feasible to be applied. It can be concluded that the alternative energy electricity home learning media is very valid and feasible to be applied in improving student learning outcomes. ABSTRAK Pengembangan media pembelajaran rumah listrik energi alternatif yang sudah divalidasi oleh para validator kemudian diuji cobakan kepada peserta didik kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jember Tujuan penelitian ini ada untuk mengembangkan media pembelajaran rumah listrik energi alternatif pada pelajaran IPAS materi hemat energi kelas VI. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, tahapannya yaitu: Analysis, design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data yang dikumpulkan dengan observasi, wawancara angket, dan dokumentasi. Data analisis dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini adalah media pembelajaran rumah Listrik energi alternatif materi hemat energi kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jember. Hasil kelayakan media pembelajaran rumah Listrik energi alternatif yakni uji validasi ahli media 91%, uji validasi ahli materi 93%, dan uji validasi ahli pembelajaran 93% yang berarti masuk kategori sangat layak untuk diuji cobakan. Hasil respon peserta didik terhadap penggunaan media rumah listrik energi alternatif pada pelajaran IPAS kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jember mendapat presentase 91,78% dengan kategori layak untuk diterapkan. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran rumah listrik energi alternatif sangat valid dan layak untuk diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
MENGUPAS TUNTAS ASPEK SOSIAL DAN LINGKUNGAN: Kegiatan Ekonomi dalam Pembelajaram IPS di Kelas V Syamsiah, Dinda Nur; Tri, Nabila; Wahyuningsih, Yona
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 4 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i4.19692

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membangun karakter dan kesadaran sosial siswa, terutama dalam memahami hubungan antara manusia, aktivitas ekonomi, dan lingkungan. Pada kelas V, materi yang berkaitan dengan ekonomi tidak hanya mencakup aspek produksi, distribusi, dan konsumsi, tetapi juga mencakup efek sosial dan lingkungan yang menyertainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif aspek sosial dan lingkungan dalam aktivitas ekonomi serta meneliti cara pengintegrasiannya dalam pengajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi pustaka sistematis (Systematic Literature Review) pada sumber ilmiah seperti jurnal pendidikan, buku ajar, dan panduan kurikulum yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi sangat terkait dengan interaksi sosial dalam masyarakat serta aktivitas lingkungan, sehingga pengajaran IPS yang berbasis konteks dan proyek dapat mengembangkan pemahaman kritis siswa mengenai nilai-nilai sosial, ekonomi berkelanjutan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kesimpulannya, pengintegrasian aspek sosial dan lingkungan dalam pengajaran IPS tidak hanya memperdalam pemahaman siswa, tetapi juga memperkuat pengembangan karakter yang peduli sosial, kemampuan berpikir kritis, serta sikap bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan, sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan dasar yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN AUGMENTED REALITY PADA MATERI BANGUN RUANG KELAS VI DI UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN PEKOREN 1 KABUPATEN PASURUAN fatmawati, reiza dwi
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 3 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i3.19709

Abstract

This research and development aims to produce products in the form of Augmented Reality learning media in classroom building materials VI, to determine the feasibility and practicality of Augmented Reality learning media in classroom building materials VI at the UPT Education Unit SDN Pekoren 1 Pasuruan Regency. This study uses the research and development (RnD) method with the ADDIE model. The data collection techniques used were observation, interviews, and questionnaires. This research obtained results in the form of products developed in the form of applications that contain materials for building classrooms VI with the help of picture cards to bring up 3D, media feasibility through validation tests of media experts and subject matter experts with an average of 95%, media practicality through the response test of learning experts and students with an average of 94%. It can be concluded that Augmented Reality learning media is very feasible and practical to be used to increase students' interest in learning. ABSTRAK Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran Augmented Reality pada materi bangun ruang kelas VI, untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran Augmented Reality pada materi bangun ruang kelas VI di UPT Satuan Pendidikan SDN Pekoren 1 Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RnD) dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan angket. Penelitian ini memperoleh hasil berupa produk yang dikembangkan berupa aplikasi yang memuat materi bangun ruang kelas VI dengan bantuan kartu bergambar untuk memunculkan 3D, kelayakan media melalui uji validasi ahli media dan ahli materi dengan rata-rata sebesar 95%, kepraktisan media melalui uji respon ahli pembelajaran dan peserta didik dengan rata-rata sebesar 94%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Augmented Reality sangat layak dan praktis digunakan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V MIN 1 TAPANULI UTARA KECAMATAN PAHAE JAE Pakpahan, Nuraisya; Hilda, Lelya; Siregar, Sakinah
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 3 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i3.19792

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajara IPA disebabkan kurangnya penggunanan model pembelajara yang bervariasi sehingga siswa belum sepenuhnya dapat memahami pembelajaran. Dalam hal ini perlu dilakukan penggunaan model Kooperatif Tipe Picture and Picture, supaya hasil belajar peserta didik meningkat.Penelitian ini bertujuan apakah dengan digunakanya model pembelajara Kooperatif Tipe Picture and Picture dapat meingkatkan hasil belajar siswa kelas V MIN 1 Tapanuli Utara. Dan mengetahui bagaimana respon peserta didik terhadap model Kooperatif Tipe Picture and Picture dalam mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian yang bersifat reflektif dengan menggunakan tindakan-tindakan untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil belajar siswa, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MIN 1 Tapanuli Utara dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi aktivitas siswa, serta dokumentasi selama proses pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelotian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe Picture and Picture dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa secara signifika. Pada kondisi awa (pra tindakan), nilai rata-rata kelas masih dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan hanya sebagian kecil siswa yang mencapai ketuntasan. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan hasil belajar meskipun belum mencapai ketuntasan secara keseluruhan. Pada siklus II setelah dilakukan perbaikan berdasarkan refleksi siklus I, peningkatan hasil belajar semakin terlihat, baik dari segi nilai rata-rata kelas maupun jumlah siswa yang mencapai KKM. Selain itu observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan partisipasi, kerja sama dan antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran. Teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan mencari ratarata kelas (mean) dan teknik persentase. hasil belajar siswa pada nilai rata-rata siswa pada pra siklus adalah 49,1 dengan persentase ketuntasan 18%, kemudian pada siklus 1 pertemuan 1 pada soal postest juga meningkat dengan rata-rata 60,5, dan persentase ketuntasannya 22%. Selanjutnya pada siklus 1 pertemuan 2 soal postest juga mengalami peningkatan nilai rata rata 69,1, dengan nilai persentase ketuntasan 40%. Selanjutnya siklus 2 pertemuan 1 soal postest juga mengalami peningkatan nilai rata-rata 79,1 dengan nilai persentase ketuntasan 72%. Pada siklus 2 pertemuan 2 soal postest nilai rata-rata sama dengan pertemuan 2 prestest yaitu 88,6 dengan persentase ketuntasan 90%. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Kooperatif Tipe Picture And Picture
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA WIZER.ME TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI LUAS BANGUN DATAR KELAS V SDN 05 BOJONGBATA Hadiyani, Najwa Miladia
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 3 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i3.19800

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the finding that the creative thinking skills of fifth-grade students at SDN 05 Bojongbata in the subject if flat shapes were still low, as indicated by the use of monotonnous problem-solving methods due to conventional teaching methods. In fact, creative thinking skills, which include fluency, flexibility, originality, and elaboration, are important 21 st-century skills that must be developed. This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Wizer.me media on improving students’ creative thinking skills. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental research design and a posttest-only control group design. The research population consisted of 89 fifth-grade students divided into three classes, namely class V A with conventional learning, class V B with the PBL model, and class V C with the PBL model assisted by Wizer.me. data were collected through descriptive tests and observation sheets that measured four indicators of creative thinking skills. The result of data analysis using a one-way ANOVA test showed a significance value (p<0.05), which mmeans that there was a significant difference between the three classes. The class that used the PBL model assisted by Wizer.me obtained the highest average score, indicating that the cobination of the PBL model and interactive digital media was effective in improving students’ creative thinking skills. Thus, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning model assisted by Wizer.me media had a positive and significant effect on students’ creative thinking skills in learning mathematics on the subject of flat shapes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SDN 05 Bojongbata pada materi kuas bangun datar masih rendah, yang ditandai dengan penggunaan metode penyelesaian masalah yang monoton akibat pembelajaran yang masih konvensional. Padahal, kemampuan berpikir kreatif yang mencangkup aspek fluency (kelancaran), flexibility (keluwesan), originality (keunikan), dan elaboration (perincian). Merupakan ketrampilan penting abad ke-21 yang harus dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu Media Wizer.me terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu ( quasi experimen ) dan desain Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian terdiri dari 89 siswa kelas V yang dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas V A dengan pembelajaran konvensional, kelas V B dengan model PBL, dan kelas V C dengan model PBL berbantu Wizer.me. data dikumpulkan melalui tes uraian dan lembar observasi yang mengukur empat indikator kemampuan berpikir kreatif. Hasil analisis data menggunakan uji ANOVA satu arah menunjukkan nilai signifikasi (p <0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tiga kelas. Kelas yang menggunakan model PBL berbantu Wizer.me memperoleh nilai rata0rata tertinggi, menunjukkan bahwa kombinasi model PBL dan media digitak interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Media Wizer.me berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika pada materi luas bangun datar.

Page 10 of 11 | Total Record : 101