cover
Contact Name
Ikha Sulis Setyaningrum
Contact Email
Ikha_taripgmi@uin-malang.ac.id
Phone
+6282350737578
Journal Mail Official
ibtidaiyah@uin-malang.ac.id
Editorial Address
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
IBTIDAIYYAH : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : -     EISSN : 2828531X     DOI : https://doi.org/10.18860
Core Subject : Religion, Education,
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, baik literatur (library research) maupun lapangan (field research), dengan berbagai pendekatan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun di bulan Januari-Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember. Bahasa yang digunakan adalah Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 101 Documents
METODE BMTM (BELAJAR MEMBACA TANPA MENGEJA) DENGAN SUKU KATA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SDN KEDUNGSALAM 05 DONOMULYO Revalina, Indriana Eka
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 3 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i3.9408

Abstract

The BMTM (Learning to Read Without Spelling) method with Syllables is an initial reading method in the lower grades using reading techniques without spelling. This study aims to describe the planning, implementation and evaluation results of the BMTM (Learning to Read Without Spelling) method with syllables in improving the initial reading skills of grade II students at SDN Kedungsalam 05 Donomulyo. This study uses a qualitative approach and a type of case study research. Data was collected using interview, observation, and documentation methods. The data analysis used in this study includes data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that (1) The planning of the BMTM method with syllables consists of the preparation of lesson plans that are adjusted to the characteristics of students in order to achieve the expected goals. Contains the main core components in the lesson plan or teaching module in the independent curriculum, (2) The implementation of the BMTM method with syllables consists of conditioning students, perceptions, learning activities, evaluation and reflection of learning, (3) The results of the evaluation of the implementation of the BMTM method with syllables show that the implementation of the BMTM method with syllables can help improve students' initial reading skills. ABSTRAKMetode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan Suku Kata merupakan metode membaca permulaan pada kelas rendah dengan menggunakan teknik membaca tanpa mengeja. Metode ini digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan dengan tidak mengajarkan siswa mengeja kata melainkan diajarkan membaca suku-suku kata yang kemudian dirangkai dijadikan kata dan disusun dijadikan kalimat sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan : (1) Perencanaan pelaksanaan metode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDN Kedungsalam 05 Donomulyo, (2) Pelaksanaan metode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDN Kedungsalam 05 Donomulyo, (3) Hasil evaluasi pelaksanaan metode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDN Kedungsalam 05 Donomulyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekkan keabsahan data dengan triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata terdiri dari penyusunan RPP yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan dan disesuaikan dengan metode pembelajaran yang berisi komponen-komponen inti utama pada RPP atau modul ajar dalam kurikulum merdeka, (2) Pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata terdiri dari mengondisikan siswa, apersepsi, pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata, evaluasi pembelajaran dan refleksi pembelajaran, (3) Hasil evaluasi pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan menggunakan metode BMTM dengan suku kata dapat membantu meningkatkan keterampilan membaca permulaan enam siswa kelas II yang kesulitan membaca permulaan.
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 5 MIN KOTA BLITAR Rohmah, Rudad Ilaina
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 3 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i3.9436

Abstract

Critical thinking skills are a person's skills in thinking systematically, based on logic and reflectiveness to understand the relationship between ideas and facts, solve problems, make or determine decisions and analyze assumptions. The aim of this research is to find out how the impact of implementing P5 on students' critical thinking skills. Critical thinking skills have 5 indicators, namely providing simple explanations, building basic skills, concluding, providing further explanations, and organizing strategies and tactics. This research uses a qualitative approach with a case study type of research. The research was carried out at MIN Blitar City with grade 5 students Daud and Ilyasa in the even semester of the 2023/2024 academic year. The data collection techniques used by researchers were observation, interviews and documentation. Researchers used Miles and Huberman data analysis techniques which consist of data collection, data condensation, data presentation and drawing conclusions. Then, the researcher carried out data validity using source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The research results show that: The impact of implementing P5 for grade 5 students at MIN Blitar City, namely that students have given simple explanations, built basic skills, concluded, provided further explanations, and managed strategies and tactics in critical thinking skills to be better as the impact of P5 on students' critical thinking skills. ABSTRAK Keterampilan berpikir kritis merupakan suatu keterampilan seseorang dalam hal berpikir secara sistematis, dilandaskan dengan logika dan reflektif untuk melakukan sebuah pemahaman mengenai hubungan suatu ide dan fakta, melakukan pemecahan permasalahan, mengambil atau menentukan keputusan serta melakukan analisis terhadap asumsi, Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana dampak pelaksanaan P5 terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Keterampilan berpikir kritis memiliki 5 indikator yakni memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelasan lanjutan, dan mengatur strategi serta taktik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan di MIN Kota Blitar dengan siswa kelas 5 Daud dan Ilyasa pada semester genap tahun ajaran 2023/2024.Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yakni dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemudian, peneliti melakukan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Dampak pelaksanaan P5 bagi siswa kelas 5 MIN Kota Blitar yakni siswa memiliki memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelasan lanjutan, dan mengatur strategi serta taktik dalam keterampilan berpikir kritis menjadi lebih baik sebagaimana dampak dari P5 terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME EDUKASI PUZZLE DALAM PEMAHAMAN KONSEP MATERI LAMBANG GARUDA PANCASILA KELAS III MI PASIRANGIN 2 Masida, Nyi
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 3 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i3.9530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Berbasis Game Edukasi Puzzle Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Bagi Siswa Kelas III MI Pasirangin 2. Produk media pembelajaran berupa Game puzzle secara digital yang dapat diakses menggunakan Website. Pengembangan media pembelajaran berbasis game edukasi puzzle ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang teruji valid. Metode pengembangan yang digunakan oleh peneliti adalah Research and Development (R&D). Model yang digunakan di adaptasi dari Lee and Owens. Subyek penelitian dan pengembangan ini adalah kelas III MI Pasirangin 2. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, lembar validasi media pembelajaran, lembar validasi ahli materi dan angket respon siswa. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji kelayakan produk dan uji normalitas (N-Gain). Hasil penelitian dan pengembangan menunjukan bahwa (1) pengembangan media pembelajaran berbasis game eduaksi puzzle terdiri dari: prosedur penggunaan puzzle, KI, KD dan Materi. (2) Respon siswa mengenai kemenarikan menunjukan rata-rata persentase 98% dengan kategori “Sangat Positif”. (3) Media pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa, yang dibuktikan oleh nilai rata-rata pretest-posttest menggunakan N-Gain dengan persentase rata-rata 0,67 dengan kategori “sedang”. Persentase hasil evaluasi kevalidan produk oleh ahli media mencapai 90% dan oleh ahli materi mencapai 91%. Berdasarkan hal tersebut menandakan bahwa produk tersebut dapat digunakan atau sudah sangat tepat untuk digunakan. Media pembelajaran berbasis game edukasi puzzle yang dihasilkan dapat diujicobakan untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Maka karena itu, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran bebasis game edukasi puzzle berpotensi untuk meningkatkan pemahaman konsep dan memperoleh respon yang positif dari siswa
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FUN THINKERS BOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V PADA TEMA PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN MI MIFTAHUL ULUM KOTA BATU Yuvanda z, Wahyu Achmad
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 3 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i3.9548

Abstract

The objectives of this development research include explaining media development procedures, knowing the level of validity of the media, and the attractiveness of the media so that it is hoped that it can help the learning process of class V MI Miftahul Ulum students in Batu City in understanding material about colonial period events. This research uses research and development (R&D) research by applying the ADDIE model or approach which is divided into 5 stages including (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. The subjects of this research were 34 class V students of MI Miftahul Ulum, Batu City. This research's data collection techniques include observation, interviews, questionnaires, and documentation. The data results were analyzed using qualitative and quantitative data analysis techniques. The results of this research are the Fun Thinkers Book learning media product which is included in the conventional media category. The results of the validation of learning media products received a score of 92% or in the very feasible category, while the value of learning materials received a score of 90% in the very feasible category, and validation from learning media experts received a score of 97% which is also included in the very feasible category. Apart from the validation results, there are student response results obtained from the questionnaire results with a score of 84% or in the very interesting category. Based on the validation results and field trial results, it can be concluded that the Fun Thinkers Book learning media which contains material about colonial period events is very suitable and very interesting to be used as a thematic learning media in class V MI Miftahul Ulum, Batu City. ABSTRAK Tujuan penelitian pengembangan ini antara lain menjelaskan prosedur pengembangan media, mengetahui tingkat kevalidan media, dan kemenarikan media sehingga diharapkan dapat membantu proses belajar siswa kelas V MI Miftahul Ulum Kota Batu dalam memahami materi peristiwa masa penjajahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and developmentI (R&D) dengan menerapkan model atau pendekatan ADDIE yang dibagi menjadi 5 tahapan meliputi (1)Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. Subjek penelitian ini adalah 34 siswa kelas V MI Miftahul Ulum Kota Batu. Teknik pengumpulan data penelitian ini meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini berupa produk media pembelajaran Fun Thinkers Book yang masuk dalam kategori media konvensional. Adapun hasil validasi produk media pembelajaran mendapat nilai 92% atau dalam kategori sangat layak, sedangkan nilai materi pembelajaran mendapatkan nilai 90% dengan kategori sangat layak, dan validasi ahli media pembelajaran mendapatkan nilai sebesar 97% yang juga termasuk dalam kategori sangat layak. Selain hasil validasi, terdapat hasil respon siswa yang diperoleh dari hasil angket dengan nilai sebesar 84% atau masuk dalam kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi dan hasil uji coba di lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Fun Thinkers Book yang berisi materi peristiwa masa penjajahan ini sangat layak dan sangat menarik untuk dijadikan media pembelajaran Tematik di kelas V MI Miftahul Ulum Kota Batu.
PERANAN SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM RANGKA MENGURANGI TENDENSI SELF-HARM PADA ANAK USIA SD/MI Karengga, Fakhintan Ilza; Marno, Marno
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 3 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i3.10139

Abstract

Case self-harm in children is believed to be caused by trauma which triggers stress, and the lack of safe and comfortable conditions for children, one of which is in the school environment. This research aims to explore cases of self-harm in elementary school-aged children so that we can understand the triggering factors and the role of child-friendly schools in reducing this tendency. The method used is a case-study in qualitative research. The results of the research stated that cases of self-harm at the Rumah Belajar Cendekia Surabaya were generally caused by psychosocial factors. Due to the urge to conform to what his friends are doing, the child injures his wrist to prove that he is brave enough to feel pain so that he is not considered weak because he succeeds in following the trend. The child's social environment, especially the group of school friends, is the main trigger for self-harm in this case. Therefore, through it, schools can create a safe and comfortable school environment, so that children can grow and develop well, remembering that schools also ensure that children's rights are fulfilled and protect them from acts of violence, discrimination, or mistreatment. Not only does it affect children's academic achievement, but it also has a positive impact on children's mental health at school because the risk of self-harm behavior as a child's coping mechanism for dealing with emotional stress decreases. So it can be concluded that child-friendly schools have an important role in reducing self-harm tendencies in elementary children. ABSTRAK Kasus perusakan diri atau menyakiti diri sendiri (self-harm) pada anak diyakini disebabkan oleh trauma yang memicu stress, dan belum terciptanya kondisi yang aman dan nyaman bagi anak salah satunya di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami kasus self-harm pada anak usia SD/MI, sehingga dapat memahami faktor-faktor yang memicu kecenderungan self-harm pada anak dan peran Sekolah Ramah Anak dalam mengurangi kecenderungan self-harm pada anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dalam penelitian kualitatif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa kasus self-harm di Rumah Belajar Cendekia Surabaya sebagian besar disebabkan oleh faktor psikososial. Karena adanya dorongan untuk menyesuaikan diri dengan apa yang dilakukan oleh teman-temannya, anak melukai pergelangan tangannya untuk membuktikan bahwa dirinya berani merasakan rasa sakit, sehingga dia tidak dianggap lemah karena berhasil mengikuti tren. Lingkungan sosial anak terutama kelompok teman sekolah menjadi pemicu utama terjadinya self-harm dalam kasus ini. Maka dari itu, melalui Sekolah Ramah Anak, pihak sekolah dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, mengingat sekolah juga memastikan terpenuhinya hak-hak anak dan melindunginya dari tindak kekerasan, diskriminasi maupun perlakuan yang salah. Tidak hanya berpengaruh pada prestasi akademis anak, hal tersebut juga berdampak baik terhadap kesehatan mental anak di sekolah karena beresiko munculnya perilaku self-harm sebagai mekanisme koping anak untuk mengatasi tekanan emosi yang menurun. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Sekolah Ramah Anak memiliki peran penting dalam rangka mengurangi kecenderungan self-harm pada anak usia SD/MI.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS WEBSITE WIZER.ME UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN GAMPENG 2 NGANJUK Ruzika, Nikma Fitri
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 4 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i4.11069

Abstract

Motivation is a crucial factor in determining students' educational achievement levels. In reality, students exhibit diminished enthusiasm and declining motivation towards classroom learning activities. Specifically in thematic learning for grade 5, theme 9, sub-theme 1 "Characteristics of Indonesia's Geography," the identified issue prompted researchers to seek a solution through the utilization of LKPD based on the website Wizer.me in the learning process. LKPD is an instructional material containing material summaries, implementation guidelines, and requirements to achieve basic competencies, indicators, objectives, and student achievement evaluations. The development is structured to include educational content that corresponds to fundamental competencies and indicators of competency achievement, featuring a visually appealing and well-organized page layout to stimulate students' interest throughout the learning experience. This study employs a development research approach focusing on the development of LKPD products based on the Wizer.me website. The model applied in this research and development follows the development approach developed by Borg & Gall.The research findings indicate that the student worksheets product based on the website Wizer.me meets the feasibility standard with a percentage rate of 73%. The evaluated material validity also shows a score of 56%, indicating an acceptable level of validity. The effectiveness of the teaching materials for students in learning is deemed valid with an overall percentage of 82%. The evaluation process resulted in an engaging LKPD with a score of 90%. The use of Wizer.me-based LKPD is expected to positively influence student learning motivation, assessed as very good with a score of 87%. ABSTRAK Faktor motivasi memegang peranan penting dalam menentukan tingkat pencapaian pendidikan siswa. Dalam kenyataan yang telah terjadi siswa memiliki semangat dan motivasi yang rendah menurun kebawah terhadap kegiatan proses belajar didalam kelas. Terutama dalam pembelajaran tematik kelas 5 tema 9 subtema 1 Pembelajaran 3 tentang Karakteristik Geografis Indonesia. Permasalahan tersebut membuat peneliti berpikir untuk mencari solusinya yaitu dengan pemanfaatan LKPD berbasis website wizer.me dalam proses pembelajaran. Lembar kerja peserta didik adalah sebuah bahan ajar yang berisi ringkasan materi, petunjuk pelaksanaan, dan kriteria yang harus dipenuhi untuk mencapai kompetensi dasar, indikator, tujuan, serta penilaian hasil belajar siswa. Pengembangan dirancang dirancang untuk mencakup materi pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi. Selain itu, tata letak halaman yang menarik dan terstruktur dimaksudkan untuk meningkatkan minat belajar siswa selama proses pembelajaran.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan yang fokus pada pengembangan produk LKPD berbasis website Wizer.me. Model yang diterapkan dalam penelitian dan pengembangan ini mengikuti pendekatan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Hasil menunjukkan bahwa produk lembar kerja peserta didik berbasis website wizer.me memenuhi standar kelayakan dengan tingkat persentase 73%. Validitas materi yang dievaluasi juga menunjukkan skor 56%, menunjukkan tingkat validitas yang cukup. Keefektifan bahan ajar untuk peserta didik dalam pembelajaran dinilai valid dengan presentase keseluruhan mencapai 82%. Penilaian terhadap proses tersebut menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) yang dihasilkan mencapai skor 90%, menunjukkan daya tarik yang tinggi. Penggunaan LKPD berbasis website wizer.me diperkirakan akan berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa, dinilai sangat efektif dengan skor 87%.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI PONDOK PESANTREN LUHUR WAHID HASYIM SEMARANG Azami, Takwim
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 3 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i3.11805

Abstract

Penyuluhan hukum tentang perlindungan anak dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman santri dan pengurus tentang hak anak dan pentingnya HAM dalam konteks pendidikan agama. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan hak anak di lingkungan pondok pesantren yang memerlukan perhatian khusus untuk memastikan hak-hak dasar mereka terlindungi sesuai dengan peraturan hukum dan nilai-nilai agama yang berlaku. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta evaluasi pra dan pasca penyuluhan untuk mengukur efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesadaran hukum peserta. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan tentang hak anak, mekanisme perlindungan hukum, dan pentingnya penerapan prinsip-prinsip HAM di lingkungan pondok pesantren. Selain itu, ditemukan pula perlunya kebijakan internal yang lebih kuat dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan. Rekomendasi yang dihasilkan antara lain adalah melakukan sosialisasi lebih lanjut, memperkuat kerja sama dengan lembaga perlindungan anak, serta menerapkan kebijakan internal yang mendukung perlindungan anak dan HAM yang berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan lingkungan pesantren yang lebih ramah anak dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. ABSTRAK Penyulsi, Hak Asasi Manusia, Kesadaran Hukum, Pencegahan Kekerasanuhan hukum tentang perlindungan anak dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman santri serta pengurus mengenai hak-hak anak dan pentingnya HAM dalam konteks pendidikan agama. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih adanya tantangan dalam penerapan hak-hak anak di lingkungan pesantren, yang memerlukan perhatian khusus untuk memastikan hak-hak dasar mereka dilindungi sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku dan nilai-nilai agama. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta evaluasi pra dan pasca-penyuluhan guna mengukur efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesadaran hukum peserta. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terkait hak-hak anak, mekanisme perlindungan hukum, dan pentingnya penerapan prinsip-prinsip HAM di lingkungan pesantren. Selain itu, ditemukan adanya kebutuhan akan kebijakan internal yang lebih tegas dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi pelaksanaan penyuluhan lanjutan, penguatan kerjasama dengan lembaga perlindungan anak, serta penerapan kebijakan internal yang mendukung perlindungan anak dan HAM secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju terciptanya lingkungan pesantren yang lebih ramah anak dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
ANALISIS UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR MELALUI PENDEKATAN TEMAN SEBAYA PADA SISWA KELAS V DI SDN KETAWANGGEDE MALANG Khusna, Roisatut Tolabatul
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 4 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i4.3223

Abstract

ABSTRACT The existence of this research is intended to find out how much the increase in learning interest behavior of 5B class students at SDN Ketawanggede Malang through a peer approach in the form of applying peer tutors in learning. The researchers used a qualitative descriptive research method with research carried out directly in the field on the object that was the goal. The type or type of research used by researchers is a type of case study, where the research is focused on analyzing efforts to increase interest in learning through a peer approach in class 5B students at SDN Ketawanggede Malang. The research subjects consisted of school principals, class teachers, and students, totaling 23 children. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis process applied is collecting, reducing, presenting data, and concluding. And the research results obtained show that (1) Efforts to increase interest in learning through a peer approach by class teachers have tried to be applied optimally modified by applying peer tutors to quizzes and forming tutoring groups outside of class hours, (2) Student interest in learning experiences a significant increase between before and after the application of the peer approach to several aspects of interest in learning, (3) The constraints encountered by the teacher during the process of increasing interest in learning are the individual factors of the students themselves, the classroom environment, and facilities that are less supportive. Keywords: Interest in learning, Peer Approach ABSTRAK Adanya penelitian ini dimaksudkan guna mengetahui seberapa besar peningkatan perilaku minat belajar dari siswa kelas 5B di SDN Ketawanggede Malang melalui pendekatan teman sebaya berupa penerapan tutor sebaya dalam pembelajaran. Adapun peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan penelitian dilakukan secara langsung di lapangan terhadap objek yang menjadi tujuan. Tipe atau jenis penelitian yang digunakan oleh penelii adalah jenis studi kasus, dimana penelitian dilakukan difokuskan pada analisis upaya peningkatan minat belajar melalui pendekatan teman sebaya pada siswa kelas 5B di SDN Ketawanggede Malang. Adapun subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, dan siswa yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data yang diterapkan adalah mengumpulkan, mereduksi, menyajikan data, serta kesimpulan. Dan hasil penelitian yag didapat menunjukkan bahwa (1)Upaya peningkatan minat belajar melalui pendekatan teman sebaya oleh guru kelas sudah berusaha diterapkan dengan optimal yang dimodifikasi dengan penerapan tutor sebaya permaina kuis dan membentuk kelompok bimbingan belajar diluar jam pelajaran, (2) Minat belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan pendeekatan teman sebaya pada beberapa aspek minat belajar, (3)Kendala-kendala yang ditemui guru ketika proses peningkatan minat belajar yaitu pada faktor individu siswa sendiri, lingkungan kelas, maupun fasilitas yang kurang mendukung Kata-Kata Kunci: Minat belajar, Pendekatan Teman Sebaya
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V PADA MATERI KEGIATAN EKONOMI DI MI ISLAMIYAH KEPOH BOJONEGORO Adiguna, Ayus Fajar Yoga
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 4 (2024): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v3i4.11850

Abstract

Mind mapping is a visual note-taking method that combines symbols, colors, and shapes to help the brain absorb information more effectively than conventional notes. This method allows students to develop thinking, understand lesson concepts, and recall material without memorization. With mind mapping, students can think actively, solve problems, and practice critical thinking skills without being tied to a sequence of instructions from the teacher. This study aims to analyze the effect of applying the mind mapping method on students' critical thinking skills. This is motivated by the tendency of teachers to use the lecture method more often in the learning process, which has the potential to reduce students' participation and critical thinking skills. This research method uses a type of quantitative experimental research in the form of One Group Pretest-Posttest, with a sample size of 18 fifth-grade students of MI Islamiyah Kepoh Bojonegoro. The research instrument used a pretest-posttest, which was tested using validity and reliability tests. Data collection techniques took the form of test questions in the form of descriptions, specifically on economic activity material. Data were analyzed through hypothesis testing, namely a normality test using Shapiro-Wilk, then a t-test using paired sample t-test and product moment correlation test assisted by SPSS version 16. The results of the study in the form of pretest scores obtained an average of 56, with the highest score of 74 and the lowest score of 36. The results of the posttest scores, after being treated with the mind mapping learning method, averaged 81.11, with the highest score of 92 and the lowest score of 70. So it is concluded that there is an increase from the pretest and posttest scores of 44.84%. The hypothesis test result is 0.000 < 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. In addition, the calculated t value (14.726) is greater than the t table (2.101), so H0 is also rejected. Therefore, it can be concluded that the application of the mind mapping method has a significant influence on the critical thinking skills of grade V students at Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Kepoh Bojonegoro. ABSTRAK Mind mapping adalah metode pencatatan visual yang menggabungkan simbol, warna, dan bentuk untuk membantu otak dalam menyerap informasi lebih efektif dibandingkan dengan catatan konvensional. Metode ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan pemikiran, memahami konsep pelajaran, dan mengingat materi tanpa menghafal. Menggunakan mind mapping, siswa dapat berpikir secara aktif, mengatasi masalah, dan melatih kemampuan berpikir kritis tanpa terikat pada urutan instruksi dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode mind mapping terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan guru yang lebih sering menggunakan metode ceramah dalam proses pembelajaran, yang berpotensi menurunkan daya partisipasi serta kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen kuantitatif bentuk One Grup Pretest-Postest, dengan jumlah sampel 18 siswa kelas V MI Islamiyah Kepoh Bojonegoro. Instrumen penelitian menggunakan pretest-posttest yang diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik pengumpulan data berupa soal tes berbentuk uraian, materi Kegiatan Ekonomi. Data dianalisis melalui uji hipotesis yaitu uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, kemudian uji t menggunakan paired sample t test dan uji korelasi product moment berbantu SPSS versi 16. Hasil penelitian berupa nilai pretest didapatkan rata-rata 56 dengan nilai tertinggi 74 dan nilai terendah 36 Adapun hasil nilai posttest setelah diberi perlakuan berupa metode pembelajaran mind mapping dengan rata-rata 81.11 dengan nilai tertinggi 92 dan nilai terendah 70 . Maka disimpulkan jika terdapat peningkatan dari nilai pretest dan posttest sebanyak 44,84%. Hasil uji hipotesis adalah 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Selain itu nilai t hitung (14,726) lebih besar dari t tabel (2,101), sehingga H0 juga ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Kepoh Bojonegoro.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AMPLOP PINTAR UNTUK MENINGKATKAN KEMENARIKAN BELAJAR SISWA KELAS IV DI SDN KETAWANGGEDE KOTA MALANG Yuliani, Fatkhiyah Nur
Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijpgmi.v4i1.12204

Abstract

This study developed the Smart Envelope Learning Media for the Pancasila Education subject, specifically focusing on the topic of Indonesia's Diversity, to enhance student interest and engagement in learning. Having engaging and relevant learning media is crucial to support an effective learning process. This visual media is expected to serve as a more effective alternative compared to standard school textbooks, which, based on preliminary studies conducted in the fourth-grade class at SDN Ketawanggede, Malang, were found to be less engaging due to the abundance of text and unappealing images. Additionally, the use of the lecture method by teachers often made students feel bored and less actively involved. This research adopted the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study involved 25 fourth-grade students from SDN Ketawanggede as research subjects. Data collection techniques included observation, interviews, questionnaires, and documentation, utilizing instruments such as expert validation sheets and student response sheets. The validation process was conducted by media, material, and learning experts, yielding scores of 93%, 98%, and 95%, respectively, indicating that the learning media is highly valid and suitable for use in teaching. Furthermore, the student response questionnaire showed a very high level of interest, with an average score of 95.3%. This research and development study aims to (1) describe the development process of the Smart Envelope Learning Media based on the ADDIE model, and (2) evaluate the level of interest and effectiveness of the media in increasing student engagement. The Smart Envelope Media is expected to contribute positively by enhancing the learning experience and creating a more interactive and enjoyable learning atmosphere for students. ABSTRAK Penelitian ini mengembangkan Media Pembelajaran Amplop Pintar untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada materi Keragaman Indonesia, khususnya pada materi Keragaman Indonesia, sebagai upaya meningkatkan minat dan kemenarikan belajar siswa. Memiliki media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan materi sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Media visual ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih efektif dibandingkan penggunaan buku paket sekolah, yang berdasarkan hasil studi awal di kelas IV SDN Ketawanggede Kota Malang, dinilai kurang menarik karena berisi banyak teks dan gambar yang kurang interaktif. Selain itu, metode ceramah yang masih digunakan guru cenderung membuat siswa cepat bosan dan kurang terlibat secara aktif. Penelitian ini mengadopsi metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba penelitian ini adalah 25 siswa kelas IV SDN Ketawanggede. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar validasi ahli dan lembar respon siswa. Proses validasi melibatkan ahli media, materi, dan pembelajaran, yang memberikan hasil masing-masing sebesar 93%, 98%, dan 95%, menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil angket respon siswa menunjukkan tingkat kemenarikan yang sangat tinggi, dengan rata-rata 95,3%. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan Media Pembelajaran Amplop Pintar berbasis model ADDIE, dan (2) mengevaluasi tingkat kemenarikan serta efektivitas media dalam meningkatkan minat belajar siswa. Media Amplop Pintar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif serta menyenangkan.This study developed the Smart Envelope Learning Media for the Pancasila Education subject, specifically focusing on the topic of Indonesia's Diversity, to enhance student interest and engagement in learning. Having engaging and relevant learning media is crucial to support an effective learning process. This visual media is expected to serve as a more effective alternative compared to standard school textbooks, which, based on preliminary studies conducted in the fourth-grade class at SDN Ketawanggede, Malang, were found to be less engaging due to the abundance of text and unappealing images. Additionally, the use of the lecture method by teachers often made students feel bored and less actively involved. This research adopted the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study involved 25 fourth-grade students from SDN Ketawanggede as research subjects. Data collection techniques included observation, interviews, questionnaires, and documentation, utilizing instruments such as expert validation sheets and student response sheets. The validation process was conducted by media, material, and learning experts, yielding scores of 93%, 98%, and 95%, respectively, indicating that the learning media is highly valid and suitable for use in teaching. Furthermore, the student response questionnaire showed a very high level of interest, with an average score of 95.3%. This research and development study aims to (1) describe the development process of the Smart Envelope Learning Media based on the ADDIE model, and (2) evaluate the level of interest and effectiveness of the media in increasing student engagement. The Smart Envelope Media is expected to contribute positively by enhancing the learning experience and creating a more interactive and enjoyable learning atmosphere for students.

Page 7 of 11 | Total Record : 101