cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6282369783801
Journal Mail Official
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik - Universitas Islam Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 29649374     DOI : https://doi.org/10.30743/jtsip
Core Subject : Engineering,
JTSIP Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara (FT. UISU), dimana Prodi Teknik Sipil UISU saat ini berupaya menata diri menjadi prodi yang unggul dalam akreditasi maupun unggul dalam praktik mahasiswa. JTSIP membahas ilmu bidang teknik sipil: Sumber Daya Air, Struktur, Geoteknik dan Transportasi. Jurnal ini sebagai wadah menuangkan hasil karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang teknik sipil.
Articles 120 Documents
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK ENGAN METODE CPM DAN PDM MENGGUNAKAN APLIKASI MICROSOFT PROJECT 2019 PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PUSKESMAS SUSUA KABUPATEN NIAS SELATAN Hia, Rezeki Agus Putra; Nusa, Ahmad Bima
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i1.9545

Abstract

Pada dasarnya proyek adalah kegiatan sekali lewat, dengan waktu dan sumber daya terbatas untuk mencapai hasil akhir yang telah di tentukan. proyek terdapat tiga unsur utama yang menjadi perhatian yakni biaya, mutu, dan waktu. Untuk memenuhi hal ini maka suatu perusahaan harus mempunyai metode atau cara yang dapat digunakan, sehingga semua sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal. Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan Gedung Puskesmas Susua Kabupaten Nias Selatan, menggunakan metode kurva S sebagai perencanaan waktu pelaksanaan pekerjaan. Maka dalam penelitian dilakukan evaluasi untuk meneliti masalah penjadwalan proyek dengan menggunakan metode CPM dan PDM yang nantinya juga dapat digambarkan dalam bentuk network, menetukan urutan pekerjaan yang mendahului atau didahului proyek dan lintasan kritisnya.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lintasan kritis dan durasi pekerjaan sehingga pekerjaan mana saja yang membutuhkan perhatian agar tepat pada waktu yang ditentukan. Metode penelitian yang dilakukan pada gedung Puskesmas Susua dimulai dengan membentuk jaringan kerja, menghitung durasi pekerjaan, menetukan lintasan kritisnya dengan metode CPM dan PDM menggunakan microsoft project 2019 serta membandingkan kedua metode tersebut. Hasil penelitian analisis menunjukan bahwa antara kedua metode memiliki lintasan kritis dan durasi yang berbeda. Jumlah kegiatan lintasan kritis pada metode CPM menggunakan microsoft project 2019 yaitu 17 kegiatan dengan jumlah durasi yang didapat adalah 266 hari, sedangkan metode PDM dengan menggunakan microsoft project 2019 memiliki dua konstrain yaitu SS (Start to Start) dan FS (Finish to Start) dengan jumlah kegiatan kritisnya yaitu 13 kegiatan dan jumlah durasi yang didapat adalah 240 hari. Durasi CPM yang lebih lama dibandingkan PDM terjadi karena konstrain yang bekerja pada CPM hanya konstrainfinish to start (kegiatan dimulai apabila kegiatan sebelumnya selesai).
ANALISIS PEMBANGUNAN PADA PROYEK RUMAH SAKIT KHUSUS PARU PROVINSI SUMATERA UTARA Ali, Iqbal
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10586

Abstract

Demi kelancaran jalannya sebuah proyek dibutuhkan manajemen yang akan mengelola proyek dari awal hingga proyek berakhir, yakni manajemen proyek. Manajemen proyek mempunyai sifat istimewa, dimana waktu kerja manajemen dibatasi oleh jadwal yang telah ditentukan.Perubahan kondisi yang begitu cepat menuntut setiap pimpinan yang terlibat dalam proyek untuk dapat mengantisipasi keadaan, serta menyusun bentuk tindakan yang diperlukan. Permasalahan yang sering terjadi dalam proyek dimana schedule yang telah ditentukan sebelumnya sering tidak selesai tepat waktu dkarenakan berbagai hal. Untuk mengatasi permasalahan yang sering terjadi dan juga agar kemungkinan tercapainya waktu proyek yang telah direncanakan dalam time schedulle sesuai dengan yang telah ditentukan maka perluh dilakukan analisis menggunakan metode PERT dan menganalisis waktu proyek melalui percepatan kegiatan dengan menggunakan CPM. Data yang digunakan adalah data Proyek Pembangunan Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil yaitu bahwa kemungkinan proyek selesai sesuai dengan Time scedulle berdasarkan analisis dengan memakai metode PERT adalah sebesar 98,42%. Untuk analisis percepatan kegiatan dengan metode CPM didapatkan hasil yaitu bahwa pada proses percepatan terjadi percepatan maksimum pada saat proyek dapat dipercepat hingga 150 hari.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN TERHADAP PEMELIHARAAN JALAN UNTUK MENINGKATKAN UMUR LAYANAN DENGAN METODE BINA MARGA PADA RUAS JALAN MEDAN-ACEH TAKENGON Hasibuan, M Oriza Satifa; Harahap, Diana Suita
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10591

Abstract

Pemeliharaan jalan sangat penting untuk menjamin kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan. Untuk itu diperlukannya analisis terhadap kerusakan jalan untuk mengetahui kondisi perkerasan jalan dengan melakukan penilaian kondisi jalan yang nantinya dapat dijadikan acuan untuk menentukan jenis evaluasi yang harus dilakukan. Oleh karena itu, penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kerusakan jalan pada setiap segmen jalan Pameue–Sp.Uning yang ditinjau berdasarkan hasil skoring dengan menggunakan metode Bina Marga serta menentukan program pemeliharaan yang dapat dilakukan untuk setiap jenis kerusakan berdasarkan hasil evaluasi tingkat kerusakan jalan guna meningkatkan umur layanan. Jenis analisis yang digunakan pada penulisan ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan metode Bina Marga dimana metode tersebut mempunyai hasil akhir yaitu urutan prioritas serta bentuk program pemeliharaan apa yang akan dilakukan. Dari hasil analisis didapatkan nilai urutan prioritas dalam perbaikan adalah 8 dimana ruas jalan Pameue–Sp. Uning masih dalam keadaan baik dan hanya diperlukan pemeliharaan rutin. Program pemeliharaan yang dapat digunakan pada pemeliharaan ruas jalan Pameue–Sp.Uning guna meningkatkan umur layanan yaitu dengan melakukan penambalan ulang, perbaikan retak, perbaikan alur serta pemeliharaan perkerasan berlubang. Berdasarkan hasil analisa data dapat diketahui ada beberapa jenis kerusakan pada ruas jalan Pameue–Sp.Uning seperti kerusakan alur, lubang, retak buaya, retak memanjang, pelepasan butir, kekasaran permukaan, sungkur serta tambalan dengan luas total kerusakan seluruh segmen adalah sebesar 40,265 m2. Kerusakan jalan didominasi oleh kerusakan pelepasan butir dengan luas total kerusakan pada seluruh segmen adalah sebesar 16,751 m2 dan kerusakan tambalan dengan luas total kerusakan pada seluruh segmen adalah sebesar 19,504 m2.
ANALISIS PENGARUH KONDISI TERMAL TERHADAP PEKERJA KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN DI KECAMATAN NATAL Hidayat, Muhammad Faisal; Nusa, Ahmad Bima
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi termal terhadap keselamatan dan produktivitas pekerja konstruksi di Kecamatan Natal.Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif.Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang terdiri dari 30 pertanyaan, yang dibagikan kepada 40 responden yang merupakan pekerja konstruksi di wilayah penelitian.Kuesioner ini dirancang untuk mengevaluasi dampak kondisi cuaca, baik panas maupun hujan, terhadap kesehatan dan kenyamanan pekerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa 75% responden melaporkan bahwa kondisi panas mengganggu produktivitas mereka, sementara 60% merasakan dampak negatif dari cuaca hujan. Selain itu, analisis menunjukkan bahwa 80% responden setuju bahwa perlunya perbaikan dalam penyediaan peralatan pelindung diri (PPD) untuk meningkatkan keselamatan kerja.Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini mencakup pengembangan kebijakan yang lebih baik terkait perlindungan pekerja dari kondisi cuaca ekstrem.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kinerja pekerja konstruksi.
PEMANFAATAN ABU BATU STONE CRUSHER DENGAN SUBTITUSI AGREGAT HALUS PADA PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON Sijabat, Brillian; Chairina, Ellyza
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10587

Abstract

Industri pemecahan batu umumnya menghasilkan suatu limbah yang disebut abu batu dalam jumlah yang tidak sedikit. Batu yang disebut sebagai limbah abu batu ini merupakan batu-batu kecil yang berdiameter 100 mm (tertahan ayakan) dan 50 mm (lolos ayakan). Karena bentuknya yang kecil ini, dikatakan bahwa abu batu dapat dijadikan bahan pengganti pasir atau bahan agregat yang bagus dalam kegiatan konstruksi untuk dicampurkan dengan bahan-bahan material lainnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah mengetahui kadar optimumalisasi penggunaan abu batu dan seberapa jauh bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan lingkungan. Sebuah bahan beton bangunan bisa diciptakan dengan mencampurkan beberapa bahan dan abu pasir sebagai bahan agregat pengganti pasir sebanyak lebih dari 20%. Sebagai pengganti pasir yang bersifat alami, peneliti menggunakan abu batu berproporsi sebanyak 20% dan 30% pada penelitian ini. Hasil penelitian ini memperlihatkan penggunaan agregat halus berupa abu batu menghasilkan jumlah nilai kuat tekan beton dengan variasi persen dari jumlah pasir didapat hasil kuat tekan beton normal dengan hasil kuat tekan hampir mendekati dengan mutu beton yang sudah ditetapkan. Kuat tekan beton dengan campuran abu batu 20% abu batu didapat dengan nilai kuat tekan melebihi dari syarat nilai mutu beton, dan kuat tekan beton dengan campuran 30% abu batu bahkan akan sangat memenuhi dari mutu beton pada ketentuan syarat mutu beton. Pada pengujian ini masa perendaman beton lakukan pada di 28 hari. Hasil pengujian ini dilakukan berdasarkan yang sudah dilakukan pengujian dengan mutu fc’ = 22 MPa.
ANALISIS PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH KECAMATAN PANCURBATU KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Barus, Anggie Cuttika Pebina br; Franchitika, Rizky
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10592

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan yang dibutuhkan untuk memenuhi dan menunjang aktivitas manusia. Dengan semakin berkembangnya seluruh aspek kehidupan sebagai dampak meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan, maka meningkat pula kebutuhan dan pelayanan air. Kecamatan Pancurbatu merupakan salah satu kecamatan yang sangat membutuhkan air bersih dikarenakan faktor cuaca yang tidak menentu serta menurunnya kualitas dan daya dukung lingkungan yang berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih di daerah tersebut. Oleh karena itu, skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih di Kecamatan Pancurbatu saat ini serta untuk mengetahui kebutuhan air bersih proyeksi 10 tahun ke depan. Beberapa tahun ke depan jumlah penduduk akan semakin pesat yang tentunya akan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah kebutuhan air bersih. Ketersediaan air yang ada belum tentu dapat menyeimbangi kebutuhan air bersih yang terus meningkat. Dalam penelitian ini menggunakan metode geometrik dan metode aritmatika. Berdasarkan hasil data yang didapat, pertumbuhan penduduk Kecamatan Pancurbatu adalah 1,58% pertahun. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2023 sebanyak 97064 jiwa. Kebutuhan air di seluruh Kecamatan Pancurbatu dalam sehari pada tahun 2023 adalah sebesar 280,17 liter/detik. Kebutuhan air bersih hari maksimum pada tahun 2023 adalah sebesar 322,20 liter/detik dan kebutuhan air bersih jam puncak adalah sebesar 490,30 liter/detik. Setelah dilakukan analisis, proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2033 sebanyak 112945 jiwa. Kebutuhan air di seluruh Kecamatan Pancurbatu dalam sehari pada tahun 2033 adalah sebesar 327,08 liter/detik. Kebutuhan air bersih hari maksimum pada tahun 2033 adalah sebesar 376,14 liter/detik dan kebutuhan air bersih jam puncak adalah sebesar 572,39 liter/detik.
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN TERHADAP PENGGUNA JALAN DAN LINGKUNGAN DI JALAN BALAM KM 37 ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Baisun, Jarrotul Al; Lubis, Marwan; Sarifah, Jupriah
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10597

Abstract

Jalan Balam km 37 merupakan jalan lintas yang berada di kabupaten Rokan Hilir provinsi Riau. Jalan merupakan hal penting dalam pendistribusian barang dalam sector industri. Jalan yang baik mampu mempercepat proses distribusi dari daerah satu ke daerah yang lain. Sebaliknya apabila kondisi jalan yang buruk tentunya akan memperlambat distribusi di daerah tersebut. Oleh karena itu, kondisi kerusakan jalan dapat mempengaruhi sector ekonomi di daerah tersebut. Terdapat banyak faktor yang mengakibatkan kondisi jalan rusak, salah satunya volume atau beban kendaraan yang melebihi kapasitas jalan. Dampak dari kerusakan jalan tentunya akan mengganggu kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey, mengamati langsung kondisi kerusakan jalan dan menyebarkan kuesioner kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Pengujian diolah dengan Nilai Mean dan Standar Devisiasi. Metode penilaian perkarasan jalan menggunakan metode RCI. Berdasarkan hasil temuan bahwa jenis kerusakannya adalah Retak Kulit Buaya, Retak Memanjang, amblas, retak sambungan, beda tinggi badan jalan dan bahu jalan, tambalan, Jalan Berlubang dan Pelapukan (Bleeding). Lalu berdasarkan penyebaran kuesioner jika seluruh item pernyataan di nyatakan valid dan reliabel. Berdasarkan nilai mean diperoleh jika factor kecelakaan merupakan aspek yang paling berpengaruh terhadap keamanan pengguna jalan. Efektifitas perjalanan merupakan aspek yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan. Pada factor keterlambatan pendistribusian barang dan perawatan kendaraan merupakan aspek yang berpengaruh terhadap biaya transportasi ekonomi masyarakat.
ANALISIS STRUKTUR BOX CULVERT SEBAGAI AKSES JALAN (UNDERPASS) PADA PROYEK PENGGANTIAN JEMBATAN LAWE NATAM I KUTACANE KABUPATEN ACEH TENGGARA Pratama, Riyan Arya; Tanjung, Darlina
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10588

Abstract

Analisis Struktur Box Culvert sebagai underpass untuk mengatasi konflik di proyek penggantian Jembatan Lawe Natam I. Underpass di batas Gayo Lues jl.Blangkejeren-Kutacane, kabupaten Aceh Tenggara, dimana jalan ini menjadi peran penting bagi pertumbuhan ekonomi antar daerah. Pembangunan Box Culvert ini menggunakan single Box Culvert dengan panjang 12m ,lebar 3,50 m, dan tinggi 4 m. Struktur Box Culvert dipakai dengan tebal plat lantai atap 350 mm, tebaldinding 350 mm, dan tebal plat pondasi 700 mm. Bahan struktur yang digunakan adalah untuk plat lantai atap dan plat dinding menggunakan mutu beton fc’ = 30 MPa, dan mutu baja yang digunakan adalah fy = 420 MPa. Dalam skripsi ini, untuk analisis struktur menggunakan software SAP 2000 agar mendapatkan hasil perhitungan momen ultimit untuk mendapatkan tulangan yang digunakan. Selanjutnya, dilakukan analisis tegangan, defleksi, dan kestabilan struktur untuk memastikan bahwa Box Culvert mampu menahan beban yang diterima dengan aman. Jika diperlukan, perbaikan desain dan penguatan struktur akan dilakukan untuk memenuhi persyaratan kekuatan. Aspek keamanan juga menjadi perhatian utama dalam analisis ini. Pertimbangan terhadap faktor-faktor seperti gempa bumi, pergerakan tanah, dan beban dinamis akan dievaluasi untuk memastikan struktur Box Culvert tahan terhadap kemungkinan risiko yang ada. Sehingga Box Culvert yang direncanakan mampu menahan beban yang bekerja seperti beban Gempa Statik, beban akibat tekanan tanah dan beban kendaraan berupaTruk yang akan melewati Box Culvert.
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN SERBUK KAYU TERHADAP KUAT TEKAN BETON PADA BETON RINGAN Mubarriq, Iqbal; Chairina, Ellyza
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10593

Abstract

Limbah kayu sangatlah melimpah dan pemanfaatannya masih tergolong sedikit, limbah kayu dapat dimanfaatkan menjadi bahan campur dalam pembuatan beton yang mana hal tersebut mampu menekan dari biaya pembangunan. Pemanfaatan limbah kayu sebagai bahan campur beton juga mampu meminimalisir pencemaran dan mampu memaksimalkan kekuatan dan mutu beton jika dicampurkan pada pembuatan beton. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan beton normal dengan kuat tekan beton dengan campuran serbuk kayu yang direndam pada air tawar selama 21 hari, dan 28 hari. Penelitian ini dilakukan dengan metode menambahkan serbuk kayu yang sudah dilakukan proses pengayakan, dan serbuk kayu yang dipakai merupakan serbuk halus yang tertahan pada saringan 100 atau lolos saringan 50. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, didapat hasil kuat tekan beton normal sebesar 14,99 MPa, kuat tekan beton dengan campuran serbuk kayu 2,5% sebesar 15,84 MPa, dan kuat tekan beton dengan campuran 5% sebesar 18,04 Mpa pada masa perendaman 28 hari.
ANALISIS KEBUTUHAN TULANGAN & BIAYA KOLOM DAN BALOK PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) DI KECAMATAN BANDAR PERDAGANGAN KABUPATEN SIMALUNGUN PROVINSI SUMATERA UTARA Sirait, Lenny Cindiah; Chairina, Ellyza
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10598

Abstract

Balok dan kolom merupakan komponen struktur utama yang berperan menopang beban-beban yanga da pada suatu struktur gedung. Balok berfungsi sebagai rangka penguat horizontal bangunan, sedangkan Kolom berfungsi menyangga beban aksial tekan vertikal. Analisis kebutuhan tulangan untuk kolom dan balok penting dilaksanakan untuk mengantisipasi kelebihan dan kekurangan tulangan yang direncanakan. Analisis kebutuhan tulangan dilakukan pada Pembangunan Gedung Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di Kecamatan Perdagangan Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara . Perhitungan kebutuhan tulangan dengan Bar Bending Schedule (BBS) yaitu suatu metode yang memuat daftar pola-pola pemotongan besi tulangan yang berfungsi untuk mengontrol pemakaian besi tulangan dan meminimalkan sisa material dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel. Hasil dari analisis volume kebutuhan tulangan pada kolom dan balok menggunakan sambungan konvensional adalah 51.830,89 kg, sedangkan hasil dari analisis volume kebutuhan tulangan pada kolom dan balok menggunakan sambungan kopler adalah 50.800,55 kg. Hasil perbandingan antara volume kebutuhan tulangan pada kolom dan balok menggunakan sambungan konvensional dan sambungan kolper adalah 2,02%. Hasil perhitungan kebutuhan biaya penulangan kolom dan balok menggunakan sambungan konvensional adalah Rp.896.674.397 sedangkan jika menggunakan sambungan kopler adalah Rp.878.853.486 Oleh karena itu dapat disimpulkan sambungan kopler lebih efisien untuk digunakan dibandingkan sambungan konvensional dari segi biaya.

Page 10 of 12 | Total Record : 120