cover
Contact Name
Asnawi
Contact Email
awie07adan@gmail.com
Phone
+6285277555130
Journal Mail Official
ijlis.editor@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Fakultas Adab dan Humaniora, Prodi Ilmu Perpustakaan, UIN Ar-Raniry, Jln. Lingkar Kampus, Kopelma Darussalam Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Indonesian Journal of Library and Information Science (IJLIS)
ISSN : 27472132     EISSN : 27472140     DOI : https://doi.org/10.22373
Indonesian Journal of Library and Information Science (IJLIS) contains articles written from research and study reports on Information and Library Science. Indonesian Journal of Library and Information Science is published twice annually (June and December) by the journal editors from the Library Science Study Program Faculty of etiquette and humanities, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. This journal is focused on the study of library and information sciences. The coverage include both review articles as well as research articles in those fields. Subjects coverd in this journal include: Library management, Information Services, Media and Information literacy, Knowledge Management, Digital Library and Repositories, archives and documentation, Information Literacy, Digital Archiving, Marketing and Repackaging of Information, Preservation and Conservation, Information Security Law and Documentation and Publication.
Articles 68 Documents
Integrasi Kearifan Lokal dan Revolusi Industri 5.0: Inovasi Manajemen Perpustakaan Ali Hasan, Nurhayati; Mujiburrahman; Mahmud, Salami; Safrilsyah
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 7 No. 1 (2026): ​Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v7i1.10041

Abstract

The Fourth Industrial Revolution introduces a new paradigm that emphasizes synergy between humans and technology across various fields, including library service management. Library service management based on local wisdom is the transformation of libraries into modern knowledge centers that preserve cultural identity. This paper attempts to analyze the readiness for integrating local wisdom into innovative library service management in the face of the 5.0 Industrial Revolution, as well as the challenges libraries face in addressing the 5.0 Industrial Revolution. The method used is a literature review with a qualitative approach. The results of the study indicates most libraries realize the importance of integrating local wisdom with technology. Some libraries are still in the transition phase toward library digitalization. Services related to local wisdom are still provided in various forms: manual, hybrid, and digital. Limitations in human resources, gaps in digital infrastructure, financial constraints, the professionalism of librarians, policies supporting cultural digitalization—both in terms of funding and respect for the rights of indigenous communities—and the digital literacy of library users remain issues that need to be addressed. The integration of local wisdom services and technology holds great potential for society and the academic world, which continues to evolve through digital humanities research. Therefore, a cross-sectoral collaborative approach is needed to achieve a harmonious implementation between modern library services and cultural preservation.
Analisis Netnografi Akun Perpustakaan @Perpusuinsuka dalam Mewujudkan Inklusi Sosial di Perpustakaan Laili Sofia Fitri
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 7 No. 1 (2026): ​Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v7i1.10064

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana akun Instagram @perpusuinsuka digunakan untuk mewujudkan inklusi sosial melalui pendekatan netnografi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk interaksi digital, representasi nilai inklusi, serta pola komunikasi yang terbentuk dalam unggahan dan komentar pengguna selama satu tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah netnografi kualitatif dengan menerapkan lima langkah Kozinets—investigation, interaction, immersion, integration analysis, dan interpretation—untuk menelaah postingan, caption, hashtag, dan respons publik. Keunikan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis netnografi dengan konsep inklusi sosial dalam konteks perpustakaan perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan sebagai ruang dialogis yang memperkuat kedekatan sosial, mendukung kegiatan literasi, dan memunculkan partisipasi komunitas kampus secara aktif. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kajian media sosial perpustakaan serta implikasi praktis bagi penguatan strategi komunikasi digital berbasis inklusi sosial.
Evaluasi Pemanfaatan Koleksi Agama di Perpustakaan LPKA Kelas II Banda Aceh Zikrayanti; Nurhayati Ali Hasan; Zirni Rahman
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 7 No. 1 (2026): ​Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v7i1.10323

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan koleksi agama di Perpustakaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh. Masalah penelitian berangkat dari adanya perbedaan antara keterangan pembina perpustakaan yang menyatakan bahwa koleksi agama sering dimanfaatkan dan pengalaman anak yang menunjukkan bahwa koleksi tersebut masih jarang digunakan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pemanfaatan koleksi agama, mendeskripsikan faktor yang memengaruhi pemanfaatannya, serta mengetahui kendala pustakawan dalam memaksimalkan penggunaan koleksi agama. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap satu pustakawan dan lima anak yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan koleksi agama masih sangat rendah. Selama Januari 2024 hingga Januari 2025, hanya terjadi 21 kali peminjaman terhadap 26 judul dari total 326 judul koleksi agama, dengan rasio penggunaan sebesar 7,97%. Faktor yang mendorong pemanfaatan koleksi adalah kegiatan pembinaan rohani. Kendala utama meliputi rendahnya minat baca anak serta keterbatasan jenis dan jumlah koleksi agama yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Peran Dan Fungsi Program Bimbingan Belajar Dalam Mendukung Literasi Dasar Peserta Didik Rahmadani, Lisa; Manan, Abdul; Asnawi, Asnawi; Mukhtaruddin; Ruslan
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 7 No. 1 (2026): ​Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v7i1.10330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan, peran, dan fungsi program bimbingan belajar dalam mendukung literasi dasar peserta didik di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cinta Baca Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan enam informan yang terdiri dari koordinator, staf program, tutor, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan belajar di TBM Cinta Baca Aceh dilaksanakan secara terstruktur melalui pembagian kelas baca, kelas umum, dan kelas bahasa inggris dengan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Program ini berperan dalam mendukung literasi dasar peserta didik melalui pengembangan kemampuan membaca, menulis, memahami bacaan, serta menumbuhkan minat baca peserta didik. Peran tersebut diwujudkan melalui fungsi program sebagai sarana pendampingan belajar, penguatan keterampilan literasi dasar, pemanfaatan koleksi perpustakaan sebagai sumber belajar, dan pemberian motivasi belajar secara personal. Selain itu, keberadaan TBM dan program memperoleh tanggapan positif dari koordinator, staf program, tutor, dan peserta didik karena mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, mudah diakses, serta mendukung kebiasaan membaca dan proses pembelajaran di luar sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa program bimbingan belajar di TBM Cinta Baca Aceh merupakan salah satu layanan pendidikan nonformal berbasis perpustakaan yang berkontribusi dalam mendukung literasi dasar peserta didik melalui pendampingan belajar dan pemanfaatan sumber bacaan secara berkelanjutan.
Predictors of Undergraduates’ Enrolment in Library and Information Science Programmes in Nigerian Universities Ogunbodede, Kolawole Francis
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 7 No. 1 (2026): ​Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v7i1.10336

Abstract

This study investigated predictors of undergraduates’ enrolment decisions and perceptions of Library and Information Science (LIS) in federal universities in southern Nigeria, using the Social Cognitive Career Theory as its theoretical framework. A descriptive survey design was adopted. The population of the study included 2,723 LIS undergraduates in nine federal universities, out of which 408 students were chosen using the stratified random sampling technique. The instrument used for data collection was the questionnaire. 408 copies of the questionnaires were distributed to the respondents, and 321 responded, which were subject to data analysis with descriptive and inferential statistics via SPSS version 23. The results showed that the most effective motivational factors to study LIS were job opportunities and personal interest, which showed a transition towards career driven and intrinsic motivation. Students in general expressed positive views about LIS, especially as it was considered relevant to the national development, contribution to the information economy and intellectual challenge. Although gender did not play a significant role in the decision by students to study LIS, it played a major role in how the students perceived the programme. The study concludes that enrolment in LIS is influenced by perceived career opportunities and positive expectations of outcomes, which has implications for curriculum, career advice, and gender specific academic support. The researcher recommended LIS programmes should actively promote the wide range of career opportunities in the field and early guidance, strengthen ICT focused and practice oriented curricula, and adopt gender sensitive teaching and mentoring approaches to support informed enrolment and positive student perceptions.
Strategi Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Kunjungan Anak pada Layanan Anak Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara Umaya, Sarira; Yusniah
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 7 No. 1 (2026): ​Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perpustakaan dalam meningkatkan minat kunjungan anak pada Layanan Anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pustakawan layanan anak, anak pengunjung, serta orang tua pendamping yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi perpustakaan meliputi renovasi ruang layanan anak, penyediaan koleksi buku interaktif, pelaksanaan program literasi seperti storytelling dan read aloud, pemanfaatan media sosial, serta kerja sama dengan sekolah. Strategi tersebut terbukti meningkatkan minat kunjungan anak secara signifikan. Faktor yang memengaruhi minat kunjungan anak meliputi fasilitas layanan, koleksi buku, program kegiatan, kondisi lingkungan, aksesibilitas, serta peran orang tua dan sekolah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan minat kunjungan anak dipengaruhi oleh kombinasi strategi layanan yang komprehensif dan pengalaman positif anak selama berada di perpustakaan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan layanan perpustakaan anak yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu penelitian ini memberikan implikasi bagi kebijakan literasi daerah perpustakaan lokal.
Remote Access Tools and DBMS for Modernising Research Libraries V, Thangavel
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 7 No. 1 (2026): ​Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v7i1.9825

Abstract

Library services are being redefined by the incorporation of digital resources, which allow for innovation in everything from programming and collections to patron interaction and operational efficiency. Libraries' continued adoption of these technologies strengthens their position as forward-thinking, dynamic organisations, guaranteeing that their services continue to be significant and relevant in a quickly changing digital environment. This study, "Use of E-Resources by the Management Scholars and Faculty at the St. Francis Institute of Management and Research, Mumbai," suggests that remote access via academic libraries and library automation is a crucial component of educational institutions. The effect of remote access has transformed how libraries operate and their features, enabling them to perform more efficiently. Every piece of information that users come upon is something they want to peruse. They obtain their knowledge in a far-off location outside campus. The ideas, goals, and requirements of library automation are discussed in this article, along with the many add-ons that support library automation. Many software tools are available for automating tasks. This database management system for modernising Research libraries for remote access is followed using online libraries as access platforms, including Knimbus, Remotlog, MyLOFT, RemoteXS, EZproxy, Refread, and INFED. By creating user credentials and offering online education through various channels, consumers can now access subscribed resources remotely, utilising devices like laptops, cell phones, and personal computers, thanks to digital technology enabling this remote access by research libraries and their effective services for educational enrichment for the future generation
PENGORGANISASIAN KOLEKSI BRAILLE DALAM MENDUKUNG AKSESIBILITAS INFORMASI Nufus, Ade; Arrasyid, Muhammad Rafli
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v6i2.10569

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengorganisasian koleksi braille di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) serta dampaknya terhadap aksesibilitas informasi bagi penyandang disabilitas netra. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa DPKA memiliki 249 eksemplar koleksi braille yang seluruhnya bersumber dari hibah lembaga eksternal. Tahapan pengorganisasian koleksi meliputi inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, hingga penjajaran di rak belum dilaksanakan secara sistematis dan terstandar. Tidak ditemukan adanya katalog khusus, sistem klasifikasi yang sesuai, maupun panduan temu kembali yang ramah disabilitas. Kondisi ini berdampak langsung pada rendahnya pemanfaatan koleksi: tidak tercatat satu pun transaksi peminjaman, dan komunitas disabilitas netra termasuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) tidak pernah memanfaatkan koleksi yang tersedia. Aksesibilitas fisik seperti lift dan ruang khusus telah tersedia, tetapi absennya pengorganisasian koleksi yang baik menjadikan fasilitas tersebut tidak fungsional secara penuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengorganisasian koleksi yang memadai adalah prasyarat utama terwujudnya aksesibilitas informasi yang nyata bagi penyandang disabilitas netra.