cover
Contact Name
Fusnika
Contact Email
jurnalpekan@gmail.com
Phone
+6281312867627
Journal Mail Official
fusnika804@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pertamina Sengkuang Km. 4 Sintang, Kalimantan Barat 78614
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : -     EISSN : 25408038     DOI : https://doi.org/10.31932
Core Subject : Education,
JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, STKIP Persada Khatulistwa. Terbit 2 kali setahun (April dan Nopember). E-ISSN: 2540-8038. Jurnal ini yang menerima kontribusi tulisan/artikel yang berkaitan dengan studi-studi kependidikan, pengajaran dan evaluasi belajar di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, baik laporan penelitian, maupun tinjauan buku yang belum pernah diterbitkan di media cetak ataupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: 1. Penelitian Tindak Kelas 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Motivasi dan Prestasi Belajar 4. Belajar dan Pembelajaran 5. Hasil Belajar 6. Strategi/Metode/Model Pembelajaran 7. Media Pembelajaran 8. Pengembangan Bahan Ajar 9. Sosial Humaniora.
Articles 163 Documents
ANALISIS PEMBELAJARAN MUATAN PPKN DALAM MEMBENTUK PERILAKU FILANTROPI SISWA KELAS V SD NEGERI BANGUNHARJO BANTUL Devi Widya Ningsih; Wachid Pratomo; Nadziroh Nadziroh; Chairiyah Chairiyah
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2023): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v8i2.2997

Abstract

The objectives of this research are (1) To determine the analysis in instilling philanthropic behavior in class V students at SD Negeri Bangunharjo Bantul through PPKn learning, (2) To determine the supporting factors in instilling philanthropic behavior in class V students at SD Negeri Bangunharjo Bantul, (3) To determine the inhibiting factors in instilling philanthropic behavior in fifth grade students at Bangunharjo Elementary School, Bantul. (4) To find out what the solution is to overcome obstacles in instilling philanthropic behavior in class V students at Bangunharjo State Elementary School, Bantul through PPKn learning. This type of research uses descriptive qualitative. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The data collection instrument uses data analysis techniques with an interactive model, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that (1) analysis of cultivating philanthropic behavior requires involvement between the family, school and community. Philanthropic behavior is a stingy attitude and it is difficult to give help. Fifth grade students at Bangunharjo State Elementary School still have a stingy attitude and it is difficult to give help, therefore the cultivation of philanthropic behavior has not gone according to plan. This needs to be corrected by instilling philanthropic behavior in Civics learning so that philanthropic behavior is formed. good, PPKn learning has gone according to plan and can be well received by students, (2) supporting factors from a good family environment as the first place for children to model and emulate, supported by the school environment which provides material reinforcement for instilling behavior philanthropy with the assistance of supervision from a good community environment, (3) inhibiting factors from disharmonious family conditions which can influence children's development in instilling philanthropic behavior, inadequate school environments, and poor community environments will be the main factors in inhibiting the instillation of philanthropic behavior for students, (4) the solution is carried out by collaborating between teachers and parents to provide an understanding of the cultivation of philanthropic behavior at home and during Civics learning activities as well as providing good examples in everyday life so that students are able to instill a positive attitude .Keywords: Civics Learning, Philanthropic Behavior    
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROYEK RESPON KREATIF DI KELAS VIII Dwi Cahyadi Wibowo; Emilia Dewiwati Pelipa; Dara Julia
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2016): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v1i1.171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan memahami kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan di Indonesia melalui model proyek respon kreatif  di kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kayan Hilir tahun pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan bentuk penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada siklus I nilai maksimal 85, nilai minimal 40, nilai rata-rata 59,76 dan ketuntasan klasikal 61,90%. Pada siklus II nilai maksimal 90, nilai minimal 50, nilai rata-rata 68,1 dan ketuntasan klasikal 85,71%. Hasil peneitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam prestasi belajar siswa melalui proyek respon kreatif di kelas VIII, hal ditunjukkan pada persentase peningkatan prestasi belajar pada: (1) pra-siklus dan siklus 1 sebesar 9,52%; (2) pada siklus 1 dan 2 sebesar 23,81%; (3) pada pra-siklus hingga siklus 2 sebesar 33,33%. Dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model proyek respon kreatif mampu meningkatkan aktifitas dan respon belajar siswa, sehingga prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn meningkat pula. Kata Kunci:     Prestasi Belajar, Model Proyek Respon Kreatif
PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI MEDIA INFORMASI DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA Sari Mellina Tobing
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v4i1.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemanfaatan internet sebagai media informasi dalam kegiatan belajar mengajar pada mata kuliah pendidikan pancasila. Penelitian ini menggunakan metodeyang bersumber dari buku atau yang biasa disebut kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah identifikasi wacana dari buku-buku, makalah, artikel, jurnal,majalah, web (internet) ataupun informasi lainnya.Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten.Berdasarkan hasil penelitian pemanfaatan internet sebagai media informasi dalam kegiatan belajar mengajar pada mata kuliah Pendidikan Pancasila adalah  dapat meningkatkan proses belajar mengajar baik mahasiswa maupun tenaga pendidik. Dikarenakan media internet lebih mudah untuk di akses dan di mengerti sehingga belajar menjadi lebih inovatif , modern dan cepat.Selain pengetahuan tersebut, dalam mata kuliah Pancasila juga menekankan kesadaran akan adanya nilai moral dan etika. Kesadaran ini tidak dapat sekedar ditransfer melalui media informasi tetapi juga harus melalui diskusi tatap muka. Kata Kunci: Pemanfaatan Internet, Media Informasi, Belajar Mengajar 
PENGARUH SITUASI PASCA KONFLIK SOSIAL TERHADAP PEMBELAJARAN PKn di SEKOLAH Laros Tuhuteru
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2021): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v6i1.1167

Abstract

Maluku pasca konflik sosial Masyarakat kini tinggal terkotak-kotak, pada wilaya wilaya tertentu berdasarkan kelompok dan golongan. Namun dalam kehidupan sehari-hari, interaksi antar kelompok sudah berjalan “normal”. Tapi, untuk tinggal berbaur dengan kelompok yang berbeda, masih dirasakan kurang “nyaman”. Kelompok tertentu, yang umumnya bekerja sebagai pedagang, menunggu situasi kondusif. Semua data dan informasi mengenai konflik sosial dikemas melalui sebuah perangkat metode penelitian kualitatif yang menurut peneliti sangat efekif dalam rangka merealisir tujuan penelitian ini. Melalui teknik obsevasi langsung, Disamping itu penulis juga menggunakan metode wawancara mendalam, terutama terhadap beberapa orang informasi kunci yang ditentukan secara sengaja sesuai kebutuhan penelitian ini. Melalui perangkat metode-metode itulah, hasil penelitian ini dapat disajikan melalui penelitian ini.  Atas dasar itulah penulis bermaksud membuat analisis secara lengkap dan konprehansif, diantaranya situasi pasca konflik sosial dapat berpengaruh pada pembelajaran PKn di sekolah dan peran masyarakat orang tua atau kelauarga dan berbagai pihak yang berkompeten dalam meberikan pembinaan kepada siswa pasca konflik sosial Maluku. PKn dalam membentuk sikap siswa secara inovatif dalam tujuan dengan formatnya, sehingga  para guru merasa keleluasan untuk menentukan pilihan metode  pembelajaran PKn benar-benar membina dan membentuk watak sikap karakter siswa yang demokrastis dan bersikap menghargai orang lain dan sadar akan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Kata Kunci: Konflik Sosial, Pendidikan Kewarganegaraan.
PENGELOLAAN HUTAN ADAT DENGAN PRINSIP KEARIFAN LOKAL (STUDY DI HUTAN ADAT RIAM BATU, KECAMATAN TEMPUNAK, KABUPATEN SINTANG, PROVINSI KALIMANTAN BARAT) Purba, Daud Prihatinro; Mardawani, Mardawani
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v8i1.2359

Abstract

The granting of forest management rights through customary forests is a form of state recognition for indigenous peoples in Indonesia to manage and protect their forests with the principles of local wisdom. The granting of these rights is carried out through an agrarian reform mechanism, one of which is the social forestry program launched in 2015 by the Ministry of Environment and Forestry. This research was conducted to find out how the Seberuang Dayak indigenous people of Riam Batu Village manage and protect the forest with the principles of local wisdom that have long been passed down from generation to generation. Data collection was carried out through interviews, discussions (FGD), and field observations. Meanwhile, data analysis was done descriptively. From this study, it shows that the Dayak Seberuang indigenous people of Riam Batu Village have a close relationship with the forest, so the authors obtain the following results: (1). In managing customary forests, the Riam Batu Customary Law Community is guided by customary rules that have been in force for generations, namely bodily customs and base customs. (2). With the customary forest, it provides benefits for the life of the people of Riam Batu Village.Keywords: Customary Forest, Indigenous Peoples (MHA), Local Wisdom, Social Forestry.
UPAYA MENINGKATKAN KWALITAS PEMBELAJARAN PKN PADA SEKOLAH BINAAN MELALUI METODE KOLABORATIF SUPERDISKON Yakobus Suwandi
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2018): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v3i2.254

Abstract

Data guru di SMP Negeri 1 Kayan Hulu menunjukkan bahwa walaupun guru dalam rencana pembelajarannya sudah menuliskan berbagai teknik, metode dan model pembelajaran, kenyataannya dalam pembelajaran guru masih dominan dalam kegiatan di kelas. Untuk itulah diperlukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam penerapan pembelajaran  kolaboratif. Gaya supervisi lama yang kaku dan keterbatasan waktu menuntut pengawas untuk kreatif dan inovatif agar dapat melaksanakan tugas pendampingan, pembinaan pemantauan dan penilaian terhadap guru. Pendampingan guru dalam penguasaan dan penggunaan pembelajaran Kolaboratif dengan SUPERDISKON  (Supervisi, Diskusi dan Konsultasi) dirasakan efektif dan efisien dalam pencapaian tujuannya. Pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru SMP Negeri 1 Kayan Hulu, dalam Penerapan Pendekatan Kolaboratif sehingga menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan. Dengan demikian jika Pengawas Sekolah melakukan kegiatan pendampingan dengan mengganti supervisi kelas dengan supervisi inovatif, dilanjutkan dengan diskusi dan memberikan ruang kepada guru untuk konsultasi dengan berbagai cara baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan memanfaatkan media komunikasi yang ada akan cepat meningkatkan kemampuan guru dalam penguasaan pembelajaran Kolaboratif dan pengembangan Pembelajaran Kolaboratif. SUPERDISKON (Supervisi Diskusi Konsultasi) ini  membantu mengatasi tugas kepengawasan sehingga lebih tuntas dan tentu lebih berkualitas. Kata Kunci : Kwalitas, Pembelajaran Pkn , Kolaboratif Superdiskon. 
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN KARTU BERGAMBAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MUATAN PPKN SISWA KELAS II SDN SE-GUGUS 01 KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN SLEMAN TAHUN AJARAN 2019/2020 Wachid Pratomo; Nadziroh Nadziroh; Chairiyah Chairiyah
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2020): Jurnal PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v5i2.938

Abstract

Penelitian ini secara deskriptif bertujuan untuk menghasilkan suatu produk media pembelajaran berupa “Papan Kartu Bergambar” pada pembelajaran tematik  muatan PPKN. Tujuan dari pembuatan media ini untuk membantu siswa dalam mengkongkritkan materi yang bersifat abstrak, serta dapat memotivasi siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan baik sehingga dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (research and development) dengan prosedur pengembangan menurut Borg dan Gall. Pengembangan ini dilakukan dengan prosedur yang terdiri dari 9 tahapan pengembangan yakni, penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan awal, revisi produk, uji coba lapangan utama, revisi produk, uji coba lapangan operasional dan revisi produk akhir. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II SDN Gayamharjo yang berjumlah 27 siswa, seluruh peserta didik kelas II SDN Dadapsari yang berjumlah 5 siswa, dan seluruh siswa kelas III SDN Dadapsari yang berjumlah 6 siswa. Sampel penelitian mencakup seluruh populasi. Adapun teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dengan guru kelas II, dan angket untuk mengetahui keadaan saat proses pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media Papan Kartu Bergambar sudah dapat dinyatakan layak digunakan. Hal ini berdasarkan pada persentase nilai yang diperoleh dari validator dan peserta didik. Persentase hasil validasi materi dari dosen menunjukkan angka 84% dengan kriteria layak digunakan. Persentase hasil validasi dari guru kelas II SDN Gayamharjo menunjukkan angka 92% dan validasi dari guru kelas II SDN Dadapsari menunjukkan angka 92% dengan kriteria yang sama yakni layak digunakan. Untuk persentase hasil validasi media dari dosen menunjukkan angka 91% dengan kriteria layak digunakan. Persentase hasil validasi media dari guru kelas II SDN Gayamharjo menunjukkan angka 95% dan dari guru kelas II SDN Dadapsari menunjukkan angka 94% dengan kriteria layak digunakan. Sementara itu, untuk hasil persentase pada saat uji coba lapangan awal menunjukkan angka 91% dengan kategori kriteria layak digunakan, pada saat uji coba lapangan utama memperoleh hasil persentase 93% dengan kriteria layak digunakan, dan pada saat uji coba lapangan opererasional menghasilkan nilai persentase 89% dengan kriteria layak digunakan. Kata Kunci : Pengembangan, Media Papan Kartu Bergambar, Tematik Muatan PPKn
PENGARUH KESADARAN KELENGKAPAN KEPEMILIKAN SURAT TANDA KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP ASPEK TANGGUNG JAWAB WARGA NEGARA DI KELURAHAN RUMBIH Indrawati, Cici; Pitoewas, Berchah; Adha, Muhammad a Mona
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v7i2.2041

Abstract

The influence of awareness of ownership of motorized vehicle certificates is important for the community as a form of citizen responsibility in terms of obeying state rules. Therefore, this study was conducted with the aim of knowing the effect of awareness of the completeness of ownership of motorized vehicle registration certificates in the rumbih village. The research method used is a quantitative approach with descriptive methods, then data collection techniques in the field are carried out by means of observation and questionnaires. . Responsibility to the community which includes the rules, norms that apply in the community. Then the responsibility for religion which includes God related to religion and beliefs. With regard to a sense of responsibility, humans should base the assumptions of each individual by acknowledging the fact that humans in narrow and broad relationships need each other to realize the values of life that are felt to be good and support the existence of each individual. Based on the results and discussion, a regression model has been obtained with an r-square of 7.8% which has fulfilled all the classical assumptions in linear regression. In addition, based on the hypothesis test that has been carried out, it can be concluded that the completeness of ownership of a motorized vehicle registration certificate significantly affects aspects of citizen responsibility. Based on the sign of the regression, it indicates that ownership of a motorized vehicle registration certificate has a positive effect on aspects of citizen responsibility.Keywords: Public Awareness, Citizens, Responsibilities  
MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI BUDAYA LOKAL NUSANTARA DITENGAH ARUS GLOBALISASI MELALUI PELESTARIAN TRADISI GAWAI DAYAK SINTANG Suparno Suparno; Geri Alfikar; Dominika Santi; Veronika Yosi
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2018): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v3i1.144

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis  pada masyarakat suku Dayak Sintang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memberikan gagasan agar  para generasi muda khususnya dapat berperan aktif dalam upaya  melestarikan dan menjaga nilai-nilai kearifan budaya lokal Suku Dayak di Sintang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan bentuk penelitian studi kasus. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan ditemukan beberapa hal, antara lain sebagai berikut: (1) Melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan dalam bentuk himbauan agar Tradisi Gawai Dayak dapat dilaksanakan oleh semua daerah yang merupakan basis masyarakat adat Suku Dayak setiap tahun; (2) Mengikutsertakan setiap elemen masyarakat   sebagai panitia atau bagian dari pelaksana kegiatan Gawai Dayak; (3) Memberikan masukan bagi sekolah agar dapat menjadikan tradisi Gawai Dayak sebagai salah satu materi wajib pada kurikulum muatan lokal di sekolah. Dengan terjalinnya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan sekolah diharapkan mampu untuk mempertahankan eksistensi budaya lokal nusantara di tengah arus globalisasi dalam pelestarian tradisi gawai dayak yang terdapat di wilayah Sintang.Kata Kunci: Budaya Lokal Nusantara, Pelestarian Tradisi Gawai Dayak
IMPLEMENTASI SIKAP TOLERANSI BERAGAMA ANTAR SESAMA MASYARAKAT DALAM INTERAKSI SOSIAL DI DESA RANSI DAKAN Mardawani, Mardawani; Sejunsi, Botniaski; Puja, Puja
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i1.3464

Abstract

This research aims to find out how people carry out social interactions amidst religious differences in Ransi Dakan village. In this research, the approach used is a qualitative approach, namely by observing the activities that residents carry out and working together with the Ransi Dakan community. The aim is to find out the character of each community in Ransi Dakan Village. The data analysis technique begins with observing and interacting with local residents through communication. The results of this research show that community interactions still have an attitude of tolerance between religious communities that is still well maintained. People carry out religious activities in accordance with the religion they believe in. Activities in terms of cooperation and mutual cooperation are carried out by the community together, without distinguishing between the beliefs held by other individuals. In terms of accommodation, people always respect and respect each other, such as during religious holiday activities including Islam, Hinduism, Christianity, Catholicism and religious beliefs. Meanwhile, in terms of assimilation, people are able to accept the religious differences that exist in their families, the result of interfaith marriages. Keywords: Social interaction, tolerance, religion  

Page 3 of 17 | Total Record : 163