cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
jurnalsatyanegara@gmail.com
Phone
+628127433616
Journal Mail Official
publikasi@stiasatyanegara.ac.id
Editorial Address
Jl. Sukatani I, No.3, 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kenten 8 Ilir, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial
ISSN : 20868057     EISSN : 27209202     DOI : https://doi.org/10.62128/jiads.v18i1
Core Subject : Social,
Jurnal ini berisi tentang berbagai penelitian dibidang Administrasi dan Sosial, dimana disajikan secara logis argumentatif serta dapat menghasilkan kajian atau ulasan ilmiah yang berpengaruh cukup signifikan terhadap implementasi/pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik.
Articles 88 Documents
Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepada Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Ogan Komering Ilir Supardi, Supardi; Tarmizi, Tarmizi
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 20, No 2 (2025): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v20i2.125

Abstract

Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Indonesia memiliki sejarah panjang yang berperan penting dalam perjalanan bangsa.  Kemunculan Ormas sejalan dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk berkumpul dan berorganisasi demi mencapai tujuann bersama.  Pada awal abad ke-20 setelah kemerdekaan pada tahun 1945, Ormas berperan dalam mengisi kemerdekaan dan membangun negara.  Namun, pada masa Orde Lama, terjadi dinamika politik yang mempengaruhi keberadaan Ormas, termasuk pembatasan dan pengawasan oleh Pemerintah.  Pada masa Orde Baru, Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yang mengatur pendirian dan aktivitas Ormas dengan ketat.  Regulasi ini bertujuan mengendalikan Ormas agar sejalan dengan kebijakan Pemerintah.  Era reformas yang dimulai pada akhir 1990-an membawa perubahan signifikan, termasuk kebebasan berorganisasi.  Pertumbuhan Ormas meningkat pesat, mencakup berbagai bidang seperti sosial, politik, budaya, dan lingkungan.  Pemerintah kemudian mengesahkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) sebagai pengganti UU sebelumnya, yang kemudian direvisi melalui Perppu Nomor 2 Tahun 2017.  Secara keseluruhan, Ormas memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, baik sebagai mitra pemerintah maupun sebagai penggerak inisiatif masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.  Pengawasan terhadap Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) memiliki funsi vital dalam memastikan bahwa aktivitas Ormas berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan tujuan yang telah ditetapkan.  Pengawasan terhadap Ormas diatur dalam berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yang kemudian diperbarui melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017.  Selain itu, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2017 mengatur tentang Pengawasan Ormas di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.  Regulasi ini menekankan pentingnya pembentukan Tim Terpadu untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap Ormas di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan. Kata Kunci : Fungsi Organisasi Kemasyarakatan, pengawasan
IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 30 TAHUN 2019 TENTANG PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR CAMAT KECAMATAN GANDUS KOTA PALEMBANG ( STUDI KASUS PASAL 4) Salsabila, Farah; Effendi, Zulkani
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 20, No 2 (2025): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v20i2.122

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil, khususnya Pasal 4, di Kantor Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi di Kantor Kecamatan Gandus mendukung implementasi peraturan ini, meskipun masih terdapat tantangan dalam pelaporan kinerja. Studi ini merekomendasikan peningkatan pelatihan dan penguatan evaluasi kinerja. Kata Kunci : Implementasi, Kinerja Pegawai
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA PALEMBANG NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG PEMBINAAN ANAK JALANAN, GELANDANGAN DAN PENGEMIS PASAL 9 AYAT 2 PADA DINAS SOSIAL KOTA PALEMBANG (Studi UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Pengemis dan Gelandangan Provinsi Sumatera Selatan) Helda Fitriani; Holipah Holipah; Asmawati Asmawati
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 21, No 1 (2026): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v21i1.133

Abstract

The purpose of this research is to know the Implementation of Regulations Palembang City Region Number 12 of 2013 Concerning the Development of Street Children, Homeless and Beggars Article 9   Paragraph 2 At the Social Service of Sumatra Province  South (Study of Service Technical Implementation Unit (UPTD) Social Rehabilitation Institution Beggars and Homeless South Sumatra Province) and Factors The inhibitor. The method used in this study is the research method qualitative by collecting data through observation, interviews, literature study and documentation. Based on the results of research regarding the Implementation of Regional Regulations Palembang City Number 12 of 2013 Concerning the Development of Street Children, Homeless and Beggars Article 9 Paragraph 2 in the UPTD Social Rehabilitation Institution Beggars and Homeless South Sumatra Province has been carried out successfully particularly good for homeless and beggars, who are in rehabilitation programs the orphanage has provided various guidance for the homeless and beggars include psychosocial diagnosis, mental spiritual guidance, guidance physical education, skills, entrepreneurship and education in accordance with Regional Regulation No. 12 2013 Article 9 Paragraph 2. But there are also inhibiting factors of the target residents where some of the homeless and beggars still live there are those who are lazy, have a low mindset and want to live in an instant way, namely by begging on the streets. Keywords: Personnel Administration, Employee Performance
EVALUASI PENGELOLAAN ARSIP PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN OGAN ILIR Lisa Mandasari; Dian Anggraini; Riza Adelia Suryani
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 21, No 1 (2026): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v21i1.138

Abstract

Pengelolaan arsip merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pelayanan administrasi kependudukan. Arsip yang dikelola secara baik dapat menjamin ketersediaan informasi, mempercepat pelayanan, serta menjadi alat bukti yang sah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Arsip tidak hanya berfungsi sebagai alat dokumentasi, tetapi juga sebagai dasar dari pengambilan keputusan serta sebagai alat pertanggungjawaban administrasi di depan hukum. Keberadaan dokumen arsip yang dikelola dengan baik, tidak hanya mendukung kemudahan aktivitas administrasi, tetapi juga menjadi tolak ukur transparansi, akuntabilitas, serta profesionalitas suatu instansi. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengevaluasi  pengelolaan  arsip  pada  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,  dan  dokumentasi.  Analisis  data  menggunakan  model  interaktif  yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir sudah berjalan cukup baik tetapi masih memerlukan berbagai perbaikan terutama pada aspek input dan process. Pada aspek context, pengelolaan arsip telah memiliki dasar hukum dan tujuan yang jelas dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Pada aspek input, masih terdapat keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana kearsipan, serta belum optimalnya penerapan teknologi informasi. Pada aspek process, pelaksanaan pengelolaan arsip telah berjalan sesuai prosedur  namun  masih  ditemukan  kendala  dalam  penyimpanan,  pemeliharaan.  Pada aspek product,  pengelolaan  arsip  telah  memberikan  manfaat  bagi  pelayanan  publik, meskipun   efektivitasnya  masih   perlu   ditingkatkan  melalui   digitalisasi   arsip   dan penguatan sistem kearsipan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan arsip elektronik, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai guna meningkatkan kualitas pengelolaan arsip. Kata kunci: Evaluasi, Pengelolaan Arsip, Model CIPP, Pencatatan Sipil 
PENGGUNAAN GOOGLE WORKSPACE DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI MAHASISWA DI UPT. LABORATORIUM TERPADU UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA Muhammad Tri Bakti Utama; Supardi Supardi
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 21, No 1 (2026): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v21i1.134

Abstract

Student Administration Services at UPT. The Integrated Laboratory of Sriwijaya Indralaya University in handling administrative services has been greatly resolved because it is helped by the existence of an application called Google Workspace where this application helps make work easier but there are problems with  the  system  which  sometimes  the  network  is  unstable  for  the  Head  of  UPT.  Sriwijaya  Indralaya University Integrated Laboratory can provide services using a stable network to improve administrative service processes.The discussion of the problems in this paper is carried out using a qualitative approach with a deductive method which discusses the problems to be studied by writing discussion topics that are describedin general terms and then drawing specific conclusions.Using Google Workspace to Improve Student Administration Services at UPT. Sriwijaya IndralayaUniversity Integrated Laboratory. Student Administration Services in the Integrated Laboratory Section of Sriwijaya  Indralaya  University  can  be  said  to  be  good  by  looking  at  several  indicators,  namely Transparency, Participation, Loyalty, Conditionality and Accountability. Then the Google Workspace Application to Improve Student Administration Services at UPT. The Sriwijaya Indralaya University Integrated Laboratory has had a good impact on Student Administration Services which can be seen from several indicators, namely Flexibility, efficiency, effectiveness, an orderly system and saving funds. Keywords: Use of Google Workspace and Student Administration Services 
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN SOSIAL BERAS SEJAHTERA (RASTRA) DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN MASYARAKAT DI KELURAHAN BUKIT SANGKAL KECAMATANKALIDONI KOTA PALEMBANG wilfa Ramadhan; Zulkani Effendi
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 21, No 1 (2026): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v21i1.135

Abstract

ABSTRACT Distribution of Prosperous Rice Social Assistance (Rastra) in Community Poverty Alleviation  in Bukit Sangkal Village, Kalidoni  District, Palembang  City.  This study aims to analyze and test how the Distribution of Prosperous Rice Social Assistance (Rastra) is in Community Poverty Alleviation in Bukit Sangkal Village, Kalidoni District, Palembang City. The research method uses qualitative descriptive and uses data reduction analysis methods, data validity, and drawing conclusions. Research Results the  results of the research  conducted by the author on the analysis of the Distribution of Prosperous Rice Assistance (Rastra) in Community Poverty Alleviation in Bukit Sangkal Village, Kalidoni District, Palembang City, it can be concluded that it has been implemented well, this can be seen from concept one, namely the Purpose of using social assistance, Providers of social assistance, Recipients of social assistance, Forms of social assistance, which are distributed are implemented very well and concept two Reducing the Burden of Expenditure  of  the  Poor  Increasing  the  Ability  and  Income  of  the  Poor. Developing and Guaranteeing, Sustainability of Micro and Small Businesses, Synergizing Policies and, Poverty Alleviation Programs are also implemented well. Keywords:   Distribution   of   Prosperous   Rice   Social   Assistance,   PovertyAlleviation  ABSTRAK Distribusi Bantuan Sosial Beras Makmur (Rastra) dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat di Desa Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji bagaimana Distribusi Bantuan Sosial Beras Makmur (Rastra) dilaksanakan dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat di Desa Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan menggunakan metode analisis reduksi data, validitas data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang analisis Distribusi Bantuan Sosial Beras Makmur (Rastra) dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat di Desa Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaannya telah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari konsep pertama, yaitu Tujuan penggunaan bantuan sosial, Penyedia bantuan sosial, Penerima bantuan sosial, Bentuk bantuan sosial, yang didistribusikan dilaksanakan dengan sangat baik dan konsep kedua Mengurangi Beban Pengeluaran Masyarakat Miskin Meningkatkan Kemampuan dan Pendapatan Masyarakat Miskin. Pengembangan dan Penjaminan Keberlanjutan Usaha Mikro dan Kecil, Sinergi Kebijakan, dan Program Pengentasan Kemiskinan juga diimplementasikan dengan baik.              Kata kunci: Distribusi Bantuan Sosial Beras, Pengentasan Kemiskinan 
STRATEGI KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM MENGATASI KONFLIK INTERNAL PADA KANTOR CAMAT KECAMATAN SEMATANG BORANG KOTA PALEMBANG Mietha Nella; Erinda Erinda
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 21, No 1 (2026): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v21i1.136

Abstract

The background to the problem in this thesis is the office The head of the Sematang Borang sub-district, Palembang City, is suspected of indiscipline, some kind of internal conflict, such as an employee who has just retired but is still being employed. The employee was explaining a certain topic to the sub-district staff but the expression of the sub-district staff showed disagreement so he firmly interrupted the employee's explanation which made him fall silent then listened to the explanation from the sub-district staff and finally they raised their voices and argued. The aim of this research is to find out what the Sub district Head's Leadership Strategy is in Overcoming Internal Conflict at the Sub district Office of Sematang Borang Sub district, Palembang City and to find out what factors cause conflict to occur at the sub district office. This research uses qualitative methods, as data collection tools, namely, observation, interviews and literature. The results of the research show that differences may occur but this does not lead to ongoing conflict, the right solution for the parties involved or not is through a personal approach such as building relationships and implementing each other's duties, principals and functions and this leadership strategy has been implemented properly. both based on the main tasks and functions. Keywords: Leadership Strategy, Internal Conflict ABSTRAK Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah dugaan indisiplin di kantor Kelurahan Sematang Borang, Kota Palembang, oleh Kepala Kelurahan yang baru saja pensiun namun masih dipekerjakan. Karyawan tersebut menjelaskan suatu topik kepada staf kelurahan, namun ekspresi staf kelurahan menunjukkan ketidaksetujuan sehingga ia dengan tegas menyela penjelasan karyawan tersebut, yang kemudian membuat karyawan tersebut terdiam. Setelah itu, staf kelurahan mendengarkan penjelasan dan akhirnya mereka beradu argumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Kepemimpinan Kepala Kelurahan dalam Mengatasi Konflik Internal di Kantor Kelurahan Sematang Borang, Kota Palembang, dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya konflik di kantor kelurahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan alat pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapat mungkin terjadi, tetapi hal ini tidak menyebabkan konflik berkelanjutan. Solusi yang tepat bagi pihak-pihak yang terlibat atau tidak adalah melalui pendekatan personal, seperti membangun hubungan dan melaksanakan tugas, prinsip, dan fungsi masing-masing. Strategi kepemimpinan ini telah diterapkan dengan baik, baik berdasarkan tugas maupun fungsi utama. Kata kunci: Strategi Kepemimpinan, Konflik Internal
ANALISIS PELAYANAN ADMINISTRASI PERNIKAHAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN ILIR BARAT II KOTA PALEMBANG silvi Handayni
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 21, No 1 (2026): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v21i1.137

Abstract

Marriage registration is one of the administrative services available at the Religious Affairs Office orKUA. KUA is an agency that deals directly with the community. Prospective brides and grooms who wish to apply for marriage administration must go to the Religious Affairs (KUA) office. However, in fact, theimplementation of marriage administration applications at the Ilir Barat II District Religious Affairs Officehas problems, as evidenced by the fact that there are still many people who do not know the requirements for marriage administration applications, and there is no timeliness in completing the documents, such as there is  no  certainty  regarding  when  the  documents  will  be  completed.  -  documents  submitted,  as  well  as inadequate  facilities  and  infrastructure  such  as  large  parking  areas,  comfort  in  waiting  rooms  and supporting systems to support service tasks at the Office of Religious Affairs.The type of research used in this research is quantitative research which is intended to provide a clear picture of the problems being studied, interpret and explain the data systematically. The basis of this research  is  a  survey,  namely  the  distribution  of  questionnaires  to  respondents  containing  questions regarding matters related to research. The research results of the Analysis of Marriage Administration Services in Increasing Community Satisfaction at the Office of Religious Affairs have gone well. It would be good to improve further in order to gain public satisfaction and public trust in the services provided. It is a good idea to add facilities and infrastructure, especially in the service room, it should not be integrated with the employee's work space, it should be made separate so that people feel more comfortable so that community satisfaction will have a positive value in the eyes of the community. Keywords: Community Satisfaction Administrative Services