cover
Contact Name
Dessy Anggraini
Contact Email
margin@uinjambi.ac.id
Phone
+6282176566844
Journal Mail Official
margin@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Jl. Jambi-Ma. Bulian KM. 16 Simpang Sungai Duren Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi.
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Margin : Journal of Islamic Banking
ISSN : -     EISSN : 29880238     DOI : https://doi.org/10.30631/margin.v4i1
Core Subject : Economy,
Margin: Journal of Islamic Banking E-ISSN: - P-ISSN: - is the journal that publishing the research result in the area of Islamic Banking . Margin: Journal of Islamic Banking cordially invites the academician, researchers, and others to submit their research article that in line with our focus and scope. Margin: Journal of Islamic Banking specializes on Islamic Banking , research, and is intended to communicate original research and current issues on the research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in the field of Economics and Islamic Business, including: Islamic Banking, Islamic Bank Information System, Islamic Bank Audit, Islamic Bank Management, Islamic Banking Risk Management, Islamic Banking Marketing Management, Islamic Bank Liquidity Management, Ethics of Islamic Banking, Legal drafting of Islamic Bank, Analysis of Islamic Bank Financial Reports
Articles 118 Documents
PELAKSANAAN AKAD MUSYARAKAH MUTANAQISAH (MMQ) DALAM PEMBIAYAAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH (KPR) PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) DI KOTA JAMBI Hanafi, Hanafi; Anita, Efni; Munsarida, Munsarida
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/343kb534

Abstract

Perkembangan sektor properti yang pesat mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak. Sebagai solusi atas tingginya permintaan tersebut, Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadirkan produk pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) yang berlandaskan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan akad MMQ dalam pembiayaan KPR di BSI KCP Hayam Wuruk Jelutung Kota Jambi, serta mengevaluasi kendala dan upaya dalam implementasinya. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan informan yang terdiri dari marketing pembiayaan KPR, customer service, branch operation service manager di BSI dan nasabah serta menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) dalam pembiayaan KPR di BSI KCP Hayam Wuruk Jelutung telah berjalan sesuai prinsip syariah dan prosedur operasional dengan mekanisme kepemilikan bertahap melalui cicilan dan sewa serta didukung transparansi dan kejelasan informasi; 2) Pelaksanaan akad MMQ dihadapkan pada sejumlah kendala, seperti rendahnya literasi masyarakat terhadap konsep MMQ, keterlambatan pengumpulan dokumen, serta ketidakstabilan ekonomi nasabah. Untuk mengatasinya, BSI KCP Hayam Wuruk Jelutung melakukan edukasi publik, menyederhanakan proses pembiayaan, dan menyediakan opsi restrukturisasi angsuran. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan memperluas akses pembiayaan syariah secara berkelanjutan.
PENGARUH LAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH DALAM PENGGUNAAN LAYANAN BSI MOBILE STUDI MAHASISWA FEBI UIN STS JAMBI Septiawan, Diki; Fusfita, Nurlia; Noor, Firman Syah
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/frk2xc63

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam penggunaan BSI Mobile yang memengaruhi tingkat kepuasan nasabah. Meskipun BSI Mobile terus melakukan inovasi digital, masih ditemukan keluhan terkait kecepatan layanan, kemudahan penggunaan, serta gangguan sistem yang mengganggu pengalaman bertransaksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap kualitas layanan dan kepuasan nasabah dan menganalisis pengaruh layanan terhadap kepuasan nasabah dalam penggunaan BSI Mobile. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan alat analisis yaitu analisis regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini yaitu 2.654 mahasiswa, penentuan sampel menggunakan slovin, maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 97 responden dan penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa mengenai kualitas layanan dan kepuasan nasabah dalam penggunaan BSI Mobile menunjukkan hasil yang cukup baik dengan skor rata-rata CSI sebesar 57,91, yang menandakan layanan telah memenuhi kebutuhan dasar, namun masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan pengalaman yang lebih memuaskan dan berkelanjutan. Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dalam penggunaan layanan BSI Mobile hal ini didasarkan pada hasil uji t (parsial) thitung > ttabel yaitu 7.118 > 1,66105. Selain itu, nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000 < 0,05, yang berarti secara statistik pengaruh antara variabel layanan terhadap kepuasan nasabah signifikan.  
PEMBIAYAAN KUR PERBANKAN SYARIAH PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DESA TIDAR KURANJI Patimah, Nur; Rafidah, Rafidah
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/1fe6d504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Muaro Bulian kepada petani kelapa sawit di Desa Tidar Kuranji. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiayaan KUR Syariah telah berjalan secara sistematis sesuai prinsip syariah, dimulai dari proses permohonan, verifikasi lapangan, analisis kelayakan, hingga pencairan dana dengan akad murabahah. Pembiayaan ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas kebun kelapa sawit, peningkatan hasil panen, serta peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan kendala berupa prosedur administrasi yang rumit, rendahnya pemahaman terhadap akad syariah, keterbatasan pendampingan pasca pencairan, serta risiko eksternal seperti gagal panen akibat faktor cuaca dan hama.Pihak BSI telah berupaya mengatasi kendala tersebut melalui edukasi awal mengenai akad syariah, pendampingan administrasi, fleksibilitas cicilan, dan monitoring penggunaan dana. Meskipun demikian, diperlukan pendampingan yang lebih intensif pasca pencairan agar pemanfaatan dana lebih optimal dan potensi kredit bermasalah dapat diminimalisir.                          
PENGARUH FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH Juanita, Adelia; Ferawati, Rofiqoh; Sudharyati, Neneng
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/2wtfam82

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini, khususnya teknologi digital, telah membawa dampak signifikan bagi semua sektor, termasuk sektor perbankan. Financial technology (fintech) sebagai salah satu inovasi dalam bidang keuangan, telah memungkinkan perbankan, termasuk perbankan syariah, untuk mengadopsi metode baru dalam melayani nasabah dengan lebih cepat, mudah, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh internet banking, mobile banking, sms banking, dan phone banking terhadap kinerja keuangan Perbankan Syariah di Indonesia. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan perbankan syariah di Indonesia yang menerbitkan laporan tahunan pada tahun 2019-2023. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, variabel Internet Banking memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,00000<0,05. Variabel Mobile Banking banking tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,28130>0,05. Variabel SMS Banking banking memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,03410<0,05. Variabel Phone Banking banking banking memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,00000<0,05. Secara simultan, variabel Internet Banking, Mobile Banking, SMS Banking dan Phone Banking berpengaruh terhadap kinerja keuangan dengan nilai signifikansi sebesar 0,0000<0,05 dan nilai koefisien determinasi 95,52211%.    
PENGARUH FAKTOR PSIKOLOGI TERHADAP KEPUTUSAN PEDAGANG MENGGUNAKAN PINJAMAN RENTENIR DI BANDING BANK SYARIAH DI PASAR PULAU KIJANG Puspitasari, Erni; Yusuf, Maulana
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/gd6frg61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor psikologis terhadap keputusan pedagang dalam menggunakan pinjaman rentenir dibandingkan dengan bank syariah di Pasar Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan dukungan analisis kualitatif komparatif. Populasi penelitian berjumlah 98 pedagang, dan seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, yang dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis berpengaruh signifikan terhadap keputusan pedagang. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,929 menunjukkan hubungan yang kuat dan positif. Uji t menghasilkan nilai t-hitung sebesar 23,123 > t-tabel 1,985, yang berarti hipotesis alternatif diterima. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,864 mengindikasikan bahwa 86,4% variasi keputusan pedagang dipengaruhi oleh faktor psikologis, sedangkan 13,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini diperkuat oleh analisis kualitatif, yang menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, motivasi kebutuhan ekonomi mendesak, serta pengalaman masa lalu dengan rentenir menjadi alasan utama pedagang lebih memilih rentenir daripada bank syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor psikologis merupakan faktor dominan dalam keputusan pedagang, sehingga strategi lembaga keuangan syariah harus memperhatikan aspek persepsi, motivasi, dan sikap pedagang agar mampu bersaing dengan rentenir.  
PENGARUH RGEC (RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNINGS, DAN CAPITAL) TERHADAP TINGKAT KESEHATAN BANK PADA BANK MUAMALAT INDONESIA TBK PERIODE 2013-2022) Nurpajri, Oktadiv Yuda; Majid, M. Nazori; Agusriandi, Agusriandi; Yuda Nurpajri, Oktadiv
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/4be2h179

Abstract

Penelitian skripsi ini mengkaji tingkat kesehatan PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk yang dipengaruhi oleh faktor-faktor RGEC, yaitu Risk Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan Capital. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh keempat faktor tersebut baik secara parsial maupun simultan terhadap kesehatan bank. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan prosedur analisis mencakup uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi berganda, serta pengujian hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, profil risiko (risk profile) dan permodalan (capital) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan Bank Muamalat, ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang melebihi 0,05. Sebaliknya, Good Corporate Governance (GCG) dan rentabilitas (earning) memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kesehatan bank dengan nilai signifikansi di bawah 0,05, menandakan bahwa peningkatan kualitas tata kelola dan kinerja profitabilitas menjadi faktor kunci dalam memperkuat kondisi kesehatan bank, sementara profil risiko dan permodalan belum memberikan dampak yang signifikan pada periode penelitian yang ditinjau.
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR (KURS), DAN BI-RATE TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2006-2024 Ningsih, Putri Apria; khoiriyah, Nurul
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/es2c7z41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (kurs), dan BI-Rate terhadap pembiayaan mudharabah pada bank umum syariah di Indonesia periode 2006–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Data yang dianalisis merupakan data sekunder berbentuk runtun waktu (time series) yang bersumber dari publikasi resmi Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, serta Otoritas Jasa Keuangan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi EViews, dilengkapi uji asumsi klasik, uji F, dan uji t untuk menguji kelayakan serta signifikansi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap pembiayaan mudharabah. Sebaliknya, kurs berpengaruh positif signifikan, sedangkan BI-Rate memberikan pengaruh negatif signifikan. Secara simultan, ketiga variabel makroekonomi tersebut berpengaruh signifikan dengan nilai adjusted R² sebesar 0,882. Hal ini mengindikasikan bahwa 88,2% variasi pembiayaan mudharabah dapat dijelaskan oleh inflasi, kurs, dan BI-Rate, sementara 11,8% lainnya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas makroekonomi dalam mendukung pertumbuhan pembiayaan berbasis bagi hasil. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi regulator dalam merumuskan kebijakan serta bagi perbankan syariah dalam memperkuat manajemen risiko.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN, LIKUIDITAS, DAN RISIKO PADA BPRS DAN BPR DI INDONESIA Wiraputra, Jhody; Andriani, Yulia; Fuadi, Fatih; Iqbal, Muhammad; Jhody Wiraputra
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ytw19y12

Abstract

Penelitian komparatif kuantitatif ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan, likuiditas bank, dan risiko pembiayaan antara Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Indonesia selama periode 2020-2024. Data sekunder berupa rasio-rasio keuangan dari seluruh BPRS dan BPR yang terdaftar di OJK  dianalisis menggunakan Uji Mann-Whitney setelah data terbukti tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara BPRS dan BPR untuk semua variabel yang diukur, yaitu Kinerja Keuangan, Likuiditas dan Risiko Pembiayaan. Perbedaan signifikan ini menegaskan bahwa filosofi operasional dan kerangka regulasi menciptakan jalur kinerja dan profil risiko yang tidak setara, sehingga disarankan agar regulator seperti OJK mengembangkan kebijakan pengawasan dan mitigasi risiko yang disesuaikan secara spesifik untuk masing-masing model operasional.
THE RELEVANCE OF THE UNIVERSITY CURRICULUM IN OVERCOMING SKILL MISMATCH IN THE ISLAMIC BANKING SECTOR Hidayati, Ulfa; Muhammadun, Muzdalifah; Madir, Muhammad; Alya, Nur; Sakina, Ashara
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/pfy6c523

Abstract

Islamic banking in Indonesia continues to grow rapidly in line with increasing public awareness of the importance of a financial system that complies with sharia principles. (Irhamni et al., 2023) This is supported by data from the Financial Services Authority (OJK), which notes that Islamic banking assets have shown significant growth in Indonesia in recent years. According to the OJK report, total assets of Islamic commercial banks increased from IDR 254,184 billion in 2016 to IDR 586,055 billion in 2024, indicating an average annual growth of around 10% or more, as seen in Graph 1. However, this industry growth presents new challenges, particularly in terms of providing competent human resources (HR) relevant to industry needs. The rapid growth of the Islamic banking sector in Indonesia not only reflects growing public awareness of Islamic financial principles but also demonstrates a significant opportunity for higher education institutions to play an active role in developing competent human resources aligned with industry needs. However, amidst this rapid growth, a serious challenge arises in the form of a mismatch between the competencies of university graduates and the actual needs of the Islamic banking sector, known as a skills mismatch. According to the 2023 Islamic Finance Development Indicator (IFDI) report, Indonesia ranks first in global Islamic financial development, with significant contributions from the Islamic banking sector. However, the main challenge facing this industry is the lack of professional workers with specific competencies in modern Islamic finance and banking (IFDI, 2023). A similar sentiment was echoed by the Financial Services Authority (OJK, 2024), which highlighted that the growth of assets and expansion of Islamic financial institutions is not matched by the availability of human resources with technical expertise, regulatory understanding, and strong Islamic ethical values. This skills mismatch phenomenon demonstrates the gap between education and industry (World Bank, 2022). While many universities have opened Islamic economics or banking study programs, the curriculum often remains theoretical and does not fully reflect the needs of the dynamic Islamic finance industry. Several previous studies, such as those conducted by (Putri, 2019) shows that around 60% of Islamic economics graduates do not yet have the competencies that meet the work standards in Islamic financial institutions, especially in the aspects of financial technology (fintech), digital literacy, Islamic risk management, and Islamic banking product innovation. Skills mismatch not only harms graduates but also the industry, as it increases training and development costs. This research is crucial to identify the extent to which current university curricula are relevant to the needs of the Islamic banking sector and to provide concrete recommendations to reduce this gap. By improving curriculum relevance, universities can enhance graduate competitiveness and support the sustainable growth of the Islamic banking sector. Skills mismatch in Indonesia is a significant issue in the labor market, characterized by a mismatch between the skills of the workforce and industry needs. Data shows that in 2015, vertical mismatch reached 53.33%, while horizontal mismatch reached 60.52%. (Hasibuan, 2019) Another 2019 study indicated that 27.9% of the workforce is overeducated, and 68.4% experience a field of study mismatch. Therefore, addressing the skills mismatch requires collaboration between the government, educational institutions, and industry to align curricula with job market needs and provide relevant training for the workforce. (Dianita Pramesti et al., n.d.) A study in the An Najah Journal highlights a significant gap between the competencies possessed by university graduates and current job market needs. This is evidenced by the high educated unemployment rate in Indonesia, which reached 2.09% in February 2023. (SINTA, 2023) The study examined the phenomena of overeducation and horizontal mismatch among employees in the Indonesian garment industry. The results showed that 67.61% of workers experienced educational mismatch, with 68% of them experiencing overeducation. In this context, research on the relevance of higher education curricula in addressing the skills mismatch in the Islamic banking sector is crucial and urgent. This research seeks to determine the extent to which higher education curricula prepare graduates to meet the demands of the contemporary Islamic finance industry, as well as how synergies between educational institutions, regulators, and industry can be strengthened. In addition, this research has strategic relevance to national policies, particularly the Independent Learning – Independent Campus (MBKM) program, which emphasizes the importance of collaboration between higher education and the workplace to create adaptive, creative, and competitive graduates. (Kemendikbud, 2024). Through this research, it is hoped that a collaborative curriculum model based on industry needs (industry-driven curriculum) can be found that is able to bridge the competency gap, strengthen the technical and non-technical skills of graduates, and support the realization of an inclusive and sustainable national sharia economic ecosystem. Thus, this research not only provides academic contributions in the development of curriculum relevance theory, but also provides practical benefits for the world of higher education, the Islamic banking industry, and policy makers in developing superior human resources that are globally competitive and based on Islamic values.  
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, PROFITABILITAS DAN KUALITAS PEMBIAYAAN TERHADAP LIKUIDITAS PADA BANK MUAMALAT INDONESIA TAHUN 2017-2024 Addiarrahman, Addiarrahman; Ismadharliani, Aztyara; Istiqhfarina, Zafura
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/3bw12b73

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi dan menganalisis dampak Dana Pihak Ketiga, Profitabilitas, dan Kualitas Pembiayaan terhadap Likuiditas Bank Muamalat Indonesia pada periode 2017-2024. Metodologi penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan 32 data triwulan dan analisis regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan kalau secara parsial, Dana Pihak Ketiga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap likuiditas (sig. 0,889 > 0,05), Profitabilitas (ROA) juga tidak memberikan pengaruh signifikan (sig. 0,123 > 0,05), namun Kualitas Pembiayaan (NPF) menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap likuiditas (sig. 0,000 < 0,05). Ketiga variabel tersebut secara bersamaan memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap likuiditas, dengan nilai Adjusted R Square mencapai 77,6%. Sementara itu, sisanya sebesar 22,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar cakupan penelitian ini.

Page 11 of 12 | Total Record : 118