cover
Contact Name
NIA APRILLA
Contact Email
niaaprilla.ariqa@gmail.com
Phone
+6285271713592
Journal Mail Official
admin@excellent-health.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EXCELLENT HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 29854822     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Journal focuses to attract, reviewing, and publishing high-quality original research that contributes to advancing public health science and using it as an important means to improve health quality worldwide. This journal is committed to tackling the most pressing issues across all aspects of public health in emerging and developing countries according to International Monetary Fund. We have a strong commitment to publishing original research articles that explore the topic from a broad array of academic disciplines, methodologies, and public health perspectives
Articles 120 Documents
Asuhan Keperawatan Pada Ny.I Dengan Pemberian Aromaterapi Essensial Oil Rose Untuk Menurunkan Nyeri Pada Penderita Kanker Serviks Di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Nursyahfitri, Nursyahfitri; Apriza, Apriza; Azlina, Azlina
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.30

Abstract

Kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim. Kanker serviks menunjukkan adanya sel-sel abnormal yang terbentuk oleh sel-sel jaringan yang tumbuh terus menerus dan tidak terbatas pada bagian leher rahim. Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang telah berumur, tetapi bukti statistik menunjukkan bahwa kanker serviks dapat juga menyerang wanita yang berumur antara 20 sampai 30 tahun. Insiden kanker serviks diperkirakan telah terjadi pada 570.000 wanita diseluruh dunia dan sekitar 311.000 wanita meninggal akibat penyakit tersebut. Telah terbukti sebanyak 70% penyebab dari kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang merangsang perubahan perilaku sel epitel serviks. Salah satu penyakit yang diderita pada wanita adalah penyakit kanker serviks yang ditandai dengan nyeri disekitaran pinggang, daerah vagina dan perut bagian bawah terasa seperti tertusuk-tusuk, merasa gelisah, badan terasa lemah, pusing, dan sulit tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan pemberian aromaterapi essensial oil rose pada asuhan keperawatan Ny. I dengan kanker serviks. Implementasi dilakukan selama 3 hari, pada tanggal 01–03 Juni 2023. Skala nyeri dikaji secara komprehensif (P,Q,R,S,T). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri hingga hari ketiga didapatkan skala nyeri 3. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian aromaterapi essensial oil rose terhadap penurunan skala nyeri. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi penderita yang mengalami kanker serviks sebagai bahan perawatan non farmakologi yang lebih aplikatif.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. l Dengan Kanker Serviks Dalam Menurunkan Nyeri Menggunakan Teknik Relaksasi Guided Imagery Dan Aromaterapi Lavender Di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Nurhasanah, Nurhasanah; Apriza, Apriza; Dewi, Sarina
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.31

Abstract

Kanker merupakan suatu penyakit kronis yang menyebabkan sel-sel dalam tubuh berubah dan tumbuh di luar kendali. Kanker serviks merupakan jenis kanker yang menyerang pada organ leher rahim. Gejala yang paling sering menyertai kanker serviks adalah nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada pasien kanker serviks yang mengalami nyeri dengan intervensi keperawatan melakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan 1 responden dengan fokus melakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 04 - 06 April 2023 pada awal pengkajian didapatkan skala nyeri pasien 5 ( sedang) dan setelah dilakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender pada hari ke-3 didapatkan skala nyeri turun menjadi skala 3 (ringan). Intervensi teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender ini efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien kanker serviks. Diharapkan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi masalah keperawatan nyeri pada pasien kanker serviks.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn.A Khususnya Pada Ny.D Tentang Pemberian Terapi Musik Dalam Menurunkan Nyeri Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2023 Desima, Anggun; Hidayat, Ridha; Safitri, Yenny
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.32

Abstract

Penyakit hipertensi dikategorikan sebagai the silent killer (pembunuh senyap) karena tidak bergejala dan tidak ada keluhan. Sering kali penderita tidak menyadari jika mereka menderita hipertensi dan baru disadari jika dirinya menderita hipertensi sampai komplikasi berkembang. Pengobatan pada pasien hipertensi bisa dilakukan secara farmakologi maupun non farmakologi. Terapi nonfarmakologi dapat dilakukan dengan menggunakan hipnoterapi, distraksi, massage, musik dan slow deep breathing atau relaksasi Benson. Terapi musik adalah terapi menggunakan musik yang bertujuan untuk meningkatkan atau memperbaiki kondisi fisik, emosi, kognitif, dan sosial bagi individu dari berbagai kalangan usia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan keluarga pada Ny.D tentang pemberian terapi musik dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di desa Simpang Kubu. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah keluarga Tn.A yaitu Ny.D perempuan berusia 46 tahun. Penelitian dilakukan pada tanggal 27-29 Juli 2023. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dilakukan terapi musik yaitu 158/97 mmHg. Hasil setelah dilakukan penerapan terapi musik terjadi penurunan tekanan darah pada Ny.D, sistolik berada pada 136 mmHg dan diastolik 84 mmHg (Hipertensi derajat I). Kesimpulan: terapi musik dapat menurunkan nyeri pada pasien hipertensi. Disarankan kepada keluarga agar menggunakan penanganan non farmakologi sehingga tidak bergantung pada pemberian diuretik sebagai penyerta pengobatan hipertensi.
Asuhan Keperawatan An. C Tentang Terapi Cold Pack Untuk Mengurangi Hematoma Dan Nyeri Pada Pasien Hemofilia Di Ruangan Poli Onkologi Anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru 2023 Hakim, Lukman; Riani, Riani; Putriana, Nila
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.33

Abstract

Dampak yang dapat muncul jika penderita hemofila tidak ditangani secara tepat memiliki risiko tinggi mengalami perdarahan. Hematoma ditandai dengan kulit berwarna keunguan, kulit teraba hangat, dan nyeri. Mengatasi hematoma dan nyeri secara mandiri dapat dilakukan terapi dengan terapi non farmakologi salah satunya adalah teknik Cold Pack. Tujuan penelitian ini untuk memberikan asuhan keperawatan kepada An.C tentang terapi Cold Pack untuk mengurangi hematoma dan nyeri pada pasien hemofilia di ruangan poli onkologi anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Pada saat pengkajian didapatkan data An.C mengatakan nyeri pada bagian yang terlihat memar seperti lengan kanan, abdomen serta lutut. Klien tampak meringis, gelisah, nafsu makan berubah dan gusi berdarah. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Intervensi diberikan yakni terapi Cold Pack untuk mengurangi nyeri pada anak. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya penurunan tingkat nyeri pada anak, skor nyeri awal sebelum diberikan terapi Cold Pack yaitu pada skala 4 dan setelah diberikan terapi Cold Pack menjadi skala 2. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi hematoma dan nyeri pada pasien hemofilia dengan terapi cold pack.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. S Khususnya Pada Ny. A  Dengan Pemberian Terapi Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2023 Parasandy, Ardila; Hidayat, Ridha; Nurman, Muhammad
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.34

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan suatu keadaan di mana tekanan darah seseorang meningkat melebihi batas normal, yang dapat mengakibatkan peningkatan tingkat kesakitan (morbiditas) dan tingkat kematian (mortalitas). Sering kali penderitanya tidak menyadari adanya penyakit hipertensi pada diri mereka, dan kesadaran mengenai kondisi tersebut baru muncul saat komplikasi mulai berkembang. Penanganan hipertensi dapat melibatkan pendekatan farmakologi dan non-farmakologi. Terapi non-farmakologi termasuk terapi komplementer seperti akupuntur, akupressure, tanaman tradisional, bekam, dan pijat atau massage menjadi pilihan yang aman dan mudah diberikan. Terapi foot massage sebagai salah satu bentuk terapi komplementer yang memberikan efek meningkatkan sirkulasi, mengurangi rasa sakit, dan memberikan rasa nyaman pada pasien. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah Ny. A lansia berusia 68 tahun di desa Simpang Kubu yang mengalami hipertensi. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dilakukan terapi foot massage adalah 160/80 mmHg, dan setelah dilakukan terapi terjadi penurunan tekanan darah menjadi 135/80 mmHg. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terapi foot massage efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Disarankan pada keluarga agar menggunakan penanganan non-farmakologi sehingga tidak bergantung pada pemberian diuretik sebagai pendamping pengobatan hipertensi yaitu dengan terapi foot message.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. M Khususnya Ny. E Dengan Pelaksanaan Aktifitas Fisik Jalan Pagi Terhadap Penurunan Tekanan Darah  Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2023 Ardi, Arimi; Hidayat, Ridha; Nurman, Muhammad
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.35

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah yang ada di dunia kesehatan hingga saat ini. Hipertensi yaitu peningkatan tekanan darah diatas batas normal yaitu 140/90 mmHg. Hipertensi bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit, bocor, pecah, atau tersumbat. Hal ini dapat mengganggu aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak. Jika hal ini terjadi, sel-sel dan jaringan otak pun akan mati. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pasien hipertensi yang mengalami gangguan rasa nyaman nyeri dengan intervensi keperawatan melakukan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di desa Simpang Kubu Wilayah kerja UPT Puskesmas Air Tiris dengan 1 responden dengan fokus melakukan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 06 - 08 Agustus 2023 pada awal pengkajian didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg dan setelah dilakukan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi pada hari ke-3 didapatkan tekanan darah turun menjadi 119/80 MmHg. Intervensi pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi ini efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Diharapkan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi masalah keperawatan gangguan rasa nyaman nyeri pada pasien hipertensi.
Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Ny. N Dengan Pemberian Perasan Labu Siam Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Asmerita, Desi; Indrawati, Indrawati; Safitri, Yenny
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.36

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah bersifat abnormal yang diukur minimal tiga kali dalam satu keadaan yang berbeda. Seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi yang tidak ditangani dengan segera akan memberikan dampak yang serius bagi penderitanya. Hipertensi disebut juga “silent killer” dan hal ini sangat membahayakan bagi pasien tersebut. Pengobatan hipertensi bisa dilakukan secara farmakologi maupun non farmakologi. Pengobatan non farmakologi salah satunya dengan pemberian perasaan labu siam. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan gerontik pada Ny. N dengan hipertensi melalui perasan labu siam di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Metode penulisan penelitian ini adalah studi kasusdengan quasy eksperimen. Diagnosa yang ditemukan pada Ny. N yaitu nyeri berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Intervensi pada pasien yaitu dengan pemberian perasaan labu siam. Terapi ini diberikan satu kali sehari selama 3 hari. Hasil dari implementasi selama 3 hari pemberian terapi perasan labu siam dapat menurunkan intensitas nyeri pada klien dengan hipertensi dengan penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 1. Kesimpulan terdapat perubahan skala nyeri yang signifikan pada klien hipertensi setelah diberikan terapi perasan labu siam. Diharapkan agar pasien hipertensi yang mengalami nyeri agar dapat mengonsumsi perasan labu siam untuk mengurangi nyeri yang diderita.
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Ny. A Dengan Diabetes Mellitus Melalui Rendaman Kaki Air Hangat Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Akhrini, Mayola; Indrawati, Indrawati; Rosa, Nelfi
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.37

Abstract

Diabetes mellitus (DM) menjadi salah satu masalah yang menyebabkan terjadinya peningkatan angka kematian akibat penyakit tidak menular. Pada pasien diabetes mellitus tipe II dapat terjadi gangguan perfusi darah perifer di daerah kaki sehingga kaki sering kesemutan dan kebas. Salah satu terapi non farmakologi yang diberikan dalam mengatasi gangguan sirkulasi darah perifer dengan melakukan rendaman kaki air hangat. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan asuhan keperawatan pada Ny. A dengan rendaman kaki air hangat untuk sirkulasi darah perifer pada penderita Diabetes Melitus di Desa Simpang Kubu Wilayah kerja UPT Puskesmas Air Tiris tahun 2023. Pada saat pengkajian klien mengeluh sering merasa kesemutan dibagian kaki, dan kaki sukar untuk berjalan. Pasien jika berjalan suka merambat jika tidak merambat tidak kuat untuk berjalan secara mandiri. Kulit tapak kaki terasa kebas dan kram dan kaki mudah lelah jika beraktivitas. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu gangguan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang mengalami sakit. Intervensi diberikan yaitu melakukan rendaman kaki air hangat dikombinasikan dengan pendidikan kesehatan tentang makanan pada pasien DM. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya penurunan kadar gula darah setelah diberikan rendaman kaki air hangat yaitu hari pertama kadar gula darah sebelum diberikan rendaman kaki air hangat 435 mg/dl dan hari ke tiga turun menjadi 245 mg/dl. Diharapkan bagi pasien untuk menerapkan rendaman kaki air hangat untuk pencegahan dan penatalaksanaan gangguan jaringan perfusi perifer pada pasien DM.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Bayi 6-12 Bulan Di Pulau Tinggi Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.38

Abstract

Di provinsi Riau data gizi buruk dan gizi kurang pada bayi tahun 2018 yaitu sebesar 18,2%. Data gizi buruk dan gizi kurang pada bayi terdapat diwilayah kerja Puskesmas Kampar dengan persentase sebesar 15,2%. Desa Pulau Tinggi merupakan salah satu Desa diwilayah kerja Puskesmas Kampar dengan kasus gizi kurang dengan prevalensi 6,2% sesuai dengan standar WHO. Suatu wilayah dikatakan mengalami masalah gizi kurang akut bila prevalensi bayi kurus sebanyak 5% atau lebih, sehingga Desa Pulau Tinggi dikatakan mengalami masalah status gizi kurang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada bayi usia 6-12 bulan di Pulau Tinggi wilayah kerja Puskesmas Kampar tahun 2023. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Dilakukan pada tanggal 01 sampai dengan 20 Juni 2023, dengan jumlah populasi 62 sampel menggunakan teknik sampel total sampel 62 sampel. Hasil analisis bivariat diperoleh p value sebesar 0,000 (p ≤ 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat asupan konsumsi energi dengan status gizi bayi usia 6-12 bulan. Hasil analisis bivariat diperoleh p value sebesar 0,000 (p ≤ 0,05). Ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat asupan konsumsi protein dengan status gizi bayi usia 6-12 bulan. Hasil analisis bivariat diperoleh p value sebesar 0,000 (p ≤ 0,005). Ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penyakit infeksi dengan status gizi bayi usia 6-12 bulan. Diharapkan ibu-ibu bayi di Desa Pulau Tinggi dapat melakukan pengendalian faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi bayi diantaranya :faktor asupan makan ( asupan energi dan asupan protein), penyakit infeksi dan riwayat pemberian ASI ekslusif melalui kegiatan konseling gizi di Posyandu atau Puskesmas serta mengikuti penyuluhan tentang gizi dan mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Underweight Pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Purnama Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.39

Abstract

Underweight merupakan masalah gizi yang ditandai dengan indikator status gizi BB/U < - 2 SD. Penyebab langsung terjadinya underweight diakibatkan asupan gizi yang tidak adekuat serta adanya infeksi yang tidak diobati. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 November-29 Desember 2023 dengan jumlah sampel 279 ibu dengan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh 68 responden mengalami underweight, 155 responden memiliki asupan energi kurang, 144 responden memiliki asupan protein kurang, 184 responden memiliki asupan lemak cukup dan 155 responden memiliki riwayat penyakit infeksi. Hasil uji Chi-square ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight (p value = 0,023). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Diharapkan agar Puskesmas Purnama terus mengupayakan pencegahan kejadian underweight dengan memberikan penyuluhan serta konseling bagi ibu balita tentang gizi dan kesehatan.

Page 3 of 12 | Total Record : 120