cover
Contact Name
Ahmad Saifudin
Contact Email
saif.ahmad123coretandinding@gmail.com
Phone
+6285649305903
Journal Mail Official
jprpunublitar4@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNU Blitar Kampus 1 Jl Masjid No 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan
ISSN : 27985628     EISSN : 27983331     DOI : https://doi.org/10.28926/jprp
Core Subject : Education,
This journal receives scientific articles relating to education including formal, informal, and non-formal education. The scope of this journal is the whole family of educational and learning disciplines.
Articles 213 Documents
Upaya Peningkatan Prestasi Siswa Pelajaran IPA melalui Metode Pemanfaatan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar pada Siswa Kelas V SDN 3 Kebonagung Kec Pakisaji Kab. Malang Tahun Pelajaran 2019/2020 Sugiarti Sugiarti
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.356

Abstract

Tujuan penelitian PTK ini yaitu sebagai upaya guru untuk memanfaatkan lingkungan sekolah untuk sumber belajar dan diharapkan dapat meningkatkan proses pembelajaran dan prestasi siswa dalam materi ciri – ciri makhluk hidup Kelas V di SDN 3 Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan kelas (PTK) dan teknik pengumpulan data melalui observasi, interview dan pengamatan partisipasif. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jika dengan upaya guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dapat meningkatkan proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa terkait materi ciri-ciri makhluk hidup Kelas V di SDN 3 Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang.
Analisis Proses Pembelajaran, Hambatan, dan Strategi Guru Sma Negeri 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur dalam Melaksanakan Pembelajaran di Tengah Antisipasi Penyebaran Covid-19 Eko Agus Suwandi
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.357

Abstract

Tujuan riset eksploratif ini untuk mengetahui proses pembelajaran, hambatan dan strategi yang dilakukan guru-guru SMA Negeri 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur untuk antisipasi penyebaran Covid-19 ditinjau dari ruang lingkup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran. Metode yang digunakan yakni penelitian eksploratif yang menggunakan kombinasi pendekatan kuantitatif dan juga kualitatif. Hasil penelitiann menunnjukkan bahwa kegiatan belajar mengajar yang telahh dilakukan oleh guru di tengah antisipasi penyebaran Covid-19 di SMA Negeri 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian diketahui jika sebagian besar guru menerapkan sistem asynchronousdengan menggunakan google classroom atau platform Learning Management System (LMS) dan aplikasi chatting (Whatsapp) dalam kegiatan belajar mengajar secara daring dimasa pandemi. Hambatan yang terjadi yaitu berupa sarana dan prasarana yang terbatas, waktu daring yangkurang, guru ada yang mengalami kesulitan dalam menggunakan media berbasis teknologi informasi dan siswa banyak kurang disiplin dan motivasinya dalam belajar mengalami penurunan. Oleh karena itu perlu dikembangkan strategi oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar dengan melibatkan orangtua, menyesuaikan waktu pembelajaran secara fleksibel dan guru harus mengikuti kegiatan pelatihan terkait penggunaan media pembelajaran.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran PPKn Tema 4 Materi Kewajiban dan Hak melalui Model Make A Match Berbantuan Powerpoint pada Siswa Kelas III Mimin Rusmina
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.358

Abstract

PPKn merupakan materi yang mengenalkan dan menumbuhkan wawasan kebangsaan dan kesadaran terhadap negara. Dalam proses pembelajarannnya sering terjadi permasalahan sehingga hasil yang diharapkan belum maksimal. Dari permasalahan tersebut, salah satu cara yang dapat digunakan adalah menerapkan model pembelajaran tipe make a match. Dengan berbantukan powerpoint diharapkan ada peningkatan hasil pembelajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan desain 3 siklus. Setiap siklus ada empat tahap, yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi tindakan, dan refleksi tindakan. Subyek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas III SDN Menyono I Probolinggo. Jumlah siswa sebanyak 14 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes, nontes, wawancara, dan observasi. Hasil dari tindakan siklus I nilai rata-rata 62,86 presentase 50%. Siklus II nilai rata-rata 67,14 presentase 71,43%. Siklus III 81,43 dengan presentase 100%. Sedangkan kreatifitas guru siklus I rata-rata 84, siklus II rata-rata 90, dan siklus III rata-rata 96. Selain itu, hasil aktifitas siswa siklus I rata-rata 81, siklus II rata-rata 88, dan siklus III rata-rata 95. Hasil tindakan siklus I, siklus II, dan siklus III dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran make a match sangat efektif untuk pembelajaran PPKn di Sekolah dasar.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran PPKn Tema 6 Materi Hak, Kewajiban dan Tanggung Jawab sebagai Warga Negara melalui Strategi Synergetic Teaching pada Siswa Kelas V Endah Sunarni
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.359

Abstract

Penelitian ini mengangkat topik tentang kendala yang dialami dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari peelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe synergetic teaching pada mata pelajaran PPKn kelas V SDN Menyono I Kecamatan Kuripan. Rumusan masalah yang diangkat berupa apakah dengan penerapan strategi pembelajaran aktif tipe synergetic teaching dapat meningkatkan hasil belajar PPKn pada materi hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga pada siswa kelas V SDN Menyono I Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo. Penelitian Tindakan Kelas ini dalam pelaksanaannya menggunakan tiga siklus dan terdiri dari empat tahapan masing – masing siklusnya (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi). Subjek penelitian yakni siswa kelas V SDN Menyono I Kecamatan Kuripan berjumlah 12 siswa. Data dikumpulkan dari hasil observasi, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan strategi synergetic teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu evaluasi awal pra siklus memiliki ketuntasan 25,00% dan mengalamai peningkatan pada siklus I sebesar 41,67%, siklus II sebesar 75,00%, dan siklus III 100%. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan jika ada peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi synergetic teaching pada mata pelajaran PPKn kelas V SDN Menyono I Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran PPKn Tema 3 Materi Pelaksanaan Kewajiban, Hak, dan Tanggung Jawab sebagai Warga Negara Melalui Pembelajaran Model Quantum Learning Media Flash Card pada Siswa Kelas VI Hosnan Hosnan
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.360

Abstract

Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara Indonesia (Pasal 31 UUD 1945). Pemendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi yang mewajibkan satuan pendidikan dasar memuat PPKn membentuk warganegara yang mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter sesuai Pancasila dan UUD 1945. PPKn di SDN Satreyan III Kecamatan Maron mengalami masalah. Berdasarkan observasi, ditemukan ada permasalahan guru kurang optimal dalam menggunakan model inovatif, kurang maksimal dalam menggunakan media yang menarik, siswa kurang berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Data hasil penilaian evaluasi di SDN Satreyan III Kecamatan Maron pada mata pelajaran PPKn terdapat 75,00% (9 dari 12 siswa) mendapat nilai dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan 75. Masalah tersebut mendesak untuk diselesaikan, peneliti termotivasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran PPKn melalui model Quantum Learning dengan media Flash Card. Alasan peneliti melilih model Quantum Learning adalah model pembelajaran yang menciptakan lingkungan belajar bermakna dan menyenangkan, menumbuhkan minat belajar siswa, menciptakan pengalaman siswa, agar siswa menemukan konsep suatu ilmu, siswa menunjukkan bahwa mereka tahu, mengulas kembali materi yang dipelajari, agar tercipta keberhasilan suatu pembelajaran (DePorter, 2014: 39-40). Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana cara meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn melalui model Quantum Learning dengan Media Flash Card. Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn melalui model Quantum Learning dengan Media Flash Card di kelas VI SDN Satreyan III Kecamatan Maron. Rancangan penelitian mengunakan penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini adalah keterampilan guru meningkat, siklus I rerata skor 87 kriteria baik, siklus II rerata skor 90 kriteria sangat baik, dan siklus III rerata skor 97 kriteria sangat baik. Aktivitas siswa meningkat, siklus I rerata skor 81 kriteria baik, siklus II rerata skor 86 kriteria baik, dan siklus III rerata skor 93 kriteria sangat baik. Hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sampai siklus III. Hasil belajar siklus 1 ketuntasan klasikal 46,15%, siklus II ketuntasan klasikal 75.00%, meningkat pada siklus III ketuntasan klasikal 100%. Data siklus III menunjukkan ketuntasan klasikal telah mencapai target 85% yaitu 100% penelitian dihentikan karena telah mencapai target indikator pencapaian. Simpulan penelitian ini adalah model Quantum Learning dengan media Flash Card dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn siswa di kelas VI SDN Satreyan III Kecamatan Maron.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Tema 2 tentang Berbagai Sumber Energi melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning pada Siswa Kelas IV Indayati Indayati
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.361

Abstract

Keberhasilan tujuan sebuah pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Untuk mengatasi permasalahan di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan secara maksimal, peran guru sangat penting dan diharapkan guru memiliki cara/model mengajar yang baik dan mampu memilih model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan konsep-konsep mata pelajaran yang akan disampaikan. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi hasil belajar siswa dengan diterapkannya pembelajaran penemuan (discovery)? (b) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran penemuan (discovery) terhadap motivasi belajar siswa?. Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran penemuan (discovery). (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran penemuan (discovery). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus empat kali pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri Menyono I Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo Tahun Pelajaran 2021/2022 ”, Data yang dihasilkan berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar guru dan siswa. Berdasarkan hasil analisa data penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai prestasi hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu: 62,86, 72,86, dan 81,43 prosentase ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu : 50,00% 71,43%, dan 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode penemuan (discovery) berpengaruh positif terhadap motivasi belajar serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA pada materi pokok Sumber energi.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran PPKn Tema I Materi Berbagai Bentuk Keberagaman melalui Model Two Stay Two Stray dengan Media Powerpoint pada Siswa Kelas IV Ratna Umi Yulianti
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.362

Abstract

Mata pelajaran PPKn disusun secara sistematis, komprehensif, dan terpadu dalam proses pembelajaran menuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat. Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil refleksi diri peneliti dalam pembelajaran PPKn pada siswa kelas IV SDN Resongo V Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo yang menunjukkan perlu adanya peningkatan. Beberapa permasalahan penyebab kondisi tersebut diantaranya: (1) keterampilan guru: guru belum maksimal menggunakan model pembelajaran ; (2) aktivitas siswa: dalam kegiatan kerja kelompok hanya beberapa siswa saja yang aktif, dan siswa yang lain bermain sendiri; (3) hasil belajar: hanya 30,77% dari 13 siswa yang mendapat hasil belajar mencapai KKM. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah meningkatkan kualiatas pembelajaran yang meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar dalam pembelajaran PPKn melalui model Two Stay Two Stray dengan media Powerpoint pada siswa kelas IV SDN Resongo V Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pembelajaran PPKn pada siswa kelas IV SDN Resongo V Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SDN Resongo V Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis statistik kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar ranah pengetahuan siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 61,54, pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 73,85 dan pada siklus III memperoleh nilai rata-rata 83,08 sedangkan prosentase ketuntasan belajar secara klasikal adalah 46,15%, 76,92%, dan 100 %. Simpulan penelitian ini adalah melalui model Two Stay Two Stray dengan media Powerpoint pada pembelajaran PPKn dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Saran penelitian ini adalah guru hendaknya menerapkan model Two Stay Two Stray dengan media Powerpoint sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn.
Upaya Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar PPKn Tema 1 Tentang Berbagai Bentuk Keberagaman Di Ndonesia Melalui Pembelajaran Model Team Quiz Berbasis CD Pembelajaran Pada Siswa Kelas VI Sawang Riyanto
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.363

Abstract

Salah satu upaya dari pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan yaitu dengan dikeluarkannya undang-undang Sisdiknas No.20 Tahun 2003. Undang-undang Sisdiknas menyatakan bahwa disetiap jenis, jalur, dan jenjang semua mata pelajaran di satuan pendidikan salah satunya memuat Pendidikan Kewarganegaraan. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti pada siswa kelas VI SDN Resongo II Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo diketahui bahwa dalam pembelajaran PPKn siswa kurang termotivasi disebabkan guru kurang melakukan model pembelajaran yang bervariasi sehingga siswa kurang aktif, merasa bosan dan media pembelajaran yang disajikan kurang menarik bagi siswa dan berimbas pada rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah melalui model kooperatif tipe Team Quiz berbasis CD pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PPKn?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan: keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas VI dalam pembelajaran PPKn melalui model kooperatif tipe Team Quiz berbasis CD pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus, tiap siklusnya diadakan satu kali pertemuan dengan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan di SDN Resongo II Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo dengan subyek penelitian 15 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki, 8 siswa perempuan dan guru PPKn di kelas VI. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumen, tes, observasi, angket, wawancara dan cacatan lapangan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: 1) Pada siklus I rata-rata perolehan skor keterampilan guru adalah 85 dengan kategori Guru Kreatif, pada siklus II rata-rata perolehan skor keterampilan guru meningkat menjadi 89 dengan kategori guru sangat kreatif, pada siklus III rata-rata perolehan skor keterampilan guru meningkat menjadi 93 dengan kategori guru sangat kreatif. Aktivitas siswa pada siklus I skor diperoleh sebesar 77 dengan kategori siswa cukup aktif, dan pada siklus II perolehan skor meningkat menjadi 84 dengan kategori siswa aktif, pada siklus III perolehan skor meningkat menjadi 93 dengan kategori siswa sangat Aktif. 3) Ketuntasan siswa pada siklus I sampai dengan siklus III sebagai berikut: 62,50. 73,75. dan 81,25 sedangkan prosentase ketuntasan klasikal yaitu 50,00%, 75,00%, dan 100%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran PPKn melalui penerapan model kooperatif tipe Team Quiz berbasis CD pembelajaran dapat meningkatkan, keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas VI SDN Resongo II Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran PPKN Tema 3 tentang Pelaksanaan Kewajiban, Hak, dan Tanggung Jawab sebagai WNI melalui Model Team Assisted Individualization (TAI) dengan Media Audiovisual pada Siswa Kelas VI Suhaemi Suhaemi
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.364

Abstract

Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kewarganegaran merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajiban untuk menjadi warganegara yang baik, cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan dalam Pancasila, UUD 1945 dan merupakan salah satu mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa SD. Namun aspek sikap proporsinya hanya 12%, aspek perilaku 20,17% dan aspek pengetahuan 69,43%/ Hal ini berakibat pada pembelajaran PPKn yang dipenuhi pengajaran konsep keilmuan semata. Penyampaian pembelajaranpun lebih banyak didominasi metode ekspositori, ceramah, dan pemaparan dari guru. Guru belum menggunakan model pembelajaran yang inovatif dan juga belum menggunakan mutimedia sehingga pembelajaran cepat menjenuhkan dan membosankan. Hal itu didukung data dari pencapaian hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran PPKn masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Sebanyak 28,57 % (4 dari 14 siswa) mendapat nilai 75 ke atas atau tuntas belajar, sedangkan 71,43% (10 dari 114 siswa) nilainya masih dibawah KKM Nilai terendah 20, tertinggi 80 dan rata-rata kelas 55,71. Berdasarkan data tersebut, perlu diadakan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di kelas VI SDN Karanganyar I Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo melalui penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah guru dan 14 siswa SDN Karanganyar I Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru pada siklus I memperoleh nilai 85 dengan kategori baik (kreatif) , pada siklus II memperoleh nilai 90 dengan kriteria Sangat Kreatif dan pada siklus III memperoleh nilai 96 kategori sangat kreatif. Rata-rata aktivitas siswa pada siklus I memperoleh nilai 81 kategori aktif, pada siklus II memperoleh nilai 86 dengan kategori aktif, dan pada siklus III memperoleh nilai 95 dengan kategori sangat baktif. Sedangkan hasil belajar ranah pengetahuan siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 64,29, pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 72,86 dan pada siklus III memperoleh nilai rata-rata 81,43 sedangkan prosentase ketuntasan belajar secara klasikal adalah 50,00%, 71,43%, dan 100,00% semua siswa secara klasikal sudah mencapai ketuntasan baik secara individu maupun secara klasikal. Simpulan penelitian ini adalah melalui Model Team Assisted Individualization dengan media Audiovisual pada pembelajaran PPKn dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Saran penelitian ini adalah guru hendaknya menerapkan model Model Team Assisted Individualization Dengan Media Audiovisal sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn.
Peningkatan Hasil Belajar Pkn Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas V MI Manba’ul Ulum Buntaran Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung Anis Mahmudah
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.365

Abstract

Pembelajaran PKn merupakan pelajaran yang mudah dipelajari, karena berkaitan langsung dengan perilaku sehari-hari dan dapat diterapkan langsung dalam kehidupan berdasarkan nilai dan moral Pancasila. Tetapi pada kenyataan-nya pemahaman nilai-nilai Pancasila masih kurang ditanamkan pada siswa. Hal ini disebabkan karena guru menggunakan model pembelajaran yang monoton dan tidak bevariasi, guru lebih dominan dalam pembelajaran dan siswa kurang aktif terlibat langsung sehingga pembelajaran membosankan.Hal ini mempengaruhi terhadap hasil belajar siswa. Dari 18 siswa, terdapat 22 % siswa yang mendapat nilai lebih dari 70 dan 78 % siswa mendapat nilai kurang dari 70.Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan model pembelajaran yang lebih menarik yaitu model pembelajaran Problem Based Learning(PBL).Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikanpenerapan model pembelajaran PBL pada pembelajaran PKnkelas V MI Manba’ul Ulum Buntaran, (2) mendeskripsikan Penggunaan model PBL dan peningkatkan hasil belajar PKn kelas V MI Manba’ul Ulum Buntaran dengan menggunakan model pembelajaran PBL. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah PTK ini meliputi 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan,observasi, dan refleksi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MI Manba’ul Ulum Buntaran dengan jumlah 18 siswa. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan terhadap aktivitas siswa yaitu siswa menjadi lebih berani mengemukakan pendapatnya dan aktif terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hasil belajar siswa secara individu meningkat mulai dari rata-rata pratindakanyaitu 5,3dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 22 % mengalami peningkatan pada siklus I dengan rata-rata nilai hasil belajar 6,6 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 44 %. Pada siklus II dengan rata-rata hasil belajar 7,3 serta ketuntasan belajar klasikal sebesar 78 %. Pada siklus II hasil belajar siswa dinyatakan dalam kategori tuntas karena nilai ketuntasan belajar secara klasikal sudah mencapai standar ketuntasan belajar klasikal yang ditentukan yaitu 70%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran PBL dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran, dan penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas V MI Manba’ul Ulum Buntaran.

Page 7 of 22 | Total Record : 213