cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6285255067957
Journal Mail Official
jurnal.kontemporer@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumordjo KM 4 Makassar Ruangan Program Studi Sosiologi Lantai 7 Gedung 1 Email: jurnal.kontemporer@universitasbosowa.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosiologi Kontemporer
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28088859     EISSN : 28088840     DOI : https://doi.org/10.56326/jsk.v3i1
Jurnal Sosiologi Kontemporer menerbitkan artikel yang pada bidang sosiologi. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 57 Documents
Pengaruh Pengembangan Karir Tunjangan Kinerja Dan Kelas Jabatan Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar Musfiani, Musfiani H.R; Bahri, Syamsul; Juharni, Juharni
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6417

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). untuk menganalisis Pengaruh Pengembangan karir terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar. 2). Untuk menganalisis pengaruh Tunjangan Kinerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar. 3). Untuk menganalisis pengaruh Kelas Jabatan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar. 4). Untuk menganalisis pengaruh secara Simultan Pengembangan Karir Tunjangan Kinerja dan Kelas Jabatan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar.dan 5). Untuk menganalisis Variabel yng dominan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian dilakukan pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar dengan Populasi penelitian adalah pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar yang berjumlah 122 orang. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tehnik sampling jenuh populasi sekaligus menjadi Sampel jadi jumlah sampel adalah 122 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan kusioner dan tehnik analisis data menggunakan tehnik analisis regresi berganda. Hasil Penelitian 1). Variabel Pengembangan Karir (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variable Kinerja Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar. 2). variabel Kinerja Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar. 3). variabel Jabatan Kelas (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar. 4). Uji simultan menunjukkan Pengambangan Karir (X1) Tunjangan Kinerja (X2) Kelas Jabatan (X3) secara bersama- sama berpengaruh terhadap Kinerja Pegawi (Y) pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar.dan 5). Variabel yang paling dominan mempengaruhi Kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Makassar adalah Tunjangan Kinerja.
Pengaruh Flexible Working Arrangement Integritas Dan Tunjangan Terhadap Kinerja Pegawai Dprd Kabupaten Barru Nurmahdi, Nurmahdi; Ismail, Imran; Juharni , Juharni
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Flexible Working Arrangement terhadap Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru. 2). Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Integritas terhadap Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru. 3). Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Tunjangan terhadap Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru. 4). Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara Simultan Flexible Working Arrangement, Integritas dan Tunjangan terhadap Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru dan 5). Untuk mengetahui dan menganalisis variabel yang dominan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian dilakukan pada Kantor DPRD Kabupaten Barru dengan Populasi penelitian adalah pegawai DPRD Kabupaten Barru yang berjumlah 25 orang. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sampling jenuh jumlah populasi sekaligus menjadi sampel sehingga jumlah sampel sebanyak 25 orang, tehnik pengumpulan data menggunakan kusioner dan tehnik analisis data menggunakan tehnik analisis regresi berganda. Hasil Penelitian 1).Variabel Flexible Working Arrangement (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variable Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru. 2). Variabel Tunjangan Kinerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru. 3). variabel Integritas (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai DPRD Kabupaten Barru. 4). Nilai sig. uji F sebesar 0,000 pada tingkat signifikan 0,05. Nilai ini lebih kecil dari 0,05 yang menunjukkan bahwa semua variabel independen yaitu teridiri dari; Flexibel Working Arrangement (X1) Tunjangan Kinerja (X2) Integritas (X3) secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada DPRD Kabupaten Barru. 5). variabel yang paling dominan mempengaruhi Kinerja Pegawai pada Kantor DPRD Kabupaten Barru adalah Integritas.
Efektivitas Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tana Toraja Serang, Palerias; Bahri, Syamsul; Nurkaidah, Nurkaidah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6419

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tana Toraja serta faktor-faktor determinan yang memengaruhinya. Metode kualitatif deskriptif diterapkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 15 informan kunci (pejabat struktural, petugas, dan pemohon), dan kajian dokumen sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan IMB telah mencapai tingkat efektivitas signifikan, ditandai oleh ketepatan waktu penyelesaian permohonan, kecermatan verifikasi dokumen, dan gaya pelayanan profesional-ramah. Faktor determinan utama mencakup Kesadaran Masyarakat terhadap kepatuhan prosedural, Aturan yang Jelas dan transparan, Organisasi yang Terstruktur dengan koordinasi optimal, Pendapatan yang Memadai dari retribusi untuk pengembangan sarana, serta Kemampuan dan Keterampilan Petugas yang mumpuni. Pemanfaatan teknologi informasi berperan krusial dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi proses. Temuan ini mengonfirmasi bahwa komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung telah berdampak positif pada kepuasan masyarakat. Implikasi kebijakan merekomendasikan intensifikasi sosialisasi prosedur, pelatihan berkala petugas, dan pengembangan sistem online terintegrasi untuk menjaga konsistensi kualitas layanan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perbaikan tata kelola pelayanan perizinan di daerah berkarakteristik serupa. This study examines the effectiveness of Building Permit (IMB) services at the Investment and One-Stop Integrated Service Office (DPMPTSP) in Tana Toraja Regency and its determinant factors. A descriptive qualitative method was employed, utilizing participatory observation, in-depth interviews with 15 key informants (structural officials, officers, and applicants), and secondary document analysis. Results indicate that IMB services have achieved significant effectiveness, characterized by timely processing, accuracy in document verification, and professional-friendly service delivery. Key determinants include Public Awareness of procedural compliance, Clear and Transparent Regulations, a Well-Structured Organization with optimal coordination, Adequate Revenue from retribution for infrastructure development, and sufficient Employee Competence and Skills. The utilization of information technology played a crucial role in enhancing transparency and process efficiency. These findings confirm that the local government’s commitment to strengthening human resource capacity and supporting infrastructure has positively impacted community satisfaction. Policy implications recommend intensifying procedural socialization, regular staff training, and integrated online system development to maintain service quality consistency. The study provides practical contributions for improving permit service governance in regions with similar characteristics, emphasizing the synergy between institutional readiness and community engagement in public service optimizationretribution management.
Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Rumah Ibadah Di Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah Ada, Renzo Kalvien Palino; Mustafa, Delly; Juharni, Juharni
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6420

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis peran pemerintah terkait pemberian izin, penyediaan lahan, pemberian subsidi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Sumber data yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran pemerintah dalam pemberian izin dalam pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Mimika, terkait regulasi/kebijakan Perizinan mengacu pada aturan/regulasi pemerintah yang memang sudah ada; terkait Persyaratan Administratif, pemerintah daerah dalam pengurusan pembangunan rumah ibadah, syarat administrasi harus terpenuhi; terkait Penegakan Kebijakan Zonasi dan Tata Ruang, semua dokumen dan prosedur harus dipenuhi, barulah izin pembangunan rumah ibadah dapat diberikan. Peran pemerintah terkait Penyediaan lahan dalam pembangunan rumah ibadah; terkait Regulasi dan Kebijakan. cukup baik dijalankan oleh pemerintah setempat, Terkait Penyediaan lahan, walaupun agak sulit, tetapi diupayakan tersedia; terkait proses izin dan persetujuan dijalankan berdasarkan peraturan pemerintah daerah yang sudah berjalan. Peran pemerintah terkait pemberian subsidi dalam pembangunan rumah ibadah; Kebijakan yang mendukung dengan adanya kebijakan pemberian subsidi. Alokasi Anggaran sudah dilakukan, program bantuan subsidi sudah dilakukan, akan tetapi masih sangat minim. Masalah yang dihadapi antara lain: masalah tanah dan lokasi, persoalan perizinan dan regulasi, isu sosial dan keagamaan, keterbatasan anggaran daerah, keamanan dan ketertiban, dan konflik kepentingan. The purpose of the study is to analyze the role of the government in granting permits, land provision, and subsidies. This study uses a qualitative approach. Data sources are primary and secondary data sources. Data collection methods through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the role of the government in granting permits for the construction of houses of worship in Mimika Regency, related to licensing regulations/policies refers to existing government rules/regulations; related to Administrative Requirements, the local government in managing the construction of houses of worship, administrative requirements must be met; related to Enforcement of Zoning and Spatial Planning Policies, all documents and procedures must be met, only then can a permit for the construction of a house of worship be granted. The role of the government in the provision of land in the construction of houses of worship; related to Regulations and Policies. is quite well carried out by the local government, related to Land Provision, although it is rather difficult, it is attempted to be available; related to the permit and approval process is carried out based on existing local government regulations. The role of the government in the provision of subsidies in the construction of houses of worship; Policies that support the existence of subsidy policies. Budget allocation has been carried out, subsidy assistance programs have been carried out, but are still very minimal. The problems faced include: land and location issues, licensing and regulatory issues, social and religious issues, regional budget limitations, security and order, and conflicts of interest.
Monitoring Dan Evaluasi Kinerja Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar Pada Program Penanganan Stunting Nisa, Siti Musafira; Bahri, Syamsul; Nurkaidah, Nurkaidah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6421

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) dalam program penurunan stunting di Kota Makassar, dengan fokus pada peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data diperoleh dari informan kunci, termasuk pejabat struktural dan fungsional Bappeda, serta operator Aksi Bangda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan monev stunting di Kota Makassar telah berjalan dengan baik, didukung oleh alokasi anggaran yang memadai dan pelatihan kader posyandu. Namun, tantangan utama meliputi ketidakakuratan data, ego sektoral antar-organisasi perangkat daerah (OPD), serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang pola asuh anak. Studi ini mengidentifikasi lima faktor kunci yang memengaruhi efektivitas monev, yaitu ketersediaan data, komitmen pemimpin, penggunaan teknologi informasi, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan sistem pendataan terintegrasi, peningkatan kapasitas kader, dan sosialisasi kebijakan yang lebih efektif. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perbaikan kebijakan penurunan stunting di tingkat daerah, khususnya dalam konteks pembangunan kesehatan berbasis bukti. This study aims to analyze the factors influencing the effectiveness of monitoring and evaluation (monev) implementation in stunting reduction programs in Makassar City, focusing on the role of the Regional Development Planning Agency (Bappeda). The research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies. Key informants include structural and functional officials of Bappeda, as well as Aksi Bangda operators. The results indicate that stunting monev in Makassar City has been implemented effectively, supported by adequate budget allocation and posyandu cadre training. However, major challenges include data inaccuracy, sectoral egos among regional apparatus organizations (OPD), and low public awareness of child-rearing practices. This study identifies five key factors affecting monev effectiveness: data availability, leadership commitment, information technology utilization, cross-sector coordination, and community participation. Recommendations include strengthening integrated data systems, enhancing cadre capacity, and improving policy socialization. The findings provide practical contributions to refining stunting reduction policies at the regional level, particularly in evidence-based health development contexts.
Implementasi Kebijakan Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Gizi Buruk Pada Balita Di Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat Daya Kalampung, Stephanie M.; Muhibuddin, Andi; Juharni, Juharni
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6422

Abstract

Penelitian bertujuan mengidentifikasi kebijakan Dinas Kesehatan dalam penanganan gizi buruk pada balita di Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya dan mengkaji implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di Kabupaten Sorong Selatan. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder melalui teknik observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Kesehatan dalam menangani gizi buruk pada balita dilaksanakan melalui program penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang, pemberian vitamin, suplemen penambah nafsu makan, serta makanan bergizi seperti susu dan biskuit. Selain itu, dilakukan identifikasi penyebab gizi buruk, seperti pola makan, sanitasi, dan pola asuh, serta penyuluhan gizi kepada ibu hamil, anak-anak, dan remaja putri melalui kerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit. Implementasi kebijakan dipengaruhi oleh empat aspek utama: komunikasi, sumber daya, disposisi (komitmen pelaksana), dan struktur birokrasi. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan terdiri atas faktor internal, yakni kapasitas sumber daya manusia, ketersediaan anggaran, fasilitas dan infrastruktur, serta sistem monitoring dan evaluasi; serta faktor eksternal, seperti kondisi geografis, kesadaran dan partisipasi masyarakat, budaya lokal, kemitraan lintas sektor, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. This study aims to identify the policies of the Health Office in addressing malnutrition among children under five in South Sorong Regency, Southwest Papua Province and examine the implementation of these policies. A qualitative research approach was employed, with the study conducted in South Sorong Regency. Data were collected from primary and secondary sources through observation and in-depth interviews The findings reveal that the Health Office’s policy in addressing malnutrition is carried out through community outreach programs focusing on balanced nutrition, the provision of vitamins, appetite stimulants, and nutritious food such as milk and biscuits. The approach also includes identifying the main causes of malnutrition—such as eating patterns, sanitation, and parenting—followed by education campaigns on nutrition for pregnant women, children, and adolescent girls in collaboration with local health centers and hospitals. Policy implementation is influenced by four key aspects: communication, resources, disposition (implementers’ commitment), and bureaucratic structure. Factors affecting implementation include internal factors such as human resource capacity, budget availability, facilities and infrastructure, and monitoring and evaluation systems; and external factors such as geographical conditions, community awareness and participation, local culture and customs, cross-sectoral partnerships, and socio-economic influences.
Hubungan Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di SMP Kartika XX-2 Makassar Marsel, Denny Ibafianda; Iskandar, Iskandar; Asmirah, Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6423

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kondisi sosial ekonomi orang tua berkontribusi terhadap capaian akademik siswa, sekaligus untuk menggambarkan profil status sosial ekonomi orang tua peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif. Data yang dimanfaatkan berasal dari dua jenis sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran angket, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, publikasi akademis, serta referensi bacaan lainnya yang relevan dengan pokok masalah yang diteliti. Informasi tambahan juga diperoleh melalui pihak Sekolah Menengah Pertama Kartika XX-2 Makassar sebagai lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, sebagian besar orangtua mampu memberikan serta mencukupi fasilitas belajar yang memadai dan mamapu membayar biaya pendidikan anak, meskipun ada beberapa orangtua mengalami kesulitan dalam menyisihkan pendapatan untuk tabungan pendidikan atau memenuhi kebutuhan sekolah. This study seeks to examine the extent to which parental socioeconomic background impacts students' academic performance, while also gaining insight into the economic and social standing of their families. A quantitative research approach is employed in this investigation. The data utilized consist of both primary and secondary sources. Primary data are gathered through the distribution of questionnaires, whereas secondary data are drawn from various literature sources such as books, scholarly journals, academic publications, and other relevant materials related to the research topic. Additional information is also obtained from Kartika XX-2 Junior High School in Makassar, which serves as the research site. The results of this research indicate that most parents are able to provide and meet adequate learning facilities and can pay for their children's education costs, although some parents face difficulties in setting aside income for educational savings or fulfilling school needs.