cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6285255067957
Journal Mail Official
jurnal.kontemporer@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumordjo KM 4 Makassar Ruangan Program Studi Sosiologi Lantai 7 Gedung 1 Email: jurnal.kontemporer@universitasbosowa.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosiologi Kontemporer
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28088859     EISSN : 28088840     DOI : https://doi.org/10.56326/jsk.v3i1
Jurnal Sosiologi Kontemporer menerbitkan artikel yang pada bidang sosiologi. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 57 Documents
Perilaku Masyarakat Dalam Tatanan Kehidupan Penerapan New Normal Di Rt 03 RW 06 Kelurahan Batua Kota Makassar Sutriani Sutriani; Asmirah Asmirah; Syamsul Bahri
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengungkap pemahaman masyarakat mengenai penerapan new normal di kelurahan Batua dan untuk mengungkapkan perubahan pola hubungan sosial yang terjadi pasca penerapan new normal di kelurahan Batua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai penerapan new  normal sangat kurang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian dari pemerintah setempat dalam mensosialisasikan tentang penerapan new normal sehingga banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan masyarakat tidak hidup berdampingan dengan protokol kesehatan. Serta perubahan pola hubungan sosial yang terjadi di masyarakat, masyarakat berinteraksi dan beraktivitas tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini disebabkan karena masyarakat sudah terbiasa dengan keadaan yang ada.
Kepedulian Masyarakat Terhadap Sampah Di Pantai Soreang Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan Septian Anugerah Darwis; Nurmi Nonci; Muh. Rusdi Maidin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam bulan oktober 2019 sampai dengan oktober 2020 di desa tamalate kecamatan galesong utara. Penelitian ini bertujuan untuk lebih mendalam tentang kenapa masyarakat memilihnya membuang sampah di pantai dan apakah sampah yang sudah dibuang dipantai sangat terganggu oleh keberadaan baunya atau tidak menggangu keberadaan bau yang tidak enak oleh sampah, terus jenis-jenis sampah apa yang sering membuang dipantai soreang apakah sampah organik, sampah non-organik, dan sampah campuran. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif adapun poin-poin diambil dalam metode kuamtitatif yaitu, tempat penelitian, waktu penelitian, fokus penelitian, teknik pengumpulan data seperti kuesioner angket, observasi, dengan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pantai soreang ini memang banyak sekali sampah yang sudah menumpuk di pantai soreang ada beberapa jenis sampah yang dapat dilihat dipantai seperti sampah organik dan sampah non-organi. Kemudian beberapa sebagian masyarakat yang peduli dengan pantainya tidak membuang sampah di pantai soreang dan tidak peduli pantainya membuang sampah di pantai soreang tidak bertanggung jawab.
Adaptasi Sosial Mahasiswa Sabah Dalam Lingkungan Universitas Bosowa Makassar Anselmus Agus Tinus; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan meneliti tentang adaptasi sosial mahasiswa Sabah dalam lingkungan akademik di Universitas Bosowa Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adaptasi Sosial Mahasiswa Sabah Dalam Lingkungan Universitas Bosowa Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana proses adaptasi sosial mahasiswa Sabah dalam lingkungan Universitas Bosowa (UNIBOS). Objek penelitian ini adalah mahasiswa Sabah yaitu 4 informan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu purposive sampling teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak dukungan dalam proses adaptasi sosial maka, semakin kuat adaptasi yang terjalin. Jika suatu proses adaptasi lemah, maka penyesuaian diri pun akan berjalan sangat lambat. Dalam proses adaptasi yang terjadi terdapat dua faktor penghambat yakni, Internal dan Eksternal. Faktor internal biasanya muncul dari karakteristik seseorang/individu yaitu kelainan, fisik, psikologi, dan mental. Sedangkan disisi lain yaitu eksternal muncul dari tempat tinggal, bahasa, dan kebudayaan.
Perubahan Perilaku Pada Masyarakat Di Sekitar Industri Pariwisata Di Labuan Bajo Kab. Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur Mersiana Wangu; Nurmi Nonci; Muh. Rusdi Maidin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di lakukan di Desa wae kelambu kabupaten Manggarai barat dengan ditunjukan untuk mengetahui bagaimana bentuk interaksi antara masyarakat local dengan wisatawan dan apa saja faktor yang mempengaruhi perubahaan pola prilaku pada masyarakat di sekitar industri pariwisata. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif, pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, Teknik pengumpulan data meliputi tahapan-tahapan pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Adat istiadat dan kebiasaan yang begitu kuat sehingga sulit untuk diubah seperti masyarakat Labuan Bajo yang masih menjaga adat-istiadat kebiasaan lamanya seperti sikap saling membantu masyarakat lain bila ada acara dan caci untuk memeriahkan suatu acara, dan jika ada tetangga yang terkena musibah masyarakat suka saling membantu agar dapat mengurangi beban tetangga. Dengan adanya saling berinteraksi dengan masyarakat lain mengakibatkan terjadinya perubahan kecil yang tidak terbawa pengaruh langsung perubahan itu seperti anak-anak dan remaja yang sudah mulai mengikuti busana/pakaian yang mengikuti tren tetapi tetap mempertahankan budayanya.
Pergeseran Makna Dalam Pelaksanaan Upacara Adat Rambu Solo’ Pada Masyarakat Toraja: Studi Sosiologi Budaya di Lembang Langda Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara Roswita Rini Paganggi; Husain Hamka; Asmirah Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bentuk pergeseran makna atau nilai yang terjadi dalam pelaksanaan upacara adat Rambu Solo dan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang mendukung terjadinya pergeseran makna dan nilai dalam pelaksanaan upacara Rambu Solo pada masyarakat Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai atau makna yang menjadi dasar dalam pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ mengalami pergeseran. Hal ini disebabkan oleh adanya kegengsian masyarakat Toraja akibat kehadiran modernisasi kemudian didukung oleh faktor-faktor internal dari masyarakat Toraja sendiri serta faktor eksternal dari luar masyarakat Toraja. Faktor yang paling berpengaruh dalam pergeseran makna atau nilai tersebut adalah rasionalitas kepercayaan atau faktor agama. Kehadiran agama inilah yang mampu mengikis kepercayaan masyarakat Toraja terhadap banyak hal yang yang ditanamkan pada sistem tata aturan aluk todolo atau alukta. Akibatnya, pelaksanaan upacara adat inipun sudah tidak lagi sama dengan sebelumnya. Perubahan tersebut merupakan bentuk perubahan yang tidak dikehendaki, dimana masyarakat Langda pada dasarnya tidak menginginkan perubahan tersebut namun tak bisa mengelak dari perkembangan zaman atau modernisasi.
Reproduksi Makna Simbolik Mattompang Arajang Pada Masyarakat Di Kabupaten Bone Adrian Perdana; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berlangsung pada bulan Juli hingga januari 2021 di Kabupaten Bone. Data yang diperoleh bersumber dari tiga orang informan yang ditentukan penulis melalui metode non probability sampling, dengan teknik purposive sampling. Melalui lima informan yang dianggap sesuai kriteria dalam penelitian ini penulis memperoleh data primer dengan cara observasi dan wawancara langsung yang kebanyakan bersifat non formal. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui media literature seperti buku dan internet. Selanjutnya data-data tersebut diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan utama masyarakat bugis Bone melaksanakan ritual Mattompang Arajang adalah untuk mensucikan benda-benda kerajaan yang telah digunakan oleh para raja dengan tata cara pelaksanaanya dilakukan berdasarkan adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang secara turun temurun. Selain itu, mereka juga menjadikan bentuk saling menghargai satu sama lain dalam hidup bermasyarakat dan tetap menjaga sopan santun serta etika dalam bermasyarakat, membersihkan diri dan tidak memandang rendah sesama mahluk hidup ciptaan Tuhan. Tidak melaksanakan ritual ini dianggap suatu tanda tidak menghargai raja-raja terdahulu dan tidak mensyukuri nikmat Tuhan. The research took place from July to January 2021 in Bone Regency. The data obtained were sourced from three informants who were determined by the author through a non-probability sampling method, with a purposive sampling technique. Through five informants who are considered to fit the criteria in this study, the authors obtain primary data by means of direct observation and interviews, most of which are non-formal in nature. While secondary data was obtained through literature media such as books and the internet. Furthermore, these data were processed and analyzed using descriptive qualitative methods. The results showed that the main purpose of the Bugis Bone community in carrying out the Mattompang Arajang ritual was to purify the royal objects that had been used by the kings with the implementation procedures carried out based on customs that had been passed down by their ancestors from generation to generation. In addition, they also make a form of mutual respect for each other in social life and maintain good manners and ethics in society, clean themselves and do not look down on fellow living creatures created by God. Not carrying out this ritual is considered a sign of not respecting the previous kings and not being grateful for God's favors.
Perilaku Sopir Angkutan Kota Terhadap Keselamatan Penumpang Di Kota Makassar: (Studi Kasus Terhadap Angkutan Trayek Sentral-BTP) Toto Iswanto Litimi; Harifuddin Halim; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi sopir pete-pete terhadap perilaku kendaraan di jalan dan untuk mengetahui perilaku sopir pete-pete dalam mengemudi di jalanKota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 4 orang sopir pete-pete.  Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan di lapangan tentang persepsi sopir pete-pete terhadap perilaku pengemudi di jalan yaitu harus menaati aturan lalu lintas, tidak boleh menelpon sambil mengemudi, tidak dalam keadaan mabuk pada saat   mengemudi, tidak boleh ngebut-ngebutan, dan dilarang parkir dan mengambil penumpang   di sembarangan tempat. Kemudian juga tentang perilaku sopir pete-pete dalam berkendaraan di jalan kota Makassar yaitu melanggar lampu lalu lintas, berhenti mendadak di sembarang tempat, membelok dan memotong jalan kendaraan lain tanpa memberi isyarat. This study aims to describe the perception of pete-pete drivers on the behavior of vehicles on the road and to determine the behavior of pete-pete drivers in driving on Makassar City roads. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. Data analysis technique by means of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research found in the field about the perception of the Pete-pete driver on the behavior of the driver on the road, namely obeying traffic rules, not making calls while driving, not being drunk while driving, not speeding, and prohibited from parking and picking up passengers. in any place. Then also about the behavior of the Pete-pete driver in driving on the Makassar city road, namely violating traffic lights, stopping suddenly at any place, turning and cutting other vehicles without giving a signal.
Tindakan Sosial Masyarakat Dalam Penanggulangan Abrasi Pantai Di Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur Hendrikus Oktavian; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Tindakan Sosial masyarakat dalam penanggulangan Abrasi Pantai di Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana  tindakan sosial masyarakat di kecamatan alok barat dalam menanggulangi abrasi pantai serta faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan sosial tersebut, dengan lokasi, Objek penelitian ini adalah masyarakat di sentra pesisir Kecamatan Alok Barat dengan memilih 5 informan sebagai yang mewakili masyarakat kecamatan alok barat , Dengan menggunakan metode kualitatif, Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian yang lebih berdasarkan pada filsafat fenomenologis mengutamakan Penghayatan,Metode kualitatif  berusaha memahami dan menafsirkan suatu pristiwa tingkah laku manusia dalam situasi tertentu. Metode penelitian kualitatif ini menggunakan Konsep Pendekatan Verstehen Untuk Memahami Makna Tindakan Seseorang This thesis writing aims to study and analyze the social action of the community in tackling coastal abrasion in Alok barat sub-district, sikka regency, East Nusa Tenggara province. The usefulness of this study illustrates how social action in Alok barat subdistrict in tacklingcoasal abrasion and the factors that influence these social action, with location, the object of this study is the community center on the coast of west Alok subdistrict community.western,using qualitive methods, this research method is a type of research that is more based on phenomenological philosophy prioritizing appreciation,qualitive methods trying to understand and interpret an event human behavior in certain situation. This qualitative research method uses the concept of verstehen approach to understanding the meaning of one’s action.
Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Remaja Di Perumahan BTP Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Abdan Tasnim; Nurmi Nonci; Rusdi Maidin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan danmengurai tentang peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak remajanya dan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 2 buah keluarga. Pemilihan informan ini dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan dalam melakukan analisis data dilakukan dengan reduksi data, kemudian penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: (1) Peran Orang Tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak remajanya yaitu dengan cara memberikan nasihat yang lembut kepada anak agar tidak terlalu sering bermain Hp, memberikan waktu dan perhatian yang banyak kepada anak-anak hal ini dilakukan agar anak-anak tidak merasa sendiri dan selalumerasa diperhatikan, mengisi waktu kosong anak agar tidak selalu mengingat Hp. (2) Kesulitan yang dihadapi orang tua saat ini adalah persoalan waktu, karena selalu sibuk dengan urusan pekerjaan, sehingga lupa untuk membagi waktu bersama anak-anak. The purpose of this study is to describe and describe the role of parents in supervising the use of gadgets in their teenagers and the difficulties they face. The research method used is descriptive qualitative with the number of informants as many as 2 families. The selection of these informants was selected using the purposive sampling technique. Data collection techniques used are Observation, Interview, and Documentation. Meanwhile, in conducting data analysis, data reduction was carried out, then data presentation, and conclusion drawing. The conclusions of this study are: (1) The role of parents in supervising the use of gadgets in their teenagers is by giving gentle advice to children so as not to play cellphones too often, giving a lot of time and attention to children, this is done so that children -Children do not feel alone and always feel cared for, filling children's empty time so they don't always remember their cellphones. (2) The difficulty faced by parents today is a matter of time, because they are always busy with work, so they forget to share time with their children.
Pendampingan Anak Tuna Netra SLB-A Yapti Kota Makassar Hilda Yana Sa; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang proses, pendampingan, dan evaluasi pembelajaran orientasi dan mobilitas bagi anak tunanetra di SBL-A YAPTI Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di SLB-A YAPTI KotaMakassar. Subjek penelitia yaitu guru kelas siswa tunantera. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Proses pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan lima jam pelajaran dalam lima hari yang dilakukan sendiri oleh guru kelas, yang terdiri dari tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Evaluasi dari rancangan dan proses pelaksanaan pembelajaran dilakukan setelah pembelajaran orientasi dan mobilitas selesai.. This  research  aimed  to  knew  and  described  the  design,  occompaniment,  and  evaluation  of learning orientation and mobility for child Blind in SLB-A Yapti Makassar City. This research used a descriptive qualitative research method that was done in SLB-A Yapti Makassar City. The research subject was a class of visually impaired student teacher. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. Validity of data was tested using the triangulation technique. The process of learning is carried five hours of lessons in a five days conducted alone by the class teacher, consisting of three stages, namely preliminary activities, core activities and closing activities. Evaluation of the design and process of learning implementation is carried out after orientation and mobility learning is completed.