cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6285255067957
Journal Mail Official
jurnal.kontemporer@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumordjo KM 4 Makassar Ruangan Program Studi Sosiologi Lantai 7 Gedung 1 Email: jurnal.kontemporer@universitasbosowa.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosiologi Kontemporer
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28088859     EISSN : 28088840     DOI : https://doi.org/10.56326/jsk.v3i1
Jurnal Sosiologi Kontemporer menerbitkan artikel yang pada bidang sosiologi. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 57 Documents
Dinamika Peran Ibu Rumah Tangga Petani Di Desa Rubit Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka Alfridus Patrisius; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan apa saja yang dilakukan oleh ibu rumah tangga petani di sektor domestik dan publik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, dengan jumlah sampel sebanyak sepuluh ibu rumah tangga petani. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Peneliti mengambil data dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan dinamika peran ibu rumah tangga petani di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, secara langsung telah ikut ambil bagian dalam menambah pendapatan keluarga dengan melakukan pekerjaan di sektor publik untuk membantu suami. Dengan bekerjanya ibu rumah tangga petani secara otomatis peran nya menjadi ganda, yaitu menjadi ibu rumah tangga dan sebagai ibu yang bekerja. This study aims to determine the roles played by farmer housewives in the domestic and public sectors. This research was conducted in Rubit Village, Hewokloang District, Sikka Regency, with a total sample of ten farmer housewives. The research method. Researchers took data using interview techniques and documentation study. The results of this study indicate the dynamics of the role of the housewives of farmers in Rubit Village, Hewokloang District, Sikka Regency, which have directly taken part in increasing family income by doing work in the public sector to help their husbands. With the operation of a farmer housewife, her role automatically becomes dual, namely being a housewife and as a working mother.
Dampak Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Terhadap Keluarga Miskin Di Kecamatan Wolowaru Kebupaten Ende Hamdan Moh. Lenggo; Syamsul Bahri; Rusdi Maidin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1528

Abstract

Pendekatan partisipatif sangat mendukung tingkat keberhasialan pembangunan. Demikian juga dalam program Bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah SD. Oleh krena itu dipandang perlu untuk mengananalisa setiap gejala atau fenomena yang menghambat kegiatan pembangunan serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini. Aspek- aspek dalam penelitian yang menjadi acuhan adalah Partisipasi masyarakat pada tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengawasan, tahap pemanfaatan dan pada tahap evaluasi. Dengan metode deskriptif kualitatif, aspek tersebut ditelaah, penelaan ini menggunakan informen kunci dan informen pendukung sebagai pembanding. Dengan teknik wawancara peneliti mengumpulkan data dan menanalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam tahap perencanaan berupa ide dan gagasan. Dalam hal ini, masyarakat menyepakati bidang pengembangan infrastruktur sebgai prioritas karena masyarakat mem butukan infrastruktur dengan bidang kerja adalah pembangunan talud pengaman banjir. Pada tahap pelaksanaan berupa tenaga, waktu dan materi. Masyarakat juga melaksanakan fungsi pengawasan hingga pada saat terbentuknya tim pengawas dari kalangan masyarakat itu sendiri samapai pemanfaatan hasil program. Pada tahap evaluasi dilaksanakan evaluasi proses dan evaluasi akhir. Evaluasi proses dilaksanakan secara baik namun pada evaluasi akhir masyarakat tidak dilibatkan secara menyeluruh dengan alasan waktu terdesak oleh kegiataan desa yang lain. The participatory approach strongly supports the success rate of development. Likewise in the School Operational Assistance (BOS) program in elementary schools. Therefore, it is deemed necessary to analyze every symptom or phenomenon that hinders development activities and community participation in these activities. The aspects in the research that are ignored are community participation at the planning stage, implementation stage, supervision stage, utilization stage and at the evaluation stage. With a qualitative descriptive method, these aspects are examined, this study uses key informants and supporting informants as comparisons. With the interview technique, the researcher collected data and analyzed it descriptively and qualitatively. The results showed that community participation in the planning stage was in the form of ideas and ideas. In this case, the community agrees on the field of infrastructure development as a priority because the community needs infrastructure with the field of work being the construction of flood protection bridges. At the implementation stage in the form of energy, time and material. The community also carries out a supervisory function until the formation of a supervisory team from the community itself until the utilization of the program results. At the evaluation stage, process evaluation and final evaluation are carried out. The evaluation of the process was carried out well, but in the final evaluation the community was not fully involved on the grounds that time was pressed by other village activities.
Peran Orang Tua Terhadap Anak Yang Kecanduan Game Online di Dusun Kaluppang Kabupaten Pinrang Nur Fatimah; Husain Hamka; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1529

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua terhadap anak yang kecanduan game online dan apa solusi yang diberikan kepada anak yang kecanduan game online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi dan mengamati yang digunakan untuk  membuat deskriptif, gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, situasi, kondisi, atau fenomena dengan menggunakan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan objek yang diamati secara langsung, dengan memberikan pertanyaan kepada dua keluarga sebagai informan yang mewakili para keluarga lainnya yang anaknya mengalami kecanduan game online di Dusun Kaluppang, di Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.  Dari penelitian ini yaitu, (1) Peran orang tua terhadap anak yang kecanduan game online adalah dengan cara memberikan nasihat kepada anak-anaknya agar tidak bermain game online, memberikan waktu dan perhatian yang banyak kepada anak-anaknya, dan mengisi waktu kosong anak-anaknya agar tidak selalu mengingat game online, (2) Solusi terehadap anak yang kecanduan game online adalah dengan cara mengurangi jajan untuk anak-anak, dan memberikan perhatian yang lebih kepada anak. The purpose of this paper is to find out how the role of parents towards children who are addicted to online games and what solutions are given to children who are addicted to online games. This study uses qualitative methods with descriptive analysis. Data obtained through interviews and documentation studies and observing which are used to make descriptive, systematic, factual and accurate descriptions of facts, characteristics, situations, conditions, or phenomena by using data in the form of written or spoken words from people -people and objects that were observed directly, by asking questions to two families as informants who represented other families whose children were addicted to online games in Kaluppang Hamlet, in Massewae Village, Duampanua District, Pinrang Regency. From this research, namely, (1) The role of parents towards children who are addicted to online games is by giving advice to their children not to play online games, giving a lot of time and attention to their children, and filling their children's free time. so that they do not always remember online games, (2) The solution for children who are addicted to online games is to reduce snacks for children, and give more attention to children.
Peran Pendidikan Formal Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Di SMA YP-PGRI 2 Makassar Dionisius Edison; Syamsul Bahri; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1530

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kenakalan siswa, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan dan paya sekolah dalam menanggulangi kenakalan pada siswa SMA YP-PGRI 2 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Metode yang digunakan  untuk  menggambarkan  atau  menganalisis  suatu  hasil  penelitian  tetapi  tidak digunakan untuk membuatkesimpulan yang lebih luas. Penelitian ini berlokasi di SMU PGRI Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja (siswa) yang ada di SMA YP-PGRI 2. Sampel penelitian ini adalah siswa dan guru di SMA YP-PGRI 2. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah dokumentasi, wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kebijakan sekolah dalam   rangka mengatasi kenakalan remaja di bagi menjadi tiga upaya yaitu kuratif, represif dan preventif. Adapun kebijakan yang telah di terapkan SMA YP-PGRI  2 Kota Makassar dalam mengatasi kenakalan remaja yaitu: peraturan sekolah yang bersifat tegas, pembatasan jam siswa berada di lingkungan sekolah maksimal jam 16.00, pengembalian siswa kepada orang tua, pengembangan pendidikan karakter, pengembangan pendidikan spiritual, layanan Bimbingan Konseling, menciptakan situasi sekolah yang kondusif dan pengubahan budaya melalui kegiatan positif. This study aims to determine the form of student delinquency, the factors that cause delinquency and the school's effort in tackling delinquency in high school students YP-PGRI 2 Makassar. This study uses qualitative methods with descriptive analysis. Methods used to describe or analyze a research result but are not used to make broader conclusions. This research is located in SMU PGRI Makassar City. The population in this study were all teenagers (students) in SMA YP-PGRI 2. The samples of this study were students and teachers at SMA YP-PGRI 2. The data collection methods used by the author in this study were documentation, interviews and observation. The results of this study indicate that school policies in order to overcome juvenile delinquency are divided into three efforts, namely curative, repressive and preventive. The policies that have been implemented by SMA YP-PGRI 2 Makassar City in overcoming juvenile delinquency are: strict school regulations, limiting the hours students are in the school environment a maximum of 16.00, returning students to their parents, developing character education, developing spiritual education, Counseling Guidance services, creating a conducive school situation and changing culture through positive activities.
Pergeseran Makna Tradisi Belis (Mas Kawin) Dalam Perkawinan Masyarakat Desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya Marten Tamo Ama; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1531

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya dengan tujuan   untuk   mengetahui: (1)   bagaimana   bentuk   pergeseran   makna   tradisi   belis (maskawin)dalam perkawinan menurut adat -istiadat masyarakat desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya. (2) faktor apa yang menyebabkan sehingga terjadinya pergeseran makna tradisi dalam adat-istiadat masyarakat Desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskripsi kualitatif, pengumpulan data dengan menggunakan, observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data meliputi tahapan-tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses acara adat perkawinan dalam pemberian belis (maskawin) telah mengalami pergeseran dimana proses pemberian belis oleh pihak keluar laki-laki terhadap keluarga perempuan telah bergeser secara simbolik, salah satunya adalah   uang pengganti hewan atau dalam bahasa adatnya masyarakat Wee Baghe (Ranga saku dana). This research was condn ucted in Wee Baghe Village, Southwest Sumba Regency with the aim of knowing: (1) how the shifting form of the tradition of belis (mas kawin) in marriage according to the traditions of the Wee Baghe village community, Southwest Sumba Regency. (2) what factors caused a shift in the meaning of tradition in the customs of the people of Wee Baghe Village, Southwest Sumba Regency. This research was conducted with a qualitative description research method, the data used, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are the stages of the data stages, data reduction, data presentation, and data retrieval. The results of this study indicate that in the process of traditional marriage ceremonies in offering belis (bride and groom) there has been a shift where the process of giving belis by male outsiders to women's families has shifted symbolically, one of which is money when animals or in the traditional language of the Wee Baghe community. (Ranga pocket funds).
Strategi Pedagang Ikan Keliling Dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial Ekonomi Di Kelurahan Mautapaga Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggra Timur Annisa Annisa; Nurmi Nonci; Asmirah Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1532

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menggambarkan Strategi Pedagang Ikan Keliling dalam meningkatkan kehidupan sosial ekonomi di Kelurahan Mautapaga dan untuk menemukan strategi yang baru dan efektif untuk para pedagang ikan keliling agar usahanya bisa tetap eksis dan kehidupan keluarganya tetap selalu terpenuhi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 7 orang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, (1) Strategi pedagang ikan keliling dalam meningkatkan kehidupan sosial ekonomi dengan cara meningkatkan pendidikan untuk anak-anak mereka, bekerja sama antar pedagang ikan, menjual ikan segar yang sesuai dengan selera pembeli, memberikan hutang kepada pembeli khususnya pelanggan jika telah mendapatkan kembali modal dan keuntungan, dan memberikan bonus kepada pembeli ketika musim ikan berlimpah, (2)  Faktor pendukung dan penghambat yaitu kesehatan, modal, selera pembeli, faktor alam seperti hujan, angin, dan ketika bulan terang. The purpose of the writing of this article is to describe strategy fish traders roving in enhance the lives of socioeconomic in kelurahan mautapaga and to find a new strategy and effective for the traders mobile fish to their business can remain in existence and life family’s fixed can always be met.This study using methods kualitatif descriptive by the number of informants as many as 7 people .The conclusion of this research which is, ( 1 ) strategy fish traders roving in enhance the lives of the economy by social ways to improve education for their children, in cooperation between fish traders, sells fresh fish that is in accordance with tastes buyers , give a debt to the buyer especially their customers if have regained capital and profit , and give a bonus to the buyer when fish abundant season, ( 2 )  factors both supporters and a barrier that is, the health, capital, buyers tastes, natural factors such as rain, the wind, and when the moon light.
Penyimpangan Perilaku Anak Jalanan: Studi Deskriptif Terhadap Anak Jalanan di Kota Makassar Syahril R. Hi Gani; Husain Hamka; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi yang melatarbelakangi terjadinya perilaku penyimpangan anak jalanan di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode analisis deskriptif data. Analisis deskriptif digunakan untuk mendiskriptifkan data informan yang didapat melalui observasi dilapangan dan kemudian di wawancarai. Hasil dari  wawancara itu kemudian dapat diketahui bentuk bentuk dari penyimpangan yang dilakukan oleh anak jalanan di kota makassar. Sehingga dapat mengetahui sebab akibat dari perilaku anak jalanan itu sendiri. Dan setelah dilakukan penelitian ditemukan bentuk bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh anak jalanan di kota makassar yaitu memberontak, pelanggar, suka meminta sesuatu secara paksa, mencuri, dan memakai narkoba. Bentuk-bentuk penyimpangan tersebut mereka lakukan karena adanya pengaruh dari lingkungan sekitarnya, baik dari lingkungan keluarga inti ataupun lingkungan sosialnya. This study aims to determine the construction that lies behind the occurrence of deviant behavior of street children in Makassar City. This study uses a descriptive data analysis method approach. Descriptive analysis is used to describe informant data obtained through observation in the field and then interviewed. The results of the interview can then be known as a form of deviation carried out by street children in the city of Makassar. So that they can know the cause and effect of the behavior of street children themselves. And after the research was found a form of deviation was carried out by street children in the city of Makassar, namely rebellion, offenders, forcibly asking for something, stealing, and using drugs. They do the forms of deviation because of the influence of the surrounding environment, both from the core family environment or social environment.
Perlawanan Masyarakat Desa Terhadap Pandemi Covid-19: Studi Kasus Di Desa Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku Azhari Bahari; Nurmi Nonci; Harifuddin Harifuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1563

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengkaji serta menganalisis bentuk Perlawanan Masyarakat Desa  Terhadap  Pandemi  Covid-19  Di  Desa  Luhu  Kecamata  Huamual  Kabupaten  Seram  Bagian  Barat Provinsi Maluku. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaiman betuk perlawan masyarakat terdapa pandemi covid-19 yang sedang beredar di lingkungan masyarakt. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, kualitatif merupaan pendekatan yang berlandasan pada filsafat postpositivisme. Metode kualitatif berusaha memahami dan menafsirkan suatu peristiwa atau perilaku manusia dalam situasi tertentu. Metode penelitian kualitatif ini menggunakan purposive sampling teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian yaitu dima masyarkat tidak mematuhi protokol kesehatan yang di tetapkan oleh pemerintah. Kesimpulan penelitian ini yaitu yang pertama di mana masyarakat tidak percaya bahawa covid-19 tidak ada di Desa Luhu, masih melakukan kebiasaan sebelum masa pandemi covid-19 beredar di daerah-daerah kecil maupun dikota, Dima masyrakat tidak memakai masker saat masyarakat keluar rumah maupun berkunjung di Desa-Desa tentagga, masyarakat juga masih melakukan kerumuna, tidak mencuci tangan saat dari luar rumah. The writing of this thesis aims to examine and analyze the form of Village Community Resistance Against the Covid-19 Pandemic in Luhu Village, Huamual District, West Seram Regency, Maluku Province. The purpose of this study is to see how the community's resistance to the COVID-19 pandemic is circulating in the community. This study uses qualitative research methods, qualitative is an approach that is based on the philosophy of postpositivism. Qualitative methods seek to understand and interpret an event or human behavior in certain situations. This qualitative research method uses purposive sampling technique for sampling data sources with certain considerations. The results of the study were that the community did not comply with the health protocols set by the government. The conclusion of this study is that the first is where people do not believe that covid-19 does not exist in Luhu Village, they are still doing their habits before the COVID-19 pandemic circulated in small areas and cities, where people do not wear masks when people go out of the house or visit. In Tentagga Villages, the community is also still doing crowds, not washing their hands when they come from outside.
Dampak Pembelajaran Daring Pada Siswa SD Advent Durian Di Makassar Claudia Priscilla A. K; Husain Hamka; Syamsul Bahri
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i2.2158

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan siswa terhadap sistem pembelajaran daring, dan juga untuk mengetahui dampak pembelajaran daring pada anak, kemudian juga untuk mengetahui peranan orang tua dan guru dalam proses pembelajaran daring di Sekolah Advent Durian Makassar. Hasil dari Penelitian ini menunjukan bahwa proses pembelajaran daring menunjukkan beberapa dampak yang terjadi pada sistem belajar siswa di sekolah advent yaitu anak menjadi bosan, kurang interaksi, anak menjadi malas, dan merindukan teman dan guru. Disamping keempat dampak tersebut peran guru dan orang tua dalam proses pembelajaran anak sangat diperlukan. The purpose of this study was to determine the students' views on the brave learning system, and also to find out the impact of courageous learning on children, and then also to find out the role of parents and teachers in the courageous learning process at the Durian Adventist School Makassar. The results of this study showed that the online learning process showed several impacts on the student learning system in advent schools, namely children became bored, lacked interaction, children became lazy, and missed friends and teachers. Besides these four impacts, the role of teachers and parents in the child's learning process is very necessary.
Motif Sosial Tindakan Bunuh Diri: Studi Terhadap Kasus Bunuh Diri Remaja Di Kabupaten Manggarai Emirensian Lues; Iskandar Iskandar; Nurmi Nonci
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i2.2159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Motif Sosial Tindakan Bunuh Diri (Studi Terhadap Kasus Bunuh Diri Remaja di Kabupaten Manggarai). Kegunaan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana motif sosial dapat mempengaruhi peningkatan bunuh diri remaja dan untuk menggambarkan bagaimana peran keluarga sangat penting untuk mengurangi terjadinya bunuh diri pada remaja di Kabupaten Manggarai. Adapun objek dari penelitian ini yaitu keluarga korban, teman korban, kepala desa, petugas kepolisian, dan tokoh masyarakat dengan memilih 11 orang informan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa meningkatnya kasus bunuh diri remaja di pengaruhi oleh beberapa motif bunuh diri yaitu motif egoistik, altruistik, anomik dan motif fatalistik. Di samping keempat motif tersebut  peran keluarga dalam kehidupan sosio-ekonomi, pendidikan  serta komunikasi dan interaksi sosial belum terealisasikan dengan baik. This study aims to examine and analyze the social motives of suicide actions (study of adolescent suicide cases in Manggarai Regency). The purpose of this study is to describe how social motives can influence the increase in adolescent suicide and to describe how to role  of the family is very important to reduce the occurrence of  suicide in adolescents in Manggarai  Regency. The objects of this  research are the victim’s famliy, friends of the victim, village head, police officers, and community leaders by selecting 11 informants. The study uses a qualitative method with a case study approach. The results showed that the increase in adolescent suicide cases was influenced by  several suicide motives, namely egoistic, altruistic, anomic, and fatlistic motives. Apart from these four motives, the role of the family in socio-economic life, educations as well as communication  and social interaction has not been well realized..